Keluarga Besar Arman Dan Nadirah, Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H, Mohon Maaf Lahir Dan Bathin

Foto, Arman H. Anwar Manan, SE Dan Nadirah, SE,.Akt 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB, Praktik kurban dalam Idul Adha memiliki peran penting dalam menumbuhkan rasa belas kasih dan empati. Melalui penyembelihan hewan kurban dan distribusi dagingnya, karena umat Muslim diingatkan untuk selalu peduli terhadap mereka yang kurang beruntung.

 

Banyak inisiatif amal dilakukan selama periode ini, mulai dari pemberian makanan gratis hingga penyelenggaraan acara santunan untuk anak yatim dan kaum dhuafa, menegaskan pentingnya berbagi rezeki.

 

Inisiatif-inisiatif ini menunjukkan bagaimana Hari Raya Idul Adha menjadi momentum untuk memperbaiki kesejahteraan sosial. Komunitas-komunitas di berbagai daerah bekerja sama untuk memastikan bahwa semua orang dari berbagai kalangan ekonomi dan sosial dapat merasakan kebahagiaan dan berkah dari perayaan ini.

 

Maka, melalui momentum Empati ini, Keluarga Besar Arman H. Anwar Manan, SE Dan Nadirah, SE,.Akt, Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H Tahun 2024, Minal Aidzin Walfaidin, Mohon Maaf Lahir Dan Bathin

 

Selamat merayakan hari kemenangan dan berkurban di hari Haji…

 

Penulis : IW 




Pimpinan BRI Cabang Dompu Beserta Seluruh Karyawan, Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1445, Selamat Berkurban

Foto, Pimpinan BRI Cabang Dompu,  Cabang Dompu. Fariz Sabar Taruna

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Idul Adha (bahasa Arab: عيد الأضحى) merupakan sebuah hari raya kurban dalam agama Islam, dengan memperingati peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim bersedia mengorbankan putranya Isma’il sebagai wujud kepatuhan terhadap Allah.

 

Sebelum Ibrahim mengorbankan putranya, Allah SWT menggantikan Ismail dengan domba. untuk memperingati kejadian ini, hewan ternak disembelih sebagai kurban setiap tahun.

 

Lewat Hari Yang bersejarah ini, Maka Pimpinan BRI Cabang Dompu. Fariz Sabar Taruna beserta Seluruh Karyawannya,

 

Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha, 1445 H, Minal Aidzin Walfaidin, Mohon Maaf Lahir Dan Bathin.

 

Penulis : IW 




Keluarga Besar Kades Doromelo, Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H, Mohon Maaf Lahir Dan Bathin

Foto Kepala Desa Doromelo, Supardin ABD Beserta Istri Tercinta.

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Meskipun dirayakan setiap tahun, Idul Adha selalu memberikan makna mendalam bagi umat muslim. ada kisah ketaatan Nabi Ibrahim a.s dan Nabi Ismail a.s yang bisa dijadikan suri tauladan di balik perayaan Idul Adha.

 

Idul Adha mengajarkan nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, kesabaran, ketaatan, dan nilai berbagi sekaligus. terdapat perintah untuk menyembelih hewan kurban dan melaksanakan ibadah haji yang wajib dilaksanakan bagi Anda yang memiliki kemampuan dari segi finansial maupun fisik.

 

Untuk itu, Dimomen yang bersejarah ini, maka Keluarga Besar Kepala Desa Doromelo Kecematan Manggelewa Kabupaten Dompu Supardin ABD.

 

Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1445, H tahun 2024. Minal Aidzin Walfaidin, Mohon Maaf Lahir Dan Bathin.

 

Penulis : IW 




Kepala BRI Unit Monta, Respon Dugaan Belum Di Kembalinya Sertifikat Nasabah Yang Menjadi Agunan.

Foto,, Kepala BRI Unit Monta Cabang Dompu,  I Nengah Diatmika, diruang kerjanya Kantor BRI Unit Monta.

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Merespon Informasi yang beredar terkait dugaan Hilangnya Sertifikat Nasabah yang menjadi Agunan di Bank BRI Unit Monta Cabang Dompu pada sejumlah media online dan Media Sosial Facebook beberapa hari yang lalu.

 

Kepala BRI Unit Monta Cabang Dompu, I Nengah Diatmika, memberikan klarfikasi bahwa sertifikat para nasabah tersebut tidak hilang melainkan belum ditemukan di tempat penyimpanannya Berkas yang kemungkinan terselip pada Berkas lain.

 

Kepala BRI Unit Monta, I Nengah Diatmika, sebelumnya menyampaikan permintaan maaf, yang sebesar-besarnya kepada seluruh nasabah setia Bank BRI, lebih khususnya pada nasabah yang merasa sertifikatnya belum dikembalikan setelah melunasi Kreditnya.

 

“Kami BRI Unit Monta Cabang Dompu, walaupun saya baru disini, secara moril bertanggung jawab, atas tidak kenyamanan nasabah,” kata Pimpinan BRI Unit Monta, saat memberikan keterangan diruang kerjanya Bank BRI Unit Monta, kamis, 13/06/24 pagi tadi.

 

Dikatakan Nengah bahwa pada prinsipnya, tidak ada niat Kami dari pihak BRI Unit Monta, untuk tidak mengembalikan sertifikat nasabah yang dianggap hilang itu, justru kami tengah mengupayakan untuk menemukan sertifikat nasabah itu.

 

Terbuktin dari Hasil Pencarian kami, sudah menemukan salah satu sertifikat hak milik dengan alamat Desa Ranggo Kecematan Pajo bahkan sudah dikembalikan kepada pemiliknya, seperti pada pemberitaan media lainnya.

 

Disamping itu, untuk mengantisipasi, jika belum ditemukan sertifikat nasabah yang lain, kami juga akan mengupayakan untuk mengajukan penerbitan sertifikat baru di kantor BPN Dompu.

 

Untuk itu, Nengah meminta kepada nasabah setia BRI Unit Monta, Jika ada nasabah yang belum mengambil berkas dan agunannya, diharapkan langsung datang ke Kantor Unit, agar segera dicarikan Berkas atau sertifikatnya.

 

“Bagi nasabah setia BRI yang belum ambil berkasnya, untuk dipersilakan datang kantor unit” harap Nengah.

 

Diakhir, Nengah berharap kepada seluruh nasabah setia Bank BRI, apabila dihadapkan dengan persoalan ini, agar langsung di komunikasikan dengan kami di kantor Bank BRI Unit Monta.

 

“Jadi kami bisa klarifikasi dan mencarikan solusi,” ujar Pria asal Pulau Dewata ini.

 

Penulis : IW 




Smart Agriculture Inovasi Masa Depan Pertanian Di Dompu 

𝙿𝚊𝚛𝚝 𝟷: 𝙿𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛 𝚍𝚊𝚗 𝚂𝚎𝚗𝚜𝚘𝚛 𝚃𝚊𝚗𝚊𝚑 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝙲𝚞𝚊𝚌𝚊

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Dengan luas lahan pertanian sekitar 71.000 hektar, Kabupaten Dompu memiliki potensi besar di sektor pertanian dengan komoditas utama seperti jagung, padi, dan kedelai.

 

Disamping itu juga Kabupaten Dompu dikenal sebagai salah satu produsen jagung terbesar di Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan produksi mencapai lebih dari 200.000 ton per tahun.

 

Namun, Petani di Dompu sering menghadapi tantangan seperti perubahan iklim, keterbatasan sumber daya air, dan kebutuhan akan peningkatan hasil produksi.

 

“Dalam menghadapi tantangan ini, adopsi teknologi modern menjadi kunci untuk mencapai keberlanjutan dan peningkatan produktivitas.” kata Pemilik Akun Facebook Aba La Kenan, selasa, 28/05/24.

 

Aba La Kenan, menjelaskan 𝐒𝐦𝐚𝐫𝐭 𝐀𝐠𝐫𝐢𝐜𝐮𝐥𝐭𝐮𝐫𝐞 merupakan 𝐈𝐧𝐨𝐯𝐚𝐬𝐢 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐏𝐞𝐫𝐭𝐚𝐧𝐢𝐚𝐧 atau Pertanian cerdas, dengan pola pendekatan baru yang mengintegrasikan teknologi canggih dalam proses pertanian untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan.

 

“Dengan memanfaatkan teknologi seperti, sensor, drone, Internet of Things (IoT), dan analisis data,” terangnya.

 

Bukan itu saja, Smart Agriculture juga memungkinkan petani untuk membuat keputusan yang lebih baik berdasarkan data yang akurat dan real-time.

 

“Teknologi ini membantu petani mengoptimalkan penggunaan sumber daya, memantau kondisi tanaman, dan mengelola lahan mereka dengan lebih efektif.”jelasnya.

 

Mengapa Smart Agriculture penting untuk Dompu?

Karena Pertanian cerdas dapat membantu mengatasi beberapa tantangan utama yang dihadapi petani, seperti ketidakpastian iklim dan keterbatasan sumber daya.

 

Selain itu, teknologi ini juga dapat meningkatkan hasil panen dan mengurangi biaya operasional, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

 

“Postingan ini akan dibagi menjadi beberapa bagian untuk membahas secara mendalam berbagai aspek dari Smart Agriculture yang dapat diterapkan di Dompu.” ungkapnya.

 

𝐒𝐞𝐧𝐬𝐨𝐫 𝐓𝐚𝐧𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐧 𝐂𝐮𝐚𝐜𝐚 : 𝐎𝐩𝐭𝐢𝐦𝐚𝐥𝐢𝐬𝐚𝐬𝐢 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐠𝐮𝐧𝐚𝐚𝐧 𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫 𝐃𝐚𝐲𝐚.

Lanjut, Ama La Kenan memaparkan bahwa salah satu teknologi utama dalam Smart Agriculture adalah sensor tanah dan cuaca.

 

“Teknologi ini melibatkan penggunaan perangkat sensor yang ditempatkan di ladang untuk memantau kondisi tanah seperti kelembapan, suhu, dan nutrisi.” pungkasnya.

 

Karena Manfaat utama dari penggunaan sensor ini adalah memungkinkan petani untuk mengetahui kapan dan berapa banyak air serta pupuk yang dibutuhkan tanaman.

 

Hal ini tidak hanya menghemat sumber daya tetapi juga meningkatkan hasil panen secara signifikan.” Studi menunjukkan bahwa penggunaan sensor tanah dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 30%.”paparnya.

 

Dengan tehnik pemasangan sensor di berbagai titik lahan pertanian, maka Data yang diperoleh akan lebih akurat dan real-time.”Data ini membantu petani dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat, seperti menentukan waktu irigasi dan pemupukan yang optimal.”tandasnya.

 

𝐃𝐚𝐦𝐩𝐚𝐤 𝐄𝐤𝐨𝐧𝐨𝐦𝐢

Aba La Kenan mengungkapkan bahwa Implementasi teknologi sensor tanah dan cuaca di Dompu diperkirakan akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan. dengan peningkatan efisiensi penggunaan air dan pemupukan, biaya operasional petani dapat berkurang hingga 20%.

 

Selain itu juga, peningkatan hasil panen yang dihasilkan dari penggunaan teknologi ini bisa mencapai 15-25%, yang berarti pendapatan petani akan meningkat secara substansial. dengan produksi jagung yang mencapai lebih dari 200.000 ton per tahun,

 

“Peningkatan hasil panen sebesar 20% dapat menambah sekitar 40.000 ton jagung tambahan.”ungkapnya penuh optimis.

 

Kemudian dengan harga jagung rata-rata Rp 3.000 hingga Rp 4.500 per kilogram, ini berarti tambahan pendapatan sekitar Rp 120 hingga Rp 180 miliar bagi petani jagung di Dompu.

 

“Penghematan air dan penggunaan pupuk yang lebih efisien juga akan membantu menjaga keberlanjutan sumber daya alam, yang merupakan aset penting bagi pertanian jangka panjang.” jelasnya.

 

𝐂𝐨𝐧𝐭𝐨𝐡 𝐊𝐞𝐛𝐞𝐫𝐡𝐚𝐬𝐢𝐥𝐚𝐧 𝐝𝐢 𝐃𝐚𝐞𝐫𝐚𝐡 𝐋𝐚𝐢𝐧

Ditambahkannya, Contoh keberhasilan penerapan teknologi sensor tanah dan cuaca dapat dilihat di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Di sana, penerapan sensor tanah dan cuaca telah berhasil meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 35% dan meningkatkan hasil panen padi rata-rata 20%.

 

“Petani di Banyuwangi melaporkan pengurangan biaya operasional karena penggunaan air dan pupuk yang lebih efisien, serta peningkatan kualitas hasil panen.”ucapnya.

 

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dengan dukungan teknologi dan edukasi yang tepat, petani dapat mencapai hasil yang lebih baik dan berkelanjutan dengan mengadopsi teknologi sensor tanah dan cuaca,

 

Diakhir, Aba La Kenan meyebutkan Petani di Dompu akan dapat mengelola lahan mereka dengan lebih efisien, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan produktivitas.

 

“Teknologi ini merupakan langkah awal yang penting dalam transformasi pertanian di Dompu menuju masa depan yang lebih cerdas dan berkelanjutan.” ujar Aba La Kenan dengan penuh motivasi.

𝐁𝖊𝐫𝖘𝐚𝖒𝐛𝖚𝐧𝖌..

The Understated Visionary

𝓐𝓫𝓪 𝓛𝓪 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷

 

Penulis ; IW




Belum Stabilnya Harga Jagung, Babinkamtibmas Imbau Petani Jagung Agar Tetap Menjaga Kantibmas

Foto, Kanit Babinkamtibmas saat memberikan himbauan kepada Petani Jagung Desa Kramabura.

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Dalam rangka menciptakan suasana agar tetap Kondusif, Polres Dompu melalui Kanit Babinkamtibmas Aktif melakukan sosialisasi dengan menghimbau kepada Petani Jagung di Desa Kramabura kecamatan Dompu, (Senin, 20/05/24), kemarin lalu.

 

Dikarenakan anjloknya harga jagung, mengingat harga jagung sampai saat ini belum juga stabil, sehingga para Petani Jagung kerap melakukan aksi Protes Kepada Pemerintah Daerah Kab. Dompu menuntut kenaikan harga jagung.

 

Dimomen kebersamaan dengan Petani Jagung Desa Kramabura, Kanit Babinkamtibmas Polres Dompu menghimbau kepada masyarakat petani jagung, agar selalu menjaga Kamtibmas, supaya tetap aman dan kondusif diwilayah kabupaten Dompu.

 

Kanit Babinkamtibmas menjelaskan terkait dengan turunnya harga jagung agar tidak melakukan aksi-aksi yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,

 

“Sebaiknya langsung menyampaikan dan koordinasi langsung dengan Pemerintah Daerah ataupun Pihak terkait.” Imbau Kanit Babinkamtibmas

 

Sehingga semua pihak bisa berupaya maksimal dalam mencarikan solusi yang terbaik untuk menangani masalah anjloknya harga jagung tersebut.

 

Babinkamtibmas juga meminta kepada masyarakat dan Petani Jagung, agar tidak melakukan aksi atau tindakan memblokir jalan, mengingat jalan merupakan sarana transportasi umum untuk kepentingan semua orang.

 

“Jalan itu juga, tranportasi bagi petani yang hendak menjual jagung hasil panennya ke gudang,” terang kanit mengimbau para petani jagung.

 

Disamping itu, Kanit juga mengharapkan kepada seluruh masyarakat dan Petani Jagung, agar bersabar menghadapi permasalahan yang ada.

 

Diakhir Kanit berharap mudah-mudahan dengan adanya langkah2 Pemda/Bupati yang sudah berusaha melobi, baik itu Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat (Bapanas), untuk menaikkan harga jagung dan

 

“Semoga upaya pemerintah secepatnya terwujud, demi kesejahteraan Para Petani Jagung khususnya di kabupaten Dompu,” harap kanit.

 

Penulis : IW