“Program Bulan Vaksinasi PMK Nasional” Disnakeswan Dompu, Lakukan Vaksinasi PMK Tahap 2 Dengan Jumlah 6.000 Dosis

Foto, Kabid Keswan dan Kesmavet, Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Drh. Mujahidin

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Dalam rangka mensukseskan program Bulan Vaksinasi Penyakit Mulut Kuku (PMK) Nasional, Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu Gencar melakukan Vaksinasi PMK tahap 2 di seluruh Kecamatan Kabupaten Dompu tahun 2025

 

Bulan Vaksinasi PMK Nasional adalah inisiatif yang diluncurkan oleh pemerintah untuk mengendalikan penyebaran penyakit ini pada hewan ternak, khususnya sapi, kerbau, kambing, dan domba.

 

Dengan memberikan vaksinasi massal kepada hewan ternak agar dapat mencegah wabah dan melindungi kesehatan hewan serta meningkatkan perekonomian peternakan.

 

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Muhammad Abduh, SE, MSi melalui Kabid Keswan dan Kesmavet, Drh. Mujahidin pada saat diwawancara awak media di ruang kerjanya kantor Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Senin, 10/02/25

 

Foto, kegiatan Vaksinasi PMK 

 

 

Kabid Keswan dan Kesmavet, Drh. Mujahidin yang biasa disapa dr. Bana menyampaikan bahwa kegiatan Vaksinasi PMK ini dilaksanakan di berbagai daerah.

 

Karena tujuan program Bulan Vaksinasi PMK Nasional ini, diantaranya adalah meningkatkan Kesehatan Hewan dengan melakukan Vaksinasi agar membantu mencegah infeksi PMK yang berpotensi menular.

 

Kemudian melindungi Peternak Dengan mengurangi kasus PMK, sehingga peternak dapat menjaga pendapatan mereka.

 

“Serta menjaga Ketersediaan Pangan Kesehatan hewan ternak sehingga berkontribusi pada ketersediaan daging dan produk susu.” jelasnya.

 

Selain Vaksinasi hewan ternak diberbagai daerah, kata dr. Bana, bahwa Disnakeswan Dompu juga memberikan Edukasi kepada para peternak tentang pentingnya vaksinasi dan cara mencegah penyakit.

 

“Juga pemantauan dan pelaporan kasus PMK yang terjadi.” terangnya.

 

Diakhir, dr. Bana mengungkapkan bahwa untuk kabupaten Dompu saat ini, sudah melaksanakan kegiatan Vaksinasi PMK telah masuk dalam tahap ke-2 di bulan februari tahun 2025

 

“Dengan jumlah 6.000 dosis, pelaksanaan telah mulai sejak tanggal 3 februari 2025. Sampai saat ini telah tervaksin 2.577 dosis atau 42,95%,” beber dr. Bana serius.

 

Penulis IW




Disnakeswan, Ambil Peran Atasi Ternak Liar Dengan Melakukan Vakninasi PMK Serta Suntik Vitamin Gratis.

Foto, Kepala Dinas dan Keswan Kabupaten Dompu, Muhammad Abduh SE MSi

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Dalam upaya mengatasi ternak-ternak yang berkeliaran terutama sapi dan kambing yang diduga kuat sengaja dilepas oleh para pemiliknya di wilayah perkotaan yang kian meresahkan masyarakat Dompu

 

Oleh karena itu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak-Keswan) Kabupaten Dompu mengambil peran, diantaranya melakukan pendataan dan pendekatan persuasif terhadap pemilik ternak-ternak tersebut

 

“Pendekatan persuasif sangat perlu dilakukan, agar para peternak sadar dan bertanggung jawab atas ternak-ternak yang dilepas liar dan tahu sanksi yang dilakukan oleh petugas Satpol PP,” jelas Kadis Pertenakan dan Keswan Dompu, pada awak media via WhatsApp, minggu, 09/02/25

 

Kemudian melakukan pembinaan terhadap pemilik ternak, serta melakukan vaksinasi Penyakit Mulut Kuku (PMK) dan suntik vitamin gratis.

 

Maka, salah satu langkah lembaga pengampu bidang peternakan dalam menangani ternak liar di wilayah kota ini, akan segera melakukan pendataan ternak Kelurahan Bali, Dorotangga, Patu dan Bada.

 

Abduh juga menegaskan bahwa Disnak-Keswan dan Satpol PP, akan tetap berkoordinasi dan berkolaborasi dalam penanganan ternak liar itu

 

Disatu sisi, pihaknya sangat bersyukur dalam penanganan ternak liar ini, mendapat dukungan penuh dari Ketua DPRD Dompu Muttakun.“ beliau begitu bersemangat mendukung, bahkan aktif turun ke lapangan,” pujinya.

 

Selanjutnya upaya lain yang dilakukan Disnak-Keswan, kata Abduh, adalah Pelayanan Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Suntik Vitamin Gratis.

 

“Karena Vaksinasi PMK merupakan upaya pencegahan penyebaran PMK pada ternak.” terang Abduh

 

Ditambahkan Abduh, bahwa untuk pelaksanaan kegiatan itu, berdasarkan hasil komunikasi dan koordinasinya dengan Kepala UPTD Peternakan Kecamatan Dompu Iwan Jaya pada malam ini.

 

“Kemungkinan besar kami akan mulai melakukan vaksinasi PMK dan pemberian vitamin gratis pada ternak-ternak warga, sekaligus melakukan pembinaan Senin besok (10/2/2025),” paparnya.

 

Sedangkan untuk kegiatan pendataan dan pendekatan persuasif terhadap pemilik ternak, lanjut Abduh, direncanakan pada hari Selasa sampai Rabu (11-12/2025).

 

“Namun, jika memungkinkan, bisa saja besok saat pelaksanaan vaksinasi PMK dan pemberian vitamin pada ternak msyarakat, langsung pendataan dan registrasi.” ujar Abduh penuh semangat.

 

Penulis Iw




Kapolsek Dompu, Ipda Helmi Yahya, SH Beserta Jajaran Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2025

Foto, Kapolsek Dompu, Ipda Helmi Yahya, SH

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Tanggal 9 Februari diperingati sebagai Hari Pers Nasional (HPN) setiap tahunnya. Sejak era kemerdekaan, pers Indonesia telah melalui berbagai pasang surut dan menyaksikan dinamika perpolitikan Tanah Air yang terus berubah.

 

Sejarah Hari Pers Nasional

Sejarah pers di Indonesia dimulai sejak masa penjajahan. Saat itu, media massa digunakan sebagai sarana untuk memperjuangkan kemerdekaan dan membentuk opini publik.

 

Wartawan berperan penting dalam menyampaikan berita mengenai kondisi masyarakat yang tertindas oleh penjajah. Perjuangan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi, tetapi juga pada penggalangan semangat nasionalisme di kalangan masyarakat.

 

Pada 9 Februari 1946, bertepatan dengan berdirinya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), sebuah tonggak penting dalam sejarah pers nasional tercipta.

 

PWI didirikan di Surakarta sebagai organisasi yang bertujuan untuk melindungi hak-hak wartawan dan memajukan dunia jurnalistik di Indonesia. Sebagai wadah aspirasi, PWI berfungsi untuk memperkuat posisi wartawan dan memperjuangkan kebebasan pers.

 

Tanggal 9 Februari bukan hanya menandai lahirnya PWI, tetapi juga dijadikan sebagai simbol perjuangan jurnalis Indonesia.

 

Hari tersebut berfungsi sebagai pengingat atas peran wartawan dalam menyampaikan informasi yang akurat serta memberikan suara kepada masyarakat. Peringatan ini menggarisbawahi kontribusi signifikan dunia jurnalistik dalam pembangunan bangsa.

 

Maka, lewat momentum ini, Kapolsek Kota Dompu Ipda Helmi Yahya, SH beserta jajarannya, Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2025.

 

Penulis IW




Bantu Polpp, Disnakeswan Sewa Pickup Untuk Angkut Ternak Yang Di tangkap Di Wilayah Kota

Foto, tiga ekor ternak sapi yang ditangkap di Polpp 

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Dalam rangka menertibkan ternak-ternak yang berkeliaran di beberapa wilayah di kota Dompu yang sangat meresahkan masyarakat.

 

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak-Keswan) Kabupaten Dompu menyewa kendaraan jenis pick up untuk membantu Satpol PP sebagai kendaraan pengangkut Sapi-sapi keliaran yang ditangkap di wilayah kota dan sekitarnya.

 

Dilansir dari Lakeynews, sebelumnya, pada Jumat (7/2/2025) malam, Satpol PP berhasil menangkap tiga ekor sapi yang keliaran di wilayah Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu.

 

Namun, karena tidak adanya kendaraan untuk mengangkut sapi-sapi tersebut, terpaksa sapi itu dilepas kembali, setelah sempat diikat selama beberapa saat di pinggir jalan, Sabtu, (08/02/25)

 

Kepala Disnak-Keswan Muhammad Abduh, SE,.MSi, mengakui bahwa Disnak-Keswan menyewa satu mobil pickup untuk mengangkut Sapi-sapi yang ditangkap Polpp

 

Meskipun Disnak-Keswan memiliki truk dan siap dipakai. cuman yang menjadi masalahnya, jika pakai truk, maka akan sulit menaikan ternak“ itu sebagai langkah alternatifnya dan kita sewa mobil pick up selama dua hari,” ujar Abduh, Minggu, 10/02/25

 

Sementara ditempat yang berbeda, Kasatpol PP Kabupaten Dompu H. Sukardin H. Suaeb, membenarkan adanya bantuan mobil pick up dari Disnak-Keswan itu.

 

“Kepala Disnak-Keswan sudah siap membantu mobil pick up selama dua hari untuk pengangkutan sapi ketika ada penangkapan oleh anggota Satpol PP,” paparnya.

 

Sementara itu, saat patroli pada Sabtu pagi sekitar pukul 10.00 Wita, petugas Pol PP berhasil menangkap lima ekor kambing di samping Bolly Dompu.“ Sementara sapi, dari hasil pantauan hari ini nihil,” tutur Sukardin.

 

Penulis IW




Pemda Dompu, Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2025

Foto, Bupati Dompu, H. Kader Jaelani dan Wakil Bupati Dompu, H. Syahrul Parsan, ST,.MT, Serta Kabag Umum Setda Dompu, Irfan Malik 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Pers adalah suatu perusahaan yang bergerak di bidang pers dapat memanfaatkan keadaan di sekitarnya sebagai nilai jual sehingga pers sebagai lembaga sosial dapat memperoleh keuntungan maksimal dari hasil produksinya untuk kelangsungan hidup lembaga pers itu sendiri.

 

Aspirasi perjuangan wartawan dan pers Indonesia memperoleh wadah dan wahana yang berlingkup nasional pada tanggal 9 Februari 1946 dengan terbentuknya organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

 

Kelahiran PWI di tengah kancah perjuangan mempertahankan Republik Indonesia dari ancaman kembalinya penjajahan, melambangkan kebersamaan dan kesatuan wartawan Indonesia dalam tekad dan semangat patriotiknya untuk membela kedaulatan, kehormatan serta integritas bangsa dan negara.

 

Bahkan dengan kelahiran PWI, wartawan Indonesia menjadi semakin teguh dalam menampilkan dirinya sebagai ujung tombak perjuangan nasional menentang kembalinya kolonialisme dan dalam menggagalkan negara-negara noneka yang hendak meruntuhkan Republik Indonesia.

 

Maka, lewat momentum ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu, Bupati Dompu H Kader Jaelani dan Wakil Bupati Dompu H Syahrul Parsan ST MT Serta Kabag Umum Setda Dompu, Irfan Malik, Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 

 

Penulis Tim CNNEWS




Aksi Blokir Jalan Di Doropeti! Polsek Pekat Berhasil Redam Suasana Tegang Menjadi Aman.

Foto, Kapolsek Pekat, IPTU Rahmadun Siswadi, S.H, yang tengah berupaya meredam amarah keluarga korban Asusila Di Desa Doropeti Kecamatan Pekat.

 

 

ChanelNtbNews, DOMPU, NTB – Malam yang mencekam menyelimuti Desa Doropeti, Kecamatan Pekat dan di tengah gelapnya malam, puluhan warga berkumpul dengan wajah penuh amarah. Kayu-kayu besar dan sebuah brugak menutupi jalan, menjadi penghalang yang menggambarkan kekecewaan mereka. suara teriakan menggema, memecah kesunyian.

 

Puluhan warga tersebut merupakan keluarga korban Sdr. Adidiansyah dan Sdr. Andayani yang melampiaskan kekesalannya dan menuntut pelaku Asusila bertanggung jawab dengan menikahi korban.

 

Aksi ini, lantaran dipicu Karena seorang warga bernama Sdr. Adrian Sulistiawan (21) diduga telah menghamili Sdri. Afriani (17),

 

Ketegangan menjadi-jadi karena beberapa warga mulai mendorong penghalang jalan, seolah siap bertindak lebih jauh jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

 

Suasana kian panas. Jika tidak segera diredam, bentrokan bisa terjadi kapan saja, beruntung Tim Polsek Pekat yang dipimpin langsung Kapolsek, IPTU Rahmadun Siswadi, S.H, segera ke lokasi untuk meredam suasana malam yang genting itu.

 

Dalam menanggapi situasi genting itu, Kapolsek Pekat IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., bergerak cepat bersama anggotanya. Dengan penuh kewaspadaan, mereka mendekati massa yang sudah tersulut emosi.

 

Dimana tantangan terbesar adalah bagaimana meredam kemarahan tanpa memicu ledakan emosi yang lebih besar.

 

Dalam sorotan lampu mobil patroli, Kapolsek Pekat langsung berdiri di hadapan massa, mengangkat tangan dan meminta warga untuk tenang, namun, suara protes masih terdengar, penuh tuntutan keadilan. Alhasil berkat arahan Kapolsek walau masih dengan suara lantang namun menenangkan,

 

Kapolsek IPTU Rahmadun Siswadi, S.H, mengatakan bahwa pihak kepolisian akan menangani kasus ini secara hukum dan tidak ada yang bisa bertindak di luar jalur hukum.

 

Suasana semakin menegangkan saat beberapa warga mulai mengepalkan tangan, mempertanyakan seberapa cepat kasus ini bisa diproses.

 

Detik demi detik berlalu. Tim Polsek Pekat kemudian menggunakan pendekatan humanis, berbicara dari hati ke hati.

 

Ditengah pendekatan humanis, Kapolsek meyakinkan warga bahwa kasus ini tidak akan diabaikan dan proses hukum akan berjalan sebagaimana mestinya.

 

Akhirnya perlahan-lahan, amarah warga mereda dan beberapa warga yang tadinya paling vokal mulai terdiam. saling pandang di antara mereka, seakan menimbang kembali tindakan yang telah dilakukan.

 

Setelah negosiasi panjang, sekitar pukul 23.00 WITA, keluarga korban bersedia membuka kembali blokade jalan. Kayu-kayu disingkirkan, brugak dipindahkan dan suasana yang awalnya panas perlahan berubah menjadi lega. mereka mulai percaya bahwa hukum bisa menjadi jalan keluar, bukan kemarahan semata.

 

Setelah berhasil kendalikan situasi aman, Kapolsek Pekat IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen dalam menegakkan keadilan

 

“Kami memahami emosi keluarga korban. namun, main hakim sendiri bukanlah solusi. Kami pastikan kasus ini ditangani dengan serius dan sesuai hukum yang berlaku,” terasnya

 

Kini, Desa Doropeti kembali tenang. malam yang semula penuh gejolak telah berganti dengan kedamaian.

 

Tim Polsek Pekat sekali lagi membuktikan bahwa mereka tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga penjaga kedamaian dan harapan bagi masyarakat.

 

Demikian rilis ini kami sampaikan Kasi Humas Polres Dompu AKP Zuharis, SH agar dapat diketahui dan diterbitkan oleh rekan-rekan media.

Penulis IW