Diduga Melakukan Aktivitas Karoeke Disertai Minuman Beralkohol Di Bulan Ramadhan, Ketua Insab, Minta PolPP Segera Tertibkan Hotel Dan Penginapan Adhyaksa.

Foto, Ketua Insab Kabupaten Dompu, Ajunnarfid, SE yang biasa disapa Arjhun 

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Dalam rangka menghormati umat Islam yang menjalankan ibadah puasa di Bulan suci Ramadhan, sehingga perlu menjaga ketertiban dan kenyamanan terutama aktivitas hiburan malam.

 

Maka, diharapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu untuk melakukan penertiban dibeberapa Hotel dan Cafe yang menyediakan tempat karoeke yang disertai minuman beralkohol terutama di pusat perkotaan.

 

Hal itu, menjadi sorotan serius dari Ketua Lembaga Institute Insan Ulil Albab (INSAB) Kabupaten, Dompu, Ajunnarfid, SE, atau biasa disapa Ajhun, melalui via WhatsApp.

 

Ajunnarfid mengatakan bahwa di bulan suci Ramadhan ini, masih saja dijumpai tempat-tempat karaoke dan hotel yang beroperasi melayani pelanggan disertai minuman beralkohol.

 

“Aktivitas ini sangat menggangu umat Islam yang menjalankan ibadah puasa,” ungkap Ajhun dengan nada kesal.

 

Lanjut Arjhun mengungkapkan bahwa dari beberapa hotel yang melakukan aktifitas karoeke yang disertai minuman beralkohol bahkan menyediakan tempat mesum, salah satunya diduga Hotel Adhyaksa yang berada persis di depan Kantor Bupati Dompu.

 

Kemudian Satunya lagi tempat penginapan Adhyaksa yang berada di Kelurahan kandai dua dekat cabang Cakre yang diduga sebagai tempat bermesum pasangan yang tidak sah

 

Tidak hanya lewat media saja, kata Arjhun, bahwa kami juga menyampaikan suport dan dorongan kepada pemerintah daerah agar benar-benar berpihak kepada kepentingan umat.” sebagaimana lmplemntasi menjamin kerukunan rasa aman antar umat.” harapnya.

 

Oleh karena itu, dengan tegas kami meminta pemerintah daerah lebih khususnya PolPP, agar mengambil tindakan serius dan segera menertibkan aktivitas negatif tersebut,

 

“Terutama di tempat-tempat karaoke dan hotel yang ada dalam wilayah perkotaan dan hotel dan penginapan Adhyaks,”

 

Sebab, kami menduga kuat aktivitas ini seolah-olah sengaja di sediakan oleh pemilik jasa karaoke yang disinyalir sebagai tempat maksiat dan menjual minuman beralkohol sampai saat ini.

 

“Ini perlu menjadi perhatian serius dari pemerintah Daerah, dalam hal ini, PolPP,” tegas Arjhun.

 

Sementara pemilik hotel dan tempat karaoke Adhyaksa dikonfirmasi media melalui salah satu karyawatinya, mengatakan bahwa pemilik hotel dalam keadaan sakit.

 

”Mohon maaf Bosnya lagi sakit, ” katanya singkat

 

Penulis Tim CNNEWS




Ketua Insab, Program Vaksinasi PMK Diduga Rekayasa Dan Peternak Tolak Vaksin Murah, Kabid Keswan, Bantah Rekayasa Program Dan Sesuai SK Ditjen Peternakan Dan Keswan

Foto, Ketua Insab Kabupaten Dompu, Ajunnarfid, SE, yang biasa disapa Arjun.

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Lembaga Institute Insan Ulil Albab (Insab) Kabupaten Dompu mengungkapkan Program Vaksinasi PMK tahun 2024-2025 diduga Rekayasa.

 

Sebab Data yang tervaksinasi PMK yang dikeluarkan oleh Dinas terkait, itu berbeda jauh dengan keterangan sejumlah petani ternak menolak ternaknya untuk di Vaksinasi PMK,

 

Karena vaksin yang digunakan merupakan vaksin murah yang tidak mampu mencegah Penyebaran virus PMK.

 

Dalam keterangannya, Ketua Insab Kabupaten Dompu, Ajunnarfid, SE, mengungkapkan hasil Investigasi kami di lapangan bahwa petani ternak mulai dari Kecematan Pajo sampai Kecematan Hu’u kebanyakan menolak ternaknya untuk divaksinasi oleh petugas.

 

Karena Vaksin yang digunakan tersebut diduga vaksin murah yang tidak memiliki efek positif bagi ternak bahkan efeknya negatif akan menggangu kehamilan atau tidak bisa hamil.

 

“Vaksin yang digunakan petugas itu, vaksin biasa bekomplek warna putih, kalau peternak biasanya gunakan Vaksin Limosin yang agak mahal, itu menurut peternak,” ungkap Arjun.

 

Dan lebih mirisnya lagi, untuk satu botol Vaksin yang seharusnya digunakan satu kali suntik, justru digunakan 2-3 kali suntik. selain tidak ada efek positif bagi ternak,

 

Lanjut, Arjun mengungkapkan bahwa petugas vaksin diduga memungut biaya Rp. 100.000 perekor, sementara program Vaksinasi PMK itu gratis.

 

Disisi lain juga, pada saat melakukan kegiatan Vaksinasi PMK itu hampir tidak pernah ada pemberitahuan sebelumnya, baik itu informasi melalui Desa masing2 maupun langsung dengan para peternak itu sendiri

 

“Kegiatan itu, secara tiba-tiba, pas petugas datang, sapi-sapi itu berada di gunung atau kita pemilik ternak tidak ada ditempat sehingga tidak jadi divaksin,” jelasnya.

 

Diakhir, Arjun menegaskan bahwa dalam waktu dekat ini, kami akan memasukan surat ke DPRD, meminta DPRD untuk menggelar RDP terkait dugaan kami tersebut.

 

“Biar kita buka-bukaan di RDP, terkait dugaan yang kami sampaikan lewat media ini,” tegas mantan Ketua HMI ini.

 

Foto, Kabid Keswan dan Kesmavet, Disnakeswan Dompu, Drh. Mujahidin.

 

Sementara Kepala Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu melalui Kabid Keswan dan Kesmavet, Drh. Mujahidin membantah terkait dugaan rekayasa program Vaksinasi PMK, karena program tersebut sudah sesuai petunjuk teknis dari pusat.

 

Karena ini merupakan Program Pemerintah pusat, melalui pemerintah provinsi dan daerah melakukan upaya penanggulangan dan pencegahan PMK dengan Vaksinasi dan Pengobatan ternak yang sakit/terinfeksi PMK.

 

Dimana Vaksinasi tersebut diperuntukkan kepada ternak yang sehat dengan menyuntikkan Vaksin PMK sesuai dosis dan didistribusikan ke seluruh wilayah terdampak.

 

Terkait Vaksin Murah dan tidak berdampak positif bagi ternak, Kabid menyankal bahwa itu tidak benar, sebab jenis vaksin yang digunakan itu diantaranya adalah Aftogen, Aftosa, Aftopor, Futvac FMD, Aphthovet, serta Aphthovaks E dan Tiap botol/kemasan vaksin berisi 25 sampai 50 dosis (untuk 25-50 ekor ternak).

 

“Jadi tidak ada 1 botol digunakan 2-3 kali suntik ternak, apalagi obat ini langsung dari pusat, kami hanya petugas Vaksin,” terangnya.

 

Lanjut, Kabid, menjelaskan bahwa Ternak yang sakit/terinfeksi PMK itu diberikan tindakan pengobatan dengan menyuntikkan obat-obatan berupa Antibiotik (Limoxin, Proxyvet, Vetoxy, Kaloxy, SK Tetra, Longamox), Anti Inflamasi (Glucortin, Dexapros), Analgesik (Analdon, Sulpidon, Medipiron) serta Vitamin (Biosan, Bionsu, B-Kompleks, Life Vit) sebagai suportif sistem imun (kekebalan).

 

Selain itu, dilakukan tindakan karantina atau pemisahan antara ternak sehat dan ternak sakit, serta KIE dan sosialisasi kepada peternak tentang bahaya PMK.

 

Kemudian terkait dugaan pungli pada kegiatan Vaksinasi, Kabid membenarkan, tetapi itu bukan kategori pungli, tetapi kebijakan untuk mensiasati keterbatasan anggaran.

 

“Program pengendalian dan pencegahan PMK ini, betul dilakukan secara GRATIS sejak tahun 2022 hingga tahun 2024.” tandasnya.

 

Namun, kata Kabid di tahun 2025 ini, dikarenakan terjadinya efisiensi anggaran, pemerintah pusat mengeluarkan surat keputusan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Nomor 985/KPTS/HK.160/F/01/2025, terkait pelaksanaan vaksinasi hibrid,

 

“Sebagian ditanggung APBN/APBD dan Sebagian ditanggung masyarakat, maka, dalam hal ini, petugas pelaksana vaksinasi diperbolehkan meminta biaya jasa pelayanan kesehatan hewan kepada peternak.” jelasnya.

 

Kemudian terkait Efek samping dari vaksin PMK diklasifikasikan menjadi respons umum dan respons alergi berdasarkan petunjuk pabrik pembuatnya.

 

Respons umum tersebut meliputi pembengkakan lokal di tempat suntikan, demam, dan gangguan lambung, yang akan hilang setelah satu atau dua hari dan Reaksi alergi dapat diamati pada hewan yang divaksinasi yang disebabkan oleh ras dan kondisi kesehatan masing-masing individu,

 

“Vaksin ini tidak diberikan pada hewan ternak yang sedang bunting. mungkin secara kebetulan pas divaksin ternak itu bunting, sehingga menghambat proses kehamilan ternak, karena kita tidak tahu ternak itu bunting,” ungkapnya.

 

Diakhir terkait Pelaksanaan kegiatan vaksinasi yang tidak ada pemberitahuan sebelumnya, Kabid menerangkan tetap dilakukan pemberitahuan awal dengan berkoordinasi terlebih dahulu bersama Pemerintah Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan para peternak sendiri.

 

Dan Vaksinasi PMK ini sangat berdampak positif terhadap penurunan kasus PMK yang menyerang ternak di tiap wilayah kecamatan sehingga tidak tepat kalau ada dugaan seperti itu.

 

“Terbukti saat ini Kabupaten Dompu tercatat dengan Nol Kasus PMK melalui vaksinasi dan pengobatan yang dilakukan oleh para petugas.” Bebernya.

Penulis IW




Momentum Sertijab Gubernur, Bupati Dompu, Yakin Di Bawah Kepemimpinan Iqbal-Dinda, NTB Bisa Sejajar Bahkan Lebih Maju Dari Propinsi Lainnya.

Foto, Bersama Gubernur dan Wakil Gubernur NTB dengan Bupati dan Wakil Bupati Dompu 

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Usai resmi dilantik Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, pada hari Kamis, (20/02/25), beberapa waktu yang lalu.

 

Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal dan Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE. MIP (IKBAL-DINDA), langsung mengikuti retret di Magelang.

 

Kemudian langsung tancap gas, bergerak cepat menyelesaikan semua agenda pemerintahan termasuk proses peralihan pucuk pimpinan.

 

Dengan menggelar Acara serah terima jabatan (Sertijab) dari PJ. Gubernur NTB Mayjen (Purn) Hasanuddin kepada Dr. H. lalu Muhammad Iqbal di aula utama DPRD, Rabu (05/03/35).

 

Dan dirangkaikan dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi NTB, dengan agenda Penyampaian Visi-Misi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB.

 

Dimomentum Sertijab, Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa NTB adalah tanah yang diberkahi, yang alam dan budayanya sangat kaya.

 

“Tanah yang tumbuh dengan semangat kebersamaan dan kearifan lokal. negeri yang di dalamnya ada petani tangguh, nelayan yang gigih, wirausaha yang inovatif, dan generasi muda yang penuh harapan.” kata Gubernur mengawali sambutannya.

 

Namun, kata Lalu Ikbal, tantangan di depan kita tidaklah ringan. karena kita masih menghadapi ketimpangan pembangunan, keterbatasan akses ekonomi, dan kebutuhan akan infrastruktur yang lebih baik.

 

Dengan mimpi besar, “Bangkit bersama menuju NTB makmur mendunia kita harus mulai menata diri, dan yang pertama kami tata adalah birokrasi di Pemerintah Provinsi NTB” ungkapnya.

 

Selanjutnya pada Sidang Paripurna Istimewa DPRD Provinsi NTB, Gubernur Paparkan Visi-Misinya, mengatakan seperti janji kampanye kami, dalam 5 tahun kedepan kita akan bersama-sama berjuang merealisasikan visi NTB makmur mendunia,

 

Melalui 7 misi, 10 program unggulan dan 3 isu prioritas, sebagai berikut:

1.Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

2. Penguatan Ketahanan Pangan dan

3. Menjadikan NTB sebagai Destinasi Wisata Berkelas Dunia”. masalahnya darimana kita akan mulai? jelasnya.

 

“Insya Allah, kita akan memulai dari pembenahan dan penguatan mesin birokrasi. karena itu, ijinkan saya bicara mengenai birokrasi, birokrasi itu seperti tanaman perdu.” tekad Ikbal

 

Oleh karena itu, Jika dirawat dengan baik, manfaatnya banyak. bukan hanya memperindah rumah, tetapi juga menghalau hama dan binatang. Namun, jika tidak dirawat, akan mudah diserang benalu.

 

“Pada gilirannya benalu akan mematikan bukan hanya tumbuhan perdu tapi juga tumbuhan di sekitarnya” tandas Ikbal di akhir sambutannya.

 

Sementara ditempat yang sama, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, mengatakan bahwa semua kepala Daerah yang ada di NTB sesungguhnya mempunyai tanggung jawab yang sama yakni mensikrokan program Pemerintah Pusat, Propinsi dan Daerah.

 

“Walaupun kami Kepala Daerah mempunyai jiwa dan gaya yang berbeda dalam memimpin, satu kata kuncinya setiap program yang kami jalankan muaranya yakni mensejahterahkan rakyat” ungkapnya.

 

Selanjutnya, Bambang berharap pada kepemimpinan Iqbal-Dinda, agar bisa melihat potensi dan keunggulan masing-masing daerah yang ada di NTB, sehingga bisa mengelaborasi setiap program yang ada menjadi kesatuan yang utuh.

 

“Saya yakin dibawah Kepemimpinan Iqbal-Dinda dengan jargonyya NTB Makmur Mendunia NTB bisa sejajar bahkan lebih maju dari Propinsi yang lain yang ada di Indonesia” ungkap Bambang penuh optimis.

 

Penulis IW




Proyek Pembangunan RKB SMAN 1 Pekat Rampung Sesuai Bestek, Kontraktor Hasil Pemeriksaan BPKP Tidak Ada Masalah.

Foto, Kondisi Pembangunan RKB SMAN 1 Pekat sudah rampung 100 porsen 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Proyek Pembangunan RKB SMAN 1 Pekat, telah sukses dirampungkan oleh pihak Kontraktor Pelaksana sesuai dengan Bestek ataupun Gambar.

 

Proyek senilai Rp. 427.738.540 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB Tahun 2024,

 

Kepada Media, Kontraktor Pelaksana mengatakan bahwa pekerjaan proyek pembangunan RKB SMAN 1 Pekat, telah rampung sesuai dengan bestek ataupun gambar,

 

“Alhamdulillah, Pembangunan RKB itu, sudah rampung, insyaallah mutu dan kualitas terjamin,”katanya pada awak media, Via WhatsApp, Jum’at 28/03/25

 

Lanjut Kontraktor Pelaksana menjelaskan bahwa pembangunan RKB itu sudah dapat di gunakan untuk proses belajar mengajar siswa-siswa SMAN 1 Pekat.

 

“Alhamdulillah, Itu sudah bisa pakai belajar mengajar,” ungkapnya semangat.

 

Kontraktor Pelaksana juga menegaskan bahwa kami melaksanakan pekerjaan Pembangunan RKB SMAN 1 Pekat ini sangat mengedepan mutu dan kualitas

 

Disamping proses pekerjaan pembangunan ini diawasi langsung oleh guru-guru SMAN 1 Pekat maupun pihak Konsultan perencanaan proyek setiap hari.

 

“Mungkin ada segelintir orang yang berasumsi pembangunan ini, tidak memenuhi standar petunjuk teknis atau asal-asalan, itu tidak benarlah dan nantinya pekerjaan ini akan kita pertanggung jawabkan,” tegasnya.

 

Karena memang pekerjaan ini, akan kami diserah terimakan kepada pihak sekolah SMAN 1 Pekat atau Dikbud Provinsi NTB, sebagai sarana untuk kegiatan proses belajar mengajar

 

“Alhamdulillah Pembangunan RKB itu diberi Apresiasi oleh pihak sekolah, tidak ada yang dipersoalkan,” ujarnya.

 

Disamping itu, Pembangunan RKB SMAN 1 Pekat sudah dilakukan pemeriksaan oleh tim BPKP Provinsi NTB, sebelum puasa pada bulan Pebruari 2025, lalu

 

“Hasil pemeriksaan BPK, Alhamdulillah tidak ada temuan atau masalah, artinya, pekerjaan sudah sesuai perencanaan,” bebernya penuh semangat.

 

Oleh karena itu, kontraktor Pelaksana berharap kepada seluruh Guru dan siswa SMAN 1 Pekat, untuk sama-sama merawat dan menjaga pembangunan tersebut, agar bertahan lama.

 

“Jadi apa yang sudah di bangun oleh Pemerintah, itu harus terus dirawat, untuk kelancaran maupun kenyamanan belajar mengajar,” pesan tulus Kontraktor cekatan itu

Penulis Tim CNN




Pantau Pemanfaatan Lahan, Kapolsek Kempo, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berrjalan Dengan Baik Di Tingkat Desa.

Foto, Polsek Kempo Pantau Pemanfaatan Lahan, Memastikan Program Ketahanan Pangan Berrjalan Dengan Baik Di Tingkat Desa.

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional Menuju Indonesia Emas, Bhabinkamtibmas (BKTM) Desa Ta’a, Bripka Ibrahim, melakukan pemantauan terhadap lahan pertanian milik Wahyudin, warga Dusun Saleko, Desa Ta’a, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, pada Senin (3/3/2025) pukul 09.20 WITA.

 

Dalam pemantauan tersebut, Bripka Ibrahim melihat secara langsung bagaimana salah seorang Petani Wahyudin memanfaatkan lahannya dengan menanam berbagai jenis tanaman pangan, seperti jagung dan tanaman pangan lainnya.

 

BKTM juga memberikan motivasi dan dorongan agar petani terus berinovasi dalam memaksimalkan potensi lahan yang ada, sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian serta mendukung perekonomian keluarga.

 

Kapolsek Kempo, IPTU Jubaidin, menyampaikan bahwa pemantauan ini merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam membantu masyarakat.

 

“Kami ingin memastikan bahwa program ketahanan pangan berjalan dengan baik di tingkat desa. Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia, diharapkan masyarakat dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka,” ujarnya.

 

IPTU Jubaidin menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap program ini guna memastikan keberlanjutannya.

Penulis IW




Sambut Ramadhan, Kasat Reskrim Polres Dompu Silaturahmi Dengan Insan Pers

Foto, Bersama Satuan Reskrim Polres Dompu Dengan Insan Pers di Acara Silaturahmi Cafe Uma Tua 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Acara Silaturahmi Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Kasat Reskrim Polres Dompu Bersama Insan Pers (Wartawan) Kabupaten Dompu, yang berlangsung di Cafe Uma Tua, Kamis, 27/02/25.

 

Suasana sejuk di Cafe Uma Tua menambah keakraban hubungan kemitraan antara Satuan Reskrim Polres Dompu Bersama Insan Pers Dompu, sembari menikmati secangkir kopi.

 

Hadir di acara silaturahmi tersebut, Kapolres Dompu AKBP Zulkarnain SIK diwakili Kasubag Ops Polres Dompu AKP Sudirman, SH,.MH, Kasat Reskrim, AKP Ramli, SH, kanit tipidter, IPDA Moh.Irfan, SH, Kanit Tipikor Ketua Persatuan wartawan indonesia (PWI) kabupaten dompu Muhidin, ketua ikatan penulis dan jurnalis (IPJI) dompu Supriadin, ketua DPD media independen online (MIO) dompu Sarwon Al Khan, ketua persatuan wartawan republik indonesia (PWRI) dompu Aminullah dan seluruh wartawan media cetak dan online kebupaten dompu.

 

Pada kesempatan, Kapolres Dompu diwakili Kabag Ops AKP Sudirman, SH,.MH, dalam sambutannya, menyampaikan terimakasih kepada seluruh ketua organisasi wartawan dan anggota yang telah menyempatkan waktu untuk menghadiri undangan kasat Reskrim

 

“Terimakasih kepada teman-teman wartawan yang telah hadiri undangan Kami,” ucapnya mengawali sambutannya.

 

AKP, Sudirman juga menjelaskan peran wartawan sangat penting bagi polri, terutama satuan reskrim. Kata dia, Informasi yang diberitakan oleh wartawan tentu akan ditindaklanjuti oleh kepolisian,

 

Selain itu, masyarakat tidak akan tau apa saja kegiatan polres dompu jika tidak dipublish melalui karya jurnalistik para wartawan

 

“Peran wartawan bagi kepolisian sangat penting, masyarakat akan kesulitan mengakses informasi, jika tidak di publish oleh wartawan,” katanya

 

 

Dikesempatan yang sama, ketua PWI Kabupaten dompu, Muhidin menyebutkan, kegiatan ini merupakan perdana yang dilakukan oleh reskrim polres dompu selama ini. Ia berharap, kerjasama polri dan jurnalis terus dirawat

 

“Kegiatan ini sepertinya perdana dilakukan selama oleh reskrim polres dompu,” singkatnya.

 

Sementara, Ketua DPD MIO Kabupaten Dompu, Sarwon Al Khan mengatakan, bagi wartawan, polisi itu bagaikan gadis desa, jika dipinang baik-baik tidak diterima, maka gadis desa itu akan dibawa secara paksa, begitupun sebaliknya. namun terkadang, Bagi polisi gadis desa itu tidak berharga

 

Maksud wartawan senior yang akrab disapa Om won itu, Polisi akan terus dikejar oleh wartawan untuk dikonfirmasi. Jika tidak diindahkan upaya dari wartawan, maka pemberitaan terpaksa harus dinaikan secara sepihak, hal itu kerap menjadi problem selama ini

 

“Masalah saat ini adalah kurangnya respon kepolisian dalam menanggapi upaya konfirmasi dari wartawan,” ketusnya.

 

Meski demikian, dengan adanya kegiatan Silaturahmi ini, Om won berharap agar problem itu bisa dibenahi, Sehingga koordinasi dan kolaborasi antara kepolisian dan Insan pers berjalan baik kedepannya

 

“Mudah-mudahan ini dapat dibenahi kedepannya” tutupnya.

 

Kasat Reskrim, AKP Ramli, S.H, kepada zonakasus.com menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh awak media, baik media cetak maupun media online yang sudah hadir dalam acara silaturahmi yang digelar itu.

 

“Saya pribadi menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh rekan-rekan wartawan yang sudah meluangkan waktu untuk menghadiri undangan kami,” ucapnya.

 

Lanjut, Ramli menjelaskan Kegiatan ini merupakan kegiatan kali pertama selama satu tahun lebih menjabat sebagai Kasat Reskrim dan ia merasa bersyukur dan senang karena bisa bertatap muka secara langsung dengan awak media atau insan pers.

 

Sehingga pada momen ini, tentunya menjadi kebanggaan bagi saya secara pribadi dan keluarga besar Polres Dompu karena sudah bisa membuka pintu silaturahim bersama rekan-rekan media,

 

“Saya menyampaikan apresiasi atas dukungan rekan-rekan media selama ini, dan semoga tali silaturahim ini terus terjalin sampai kapanpun, serta kami pada prinsipnya juga mendoakan rekan-rekan media agar selalu diberikan kesehatan, kelancaran, keberkahan selama menjalankan ibadah puasa nanti,” ucap Kasat dengan penuh ketulusan.

 

Menurutnya para media, baik media cetak maupun Elektronik atau Online sudah banyak membantu dalam membangun Polres Dompu melalui pemberitaan, sehingga dapat menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah hukum Polres Dompu.

 

Karena Rekan-rekan wartawan sudah banyak memberikan kontribusi dan dukungan kepada Institusi Kepolisian, khususnya di Polres Dompu, sekali lagi, saya menyampaikan ucapan terimakasih yang tak terhingga,

 

“Untuk teman-teman wartawan, tetap semangat dan terus memberitakan kegiatan-kegiatan yang berada di wilayah hukum Polres Dompu denganakurat dan berimbang,” pungkas Kasat Reskrim.

Penulis IW