Jemput Bola Ke 34 OPD! Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Daerah Kab. Dompu Perkuat Tata Kelola Arsip Serta Siapkan Fondasi Pengawasan Kearsipan Tahun 2027
Foto, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Dompu Muhammad Abduh, SE,.MSi
Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Dompu terus melakukan berbagai upaya pembenahan tata kelola kearsipan sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, efektif, dan berbasis bukti.
Di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Dompu, Muhamad Abduh, S.E., M.Si., sejak awal tahun 2026, berbagai langkah strategis mulai dilakukan untuk memperkuat penyelenggaraan kearsipan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dompu.
Langkah tersebut dilakukan sebagai respons akibat masih rendahnya capaian beberapa indikator kinerja bidang kearsipan yang selama ini menjadi tantangan daerah.
Salah satu capaian awal yang berhasil diwujudkan pada tahun 2026 adalah percepatan implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) sebagai aplikasi umum bidang kearsipan nasional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dompu.
Di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Dompu, Muhamad Abduh, S.E., M.Si., pulalah pemanfaatan aplikasi SRIKANDI yang sebelumnya baru digunakan oleh sekitar 7 perangkat daerah yang berhasil ditingkatkan hingga menjangkau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Dompu, sehingga seluruh OPD kini telah memiliki akun aktif dan terdaftar dalam sistem SRIKANDI.
Komitmen tersebut juga diperkuat melalui upaya penerbitan Surat Edaran Bupati Dompu tentang penggunaan aplikasi SRIKANDI sebagai sarana tata naskah dinas dan pengelolaan arsip secara elektronik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dompu. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam mendukung transformasi digital pemerintahan sekaligus memperkuat tertib administrasi dan tata kelola kearsipan daerah.
Berdasarkan hasil evaluasi kinerja perangkat daerah, capaian indikator kinerja utama (IKU) dan indikator kinerja kunci (IKK) bidang kearsipan masih memerlukan penguatan. Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah persentase perangkat daerah yang mengelola arsip secara baku sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan kaidah kearsipan.
Selain itu, pelaksanaan Pengawasan Kearsipan Internal yang menjadi instrumen penting dalam mengukur tingkat kepatuhan penyelenggaraan kearsipan pada perangkat daerah juga belum dapat dilaksanakan secara optimal dalam beberapa tahun terakhir.
Maka, untuk menjawab tantangan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Dompu melaksanakan program pembinaan dan pendampingan tata kelola kearsipan secara langsung kepada perangkat daerah melalui metode jemput bola.
Karena program ini menjadi salah satu prioritas bidang kearsipan tahun 2026 dalam rangka membangun fondasi tata kelola arsip yang lebih tertib, sistematis, dan berkelanjutan.
Dan kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan secara bertahap pada 34 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Dompu.
Dengan Materi pendampingan meliputi, pengelolaan arsip dinamis, penataan arsip inaktif, penerapan instrumen kearsipan, serta identifikasi dan penataan arsip statis yang memiliki nilai guna kesejarahan sebagai memori kolektif daerah.
Melalui pendekatan jemput bola tersebut, tim kearsipan tidak hanya memberikan pembinaan teknis, tetapi juga melakukan pemetaan kondisi riil penyelenggaraan kearsipan pada masing-masing perangkat daerah.
Oleh sebab itu, langkah ini penting untuk mengetahui tingkat kesiapan perangkat daerah dalam memenuhi standar penyelenggaraan kearsipan sebagaimana diamanatkan dalam regulasi nasional di bidang kearsipan.
Program pendampingan yang sedang berlangsung saat ini ditargetkan dapat menjangkau seluruh 34 OPD sebelum akhir Juli 2026. Dengan demikian, seluruh perangkat daerah memperoleh kesempatan yang sama untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan arsip dan memperbaiki berbagai aspek tata kelola kearsipan yang masih memerlukan pembenahan.
Disamping sebagai upaya peningkatan kualitas pengelolaan arsip, kegiatan ini juga menjadi tahap awal persiapan pelaksanaan Pengawasan Kearsipan Internal pada tahun 2027. Pengawasan kearsipan merupakan program strategis nasional yang bertujuan mengukur tingkat kepatuhan dan kualitas penyelenggaraan kearsipan pada setiap pencipta arsip, sekaligus menjadi instrumen evaluasi terhadap pelaksanaan urusan kearsipan di daerah.
Oleh karena itu, pembinaan dan pendampingan yang dilaksanakan pada tahun 2026 diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat bagi pelaksanaan Pengawasan Kearsipan Internal tahun 2027 sehingga seluruh perangkat daerah memiliki kesiapan yang memadai baik dari aspek kebijakan, sumber daya manusia, maupun pengelolaan arsipnya.
Sehingga upaya pembenahan kearsipan yang dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Dompu juga sejalan dengan arah pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Dompu Tahun 2025–2029. Tata kelola arsip yang baik akan mendukung peningkatan akuntabilitas pemerintahan, kualitas pelayanan publik, efektivitas pengambilan keputusan, serta penyediaan data dan informasi yang akurat dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah.

Kepada media, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Dompu, Muhamad Abduh, S.E., M.Si., menegaskan bahwa arsip merupakan aset strategis pemerintah yang memiliki nilai administratif, hukum, keuangan, dan historis sehingga harus dikelola secara profesional sesuai standar kearsipan.
Dengan berbagai langkah, mulai dari pembinaan, pendampingan, dan penguatan tata kelola yang saat ini sedang dilaksanakan
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Dompu optimistis kualitas penyelenggaraan kearsipan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dompu akan terus meningkat,
“Sekaligus mendorong peningkatan capaian indikator kinerja daerah serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.” ungkap Kadis yang penuh kreatif ini.








