Respon Keluhan Warga, Kadis LH, Syaukani, Dinas LH Dan Tim Segera Tinjau Kandang Ayam Potong Di Sambi Tangga 

Foto, Kadis LH Kabupaten Dompu, Mih.Syaukani

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Menanggapi keluhkan warga pemukiman lingkungan sambi tangga kelurahan kandai satu kec Dompu, terkait keberadaan Kandang Ayam Potong yang sangat meresahkan warga setempat. seperti pada pemberitaan sebelumnya, melalui media ChanelNtbNews.com, Senin (02/02/26). beberapa hari yang lalu.

 

Karena keberadaan tersebut sldekat dengan pemukiman warga tersebut yang menyebabkan pencemaran bau (polusi udara), lalat, dan penyakit, serta dikualifikasi karena berpotensi melanggar hukum (Perbuatan Melawan Hukum/PMH) karena menimbulkan sejumlah kerugian baik material maupun non material

 

Serta mengganggu kesehatan dan kenyamanan lingkungan. Bahkan kerap kali memicu protes warga yang tinggal di sekitar lokasi bangunan tersebut

 

Hal tersebut direspon cepat oleh Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Dompu, Moh Syaukani, saat diwawancarai oleh awak media di ruang kerjanya, Rabu, 04/02/26. Sore

 

Kadis LH, Syaukani menegaskan bahwa informasi media terkait keluhan warga, itu merupakan informasi awal untuk ditindaklanjuti langsung di lapangan.

 

Bagi Dinas LH, informasi2 dari media maupun masyarakat terkait pencemaran lingkungan sangat kita harapkan dan secepat mungkin kita akan meninjau lokasi kandang tersebut,” kata Kadis LH Syaukani

 

Dalam peninjauan nanti, Kata Syaukani, tentunya akan ada Tim yang turun, Selain Dari Dinas LH, juga melibatkan Dikes, Pertenakan Serta Unsur Kecematan dan Kelurahan

 

Kadis juga mengungkapkan bahwa peninjauan ini tujuannya adalah berupaya mencarikan solusi yang terbaik untuk semuanya.

 

Intinya tim mengupayakan solusi yang tepat, tanpa ada pihak yang merugikan,”  ucapnya.

Penulis IW 




Polsek Hu’u Bersama Unit PPA Polres Dompu Berhasil Menangkap Terduga Pelaku Penganiayaan Anak Di Bawah Umur

Foto, Kapolsek Hu’u, Ipda, Samsul Rijal Beserta Anggota dan Tim Unit PPA Polres Dompu.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Personel Polsek Hu’u yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Hu’u IPDA Samsul Rizal, bersama Anggota Unit PPA Polres Dompu, berhasil mengamankan seorang terduga pelaku penganiayaan terhadap anak di bawah umur, Sabtu, (31/01/26) kemarin, sekitar pukul 23.25 Wita

 

Dimana Tim Gabungan mengamankan terduga pelaku berinisial J, alias Dewa, yang diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap anak di bawah umur berinisial A.B.M, usia 12 tahun.

 

Dalam keterangannya, Kapolsek Hu’u IPDA Samsul Rizal menjelaskan bahwa penangkapan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait dugaan penganiayaan terhadap anak.

 

Setelah menerima laporan, kami bersama Unit PPA Polres Dompu langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan terduga pelaku tanpa perlawanan. Penanganan perkara ini menjadi atensi kami mengingat korbannya adalah anak di bawah umur,” kata IPDA Rizal.

 

Kemudian terduga pelaku selanjutnya dibawa ke Mako Polres Dompu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut oleh Unit PPA Polres Dompu sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

 

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin, Nur, S.I.K.,melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menegaskan bahwa Polres Dompu berkomitmen dalam menangani setiap bentuk kekerasan terhadap anak

 

Polres Dompu berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelaku kekerasan terhadap anak. Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana, khususnya yang menyangkut perlindungan anak,” tegas IPTU Nyoman.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Pasca penangkapan, situasi di wilayah hukum Polsek Hu’u hingga saat ini terpantau aman dan kondusif.

 

Polres Dompu terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan serta melindungi hak-hak anak dari segala bentuk kekerasan.

Penulis IW 




Dekat Dengan Pemukiman, Warga Sambi Tangga, Keluhkan Keberadaan Kandang Ayam Potong Yang Sangat Meresahkan,

Gambar Ilustrasi Kandang Ayam Potong 

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Membangun kandang ayam potong di pemukiman warga menyebabkan pencemaran bau (polusi udara), lalat, dan penyakit, serta dikualifikasi karena berpotensi melanggar hukum (Perbuatan Melawan Hukum/PMH) karena menimbulkan sejumlah kerugian baik material maupun non material

 

Disatu sisi, akan mengganggu kesehatan dan kenyamanan lingkungan. Serta kerap kali memicu protes warga yang tinggal di sekitar lokasi bangunan tersebut

 

Seperti halnya warga di pemukiman Lingkungan Sambitangga Kelurahan Kandai Satu Kecematan Dompu yang mengeluhkan keberadaan kandang ayam potong dengan jumlah besar sehingga warga merasa tidak nyaman dengan bau tidak sedap yang berasal dari kandang tersebut.

 

Salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya pada pemberitaan mengatakan bahwa keberadaan kandang ayam potong tersebut sangat menggangu sekali warga yang tinggal di sekitar kandang itu.

 

Baunya minta ampun, apalagi pas angin, baunya sampai menusuk ke dada,” ungkap dengan nada dongkol.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya bersama dengan beberapa warga pernah melaporkan masalah kandang itu, namun sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya

 

Cuman kita belum sampai lapor langsung ke pak lurah atau pemerintah terkait yang menangani masalah ijin kandang ayam potong tersebut,” bebernya.

 

Untuk itu, Ia berharap semoga Pemerintah Kelurahan Kandai Satu maupun Instansi terkait agar sekiranya mencarikan solusi terhadap keluhan warga yang ada di situ.

 

Kami mohon dicarikan solusi, agar warga disana nyaman dan bebas dari bau yang menyengat kan itu,” ujarnya penuh harap 

 

Senada juga yang diungkapkan oleh warga lainnya, bahwa pemerintah sebenarnya tidak boleh memberikan ijin untuk mendirikan kandang disana

 

Karena menurutnya kandang ayam potong tersebut berada sangat dekat pemukiman warga, yang menyebabkan warga tidak bisa tidur, akibat aroma busuk yang diduga bersumber dari kandang tersebut.

 

Maka, kami warga yang tinggal di sana, meminta kepada pemerintah untuk segera mengevaluasi kembali ijin bangunan kandang ayam potong tersebut

 

Karena tempatnya tidak tepat berada di dekat pemukiman warga, saran kami dipindahkan jauh dari pemukiman warga, karena berpotensi konflik sosial,” katanya dengan nada tegas 

 

Hal tersebut melenceng dari peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang peternakan pada umumnya, yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan

 

Kemudian UU nomor 18, tahun 2009, Dalam tersebut dikenal dengan Izin Usaha Peternakan, yakni izin dari pemerintah daerah kabupaten/kota yang wajib dimiliki oleh perusahaan peternakan yang melakukan budi daya ternak dengan jenis dan jumlah ternak di atas skala usaha tertentu [lihat Pasal 29 ayat (3) UU 18/2009].

 

Sementara sampai berita ini ditayangkan, Pemilik Kandang dan Pemerintah terkait belum dapat dimintai keterangannya

Penulis IW 




Proyek Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi Saluran Irigasi Tersiar Swakelola BBWS NT 1, Dalam Tahap Pembersihan 

Foto, Ketua Pelaksana Proyek Pembangunan Saluran Irigasi Tersiar, Hasan, AMd, Didampingi Petugas Lapangan, Ridwan dan Babinsa Kelurahan Kandai Dua, Sersan Kepala, Agus Salim di lokasi pembersihan Doro Cumpa 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Proyek Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi Saluran Irigasi Tersiar Swakelola BBWS NT 1, tahun 2025, yang tersebar di Kecematan Dompu, Woja dan Manggelewa

 

Kini, masuk dalam tahap pembersihan sisa material yang terdapat di bahu jalan, agar kondisi jalan raya terlihat bersih dan akses jalan kembali normal

 

Hal itu disampaikan oleh Ketua Pelaksana Pembangunan Saluran Irigasi Tersiar Swakelola BBWS NT 1, Hasan, AMd, pada saat diwawancarai oleh awak media di lokasi pembersihan di doro cumpa kelurahan kandai dua, kec Woja, Minggu, 25/01/26

 

“Kami dari BBWS NT 1, sebagai pelaksana kegiatan pada program Inpres nomor 2 tahun 2025, setelah kita melakukan proses kegiatan yang panjang, sehingga akses jalan ini sempat tergganggu sedikit, jadi masyarakat banyak komplain adanya material yang ada di pinggir jalan,” kata Hasan 

 

Lebih jauh Hasan menjelaskan hari ini kita melakukan pembersihan kembali semua material yang berserakan di jalan atau dirapikan kembali agar kegiatan masyarakat yang berlalu lintas diakses jalan ini berjalan normal kembali,

 

Pembersihan dan perapian ini hanya akan dilakukan dilokasi yang materialnya mengganggu akses jalan, sesuai dengan kondisi lokasi,

 

Misalkan disini bangunan Irigasinya berada di pinggir jalan, material kita simpan di atas bahu jalan, kiri-kanan, itulah yang kita lakukan pembersihan kembali, kebetulan lokasi di Kecematan Woja dan Dompu berdekatan di cumpa ini dan intinya semua yang menghalangi lalu lintas jalan,” jelasnya 

 

Disamping itu, kata Hasan, kita juga mengambil estetiknya supaya masyarakat tidak komplain dan terhalang dengan situasi dan kondisi pada pelaksanaan kegiatan ini

 

Sehingga dengan melakukan pembersihan semua ini, Kata Hasan, sebagai proses penyempurnaan terhadap kegiatan yang sudah di laksanakan,

 

Artinya perkejaan ini di anggap final, walaupun di titik2 lain, masih ada sedikit2 dalam tahap penyelesaian, insyaallah akhir bulan ini rampung 100%,” terang pria berkumis manis 

 

Untuk itu, Kami dari pihak BBWS NT 1, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat khususnya di 3 Kecematan atau dilokasi yang tersebar saat ini, karena telah mengganggu akses jalan.

 

Alhamdulillah hari ini, kita dapat menormalisasikan kembali, sehingga akses jalan dapat dilalui dengan baik dan lancar seperti biasanya, kedepannya kita akan terus berbuat baik untuk membantu masyarakat,” tandasnya.

 

Diakhir, Ketua Pelaksana Saluran Irigasi Tersiar, berharap dengan hadirnya program inpres nomor 2 tahun 2025 ini, yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto mampu meningkatkan program ketahanan pangan nasional khususnya di daerah kita ini,

 

Karena memang ini adalah tujuan utama program inpres nomor 2 tahun 2025 dan kemungkinan program ini akan berkelanjutan di tahun 2026,

 

Kita doakan bersama, mari kita terima secara ikhlas program ini, karena semua ini untuk kemajuan bersama, untuk kemaslahatan umat semuanya dan tentunya asas manfaat yang kita bangun semuanya di nikmati langsung oleh masyarakat,” ujar penuh harap.

 

 

Ditempat yang sama, Babinsa Kelurahan Kandai Dua, Sersan Kepala, Agus Salim, menyampaikan ucapan terima kasih banyak kepada pihak BBWS NT 1.

 

Karena memang apa yang disampaikan oleh masyarakat dengan adanya proyek pembangunan saluran irigasi tersier ini, betul-betul membantu masyarakat kelurahan kandai dua yang memliki sawah di lokasi ini

 

Alhamdulilah, Bapak-bapak bisa lihat langsung, airnya sudah lancar, masyarakat saat ini merasa senang dengan pembangunan irigasi ini,” ujarnya.

Penulis Tim CNN 




Ayo Kunjungi, Lesehan Nggusu Ori Ndai, Sejuk Alami Di Areal Perkebunan, Sembari Manjakan Selera Dengan Masakan Khas Dompu 

Foto, Pemilik Lesehan Nggusu Ori Ndai, Bhank Jul 

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Suasana kesejukan alami, dekat dengan persawahan dan berada di tengah-tengah perkebunan serta dihiasi taman bongsai yang indah,

 

Dengan menikmati Destinasi Kuliner, yang selalu memanjakan selera anda dengan masakan khas Dompu.

 

Tempat yang tepat untuk peristirahatan yang nyaman jauh dari kebisingan kehidupan sehari-hari dan dekat perkotaan dan mudah dijangkau anda

 

Lesehan Nggusu Ori Ndai sudah tidak asing lagi bagi warga Dompu dan sekitarnya yang berlokasi di Jalan lintas Doro Cumpa Kelurahan Kandai Satu Kecematan Dompu Kabupaten Dompu.

 

Kepada Media, Pengelola Lesehan Nggusu Ori Ndai, Bhank Jul, membeberkan untuk sementara menu masakan yang disajikan di Lesehan Nggusu Ori Ndai ini

 

Diantaranya, Bebek bakar, Ayam Bakar/Lowisia, Ikan bakar, dan untuk sayurnya, Daun Kelor, Plecing dan Urap serta dilengkapi dengan sambal khas Dompu, intinya masakan lokal dan sambalnya ada 4 macam,” jelas Bhank Jul.

 

Sedangkan harganya, Bhank Jul, menjelaskan untuk menu masakan per paketnya, yaitu Rp. 130 ribu, ples sayur dan sambalnya.

 

Intinya disini tersedia Paket murah-meriah, lain daripada yang lain,” pungkasnya 

 

Sementara untuk minumannya itu tergantung pesanan atau pelanggan yang pasti tersedia semua disini.

 

Untuk itu, Bhank Jul mengajak semua masyarakat khususnya di Dompu dan sekitarnya, untuk berkunjung menikmati kelezatan masakan khas Dompu di Lesehan Nggusu Ori Ndai,

 

Ayo.. ajak teman-teman, keluarga dan orang tersayangmu, kunjungi dan Rasakan kenikmatan dan kelezatan masakan khas Dompu di Lesehan Nggusu Ori Ndai, Kelurahan Kandai Satu Kec Dompu,” kata Bhank Jul penuh semangat.

 

Penulis IW 




Berdampak Positif Bagi Warga Simpasai, Ketua Karang Taruna Merpati Support Acara Pasar Malam Bintang Andalas.

Foto, Ketua Karang Taruna Merpati Kelurahan Simpasai Kecematan Woja, Wanda, SH dan Suasana Pasar Malam Bintang Andalas di lapangan bola Simpasai 

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Ketua Karang Taruna Merpati Kelurahan Simpasai Kecematan Woja Kabupaten Dompu mengsupport Acara Pasar Malam Bintang Andalas.

 

Karena berdampak positif bagi peningkatan pendapatan masyarakat khususnya di kelurahan simpasai.

 

Kegiatan pasar malam ini berlangsung di lapangan bola kelurahan Simpasai, mulai tanggal 09 Januari Sampai dengan 09 Februari tahun 2026,

 

Oleh karena itu, Saya selaku ketua karang taruna Merpati Kelurahan Simpasai sangat mensupport kegiatan pasar malam ini,” tegas Wanda, SH, Ketua Karang Taruna Merpati Kelurahan Simpasai via washapp, Sabtu, 24/01/26

 

Menurutnya, hadirnya acara pasar malam tersebut membuat efek dimino bagi pedagang kaki Lima Dan para pelaku UMKM,

 

Kerena kegiatan pasar malam ini membuka lapangan pekerjaan bagi anak-anak muda khususnya di Kelurahan Simpasai

 

Menjaga Stan hiburan, jasa kebersihan dan bahkan diberikan tanggung jawab pengelolaan parkir,” pesannya 

 

Maka, Ketua Karang Taruna meminta kepada seluruh pengurus dan anggota karang taruna simpasai, agar mendukung penuh acara pasar malam tersebut,

 

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat simpasai untuk sama-sama menjaga acara pasar malam tersebut

 

Mari kita jaga bersama untuk kelancaran Dan keamanan selama pasar malam berlangsung,” ajak Wanda.

 

Untuk itu, Anggota Polres Dompu berpangkat Brigpol ini menyampaikan pesan penting bagi pemilik pasar malam agar bertanggung jawab atas lapangan yang digunakan.

 

Jadi selesai kegiatan pasar malam ini tidak meninggalkan hal negatif bagi masyarakat Kel. Simpasai, dikarenakan lapangan tersebut masih aktif digunakan untuk event-event sepak bola.” harap ketua karang taruna mengingatkan pemilik pasar malam.

Penulis IW