Kadis DKP Dompu, Amiruddin, S. Hut Beserta Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pahlawan Tahun 2024.

Foto, Kepala DKP Kabupaten Dompu, Amiruddin, S. Hut 

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Meski kini Indonesia telah merdeka, bukan berarti perjuangan bangsa ini telah usai. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pemerintah, sebut saja pemerataan ekonomi, pembangunan, dan infrastruktur yang hingga kini masih terdapat kesenjangan.

 

Perjuangan yang telah dilakukan oleh para Pahlawan sebagai penyemangat bagi generasi penerus bangsa agar dapat meneruskan tujuan perjuangan melalui pembangunan yang merata di segala bidang.

 

Maka, momentum perjuangan ini, Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Dompu, Amiruddin. S. Hut Beserta seluruh jajarannya Mengucapkan Selamat Hari Pahlawan 10 November Tahun 2024.

 

Penulis IW




Secara Profesional PT. Pangan Sari Utama Andalkan Gepeng dalam Penyelesaian Masalah Dengan Supplier

Foto, Community Relations (Comrel) PT. Pangan Sari Utama (PSU), Setiawan Syah Alias Gepeng.

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Untuk mencapai sukses itu, tentu jalan yang harus dilalui tidak mudah. Selalu ada hambatan yang menghalangi dalam meraih status tersebut.

 

Kunci kesuksesan yang pertama adalah memiliki keterampilan yang memumpuni. karena tidak ada keterampilan yang muncul secara instan tanpa melewati berbagai hal, maka dengan melewati berbagai kejadian kita akan semakin terasah dan mudah beradaptasi dalam kondisi apapun.

 

Keterampilan seperti, komunikasi, manajemen, evaluasi, tampil di depan orang dan bernegosiasi didapat dengan kemampuan yang terus diasah. apalagi persaingan semakin ketat,

 

Sehingga keterampilan sangat perlu dibaharui dan dikembangkan agar mampu bersaing, karena semakin orang memiliki keterampilan yang banyak mak peluang untuk meraih sukses juga semakin terbuka.

 

Salah satu kunci kesuksesan perusahaan adalah people atau sumber daya manusia,

 

Seperti halnya, Setiawan Syah, yang akrab dikenal sebagai Gepeng, merupakan Community Relations (Comrel) PT. Pangan Sari Utama (PSU), perusahaan penyedia layanan yang bermitra dengan PT. Sumbawa Timur Mining (STM) di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu.

 

Dalam menjalankan perannya yang ditugaskan oleh Perusahaan, Gepeng kerap menjadi sosok kunci dalam penyelesaian berbagai permasalahan yang melibatkan PT. PSU dan para supplier-nya.

 

Gepeng Dikenal dengan kepribadiannya yang jenaka, yang selalu menunjukkan profesionalisme tinggi dalam pekerjaannya. Keahliannya dalam menangani dan memediasi situasi yang rumit antara PT. PSU dan mitra-mitranya telah menjadikannya sebagai figur yang dihormati. dengan ciri khas yang humoris selalu menghiasi interaksinya,

 

Gepeng tidak pernah mengesampingkan tanggung jawabnya sebagai Comrel, memastikan hubungan PT. PSU dan para supplier tetap terjalin baik serta berjalan lancar tanpa konflik.

 

Keberhasilan Gepeng dalam menjalankan peran ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk manajemen PT. PSU. kini Keberadaannya menjadi contoh nyata bagaimana kemampuan komunikasi yang baik dan profesionalisme dapat menjadi kunci penting dalam menjembatani hubungan bisnis yang harmonis dan produktif di lingkungan perusahaan.

 

 

Hal itu yang diutarakan oleh salah satu Vendor PT. PSU, yakni Direktur CV. Bumi Gota, Safruddin pada awak media melalui WhatsApp, Sabtu, 09/11/24.

 

Direktur CV. Bumi Gota, Safaruddin dalam penyampaiannya memberikan apresiasi kepada sang Comrel Gepeng atas luar biasanya dalam memediasi atau menyelesaikan suatu masalah.

 

“Gepeng adalah sosok yang mudah didekati, dan sangat membantu kami saat ada kendala. Dia selalu hadir dengan solusi yang cepat dan tepat, serta mengutamakan hubungan baik antara PSU dan kami sebagai mitra lokal,” ungkap Safaruddin serius.

 

Karena menurutnya, pendekatan Gepeng yang ramah namun tetap profesional telah memberikan kenyamanan bagi para mitra PT. PSU dalam bekerja sama.

 

Pandangan serupa juga yang disampaikan oleh Rustam, direktur CV Rato Adu yang juga bermitra dengan PSU, mengatakan bahwa “Setiawan atau Gepeng adalah penghubung yang sangat andal.

 

Sikapnya yang jenaka dan komunikatif mempermudah kami dalam berkoordinasi, namun tetap ada kedisiplinan yang tinggi dalam penyelesaian masalah.” kami sebagai supplier sangat merasa didukung,” ujar Rustam.

 

Oleh karena itu, Baginya, Gepeng adalah aset berharga yang memastikan hubungan PT. PSU dengan para mitra lokal terjaga baik

 

Maka dengan kehadiran Setiawan Syah alias Gepeng, PT. Pangan Sari Utama (PSU), Rustam berharap agar dapat terus meningkatkan kualitas kemitraan dengan para supplier dan menjaga hubungan yang saling menguntungkan.

 

“Gepeng telah membuktikan bahwa profesionalisme dan pendekatan yang hangat merupakan kunci utama dalam membina hubungan bisnis yang harmonis di lingkungan dinamis seperti Dompu.” puji Rustam dengan tulus.

 

Penulis IW




Akibat Insiden Penyerangan Dan Pembakaran Di Areal PT. STM, Perusahaan Lokal PT. Bintang Berlian Service Alami Kerugian Sekitar 200 Juta.

Foto, Direktur Perusahaan Lokal PT. Bintang Berlian Service (PT. BBS), Syahbudin alias Dae Boedy.

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Paska Insiden penyerangan dan aksi pembakaran terhadap belasan Sarana dan Prasarana Fasilitas Kantor termasuk office management, yang dilakukan secara brutal oleh beberapa orang Warga Lingkar tambang di Kecematan Hu’u, Jumat (01/10/2024) beberapa hari yang lalu.

 

Akibat insiden tersebut, Perusahaan Lokal PT. Bintang Berlian Service (PT. BBS) Desa hu’u Kecematan Hu’u Kabupaten Dompu mengalami kerugian Hingga ratusan juta

 

Hal itu diungkapkan oleh Direktur PT. Bintang Berlian Service (PT. BBS), Syahbudin yang biasa disapa Dae Boedy pada media Via WhatsApp, Selasa, 05/11/24.

 

Direktur PT. BBS, Syahbudin mengaku atas insiden tersebut, Perusahaannya mengalami kerugian mencapai sekitar Rp. 200, juta yang terdiri dari peralatan kerja, APD, dan material-material yang belum terpakai

 

“Bahkan kami tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasa, karena seluruh peralatan kerja, APD, maupun material-material serta 2 unit Laptop dan 1 printer ikut terbakar,” sesal Syahbudin.

 

Syahbudin juga menyayangkan insiden tersebut, tidak mencerminkan sikap kerukunan dan kedamaian kita khususnya di Kecematan Hu’u. atau di lingkar tambang.

 

Untuk itu, insiden semacam itu, tidak perlu dilakukan, karena masih ada cara-cara yang lebih elegan dalam upaya mencari solusi yang terbaik.

 

“Mari kita duduk bersama atau tradisi kita melalui musyawarah, kira-kira apa yang menjadi persoalan itu, kita Carikan solusinya, saya rasa itu cara-cara yang beretika,” tutur Dae Boedy penuh Bijak.

 

Diakhir Dae Boedy berharap agar seluruh elemen masyarakat khususnya di Kecematan Hu’u, untuk sama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif

 

“Apalagi sekarang kita lagi di hadapkan dengan proses Demokrasi “pesertanya seluruh rakyat Dompu” ungkap Direktur Lokal ini penuh harap kepada seluruh elemen masyarakat Hu’u.

 

Penulis IW




DPPKB Dompu Gelar Pelatihan Bagi Tenaga Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024.

DPPKB Dompu Gelar Pelatihan Bagi Tenaga Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024.

 

 

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Percepatan penurunan stunting merupakan program prioritas Presiden RI yang bertujuan untuk menurunkan angka prevalensi stunting menjadi 14%. Program ini diwujudkan dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 yang berakhir pada akhir 2024.

 

Sebagai upaya Pemerintah dalam Percepatan Penurunan Stunting, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Dompu menggelar Pelatihan Bagi Tenaga Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024 di Kabupaten Dompu.

 

Pelatihan tersebut berlangsung selama 2 Hari, mulai hari Rabu, tanggal 29 Oktober sampai dengan Kamis, 30 Oktober tahun 2024,

 

Kegiatan pelatihan ini di buka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana mewakili Kepala DPPKB Dompu.

 

Hadir dalam kegiatan pelatihan tersebut antara lain, Sekretaris DPPKB Dompu, Abdullah, S. Sos, Kabid P4 DPPKB Dompu, Zulkarnain. S.Sos.,MPH, Pemateri Kepala Diklat Prov NTB, Setiabudi.

 

Peserta pelatihan terdiri dari, Kepala Puskesmas Se-Kabupaten, Camat Se-kabupaten, Ka. UPT Kecematan, Ketua PKK, Ketua IBI Dompu, Tenaga pelaksana percepatan penurunan stunting Desa/Kelurahan.

 

Dalam Sambutannya, Sekretaris DPPKB Dompu, Abdullah, S. Sos menyampaikan bahwa hari kita akan membahas tentang strategi penurunan stunting dengan melaksanakan Pelatihan Bagi Tenaga Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024.

 

Dikatakan Sekretaris, Kalau kita mencermati peserta yang diundang pada pagi hari ini semuanya pelaku, karena kegiatan ini mulai dari tingkat kecermatan sampai dengan tingkat Desa dan kelurahan, termasuk dukungan dari teman-teman Dikes dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

 

Sehingga semua program yang berkaitan dengan penurunan stunting di kabupaten Dompu, Alhamdulillah dapat berjalan sesuai dengan harapan kita bersama, yang Dibuktikan di tahun 2023.

 

“Kita ketahui bersama bahwa angka stunting di tahun 2023 sesuai dengan harapan adalah 12,4%, bila dibandingkan tahun 2022 adalah 34,5%, maka penurunannya 22,1%.” jelas Abdullah.

 

Lebih lanjut, Abdullah mengatakan sehingga di hari Keluarga Nasional yang ke-31 di Semarang, dimana Kabupaten Dompu berada di posisi ketiga dalam penurunan stunting ke pusat

 

Terkait pencapaian itu semua tidak lepas dari kerjasama dan kolaborasi kita, terutama dukungan saudara-saudara saya Pimpinan wilayah di masing-masing Kecamatan yang betul-betul memperhatikan dan menjadikan perioritas utama dalam kegiatan penurunan stunting

 

Jadi perwakilan kita yang ada di Kecematan ini betul-betul bekerja dan melakukan koordinasi dengan Camat, Kepala Desa dan teman-teman puskesmas sehingga data-data yang butuhkan terkait dengan penurunan stunting ini,

 

“Alhamdulillah berjalan dengan baik sesuai dengan harapan bersama,” ucapnya.

 

Diakhir, Harapan kami pada kesempatan ini, dalam rangka penurunan stunting ini, kami mengajak semua pihak, mari kita tingkatkan terus kerjasama kita

 

“Semoga apa yang diharapkan oleh pimpinan tertinggi kita, yaitu bapak wakil presiden, Gubernur dan Wakil Bupati selaku Ketua TPPS dapat kita tingkatkan lagi,” ujar Abdullah penuh harap.

 

Pemateri Kepala Diklat Prov NTB, Setiabudi mengatakan bahwa komitmen kita selaku TPPS Kecematan harus bekerja keras dan harus mempunyai komitmen dalam rangka percepatan penurunan stunting.

 

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kabid P4 DPPKB Pak Zulkarnain, kalau tidak ada beliau kegiatan ini tidak akan terlaksana,” ucap Setiabudi.

 

Setiabudi menjelaskan terkait dengan pelatihan TPPS Kecematan, memang kalau dilihat dari tim TPPSnya kita ibarat obat yang sudah kadaluarsa, kenapa tahun 2024 baru di latih, kenapa tidak dilatih tahun 2021?

 

Karena alasannya ini awal dari kepemimpinan Presiden Prabowo, kita mempunyai kementerian yang namanya Kementerian Kedudukan Pembangunan Keluarga atau Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang Dinahkodai oleh Prof. Dr.. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd.

 

“Beliau berkomitmen kepada kita selaku ASN Kabupaten Dompu pelatihan tersebut dilaksanakan sampai periode pak Probowo selesai, SK yang hanya 2024 diperpanjang sampai di tahun 2029,” jelasnya.

 

Penulis IW




“Tolak Ganti Bupati” Ribuan Warga Kelurahan Kandai Dua Masih Menginginkan Akj-Syah Lanjut Periode Ke 2

Foto, Ribuan Warga Kandai Dua Iringi Blusukan Pasangan Akj-Syah.

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Ribuan Warga Kandai Dua Kecematan Woja Kabupaten Dompu padati ruas jalan menyambut sekaligus mengiringi pasangan Akj-Syah melakukan blusukan dengan menyisiri rumah-rumah warga. Rabu, 21/10/24 siang sampai sore hari

 

Dengan kompak warga meneriakkan “Tolak Ganti Bupati” sembari mengangkat 2 jari, dikarenakan warga masih menginginkan Paslon Akj-Syah kembali memimpin di periode kedua 2024-2029 dan terlihat jelas antusias warga kelurahan Kandai dua yang luar biasa yang masih mencintai pasangan Akj-Syah.

 

Pasangan Akj-Syah mulai blusukan di Lingkungan Polo, yang disambut dengan tarian wura bongi monca sebagai bentuk ucapan selamat datang dan penghargaan dari warga polo

 

Bukan hanya sebatas tarian saja, warga Polo juga menyediakan berbagai menu makanan dan minuman dingin sebagai bentuk kecintaan dan dukungan terhadap pasangan Akj-Syah

 

Kemudian pasangan Akj-Syah blusukan menuju lingkungan Balibunga yang disambut meriah dengan nyanyian sambil berjoget dan tidak henti-hentinya mengangkat 2 jari sambil meneriakkan “Lanjutkan 2 Periode”

 

Sama seperti dilingkungan polo, di lingkungan Balibunga pasangan Akj-Syah beserta ribuan pendukung dan simpatisan di suguhkan dengan makanan dan minuman dingin.

 

Selanjutnya pada malam hari, usai sholat isha di depan pintu masuk mesjid kandai dua, Pasangan Akj-Syah disambut dengan obor mengiringi menuju Acara tatap muka dan dialog dilapangan sepak bola kandai dua Kecematan Woja Kabupaten Dompu.

 

Sampai berita ini ditayangkan, Acara Tatap muka dan dialog masih berlangsung.

 

Penulis Tim

 




Punya BPJS PNS, Kok Bayar Rumah Sakit? Inilah Penjelasannya!

Foto, Direktur RSUD, dr. Fitratul Ramadhan Dokter Spesialis Paru beserta staf.

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bersifat wajib untuk seluruh warga negara Indonesia berbagai usia dan latar belakang, termasuk bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan didaftarkan oleh lembaga pemerintahan di mana saja bekerja.

 

BPJS Kesehatan sendiri dulunya merupakan transformasi dari program Asuransi Kesehatan (Askes) yang dikelola oleh PT Askes Persero.

 

PT Askes (Persero) awalnya merupakan badan penyelenggara yang melaksanakan kegiatan penyelenggaraan asuransi kesehatan bagi Pegawai Negeri Sipil, Penerima Pensiun, dan pemeliharaan kesehatan bagi Veteran penerima Tunjangan Veteran dan Veteran Non Tuvet.

 

Namun, sejak 1 Januari 2014, PT Askes (Persero) berubah nama menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

 

Program jaminan kesehatan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan selanjutnya tak lagi berfokus untuk para PNS maupun pensiunan PNS saja, tapi juga mencakup seluruh masyarakat.

 

Sehingga perlu diketahui bahwa pembagian kelas rawat inap untuk PNS berdasarkan aturan BPJS, berikut penjelasannya :

 

Untuk Golongan 1 dan 2 serta penerima pensiunnya, berhak mendapatkan perawatan kelas 2 sedangkan Golongan 3 dan 4 : mendapatkan kelas 1

 

“Jadi berdasarkan Aturan BPJS Golongan 4 itu bukan VIP tapi kelas 1,” jelas Direktur RSUD Dompu, dr Fitratul Ramadhan di kutip dari Akun Facebook Pribadinya dr Fitratul Ramadhan Dokter Spesialis Paru, Rabu, 23/10/24.

 

dr. Fitratul Ramadhan menjelaskan untuk minta perawatan Naik Kelas atau Kelas yang lebih tinggi, akan membayar selisih biaya.

Pertanyaan yg sering di sampaikan berapa Biaya tambahan nya?

 

“Biaya tambahan itu tidak tetap, kadang bisa tidak ada juga, karena Biaya tambahan yang di bayarkan itu berdasarkan DIAGNOSIS penyakit pasien yang ditanggung oleh BPJS, Bukan selisih Biaya kamar ya,” terang dr. Fitratul

 

Contoh kasus : untuk pasien haknya kelas 1, kemudian masuk VIP, maka Biaya Diagnosis yang ditanggung BPJS 5 juta, jadi Total biaya Rumah sakit itu sebesar Rp. 6 juta

 

“Maka yang dibayarkan selisih nya 1 juta. tapi bila setelah selesai dirawat di VIP, total biaya Rumah sakit kurang dari 5 juta, walaupun pasien naik kelas, tidak akan ada biaya tambahan (kadang ada seperti ini),” paparnya.

 

Oleh karena itu kata dr. Fitratul bagi pasien-pasien yang naik kelas, perlu menyiapkan biaya terlebih dahulu sebelum memutuskan, karena kemungkinan besar akan bayar Rumah sakit

 

“Kalau dirawat sesuai kelas perawatan, berapapun biaya rumah sakit, tidak ada biaya tambahan.” tandasnya.

 

dr. Fitratul menambahkan bahwa pasien dengan BPJS kelas 3 baik dari pemerintah maupun mandiri, berdasarkan aturan BPJS, tidak bisa naik kelas perawatan.

 

“Semoga bermanfaat dan bisa di pahami oleh semuanya,” ujar Dokter Spesialis Paru ini.

 

Penulis IW