DPPKB Dompu Gelar Pelatihan Bagi Tenaga Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024.

DPPKB Dompu Gelar Pelatihan Bagi Tenaga Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024.

 

 

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Percepatan penurunan stunting merupakan program prioritas Presiden RI yang bertujuan untuk menurunkan angka prevalensi stunting menjadi 14%. Program ini diwujudkan dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 yang berakhir pada akhir 2024.

 

Sebagai upaya Pemerintah dalam Percepatan Penurunan Stunting, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Dompu menggelar Pelatihan Bagi Tenaga Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024 di Kabupaten Dompu.

 

Pelatihan tersebut berlangsung selama 2 Hari, mulai hari Rabu, tanggal 29 Oktober sampai dengan Kamis, 30 Oktober tahun 2024,

 

Kegiatan pelatihan ini di buka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana mewakili Kepala DPPKB Dompu.

 

Hadir dalam kegiatan pelatihan tersebut antara lain, Sekretaris DPPKB Dompu, Abdullah, S. Sos, Kabid P4 DPPKB Dompu, Zulkarnain. S.Sos.,MPH, Pemateri Kepala Diklat Prov NTB, Setiabudi.

 

Peserta pelatihan terdiri dari, Kepala Puskesmas Se-Kabupaten, Camat Se-kabupaten, Ka. UPT Kecematan, Ketua PKK, Ketua IBI Dompu, Tenaga pelaksana percepatan penurunan stunting Desa/Kelurahan.

 

Dalam Sambutannya, Sekretaris DPPKB Dompu, Abdullah, S. Sos menyampaikan bahwa hari kita akan membahas tentang strategi penurunan stunting dengan melaksanakan Pelatihan Bagi Tenaga Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024.

 

Dikatakan Sekretaris, Kalau kita mencermati peserta yang diundang pada pagi hari ini semuanya pelaku, karena kegiatan ini mulai dari tingkat kecermatan sampai dengan tingkat Desa dan kelurahan, termasuk dukungan dari teman-teman Dikes dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

 

Sehingga semua program yang berkaitan dengan penurunan stunting di kabupaten Dompu, Alhamdulillah dapat berjalan sesuai dengan harapan kita bersama, yang Dibuktikan di tahun 2023.

 

“Kita ketahui bersama bahwa angka stunting di tahun 2023 sesuai dengan harapan adalah 12,4%, bila dibandingkan tahun 2022 adalah 34,5%, maka penurunannya 22,1%.” jelas Abdullah.

 

Lebih lanjut, Abdullah mengatakan sehingga di hari Keluarga Nasional yang ke-31 di Semarang, dimana Kabupaten Dompu berada di posisi ketiga dalam penurunan stunting ke pusat

 

Terkait pencapaian itu semua tidak lepas dari kerjasama dan kolaborasi kita, terutama dukungan saudara-saudara saya Pimpinan wilayah di masing-masing Kecamatan yang betul-betul memperhatikan dan menjadikan perioritas utama dalam kegiatan penurunan stunting

 

Jadi perwakilan kita yang ada di Kecematan ini betul-betul bekerja dan melakukan koordinasi dengan Camat, Kepala Desa dan teman-teman puskesmas sehingga data-data yang butuhkan terkait dengan penurunan stunting ini,

 

“Alhamdulillah berjalan dengan baik sesuai dengan harapan bersama,” ucapnya.

 

Diakhir, Harapan kami pada kesempatan ini, dalam rangka penurunan stunting ini, kami mengajak semua pihak, mari kita tingkatkan terus kerjasama kita

 

“Semoga apa yang diharapkan oleh pimpinan tertinggi kita, yaitu bapak wakil presiden, Gubernur dan Wakil Bupati selaku Ketua TPPS dapat kita tingkatkan lagi,” ujar Abdullah penuh harap.

 

Pemateri Kepala Diklat Prov NTB, Setiabudi mengatakan bahwa komitmen kita selaku TPPS Kecematan harus bekerja keras dan harus mempunyai komitmen dalam rangka percepatan penurunan stunting.

 

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kabid P4 DPPKB Pak Zulkarnain, kalau tidak ada beliau kegiatan ini tidak akan terlaksana,” ucap Setiabudi.

 

Setiabudi menjelaskan terkait dengan pelatihan TPPS Kecematan, memang kalau dilihat dari tim TPPSnya kita ibarat obat yang sudah kadaluarsa, kenapa tahun 2024 baru di latih, kenapa tidak dilatih tahun 2021?

 

Karena alasannya ini awal dari kepemimpinan Presiden Prabowo, kita mempunyai kementerian yang namanya Kementerian Kedudukan Pembangunan Keluarga atau Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang Dinahkodai oleh Prof. Dr.. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd.

 

“Beliau berkomitmen kepada kita selaku ASN Kabupaten Dompu pelatihan tersebut dilaksanakan sampai periode pak Probowo selesai, SK yang hanya 2024 diperpanjang sampai di tahun 2029,” jelasnya.

 

Penulis IW




“Tolak Ganti Bupati” Ribuan Warga Kelurahan Kandai Dua Masih Menginginkan Akj-Syah Lanjut Periode Ke 2

Foto, Ribuan Warga Kandai Dua Iringi Blusukan Pasangan Akj-Syah.

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Ribuan Warga Kandai Dua Kecematan Woja Kabupaten Dompu padati ruas jalan menyambut sekaligus mengiringi pasangan Akj-Syah melakukan blusukan dengan menyisiri rumah-rumah warga. Rabu, 21/10/24 siang sampai sore hari

 

Dengan kompak warga meneriakkan “Tolak Ganti Bupati” sembari mengangkat 2 jari, dikarenakan warga masih menginginkan Paslon Akj-Syah kembali memimpin di periode kedua 2024-2029 dan terlihat jelas antusias warga kelurahan Kandai dua yang luar biasa yang masih mencintai pasangan Akj-Syah.

 

Pasangan Akj-Syah mulai blusukan di Lingkungan Polo, yang disambut dengan tarian wura bongi monca sebagai bentuk ucapan selamat datang dan penghargaan dari warga polo

 

Bukan hanya sebatas tarian saja, warga Polo juga menyediakan berbagai menu makanan dan minuman dingin sebagai bentuk kecintaan dan dukungan terhadap pasangan Akj-Syah

 

Kemudian pasangan Akj-Syah blusukan menuju lingkungan Balibunga yang disambut meriah dengan nyanyian sambil berjoget dan tidak henti-hentinya mengangkat 2 jari sambil meneriakkan “Lanjutkan 2 Periode”

 

Sama seperti dilingkungan polo, di lingkungan Balibunga pasangan Akj-Syah beserta ribuan pendukung dan simpatisan di suguhkan dengan makanan dan minuman dingin.

 

Selanjutnya pada malam hari, usai sholat isha di depan pintu masuk mesjid kandai dua, Pasangan Akj-Syah disambut dengan obor mengiringi menuju Acara tatap muka dan dialog dilapangan sepak bola kandai dua Kecematan Woja Kabupaten Dompu.

 

Sampai berita ini ditayangkan, Acara Tatap muka dan dialog masih berlangsung.

 

Penulis Tim

 




Punya BPJS PNS, Kok Bayar Rumah Sakit? Inilah Penjelasannya!

Foto, Direktur RSUD, dr. Fitratul Ramadhan Dokter Spesialis Paru beserta staf.

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bersifat wajib untuk seluruh warga negara Indonesia berbagai usia dan latar belakang, termasuk bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan didaftarkan oleh lembaga pemerintahan di mana saja bekerja.

 

BPJS Kesehatan sendiri dulunya merupakan transformasi dari program Asuransi Kesehatan (Askes) yang dikelola oleh PT Askes Persero.

 

PT Askes (Persero) awalnya merupakan badan penyelenggara yang melaksanakan kegiatan penyelenggaraan asuransi kesehatan bagi Pegawai Negeri Sipil, Penerima Pensiun, dan pemeliharaan kesehatan bagi Veteran penerima Tunjangan Veteran dan Veteran Non Tuvet.

 

Namun, sejak 1 Januari 2014, PT Askes (Persero) berubah nama menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

 

Program jaminan kesehatan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan selanjutnya tak lagi berfokus untuk para PNS maupun pensiunan PNS saja, tapi juga mencakup seluruh masyarakat.

 

Sehingga perlu diketahui bahwa pembagian kelas rawat inap untuk PNS berdasarkan aturan BPJS, berikut penjelasannya :

 

Untuk Golongan 1 dan 2 serta penerima pensiunnya, berhak mendapatkan perawatan kelas 2 sedangkan Golongan 3 dan 4 : mendapatkan kelas 1

 

“Jadi berdasarkan Aturan BPJS Golongan 4 itu bukan VIP tapi kelas 1,” jelas Direktur RSUD Dompu, dr Fitratul Ramadhan di kutip dari Akun Facebook Pribadinya dr Fitratul Ramadhan Dokter Spesialis Paru, Rabu, 23/10/24.

 

dr. Fitratul Ramadhan menjelaskan untuk minta perawatan Naik Kelas atau Kelas yang lebih tinggi, akan membayar selisih biaya.

Pertanyaan yg sering di sampaikan berapa Biaya tambahan nya?

 

“Biaya tambahan itu tidak tetap, kadang bisa tidak ada juga, karena Biaya tambahan yang di bayarkan itu berdasarkan DIAGNOSIS penyakit pasien yang ditanggung oleh BPJS, Bukan selisih Biaya kamar ya,” terang dr. Fitratul

 

Contoh kasus : untuk pasien haknya kelas 1, kemudian masuk VIP, maka Biaya Diagnosis yang ditanggung BPJS 5 juta, jadi Total biaya Rumah sakit itu sebesar Rp. 6 juta

 

“Maka yang dibayarkan selisih nya 1 juta. tapi bila setelah selesai dirawat di VIP, total biaya Rumah sakit kurang dari 5 juta, walaupun pasien naik kelas, tidak akan ada biaya tambahan (kadang ada seperti ini),” paparnya.

 

Oleh karena itu kata dr. Fitratul bagi pasien-pasien yang naik kelas, perlu menyiapkan biaya terlebih dahulu sebelum memutuskan, karena kemungkinan besar akan bayar Rumah sakit

 

“Kalau dirawat sesuai kelas perawatan, berapapun biaya rumah sakit, tidak ada biaya tambahan.” tandasnya.

 

dr. Fitratul menambahkan bahwa pasien dengan BPJS kelas 3 baik dari pemerintah maupun mandiri, berdasarkan aturan BPJS, tidak bisa naik kelas perawatan.

 

“Semoga bermanfaat dan bisa di pahami oleh semuanya,” ujar Dokter Spesialis Paru ini.

 

Penulis IW




Keseruan Jelajahi Pesona Alam Gunung Tambora Bersama Pjs Bupati Nelly.

Foto, PJS Bupati Dompu Baiq Nelly Yuniarti AP MSi bersama jajarannya, saat menjelajahi Gunung Tambora 

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Indonesia memiliki kekayaan alam yang luas dari Sabang hingga Merauke tak hanya dihiasi keindahan garis pantai dan laut, tetapi juga banyak Gunung-gunung indah yang tidak kalah mempesona.

 

Salah satu yang menjadi pilihan menarik bagi para pehobi mendaki adalah Gunung Tambora yang terletak di Daerah Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

 

Bukan hanya dari ketinggian puncaknya, tetapi juga pesona alamnya yang indah, sehingga tidak heran Gunung Tambora ini banyak dikunjungi pendaki dari luar Daerah bahkan para Touris dari luar negeri

 

Kemudian menjadi ingatan tersendiri bagi para pendaki ketika berada di puncak, kita akan di suguhkan dengan pemandangan indah Bunga Edelweis atau dikenal dengan Bunga abadi

 

Untuk itu, Pjs Bupati Dompu, Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si beserta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu menjelajahi hamparan alam yang indah Gunung Tambora melalui jalur Doro Ncanga. Jum’at, 18/10/24. kemarin

 

Sebelum menjelajahi tambora Pjs Bupati Dompu beserta rombongan melakukan penanaman pohon disekitar Sanctuary Kawasan Pos 1 Tambora.

 

Ikut menjelajahi Gunung Tambora, diantaranya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Direktur RSUD Manggelewa, Camat Pekat dan elemen penting lainnya.

 

 

Menurut Pjs Bupati Gunung Tambora ini merupakan wisata yang wajib dikunjungi karena daerah wisata ini sangat indah yang memiliki hamparan alam yang luas dan nilai jual yang tidak kalah dengan wisata gunung lainnya.

 

Sehingga dalam kesempatan ini dirinya mengajak beberapa kepala OPD yang memang berkompeten dibidangnya.

 

Selanjutnya Baiq Nelly juga mengajak keseruan Offroad menjelajahi kawasan kaki gunung tambora ini, sembari menikmati suasana alam

 

Disamping itu juga Gunung Tambora menjadi peluang bisnis yang nantinya akan menarik para wisatawan untuk berkunjung ke tambora.

 

Penulis IW

 




Raih Suara Diatas 45 % Di Dompu “Medan Tempur Sesungguhnya” Firin Optimis Menang Di Pilkada NTB.

Foto, Calon Wakil Gubernur NTB, Dr. H. M. Musyafirin, Drs. H. Gaziamansyuri, MSi, Ketua Partai Umat Provinsi NTB, Yuliadin, S. Sos (Bucek) dan seluruh simpatisan Rohmi-Firin yang hadir pada kegiatan blusukan.

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Dalam Agenda Kampanye, Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah dan Dr. H. M. Musyafirin, (Rohmi-Firin) nomor urut 1, melaksanakan kampanye dan blusukan di beberapa Kecematan yang ada di Kabupaten Dompu-NTB.

 

Pada jadwal Kampanye dan Blusukan Pasangan Rohmi-Firin di Kabupaten Dompu ini, hanya dihadiri oleh Calon Wakil Gubernur NTB, Dr. H. M. Musyafirin beserta Tim Pemenangannya.

 

Calon Wakil Gubernur NTB, Dr. H. Musyafirin melakukan blusukan sekaligus bersilaturahmi dan mendengarkan langsung Harapan2 masyarakat di Kelurahan Karijawa Kecematan Dompu Kabupaten Dompu.

 

Blusukan tersebut bermuara di depan kediaman mantan Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Dompu sekaligus Tim Pemenangan Provinsi Rohmi-Firin, Drs. H. Gaziamansyuri,.Msi, Senin, 21/10/24, siang hari

 

Dimana pada pagi hari Calon Wakil Gubernur NTB yang biasa disapa Firin ini, beserta Tim pemenangannya melaksanakan kegiatan kampanye di lapangan Bola Ranggo yang dihadiri ribuan pendukung/simpatisan di Kecematan Pajo.

 

Sehari sebelumnya Calon Wakil Gubernur NTB melaksanakan Kampanye dan Blusukan menyapa langsung masyarakat di Kecematan Pekat, Kempo dan Kecematan Manggelewa, Minggu, (20/10/24).

 

Dalam penyampaiannya, Calon Wakil Gubernur NTB, Dr. H. Musyafirin yang lebih tenar disapa Firin mengungkapkan bahwa hampir semua tokoh-tokoh dan masyarakat yang mendukung perubahan selalu digaungkan dan pada intinya dengan melihat respon2 dan gejala2 itu

 

“Kami semakin yakin bahwa pasangan Rohmi-Firin ini akan memenangkan pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB,” ungkap Firin penuh optimis.

 

Sementara untuk perolehan suara khususnya di kabupaten Dompu ini, Firin meyakini bahwa kita optimis menang tetapi belum bisa berkakalkulasi presetasenya,” insyallah diatas 45 porsen kita bisa raih perolehan suara di Dompu,” katanya.

 

Dikarenakan Kabupaten Dompu ini merupakan medan pertempuran antara ketiga pasang Calon, namun apabila kita bisa menang diatas 45 porsen di kabupaten Dompu,” insyaallah kita menang di NTB, karena itu menjadi patokan sesungguhnya,” bebernya penuh keyakinan.

 

Sedangkan untuk bima, kota bima, Sumbawa, KSB, lombok timur, lombok tengah dan Lombok barat itu bukan nedan tempur sesungguhnya,” jadi yang benar-benar medan pertempuran itu di Kabupaten Dompu,” tegas Firin.

 

Selanjutnya untuk persentase suara paling tinggi di-NTB, Firin menyebutkan bahwa perolehan suara pasangan Rohmi-Firin yang tertinggi itu di pulau lombok, karena kita memiliki dua kekuatan besar yakni NU dan NW.

 

Semoga dalam kontestasi Pemilu ini keduanya bisa menyatu, karena saya sendiri representasi dari NU dan beliau adalah NW,” Ini menjadi potensi besar.

 

“Mudah2n tanggal 20 November, pasangan Rohmi-Firin ini bisa menjemput kemenangan,” harap firin.

 

Terkait semboyan “NTB Berdaya Saing” ini, Bupati KSB 2 Periode ini menjelaskan bahwa saya sudah seringkali mengulas banyak di berbagai tempat bagaimana kebutuhan, hak-hak dasar masyarakat agar bisa terpenuhi

 

Kemudian bagaimana sumber daya manusia nya, ekonominya agar bisa lebih baik dibandingkan dari sebelumnya,” itu yang menjadi harapan,” ujarnya.

 

Sehingga apa yang menjadi kebutuhan mendasar itu, bisa jadi Infrastruktur, listrik, sembako yang terjangkau, akses pendidikan, dan akses kesehatan dan lainnya,

 

“Itu yang banyak sekali diharapkan dimasa yang akan datang” tutup Firin mengakhiri wawancara awak media.

 

 

Sementara sebelumnya, Tim Pemenangan Provinsi, Drs H. Gaziamansyuri, MSI menyakini bahwa Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dan Dr. H.W. Musyafirin, nomor urut 01. (Rohmi-Firin) mampu menang pada pemilihan Gubernur tahun 2024 ini

 

Karena selama dua hari berada di Kabupaten Dompu, Wakil Gubernur NTB, Dr. H. Musyafirin disambut penuh antusias oleh masyarakat simpatisan di seluruh wilayah Kabupaten Dompu,

 

“Ini terlihat jelas sambutan dan antusias masyarakat simpatisan Rohmi- Firin ini, karena memang telah terukur kedua figur ini memiliki prestasi dengan kemampuannya yang telah mapan, kata H. Gaziamansyuri penuh keyakinan.

 

Lebih lanjut mantan Kepala Kadispora Dompu ini menegaskan bahwa saya selaku Tim Pemenangan Provinsi NTB teritorial pulau Sumbawa ini, khususnya di kabupaten Dompu akan terus berupaya untuk memenangkan pasangan Rohmi-Firin nomor urut 1 yang bermotto,” NTB Maju Berdaya Saing”

 

Dengan Visi-Misinya yang fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar untuk mengatasi kesejahteraan rakyat NTB tentunya.

 

“Kami optimis, pasangan Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah bersama Dr. H. Musyafirin bisa meraih kemenangan 45 atau 50 persen Di Dompu,” tegas mantan Calon Wakil Bupati Dompu.

 

Disela waktu Istirahat, Ketua DPC PKB Kabupaten Dompu, Hj. Nurlaela Chaerunnisa, SE, mengatakan bahwa Hj. Siti Rohmi Djalilah merupakan Srikandi Pertama yang sukses menjadi Wakil Gubernur NTB dari pasangan Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah Periode 2019-2024 lalu.

 

Kini, Hj Siti Rohmi Djalilah maju sebagai Calon Gubernur NTB berpasangan dengan Calon Wakil Gubernur NTB, Dr. H. M. Musyafirin (Rohmi-Firin)

 

Oleh karena itu, Hj. Nurlaela menegaskan bahwa Partai PKB optimis mampu meraih presentase suara tertinggi khususnya di kabupaten Dompu

 

“Kami yakin, pasangan Rohmi-Firin bisa meraih suara sekitar 70 porsen di Dompu,” tegas Putri Mantan Bupati Dompu, H Abubakar Ahmad atau yang tenarnya Ompu Beko

 

Maka, Hj. Nurlaela menyakini bahwa pasangan Rohmi-Firin akan mampu memenangkan Pertarungan pada Pilkada tahun 2024 ini

 

“Pasangan Rohmi-Firin Insyaallah menang, NTB Maju Berdaya Saing,” kata Istri Mantan Wakil Bupati Dompu, H. Syamsuddin.

 

Penulis IW




Sejumlah Program Pembangunan Telah Rampung Dan Asas Manfaat Sudah Bisa Dinikmati Oleh Masyarakat Dorotangga

Foto, Lurah Dorotangga, Haerul Ansyah, SE, dan Sekretaris Lurah Dorotangga, Diaul Anhar, S.Pd, dan sejumlah Kegiatan Pembangunan Fisik tahun 2024.

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Program Pemberdayaan Masyarakat merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat perkotaan. Pendekatan yang digunakan dalam program ini adalah pendekatan pemberdayaan masyarakat, dimana masyarakat melakukan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi.

 

Selain itu juga Program Pemberdayaan Masyarakat Ini merupakan sistem dan pola proses perubahan yang dikehendaki dan direncanakan secara konseptual untuk memberdayakan masyarakat setempat.

 

Pembangunan yang partisipatif adalah pembangunan yang dilakukan dan dikelola langsung oleh masyarakat lokal, model penerapan tersebut menekankan pada upaya pengembangan kapasitas masyarakat dalam bentuk pemberdayaan masyarakat

 

Dengan memberikan kewenangan kepada masyarakat setempat yang tidak hanya untuk menyelenggarakan proyek/program pembangunan, tetapi juga untuk mengelola proyek tersebut akan mendorong masyarakat untuk mengeluarkan segala kemampuan dan potensinya demi keberhasilan proyekprogram tersebut.

 

Pada akhirnya keberdayaan masyarakat setempat menjadi baik sebagai akibat dari meningkatnya kemampuan dan kapasitas masyarakat.

 

Seperti halnya Pemerintah Kelurahan Dorotangga Kecematan Dompu Kabupaten Dompu, telah merampungkan sejumlah Program Pembangunan Fisik Tahun Anggaran 2024,

 

Dengan total anggarannya sebesar Rp. 183.000.000 (Seratus Delapan Puluh Tiga Juta), dan asas manfaatnya saat ini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat Kelurahan Dorotangga.

 

Dimana seluruh kegiatan Pembangunan tersebut dikerjakan langsung oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) setempat atau Pengurus RT masing-masing berdasarkan hasil rapat di Kantor Kelurahan di tahun sebelumnya.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Lurah Dorotangga, Diaul Anhar, S.Pd, pada saat diwawancarai langsung oleh awak media di ruang kerjanya, kantor kelurahan Dorotangga, Rabu, 17/10/24, kemarin.

 

Sekluh, Diaul Anhar mengatakan bahwa sejumlah Program Pembangunan Fisik yang dikerjakan di Tahun 2024 ini, dengan total anggarannya yakni sebesar Rp.183.000.000.

 

Dengan beberapa Item kegiatan, antara lain ; Kegiatan Rabat Gang yang lokasi kegiatannya di RT. 01, kemudian kegiatan Spa lantai dua yang lokasi kegiatannya berada di RT, 05,

 

Selanjutnya kegiatan Rabat Gang yang berlokasi di RT 06 dan kegiatan Rabat Gang lainnya yang lokasi pekerjaannya itu di RT 08,

 

“Dari total keseluruhan pekerjaan fisik itu telah selesai dikerjakan dan asas manfaatnya sudah bisa dirasakan oleh masyarakat Dorotangga khususnya,” jelas Sekluh Anhar.

 

 

Lebih lanjut Sekluh menjelaskan walaupun masih ada 2 atau 3 kegiatan pembangunan yang belum di tuntaskan, karena masih menunggu realisasi pencairan pada anggaran perubahan ini.

 

Antara lain, pekerjaan Sumur Bor yang berlokasi di RT. 04, dengan anggarannya, sebesar Rp. 25.000.000,” jumlah anggaran yang tercantum tersebut, itu sebelum anggarannya dirubah,” bebernya serius.

 

Namun, setelah dihitung ulang oleh Tim Perencana maupun Tim Tekhnis beserta dengan desain gambar dan sebagainya,” besar anggaran untuk sumur bornya itu sekitar Rp. 50.000.000.” terangnya.

 

Selanjutnya untuk Pekerjaan Talud besar anggarannya sekitar Rp. 15.000.000, dengan lokasi pekerjaannya itu di RT. 03.” jadi untuk kedua kegiatan ini masih menunggu realisasi anggaran perubahan ini, dikarenakan ada pergeseran anggaran kemarin,” terang

 

Sedangkan untuk Pekerjaan Rabat Gang dengan anggarannya sebesar Rp. 34.000.000 yang berlokasi di RT. 07 atau Gang di dekat kuburan Cina itu masih dalam proses pengerjaan,” baru kemarin mulai dikerjakan,” tandas Sekluh yang dikenal sedikit bicara tapi banyak bekerja.

 

Sementara pelaksana atau pekerja pada sejumlah Program tersebut adalah pengurus di masing-masing RT. yang mengkoordinir dan selaku penanggung jawab pada masing-masing kegiatan.

 

“Jadi pihak kelurahan sudah menyerahkan sepenuhnya kegiatan itu, pada pengurus RT. masing-masing, termasuk anggaran HOK, tekhnis dan sebagainya,” tuturnya.

 

Sedangkan khusus untuk pembelanjaan material atau bahan-bahannya itu di tangani langsung oleh pihak kelurahan, hal tersebut berdasarkan hasil keputusan musyawarah kelurahan yang dilaksanakan di tahun sebelumnya.

 

Sementara untuk keseluruhan kegiatan fisik itu kami dokumentasikan dan disetiap lokasi pekerjaan terpasang papan nama Kegiatan Pembangunannya, karena mengacu pada Undang-undang Nomor 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP),

 

“Agar masyarakat tahu nama program/pekerjaannya, berapa besar anggarannya, sumber anggarannya dan berapa Volume pekerjaannya? ujar Sekretaris Muda Potensial ini diakhir penyampaiannya.

 

Sementara sebelumnya, Lurah Dorotangga, Haerul Ansyah, SE, berharap kepada masing-masing RT selaku penanggung jawab pada pekerjaan tersebut,

 

Agar betul-betul memperhatikan kualitas pekerjaannya, sehingga asas manfaatnya dapat rasakan oleh masyarakat Dorotangga dalam waktu yang cukup lama.

 

“Kualitas pekerjaan itu yang kita tekankan, agar tahun berikutnya tidak lagi diusulkan ditempat, gara-gara kualitas pekerjaan tidak bagus, karena masih banyak progam pembangunan lainnya yang akan diusulkan,” harap lurah yang dikenal disiplin waktu ini.

 

Penulis IW