Hallo Warga Dompu, Datang Dan Saksikan Keseruan Pasar Malam Bintang Andalas Di Lapangan Simpasai.

Foto, Suasana Pasar Malam Bintang Andalas Di Lapangan Simpasai.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Hallo Warga Dompu,,,Datang dan Saksikan Keseruan Pasar Malam Bintang Andalas,

 

Mulai tanggal 09 Januari Sampai dengan 09 Februari tahun 2026. yang berlangsung di Lapangan Bola Simpasai Kec Woja Kab Dompu.

 

Nikmati suasana pasar malam dengan aneka hiburan menarik untuk anak-anak maupun orang dewasa serta menyajikan produk-produk UMKM, baik lokal maupun luar Daerah.

 

Tidak lupa juga Pasar Malam Bintang Andalas Bagi-bagi Door Prize berupa Sepeda Listrik, TV, Mesin Cuci dan Kulkas serta hadiah menarik lainnya dan spesial khusus para pengunjung

 

Video, Suasana pasar malam Bintang Andalas di lapangan Simpasai.

 

Jadi tunggu apalagi, Ayo buruan, ajak, teman-teman, Keluarga dan orang terdekatmu, nikmati keseruan pasar malam Bintang Andalas

 

Harga tiket masuk yang cukup murah, hanya Rp. 5000/orang

 

Pasar Malam Ini di persembahkan oleh BINTANG ANDALAS untuk Warga Dompu dan sekitarnya.

By.Wahyu.

Penulis IW 




Kepala Bappeda NTB, Program Desa Berdaya, Siap “Dieksekusi” Bulan Maret 2026.

Foto, Kepala Bappeda NTB, Hj. Baiq Nelly Yuniarti.

 

 

ChanelNtbNews,com, NTB – Dalam rangka mengentaskan kemiskinan ekstrem, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah merancang khusus Program unggulan DESA BERDAYA NTB melalui pembangunan berbasis kemandirian desa

 

Program ini secara resmi diluncurkan pada Desember tahun 2025 dan direncanakan mulai dieksekusi penuh bulan maret tahun 2026 ini.

 

Dalam hal ini, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB memastikan Program Desa Berdaya dapat berjalan sesuai rencana. Sejumlah regulasi dan kesiapan teknis terus dimatangkan, di kutip dari Bidiknews.net, Sabtu (17/01/26)

 

Dalam rapat pemantapan internal bersama Dinas pemberdayaan masyarakat dan Desa, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Biro Hukum, Kepala Bappeda NTB, Baiq Nelly Yuniarti menekankan bahwa rapat ini difokuskan pada penyelesaian regulasi turunan pasca terbitnya Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Desa Berdaya, pada Rabu, 14 Januari 2026.

 

Kepala Bappeda juga menyampaikan bahwa Pergub program Desa Berdaya sudah selesai, sambil menunggu penetapan desa transformative untuk 40 desa.

 

Pergubnya program Desa berdaya sudah selesai. Sekarang tinggal SK penetapan desa transformatif untuk 40 desa, kemudian SK penetapan penerima manfaat secara by name by address sebanyak 7.250 orang,” ujar Baiq Nelly,.

 

Lebih lanjut Dijelaskan, Baiq Nelly, data penerima manfaat tersebut akan diverifikasi secara ketat oleh tenaga pendamping desa yang telah ditetapkan sejak tahun sebelumnya.” Proses verifikasi ditargetkan rampung pada Februari 2026, sehingga pada Maret program sudah bisa dieksekusi.” Lanjut Baiq Nelly.

 

Tenaga pendamping bekerja sampai Februari. Data penerima kami terima di Februari, dan Maret sudah mulai pelaksanaan karena ada sistem perencanaan dan penganggaran yang harus disesuaikan,” jelasnya.

 

Skema penganggaran Desa Berdaya juga kata Baiq Nelly, disesuaikan dengan jenis bantuannya. Jika berbentuk bantuan sosial, maka akan dikelola melalui Dinas Sosial.” Jika berupa bantuan keuangan, pengelolaannya tetap berada di BPKAD. Penyesuaian ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahan administrasi dalam pelaksanaan program.” Beber Kepala Bappeda NTB ini.

 

Sementara Pada bagian lain ujar Nelly, Pemprov NTB juga tengah menyusun pedoman pelaksanaan sebagai turunan dari Pergub

 

Pedoman untuk desa transformatif akan disusun oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, sementara pedoman tematik akan disiapkan oleh Bappeda NTB.” Jelas Nelly.

 

Kepala Bappeda NTB juga menjelaskan meski pada tahap awal ditetapkan 40 desa, intervensi pembangunan tidak hanya berhenti di jumlah tersebut.”  Desa-desa lain tetap akan disentuh melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi non-pemerintah (NGO).” Ungkapnya.

 

Intervensinya bukan hanya bantuan keuangan, tapi juga pendampingan, pelatihan, dan penguatan kapasitas. Fokus awal kami di 106 desa dari sekitar 1.100 desa yang ada di NTB,” ujar Nelly.

 

Pak Gubernur mengarahkan, pembangunan harus harmonis dan saling melengkapi, karena itu, kami ingin mengorkestrasi program-program NGO agar tidak tumpang tindih.,” katanya.

 

Diakhir, Baiq Nelly menegaskan bahwa Program Desa Berdaya bertujuan membangkitkan ekonomi masyarakat berbasis desa. Mengingat mayoritas penduduk NTB tinggal di desa, maka pembangunan dan peningkatan kesejahteraan harus dimulai dari wilayah desa.” ujarnya diakhir penyampaian.

Penulis IW 




Progres Irigasi Swakelola Tipe 1 BWS NT 1, Mencapai 85% Dan Ditargetkan Rampung Akhir Januari

Foto, PPK BBWS OP III NT I, Syamsudin, ST,.MT, Ketua Pelaksana Progam, Hasan, AMd, dan Tenaga Ahli Konsultan Teknik Balai (TAKTB), Arianto Yoyo Saputra, ST, bersama awak media di lokasi kegiatan irigasi.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Progam Daerah Irigasi Komplek, Swakelola Tipe 1, BWS NT 1 Tahun 2025, yang tersebar di 10 Desa/Kelurahan, di Kecematan Dompu, Woja dan Manggelewa ini berjalan lancar dan aman.

 

Ditargetkan rampung akhir bulan januari tahun 2026, karena progresnya sudah mencapai sekitar 85% dengan mutu pekerjaannya tetap selalu terjaga

 

Hal itu yang sampaikan oleh Ketua Pelaksana Progam, Hasan, AMd, saat diwawancarai awak media di lokasi pekerjaan irigasi di kelurahan kandai satu kec Dompu, Minggu, 04/01/26.

 

Hasan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan Program Inpres nomor 2 tahun 2025 Swakelola Tipe 1 yang dikerjakan oleh BWS NT 1 NTB dan didampingi oleh Kelompok Tani (Poktan) serta masyarakat setempat.

 

Dan lokasi pekerjaan ini, tersebar di Kecematan Dompu sampai dengan di Kecematan Woja, mulai dari Desa Kramabura, Katua, O’o, Manggeasi, Dorobara, Mbawi serta Kelurahan Kandai Satu dan Kandai Dua.

 

Dengan panjang volume pekerjaan keseluruhannya, yaitu sekitar 31 km yang tersebar di 10 Desa/kelurahan

 

Untuk data CPCL nya itu dilakukan oleh teman-teman pertanian di daerah,” jelas Hasan.

 

Lebih lanjut Hasan mengungkapkan dari awal peletakan batu pertama kita melibatkan Babinsa, Babinkamtibmas, Pemerintah Desa/Kelurahan dan BPP.

 

Disatu sisi, Babinsa dan Babinkamtibmas ini memiliki program tersendiri yaitu program Swasembada pangan yang diperintahkan langsung oleh pimpinan mereka, untuk melakukan pemantauan di zona masing2, termasuk pekerjaan ini.” mereka tetap kontrol setiap saat, setiap waktu dan memberikan laporan kepada pimpinannya,” pungkasnya.

 

Sementara untuk pemasok material Galian C, itu ada 3 perusahaan, yakni Perusahaan Kian Sukses di Desa Katua, Bina usaha satu Desa Bakajaya Dan Perusahaan milik Lihang Kelurahan Bali Satu.” ketiga perusahaan ini memiliki Izin Galian C yang sah,” bebernya.

 

Namun, Hasan juga mengakui bahwa pekerjaan ini memang terlambat tetapi bukan faktor kesengajaan melainkan dikarenakan faktor hujan dan kendala teknis lainnya,

 

Keterlambatan ini, kami sudah sampaikan langsung ke pimpinan kita yang paling tinggi di BWS NT 1, kemudian diberikan perpanjangan waktu satu bulan, karena memang sejauh ini kami dari pihak BWS NT 1, tidak masalah dengan keterlambatan ini dan kami lebih fokus mengejar penyelesaian pekerjaan ini di akhir bulan januari menjelang bulan februari 2026″ katanya.

 

Terkait isu yang beredar mengenai rendahnya harga para pekerja, dengan tegas Hasan membantah bahwa untuk pembayaran para pekerja itu tetap mengacu pada standar harga dan PPH/PPN nya

 

“Jadi tidak ada istilah kata rendah harga untuk para pekerja, karena rata-rata, harga satuannya, misalkan 500, tentu saja kita serahkan ke bawah nggak sampai 500, karena potongan PPH/PPN tadi, di sini juga ada masuk Galian c, jadi ingklut semua bahkan untuk pembayaran pekerjaan itu tidak pernah tersendat dan lancar,” sangkalnya.

 

Kemudian terkait pasangan diatas pasangan, Hasan menerangkan bahwa sistem yang dipakai itu ada dua yaitu sistem peningkatan dan rehabilitasi,“ Dua istilah ini yang perlu dipahami dulu, kenapa ada pekerjaan pasangan diatas pasangan?, karena memang pekerjaan itu rehabilitasi, dimana pekerjaan yang sudah ada itu yang kita rehap, jadi tidak masalah dan sejauh ini masih aman dan lancar saja,” terangnya.

 

Oleh karena itu, kami selaku Tim Teknis di lapangan berharap agar program ini berjalan aman dan lancar tanpa ada problem yang terjadi dilapangan.

 

“Maka dengan adanya pekerjaan swakelola ini, tentunya memberikan peluang kepada teman-teman poktan maupun para ngesup yang ada di lapangan dan Masyarakat petani yang ada di Daerah Irigasi (DI) komplek merasa berterima kasih atas kehadiran impres nomor 2 ini.” ucap Ketua Pelaksana.

 

Senada juga yang disampaikan oleh Tenaga Ahli Konsultan Teknik Balai (TAKTB), Arianto Yoyo Saputra, ST, menyampaikan bahwa kegiatan terdapat sekitar 73 Poktan yang beredar di Kecematan Dompu, Woja dan Manggelewa

 

Alhamdulillah, pencapaiannya sudah 85%, dan kita lagi kejar untuk mencapai 100%,” jelas Mas Yoyon sapaan akrabnya.

 

Lanjut Yoyon menjelaskan dimana waktu pelaksanaan yang seharusnya berakhir di bulan Desember tahun 2025,” dan sekarang ada penambahan waktu diakhir Januari 2026, insyaallah dipastikan selesai,” tegasnya.

 

Oleh karena itu, Yoyon menegaskan bahwa kami telah menginstruksikan untuk segera penambahan tenaga kerja, agar mencapai progres yang di sketjulkan.“ Jadi kegiatan ini sangat diharapkan oleh para petani selaku penerima manfaat dan sangat bersyukur dengan hadirnya program ini sehingga menginginkan program ini berkelanjutan,” ungkapnya mengulang harapan petani 

 

Ditambahkan Yoyon, mengacu pada gambar kerja/shop drawing, terkait tipykal dimensi saluran tersier pekerjaan inpres 02 Tahun 2025,

 

“Dimensi salurannya tidak berpondasi, seperti halnya saluran sekunder maupun primer, tapi menggunakan podasi langsung lantai yg mengikat dua sisi.” Paparnya.

 

Karena jenis kegiatan pekerjaannya Pembangunan irigasi ini adalah Peningkatan serta rehabilitasi.

 

Untuk itu, Konsultan muda ini berharap program inpres nomor 2 tahun 2025 ini berjalan sesuai rencana.

 

“Semoga program ini bermanfaat bagi para petani,” ujar Yoyon diakhir penyampaiannya.

Penulis IW 




Bupati Dompu Resmikan Pembangunan RTH Karijawa.

Foto, Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE, saat melangsungkan pemotongan pipa tanda diresmikan RTH Karijawa 

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Sejak dimulainya Pekerjaan Pembangunan RTH Karijawa tahap II pada bulan Oktober lalu, akhirnya rampung.

 

Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE meresmikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Karijawa Kecamatan Dompu di yang ditandai dengan pemotongan pita. Selasa (30/12/25)

 

Diamomen peresmian RTH, Bupati Dompu menyampaikan bahwa malam ini kita patut berbangga dengan berdirinya bangunan ikonik milik masyarakat Kabupaten Dompu.

 

Karena keberadaan bangunan ini sebagai wujud kecintaan kita terhadap lingkungan, “RTH selain sebagai ruang tempat berinteraksi dan bersilaturrahim juga berfungsi sebagai paru-paru bumi”ungkapnya”.kata Bupati mengawali sambutannya.

 

Lebih lanjut dijelaskan, Bupati Dompu Pembangunan ini berkelanjutan, tongkat estafet pada masa pemerintahan sebelumnya, hari ini kita selesaikan dan tuntaskan.

 

Oleh karena itu, RTH Karijawa ini juga dikenal juga dengan sebutan “titik nol” atau pusat penataan kawasan kota, ciri khas pembangunannya yakni menara ikonik “Nggusu Waru” (konsep bangunan budaya lokal Bima Dompu yang berbentuk Segi Delapan)

 

Diakhir, Papi Bambang sapaan akrab Bupati Dompu menuturkan, dengan telah berdirinya RTH ini saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga dan merawatnya dengan sepenuh hati

 

Ini milik kita bersama, aset berharga yang perlu kita jaga dan lestarikan agar terus terlihat rapi dan indah, menjadikan kebanggan bagi kita semua sehingga kelak tempat ini bisa kita wariskan untuk generasi selanjutnya” ujarnya penuh harap.

 

Acara berlangsung dengan suka cita, tampak seluruh lapisan masyarakat berbagai kalangan melihat langsung peresmian ini, ikut hadir di acara ini PJ. Sekda Dompu , Jajaran Forkopimda, Pimpinan Perangkat Daerah, Camat Dompu, Woja, dan Hu’u Ketua TP. PKK, DWP serta Insan Pers baik cetak maupun elektronik.

Penulis IW 




Wakili Bupati Dompu, Plt. Aspemkesra Kukuhkan Majelis Dan Sekretariat BPSK

Foto, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra), Ardiansyah,SE, di momen pengukuhan Majelis dan Sekretariat Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), di gedung PKK Dompu.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Perlindungan konsumen bukan hanya sebagai kewajiban pemerintah semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha dan konsumen itu sendiri.

 

Hari ini, Selasa (30/12/25), Bupati Dompu diwakili oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra), Ardiansyah,SE, mengukuhkan Majelis dan Sekretariat Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), yang berlangsung di di gedung PKK Dompu

 

Dalam penyampaiannya, Ardiansyah mengatakan acara pengukuhan ini adalah sebuah momen penting dalam perjalanan kita membangun sistem perlindungan konsumen yang lebih baik di daerah ini.

 

Karena perlindungan konsumen menjadi sangat krusial di era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat. konsumen semakin dimudahkan dalam mengakses berbagai produk dan jasa, namun di sisi lain, resiko terjadinya sengketa dan penyimpangan dalam hubungan konsumen pelaku usaha pun meningkat.

 

Oleh karena itu, kehadiran BPSK sebagai lembaga penyelesaian sengketa di luar pengadilan menjadi sangat strategis dan mendesak”ujarnya

 

Lebih lanjut, Pria yang akrab disapa simpe dian ini mengatakan, BPSK tidak hanya berfungsi sebagai mediator yang netral dan independen, tetapi juga sebagai pengayom bagi konsumen agar hak-haknya tidak terabaikan.

 

Dengan adanya lembaga ini, diharapkan sengketa dapat diselesaikan secara cepat, adil, dan biaya yang terjangkau tanpa harus melalui proses peradilan yang panjang dan rumit”ungkap Ardiansyah di akhir penyampaiannya.

 

Di Kesempatan yang sama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Dompu Ir. H. Armansyah M.Si dalam laporannya mengatakan BPSK Kabupaten Dompu baru terbentuk di tahun 2025. Lembaga ini dibentuk sebagai wujud implementasi Peraturan Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

 

Sebagai lembaga yang baru dibentuk, BPSK Dompu memiliki peran strategis dalam menangani sengketa antara konsumen dan pelaku usaha diluar pengadilan

 

BPSK nantinya memberikan penyelesaian sengketa dengan cara sederhana berbiaya ringan bahkan tanpa biaya, memberikan konsultasi dan informasi di bidang perlindungan konsumen, meningkatkan kesadaran hukum baik konsumen dan pelaku usaha”terangnya

 

 

Acara pengukuhan berlangsung tertib, ikut dihadiri Kasdim 1614/Dompu Mayor Inf I Wayan Kasim, Kasi Intel Kejari Dompu, Joni Eko Waluyo SH, perwakilan pejabat Pengadilan Negeri Dompu, Pimpinan Perangkat Daerah, pimpinan BUMN/BUMD, para pelaku usaha dan elemen penting lainnya.

 

Penulis IW 




Dimomen Acara Do’a Bersama Serentak Di Seluruh Indonesia, DPD PAN Dompu Berikan Bantuan Pada 100 Anak Yatim.

Foto, Ketua DPD PAN Dompu, Suharlin, ST, Sekretaris, Qurais, S. Sos dan Bendahara Sri Rejeki bersama Anak Yatim di Kantor DPD PAN Dompu 

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Menggelar Acara Do’a Bersama Anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa yang berlangsung serentak secara virtual di seluruh Indonesia.

 

Dengan mengangkat tema bertajuk “BANTU RAKYAT” yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan dan diikuti oleh seluruh DPW/DPD PAN se-Indonesia,

 

Termasuk DPD PAN Kabupaten Dompu dengan menghadirkan 100 orang anak yatim untuk diberikan bantuan pansel dan uang tunai Rp. 100.000/orang.

 

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Ketua DPD PAN Dompu, Suharlin, ST, Didampingi Sekretaris, Qurais, S.Sos dan Bendahara, Sri Rejeki (Acha Ecky). yang berlangsung di Kantor DPD PAN Kabupaten Dompu, Kelurahan Bali Satu Kecematan Dompu, Selasa, 30/12/25

 

Pada kesempatannya, Ketua DPD PAN Dompu, Suharlin, ST, mengatakan bahwa acara ini dalam rangka menyambut pergantian tahun dengan cara berbagi dengan anak yatim

 

“Sekaligus berdoa, semoga Allah SWT memberikan kedamaian, rahmat dan di limpahkan rejeki untuk daerah kabupaten Dompu khususnya dan Indonesia pada umumnya,” ucap Suharlin yang keren disapa Ori Lin.

 

Lebih lanjut, Ori Lin menjelaskan anak yatim yang diundang di acara ini sekitar 100 orang, namun yang hadir hanya separuh saja,

 

“Jadi, hari ini PAN di seluruh Indonesia bergerak serentak di waktu yang sama melakukan Do’a bersama dengan anak yatim di tempat masing2,” terangnya.

 

Ori Lin juga menyampaikan bahwa DPD PAN Dompu hari ini memberikan bingkisan berupa alat tulis, uang tunai Rp. 100 ribu/orang dan makan siang bersama.” semuanya di urus oleh DPD PAN Dompu,” ungkapnya penuh semangat.

 

Diakhir, Ketua DPD PAN Dompu, berharap semoga ini adalah titik awal/starting point untuk kepengurusan PAN Dompu hari ini, agar kedepannya bisa berbuat lebih banyak lagi, terutama kegiatan2 sosial seperti ini

 

Hari ini kita mengumpulkan anak yatim, Mudah-mudahan diwaktu2 berikutnya, PAN Dompu bisa menggelar kegiatan serupa,” tandasnya.

 

Kedepannya, Suharlin menargetkan untuk memberi bantuan kepada TPQ-TPQ, dengan mengunjungi langsung TPQ-TPQ yang ada di setiap Kecematan,” ini target awal tahun 2026 yang menjadi agenda perioritas yang harus terealisasi nantinya,” tuturnya penuh tulus.

 

Selain itu, Kata Ori Lin, untuk kegiatan lainnya, nanti akan berkembang pada intern rapat yang disepakati sekiranya,

 

“Kegiatan2 sosial yang akan kami lakukan nantinya, mungkin kami akan menggelar pengobatan gratis atau sunatan massal ataupun kegiatan sosial yang bermanfaat untuk banyak orang,” ujar Anggota DPRD 2 periode dari Fraksi PAN ini.

 

 

Senada juga yang disampaikan oleh Sekretaris DPD PAN Dompu, Qurais, S. Sos, semoga selanjutnya DPD PAN Dompu akan melaksanakan kegiatan seperti ini.

 

“Ataupun kegiatan sosial lainnya yang lebih besar dari sekarang ini, misalnya amplop hari ini 100, mungkin kedepannya genap 200, atau tambah berasnya, intinya kita tetap lakukan kegiatan sosial untuk orang banyak,” ungkap Anggota DPRD Dompu yang dikenal kritis ini.

 

Acara tersebut berlangsung khidmat dan nyaman, kemudian ditutup dengan Sholawat Nabi dan Do’a bersama Anak Yatim, dilanjutkan dengan makan siang bersama.

Penulis IW