Pimpinan Rapat, Notulen Hasil Rapat Dan Pembentukan Pansus Sudah Di Sampaikan Ke Pimpinan.

Foto, H. Muhammad Ikhsan, Sos, saat diwawancara oleh Wartawan ChanelNtbNews.com di Depan Kantor DPRD Dompu.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Terkait Keberatan terhadap Hasil Seleksi PPPK Tahap Dua tahun 2025 oleh Persatuan Honorer P3K Kabupaten Dompu, karena diduga kuat menyimpang dari aturan berlaku.

 

Dan mendesak DPRD Dompu agar segera membentuk Tim Pansus Guna membongkar kejanggalan pada proses seleksi PPPK Tahap Dua tahun 2025, akibat adanya dugaan konspirasi jahat oknum-oknum terkait.

 

Sehingga merugikan para Honorer yang murni mengabdi pada instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu seperti pada pemberitaan sebelumnya melalui media ChanelNtbNews.com, Kamis, 24/07/25, kemarin.

 

Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Dompu dan juga Pimpinan Rapat, Muhammad Ikhsan, S.Sos, mengatakan bahwa pada rapat kemarin kita sudah merekomendasikan untuk melakukan koordinasi, konsultasi dengan pemerintah atasan.

 

Selanjutnya kami sudah melaporkan ke pimpinan untuk pembentukan pansus dan mengenai waktunya kami belum bisa memastikan karena ini kebijakan lembaga

 

Intinya, kami sudah menyampaikan kepada pimpinan bahwa itu rekomendasi hasil rapat/notulen,” kata Muhammad Ikhsan, saat diwawancara oleh awak media di depan Kantor DPRD Dompu, Senin, 28/07/25

 

Lanjut, Ikhsan menjelaskan bahwa pada prinsipnya DPRD Ini adalah lembaga politis yang coba memfasilitasi kemudian menyampaikan pada pemerintah yang menentukan kebijakan.

 

Kami disini hanya membantu dalam hal menyelesaikan persoalan-persoalan rakyat,” tuturnya anggota DPRD 2 periode.

 

Kemudian terkait persoalan ini yang akan dilaporkan ke institusi hukum oleh persatuan Honorer P3K, menurut Ikhsan, itu merupakan hak warga negara dan langkah itu bisa juga dilakukan, kalau memang ada unsur pidananya,” silahkan saja itukan haknya dari masing-masing orang.” ungkapnya dengan nada 

 

Untuk itu, Anggota DPRD dari fraksi Nasdem ini menyakinkan bahwa kami tetap berkomitmen dan tetap berada bersama mereka

 

Kami juga berharap apa yang menjadi harapan daripada teman-teman honorer yang dianulir atau yang tidak lulus kemarin ada kebijakan dari Pemerintah Pusat dan dibantu oleh Pemerintah Daerah,” agar diakomodir atau diluluskan,” ujar Om Chan sapaan akrabnya.

 

Ditempat terpisah, Koordinator Persatuan Honorer P3K Dompu, Syahril atau yang akrab disapa Bimbim, tetap kosisnten apa yang menjadi tuntutannya.

 

Oleh karena itu, Besar harapan kami dari Persatuan Honorer PPPK II Kab. Dompu, agar DPRD Dompu segera membentuk pansus,

 

Karena ini adalah akumulasi dari permasalahan klasik selama bertahun2 namun berlalu begitu saja. sehingga indikasi kejanggalan dan kesalahan administrasi hampir menjadi langganan tetap setiap kali perekrutan ASN.” ungkapnya 

 

Di sisi lain, Kata Bimbim, pansus nantinya juga diharapkan agar bekerja maksimal, karena dugaan kejanggalan seleksi PPPK Tahap dua ini mencoreng VISI “Good Governance” yang di usung olh pemerintahan BBF_DJ.

 

Sementara sampai berita ini ditayangkan, Kepala BKD Dompu, belum juga dapat dimintai keterangannya

 

Penulis IW 




Keberatan Hasil Seleksi PPPK, Persatuan Honorer P3K Dompu Desak DPRD Bentuk Tim Pansus Guna Mebongkar Kejanggalan Panselda.

Foto, Anggota Persatuan Honorer PPPK Kabupaten Dompu dengan pihak terkait saat RDPU di DPRD Dompu.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Seleksi komptensi PPPK adalah serangkaian tes yang dirancang untuk mengukur kemampuan dan kecakapan calon PPPK sesuai dengan bidang tugas yang dilamar.

 

Dengan tujuan untuk memastikan bahwa calon PPPK memiliki kompetensi (kemampuan, karakteristik, pengetahuan dan perilaku) yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas dan tanggungjawab dalam jabatan yang akan di embannya, serta sesuai dengan nilai2 yang di harapkan dari seorang pegawai pemerintah.

 

Hal tersebut di atas tak luput dari tugas Panselda sebagai penanggungjawab atas berbagai tahapan seleksi tingkat daerah, termasuk dalam hal verifikasi dan validasi data pelamar (memeriksa kelengkapan dan keabsahan dokumen persyaratan yang diajukan pelamar)” ungkap Koordinator Persatuan Honorer PPPK Kabupaten Dompu, Syarif atau lebih dikenal dengan sapaan Bimbim melalui PRESS RELEASE nya, Kamis, 24/07/25.

 

Lebih lanjut Syarif mengungkapkan berdasarkan Keputusan MENPAN RB Nomor 347 tahun 2024 Tentang Mekanisme Seleksi PPPK Untuk Jabatan Fungsional, Guru di Instansi Daerah dan Keputusan MENPANRB Nomor 15 Tahun 2015 Tentang Kriteria Pelamar Tambahan pada Seleksi PPPK Bagi Pegawai NonASN Yang Terdaftar Dalam Pangkalan Data BKN.

 

Dua aturan di atas merupakan pijakan utama bagi Panselda dalam bekerja untuk mengawal proses seleksi PPPK mulai dari verifikasi administrasi sampai selesai proses pelaksanaan seleksi kompetensi PPPK.” terangnya.

 

Namun, pada pelaksanaannya kami menemukan dugaan kejanggalan terkait dengan kinerja Panselda, hal ini berdasarkan data yang kami himpun dari berbagai informasi di lapangan,

 

Ada beberapa peserta yang LOLOS seleksi PPPK Tahap dua memiliki PERMASALAHAN pada tingkat kehadiran dalam bekerja sebagai pegawai instansi pemerintahan sebelum mengikuti seleksi,” beber Bimbim serius.

 

Hal tersebut, bertentangan dengan KEPMENPANRB Nomor 347 Tahun 2024 Diktum 4 Point A “Pegawai yang terdatar dalam pangkalan data (database) tenaga Non-ASN pada BKN dan AKTIF BEKERJA pada instansi pemerintahan”

 

Serta KEPMENPANRB Nomor 15 Tahun 2025 Diktum 7 “Penentuan pelamar yang memperoleh alokasi kebutuhan sebagaimana dimaksud pada Diktum keenam diprioritaskan bagi pegawai yang terdaftar dalam pangkalan data (database) pegawai non-ASN BKN dan aktif bekerja pada instansi pemerintah

 

Maka, berdasarkan aturan di atas, Bimbim menegaskan bahwa kami yang tergabung dalam PERSATUAN HONORER PPPK TAHAP II Kab. Dompu menyatakan keberatan atas hasil seleksi PPPK Tahap Dua

 

Kemudian kami juga mendesak Panselda untuk segera mengecek dan melihat kembali berkas pendaftaran dari Peserta yang telah diloloskan (R3B/L),

 

Karena kami menemukan adanya ketidaksesuain berkas/bahan Pendaftaran dengan Aturan yang telah dikeluarkan oleh KEPMENPANRB Nomor 15 Tahun 2025.” katanya penuh keyakinan 

 

Selain itu, Kami juga mendesak DPRD Dompu bersama Komisi III dan unsur terkait lainnya agar membentuk TIM PANSUS guna membongkar indikasi kejanggalan yang dilakukan oleh Panselda PPPK Tahap Dua kabupaten Dompu, yang meloloskan peserta.

 

Karena diduga kuat bermasalah pada tingkat ke-AKTIF-an karena tidak sesuai dengan KEPMENPANRB Nomor 347 Tahun 2024 Diktum 4 dan KEPMENPANRB Nomor 15 Tahun 2025 Diktum 7.

 

Maka, dengan adanya Tim PANSUS yang di bentuk ini, kata Bimbim, nantinya akan memeriksa dan meminta/klarifikasi semua peserta seleksi PPPK Tahap Dua dengan Kode R3B dan R3B/L.

 

Jadi Tim PANSUS yang akan melakukan verifikasi lapangan, tidak sekedar mengacu pada absensi manual, tetapi lebih cenderung mengambil informasi langsung dari rekan2 kerja (sebagai saksi) pada unit yang sama dengan peserta agar mendapatkan informasi valid dan obyektif terkait informasi tingkat kehadiran peserta yang lolos seleksi PPPK Tahap Dua.” paparnya 

 

Namun, apabila tuntutan pada poin di atas tidak diindahkan atau dilaksanakan dalam waktu yang sesingkat2nya, maka kami akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran

 

Sekaligus melaporkan secara resmi Panselda dan BKD Dompu ke jalur hukum,” tegas Bimbim dengan nada mengancam 

 

Diakhir Bimbim menyampaikan bahwa kami sudah melaksanakan RDPU sebanyak 2 kali dengan DPRD, namun ketua panselda tidak pernah hadir.

 

Dengan tidak hadirnya ketua Panselda, memperkuat dugaan kami, bahwa pelaksanaan seleksi PPPK Tahap Dua terjadi praktek manipulasi data dan suap menyuap atas konspirasi jahat oknum-oknum terkait,” ucapn Bimbim penuh curiga

 

Penulis IW 




“Festival Lakey” Lomba Surfing Internasional Dan Sampan Layar Mini Diikuti 86 Peserta Domestik Dan 14 Peserta Manca Negara.

Foto, Wakil Bupati Dompu, Syirajudin, SH, saat membuka lomba Surfing Internasional Dan Sampan Layar Mini pada Festival Lakey 

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Memasuki Hari Ke-4, pada rangkaian kegiatan Festival Lakey, Panitia Pelaksana mengadakan Lomba Surfing Internasional dan Sampan Layar Mini bertempat di Pantai Lakey, Selasa (15/07/25).

 

Lomba Surfing Competition ini, diikuti oleh 100 orang peserta dari berbagai negara, terdiri dari 86 Peserta Domestik dan 14 Peserta manca negara.

 

Turut menyaksikan Langsung Lomba ini, antara lain, Sejumlah Pimpinan Perangkat Daerah, Pengurus Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Kabupaten Dompu, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Insan Pers dan elemen penting lainnya.

 

Lomba Surfing dan Sampan layar mini tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Dompu, Syirajudin, SH.

 

Dalam sambutannya Wakil Bupati Dompu, Syirajudin, mengatakan lomba Surfing Internasional merupakan kejuaraan yang sangat bergengsi pada event Lakey Festival, di mana pada ajang ini para peselancar akan unjuk kebolehan menaklukan keindahan ombak pantai Lakey.

 

Sedangkan lomba sampan mini yakni untuk menghibur masyarakat dan menjalin silaturahmi antar warga serta mempromosikan potensi yang ada di daerah.

 

Lebih lanjut Wabup menjelaskan Event Festival Lakey yang diadakan dari tanggal 12 sampai 20 Juli 2025 yang bertema “Inspiring Lakey” bertujuan mempromosikan keindahan alam dan potensi pariwisata Kabupaten Dompu.

 

Sebuah momentum dan mandat, mengenalkan potensi yang kita miliki, seperti potensi wisata, adat istiadat, kuliner dan kerajinan, agar dikenal oleh dunia yang pada akhirnya akan membawa kemajuan bagi Kabupaten Dompu” tutur Wabup 

 

Wabup juga menghimbau kepada seluruh peserta dan pengunjung agar menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya serta panitia pelaksana bisa menempatkan keranjang dan karung di setiap sudut.

 

Karena Bupati Dompu sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Gerakan Semesta Jum’at Bersih dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan

 

Saya harapkan SE ini tidak hanya menjadi himbauan akan tetapi harus impelementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari”ujarnya.

 

Hasil Pantauan media, Pembukaan Surfing Competition mendapat apresiasi dari para atlit dengan suasana yang cukup meriah.

 

Penulis IW




Direktur Liga Ulil Albab, Soroti Infrastruktur Tidak Memadai Pada Pelaksanaan Festival Lakey.

Foto, Direktur Lembaga Insan Ulil Albab, Kabupaten Dompu-NTB, Ajunnarfid, SE, ditaman kota 

 

 

Dompu – NTB, ChanelNtbNews.com – Festival Lakey merupakan event yang membawa dampak positif dalam peningkatan ekonomi khususnya masyarakat lokal.

 

Disatu sisi juga mempromosikan keindahan Destinasi pariwisata Pantai Lakey dan sekitarnya, sehingga Pariwisata di kabupaten Dompu lebih terkenal di mancanegara.

 

Namun, diperjalanan kegiatan festival Lakey, Direktur Lembaga Insan Ulil Albab, Kabupaten Dompu, Ajunnarfid, SE menyoroti kondisi Infrastruktur pada pelaksanaan festival Lakey yang tidak memadai,

 

Perlu dilakukan perbaikan Infrastruktur-infraktur di sekitar areal Pantai Wisata Lakey yang menjadi pusat kegiatan tersebut.

 

Sehingga, pelaksanaan Event Festival Lakey yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu, pada tanggal 12 s/d 20 Juli Tahun 2025, dapat berjalan lancar dan sukses.

 

Kepada Media, Mantan Ketua Umum HMI Cabang Dompu Raya 2022-2023, Ajunnarfid, menyebutkan bahwa event festival Lakey memang ajang yang menyenangkan dan membawa dampak positif bagi masyarakat sekitarnya.

 

Namun, perlu juga yang menjadi pertimbangan Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu dukungan infrastruktur pada pelaksanaan kegiatan itu. perlu seimbang dengan manfaatnya

 

Oleh karena itu, sebagian anggaran kegiatan Festival Lakey itu dapat digunakan untuk memperbaiki infrastruktur di sekitar Pantai Lakey.

 

“sangat penting Perbaikan infrastruktur dulu, baru diselenggarakan kegiatan festival tersebut,” jelas Ajunnarfid di taman kota, Senin, 14/07/25

 

Dengan memperbaiki infrastruktur, kata Ajunnarfid, bisa menjadikan Pantai Lakey menjadi lebih nyaman dan aman bagi pengunjung, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.”seperti jalan, fasilitas umum, dan pengelolaan sampah,”

 

Selain itu juga dapat meningkatkan daya tarik pariwisata di sekitar pantai, sehingga bisa membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.

 

Disamping itu, bisa membawa manfaat, seperti mempromosikan budaya lokal, meningkatkan kesadaran masyarakat, dan meningkatkan pendapatan masyarakat lokal melalui penjualan produk dan jasa.

 

Jadi, mungkin perlu dievaluasi lebih lanjut untuk menentukan apakah anggaran tersebut lebih baik digunakan untuk festival atau perbaikan infrastruktur.” Sarannya.

 

Adapun Infrastruktur yang harus diperbaiki, antara lain ;

1. Jalan dan akses : Perbaikan jalan dan akses ke pantai dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengunjung.

2. Fasilitas umum : Pembangunan fasilitas umum seperti toilet, tempat parkir, dan tempat istirahat dapat meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung.

3. Pengelolaan sampah : Perbaikan sistem pengelolaan sampah dapat meningkatkan kebersihan dan kesehatan lingkungan pantai.

4. Keamanan : memberikan keamanan terhadap pengunjung.

 

Selanjutnya, menurut Arjun Alternatif Penggunaan Anggaran dengan Perbaikan infrastruktur, dimana Anggaran itu dapat digunakan untuk memperbaiki infrastruktur di sekitar pantai, seperti jalan, fasilitas umum, dan pengelolaan sampah.

 

Kemudian Pengembangan ekonomi lokal, dengan Anggaran itu dapat digunakan untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal, seperti pelatihan dan pengembangan usaha kecil dan menengah.

 

Serta Kegiatan masyarakat, dengan anggaran itu juga dapat digunakan untuk mendukung kegiatan masyarakat, seperti kegiatan budaya dan olahraga.

 

Sehingga Penggunaan anggaran yang efisien dan efektif dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat lokal dan meningkatkan daya tarik pariwisata di sekitar Pantai Lakey.” ujar Arjun diakhir penyampaiannya.

 

Penulis Tim CNN

 




Kabid Pakan, Sukarman Paparkan Pembuatan pakan Permentasi dan konsentratnya.

Foto, Kegiatan Pembuatan Pakan Permentasi dan konsentratnya.

 

 

ChanelNtbNews.com, Kabid Pakan Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Paparkan tentang cara pembuatan pakan Permentasi dan konsentratnya.

 

Menurutnya, Pakan ini merupakan unjuk tombak, yang mampu membangun produktivitas ternak kedepannya sehingga berkualitas,

 

”Ini suatu anugerah bagi kabupaten Dompu mendapat gudang pakan sebanyak 24 unit, hampir di seluruh Kecematan,” terangnya.

 

Lanjut Sukarman bahwa gudang pakan itu terdiri dari gudang pakan untuk konsentrat merupakan pakan dari biji-bijian, dengan campurannya jagung, kedelai, ampas tahu dan termasuk minyak nabati,

 

“Kami formulasikan pakan bentuk pelet, untuk pakan sapi, pakan ayam dan pakan kuda, itu semua kami sudah uji lab, dalam waktu dekat ini, Dompu akan berinovasi produk secara lokal, konsentratnya,” cetusnya.

 

Sedangkan Pakan Silase bahan bakunya dari limbah, antara lain, limbah padi yang diambil kulitnya atau sekam, jagung setelah dipetik panennya,” tongkol sampai dengan batangnya kami buat, digiling kemudian kami lakukan fermentasi atau pengawetan menggunakan bakteri positif dengan jangka penyimpangan bisa sampai 1 tahun,” pungkas Kabid Pakan

 

Tetapi kalau berbicara tentang kualitasnya dengan perlakuan prebiotik akan meningkatkan kualitas dari pakan,

 

Karena dari segi kualitasnya, kata Sukarman, pertama mulanya batang jagung itu keras dengan perlakuan fermentasi akhirnya melunak serat dari pada batang jagung itu, sehingga daya cerna nya semakin bagus,” tandasnya.

 

Diakhir, Sukarman berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu harus selalu siap untuk menghadapi kemajuan

 

“Semakin kita gesit, berkreasi dan inovatif, baik segi anggaran maupun kebijakan, sangat dibutuhkan sekali sesuai dengan visi-misi Dompu maju,” harap Kabid pakan

 

Penulis IW




Gebrakan Baru! Ciptakan SDM Juru Sembelih Berkualitas Yang Syariat Islam. Disnakeswan Dompu Sukses Laksanakan Pelatihan ‘Juleha’

Foto, Kadisnakeswan Dompu, Muhammad Abduh, SE,.MSi, saat jadi pembicara dalam pelatihan Juleha di gedung serbaguna kel.monta baru, Kec Woja-Dompu 

 

 

 

ChanelNtbNews.com, Dompu, NTB – Juru sembelih halal (Juleha) adalah individu terlatih secara khusus dalam proses penyembelihan hewan sesuai prinsip syariah, memastikan pemotongan leher dengan pisau tajam untuk kematian instan tanpa rasa sakit berlebihan.

 

Keahlian ini penting untuk memenuhi standar halal dalam produksi daging untuk konsumsi umat Muslim.

 

Seperti, Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu Sukses mengadakan pelatihan juru sembelih Halal (Juleha),

 

Dengan tujuan untuk memastikan bahwa proses sembelih dilakukan sesuai dengan ajaran agama Islam dan standar kehalalan yang telah ditetapkan. melalui pelatihan yang mendalam,

 

Selain itu, untuk meningkatkan pemahaman para juru sembelih tentang prinsip-prinsip kehalalan dalam sembelih, mengajarkan tata cara sembelih yang benar sesuai dengan ajaran Islam, dan mengembangkan keterampilan praktis para juru sembelih dalam menjalankan tugas mereka dengan etika dan profesionalisme

 

Kegiatan ini di buka kangsung oleh Bapak Sekretaris Daerah yang di wakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Khaerum Insan, SE. MM

 

Pelatihan ini diikuti oleh 37 pelaku usaha pemotongan hewan se Kab. Dompu, yang di laksanakan di Gedung Serbaguna Kel. Monta Baru Kec. Woja Dompu yang berlangsung selama 2 hari, dari tanggal 5 s/d 6 Juli 2025. kemarin.

 

Dalam Penyampaiannya, Kepala Dinas Pertenakan dan Keswan Dompu Muhammad Abduh, SE,.MSi mengatakan bahwa pelatihan Juleha ini, merupakan satu gebrakan baru Dinas Peternakan Kab. Dompu yang sukses melaksanakan Pelatihan Juru Sembelih Halal

 

Dengan adanya pelatihan ini akan menciptakan SDM para Juru Sembelih yang berkualitas yang sesuai syariat islam.” ucap Kadis, Muhammad Abduh 

 

Lanjut dijelaskan Kadis, tujuan dari pada pelatihan Juleha ini, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan juru sembelih tentang penyembelihan halal sesuai syari’at islam dan standar higienis.

 

Dengan Dasar Hukum yang termuat dalam Undang-undang no 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal dan Permentan no 13 rahun 2010 tentang Persaratan RPH dan Unit Penganan Daging

 

Terselengaranya pelatihan juru sembelih halal ini atas kerja sama antara Dinas Peternakan dan Keswan Kab. Dompu dengan Lembaga Sembelih Halal (LSH) Hidayatullah Prov NTB.” jelas Abduh diakhir penyampaiannya.

 

Foto, Asisten Pemerintahan dan Kesra Khaerum Insan, SE. MM, saat membuka pelatihan Juleha di gedung serbaguna, Kel. Monta Baru, Kec. Woja-Dompu 

 

Sebelumnya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Khaerum Insan, SE. MM, yang biasa di sapa Dae Mpera, Dalam sambutan menjelaskan bahwa dalam ajaran Islam, penyembelihan hewan bukan hanya soal bagaimana mendapatkan daging yang halal,

 

Tetapi juga bagimana proses tersebut dilakukan dengan cara yang baik, benar dan penuh tanggungjawab. “Prinsipnya ikhlas dan berbuat baik bahkan kepada hewan menjadi landasan penting dalam tata cara penyembelihan halal,” kata Dae Mpera.

 

Dae Mpera Lanjut menjelaskan bahwa Kesejahteraan hewan atau animal welfare adalah bagian tidak terpisahkan dari prinsip halal itu sendiri. karena hewan harus diperlakukan dengan baik sebelum, saat dan setelah penyembelihan,

 

Disinilah peran juru sembelih halal sangat penting, seorang juru sembelih halal bukan hanya sekedar tukang potong, tapi adalah seorang profesional yang memahami syariat, memiliki keahlian teknis dan memiliki etika dalam memperlakukan mahluk hidup,” terangnya.

 

Diakhir, Asisten Pemerintah dan kesra berharap, melalui kesempatan ini, akan lahir lebih banyak juru sembelih halal yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memahami nilai-nilai agama dan kemanusiaan dalam proses penyembelihan

 

Ini bukan hanya soal standar halal, tapi juga menyangkut citra produk pangan kita, baik didalam negeri maupun di pasar global,” ujar Dae Mpera 

 

Penulis IW