Gagal Bawa Pulang Medali Emas, Kedepannya Dengan Sarana Memadai, H. Didy Optimis Atlet Gymnatik Raih Medali Emas 

Foto, Bapak angkat atau penasehat Cabor Gimnatik Dompu, H. Didy Wahyudi, SE, bersama atlet dimomen Porprov NTB.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Sebanyak 60 atlet gymnastik dari 10 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat (NTB) bersaing menjadi yang terbaik dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII 2026,

 

Salah satunya Kabupaten Dompu yang telah mengirim 4 atlet cabor gimnatik untuk bersaing mendapatkan medali emas di ajang Porprov tersebut,

 

Yang berlangsung tanggal 19–20 Juli 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Poltekpar Lombok Tengah.

 

Namun, keeempat atlet gimnatik tersebut gagal membawa pulang medali emas disebabkan persiapan yang kurang matang

 

Menyikapi hal tersebut, Penasehat sekaligus Bapak angkat dari atlet gimnatik, H. Didy Wahyudi, SE, mengungkapkan bahwa gagalnya atlet gimnatik di ajang Porprov ini, karena kurangnya koordinasi dari pengurus.

 

Kemudian dari 4 atlet yang dikirim, hanya 1 orang yang yang ikut perlombaan sedangkan 3 atlet lainnya gagal tampil, karena faktor umur

 

“Harusnya koordinasi dari awal, umur berapa dan kategori yang diperlombakan! sementara yang di bawa ini anak-anak yang masih dibawah umur. tidak memenuhi kriteria diatas 17 tahun,” jelas Bapak angkat serius, saat diwawancarai awak media di kediamannya kelurahan Karijawa, Sabtu, 25/07/26.

 

Selain itu, kata H. Didi, tingkat latihan mereka yang kurang dan belum memadainya fasilitas pendukungnya,,” Dilihat dari bibit atlet yang ada ini, walaupun tidak diberi nilai, tetapi ketika diberikan kesempatan untuk tampil, beratraksi di matras itu luar biasa penampilan mereka, hanya karena umur saja,” katanya penuh keyakinan.

Oleh karena itu, Bapak angkat ini meminta KONI untuk segera pengadaan matras sebagai sarana untuk latihan atlet,” karena mereka latihan hanya beralaskan karpet atau tikar saja, ini berbahaya buat atlet,” terangnya 

 

H. Hadi juga menyakini bahwa kedepannya, optimis atlet ini akan mendapatkan medali emas, karena bakalnya sudah terlihat, tentunya dengan persiapan yang matang.

 

Bakat atlet ini sudah ada, tinggal latihan yang intens saja dengan sarana yang memadai,” ungkapnya penuh optimis.

 

Diakhir H. Didi menekankan untuk KONI Dompu maju kedepannya harus banyak meraih medali emas dari semua cabor

 

Luar biasa semangat Pk Bupati kita, memberikan support yang luar biasa kepada semua cabor, bahkan support finansial secara pribadi, selain bonus dari Pemda 20-25 juta untuk atlet peraih medali emas.”ujar bapak angkat yang dipercayakan Bupati mendampingi atlet gimnatik.

 

Dihubungi terpisah, pengurus gymnastik, Ria Purwati Hasndari atau yang biasa disapa Chika mengungkapkan bahwa latihannya manual, karena tidak adanya sarana yang memadai untuk atlet.

 

” Itu penyebabnya, kita benar-benar kekurangan matras, sedangkan kita punya itu, hanya 6 lembar saja,” ungkap Chika 

 

Selain itu, kata Chika diajang Porprov kemarin, kita terkendala dengan panitianya,” itu agak terhambat untuk kita kemarin dan kita sudah laporkan ke Sekretaris KONI nya,” bebernya 

 

Kemudian kendala terbesarnya itu di pendamping atau sakrap, karena tupoksinya, mulai dari awal kita nyampe sampai selesai itu harus didampingi

 

Harus dia yang menyediakan sarana dan prasarana kebutuhan atlet seperti makanan, kesehatan atlet dan tenaga medis itu harus ontime, jam waktunya kita dijemput, diantar balik, Sementara sakrap ini kerjanya hanya untuk konfirmasi saja,” tandas Chika 

 

Chika juga berharap kedepannya, semoga kebutuhan atlet dipenuhi dengan baik dan anggarannya lebih baik lagi,

 

Dan yang terpenting itu sarana dan prasarananya yang memadai untuk latihan atlet,” ujarnya penuh harap.

Penulis IW