Sehari Setelah Menerima SK, Kepsek SMAN 1 Dompu, Muhammad Iksan, SPd, Langsung Berbenah Memajukan Sekolah.
Foto, Kepala Sekolah SMAN 1 Dompu, Muhammad Iksan, SPd, saat diwawancarai oleh awak media di ruang kepala sekolah.
Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Sehari setelah menerima mandat (SK), Kepala Sekolah SMAN 1 Dompu, yang baru, Muhammad Iksan, SPd, langsung berbenah dalam memajukan sekolah
Dengan menerapkan pola pendekatan yang sistematis berbasis data, peningkatan kualitas SDM, dan penguatan budaya sekolah,
Kemudian melakukan evaluasi berbasis hasil Asesmen Nasional, peningkatan kompetensi guru, pengembangan kurikulum yang relevan (termasuk vokasi/industri), pemanfaatan teknologi digital serta menjalin kemitraan yang kuat dengan wali murid dan komunitas dalam mengantisipasi terjadinya kenakalan remaja.
Kepada Media Kepala Sekolah SMAN 1 Dompu, Muhammad Iksan mengatakan bahwa langkah pertamanya adalah bagaimana KBM ini tertib dulu.
Kemudian mengenai sampah yang begitu banyak disekolah ini dan kemarin kita sudah selesai sisir serta di belakang sampahnya sudah terangkut semua
“Di setiap kelas 2x sehari dan Alhamdulillah sampah sudah tidak ada, cleaning service langsung dikerahkan, jadi tidak ada lagi sampah yang ada di kelas, emperan dan halaman sekolah,” jelas Kepsek SMAN 1 Dompu, saat diwawancarai awak media di ruang kepala sekolah, Sabtu, 07/02/26,
Kepsek juga mengakui terkait sampah ini, SMAN 1 Dompu bekerjasama dengan Dinas LH, untuk sampah plastik yang bisa di daur ulang, akan tetapi kesadaran anak-anak tentang sampah masih kurang,
“Terutama sisa makanan bungkus. botol-botol minuman masih berserakan, padahal sudah di sediakan tempat sampah dan lainnya, tapi Alhamdulillah sejak saya pertama pelantikan, saya pacu untuk itu, baik yang sekolah pagi tidak boleh meninggalkan sampah lagi, begitupun yang sore tidak boleh meninggalkan sampah, jadi dari pagi sampai sore itu Alhamdulillah bersih,” terangnya penuh rinci.
Lebih lanjut, Kepsek mengungkapkan nanti setelah menerima SK kepala sekolah, dirinya akan langsung mengadakan pertemuan dengan seluruh dewan guru dan staf untuk membahas tentang program kerja apa yang bisa memajukan SMAN 1 Dompu!
Terutama meningkatkan kompetensi guru supaya pelayanan terhadap anak-anak kita ini bisa dilakukan secara maksimal, sehingga tujuan utama SMAN 1 Dompu untuk mencetak generasi yang berakhlak dan memiliki mutu yang sangat bagus bisa tercapai
“Itu poin utamanya, saya tidak bisa menjalankan sendiri program tanpa ada dukungan dari kerjasama dari seluruh pihak, baik dari dewan guru, staf maupun komite sebagai perwakilan orang tua murid dan saya pun akan tetap siap menerima kritikan dan saran untuk kemajuan SMAN 1 Dompu ini,” tegas Kepsek penuh keyakinan.
Ditambahkan Muhammad Iksan, kemudian yang berhubungan dengan sarana untuk anak-anak, ini sangat riskan, karena jumlah siswa di SMAN 1 Dompu ini semakin meningkat,” Insyaallah kita akan berkerjasama dengan komite,” katanya.
Untuk itu, Kepala SMAN 1 Dompu yang baru ini, menginginkan anak-anak memiliki akhlak dan karakternya, maka diharapkan dewan guru yang ada di SMAN 1 Dompu berkolaborasi, terutama guru BK, wali kelas dan guru mapel agar bahu membahu dalam menangani siswa
“Apabila ada segala sesuatu masalah yang berkaitan dengan siswa, kami akan selalu berkoordinasi dan bekerjasama terutama dengan orang tua, tentu semua ini berdasarkan SOP yang sudah berlaku di SMAN 1 Dompu,” pesannya.
Sedangkan untuk guru, Kepsek berharap kepada seluruh guru-guru, karena mengingat ini adalah basisnya digitalisasi, otomatis saya selaku Kepala Sekolah SMAN 1 Dompu, berupaya keras bagaimana cara untuk meningkatkan kompetensi pengetahuan untuk IT?
“Tetapi saya rasa di SMAN 1 Dompu tidak terlalu sulit untuk itu dan instruktur untuk IT nya yang berkaitan dengan pembelajaran mendalam ada dan untuk AI nya insyaallah bisa,” terangnya.
Selanjutnya terkait dengan persiapan ujian, Kepsek menerangkan sebenarnya bukan hanya ujian saja, TKA pun kami siapkan
“Kemarin kami bekerja sama dengan orang tua, hasil TKA nilai SMAN 1 Dompu jauh atau bagus hasilnya, bahkan banyak yang mendapatkan nilai istimewa untuk TKA,”
Karena memang ini erat kaitannya dengan penerimaan di perguruan tinggi negeri, dan kami siap untuk itu
Dan kami akan melakukan koordinasi dengan orang tua agar dirumah juga anak-anak diperhatikan belajarnya sehingga anak-anak disekolah maupun di rumah itu koneks
Kemudian persiapan ujian akhir, bagi kelas XII, itu selalu kami berikan informasi agar tetap belajar dirumah,
“Walaupun dalam suasana puasa, mungkin tidak maksimal, tapi kalau ujian, begitu masuk mereka siap menghadapi ujian, berkaitan orang tua di WA grup tetap kami berikan informasi,” pungkasnya
Sedangkan persiapan PSPMB, Kepsek menegaskan bahwa kami tidak akan mengulang lagi seperti hal kemarin, karena tidak ada lagi penambahan kuota atau afirmasi,
“Sekarang kami menetapkan kuota sesuai yang dibutuhkan, sesuai dengan jumlah yang keluar, 12 rombel, maka kami akan siap menampung 12 rombel, tidak ada lagi penambahan kuota,” tegas pria berkacamata ini.
Sementara untuk mengatasi kenakalan anak, Kata Kepsek, kemarin kita sudah menggunakan sistem gerakan disiplin siswa yang belum maksimal dan sekarang kami upayakan maksimal, tentu berkerja sama dengan wali kelas, Guru BPBK, guru mapel serta orang tua.
“Misalnya, anak-anak datang terlambat, penanganan nanti, apakah nanti kembali menggunakan sistem kredit poin, disana ada kredit pelanggaran, ketika dia tidak masuk, kehadiran dalam kelas yang dilaporkan oleh guru-guru, ternyata setelah dilakukan konfisik, pengakuan orang tua berangkat ke sekolah, hasil dari penilaian guru BK, 2/3 kali konfisik kemudian ada foto,
Sehingga nantinya tidak ada yang protes-protes lagi, karena kami panggil orang tuanya, maka mau tidak mau kalau dia tidak sportif dan tidak mengikuti aturan Sekolah,
“Terpaksa kita undang orang tua, nanti kita kembalikan ke orang tua, artinya dia tidak mau mengikuti aturan kita yang sudah disepakati bersama, jangan sampai kesannya tidak sepihak SMAN 1 Dompu mengeluarkan anak, itu juga tetap kami terapkan,” papar kepsek detail diakhir paparannya.
Penulis IW








