Kasat Narkoba, Iptu Sofyan Hidayat, S.Sos Beserta Jajaran, Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Dan Bathin.

Foto, Kast Narkoba, IPTU, Muh. Sofyan Hidayat, S.Sos

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Lebaran merupakan Hari Raya Idul Fitri, adalah salah satu hari raya terbesar yang dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia. yang merayakan kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh,

 

Lebaran memiliki makna mendalam tidak hanya sebagai momen kebahagiaan, tetapi juga sebagai waktu untuk mempererat silaturahmi, berbagi kebahagiaan, dan merenungkan perjalanan spiritual selama bulan Ramadan.

 

Mungkin bagi beberapa umat Islam, Idul Fitri adalah masa penanda berakhirnya berpuasa dari setelah sahur hingga magrib, kemudian menerima THR, dan berkunjung ke sanak saudara.

 

Namun, Lebaran tidak hanya sekadar tentang tradisi dan perayaan, tetapi juga menyimpan sejarah yang panjang, yang mencerminkan perkembangan budaya, agama, dan masyarakat. Artikel ini akan mengulas sejarah Lebaran, dari asal-usulnya hingga bagaimana perayaan ini berkembang seiring waktu.

 

Maka, Lewat Dimomentum Kemenangan Umat Islam Ini, Kasat Narkoba Iptu Sofyan Hidayat, S.Sos beserta Mengucapkan Selamat Hari Raya idul Fitri, Minal Aidzin Walfaizin, Mohon Maaf Lahir Dan Bathin 

Penulis IW




Kepsek, Bunyamin, SPd, Beserta Keluarga Besar SMAN 1 Woja, Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Dan Bathin

Foto, Kepsek SMAN 1 Woja, Benyamin, SPd

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Tinggal hitungan hari, umat Muslim akan menyambut datangnya hari raya Idul Fitri 2025/1446H. Selain merayakan kemenangan setelah sebulan berpuasa,

 

Momen ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi dan saling memaafkan. Maka dari itu, banyak umat Muslim memanfaatkan momen Hari kemenangan untuk saling mengirimkan ucapan, baik kepada keluarga, sanak saudara, hingga sesama umat Muslim lainnya.

 

Seperti halnya, Kepala Sekolah Bunyamin, SPd, Beserta Keluarga Besar SMAN 1 Woja, Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Tahun 2025, Minal Aidzin Walfaizin, Mohon Maaf Lahir Dan Bathin,

 




Keluarga Besar SMAN 1 Dompu, Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, Minal Aidzin Walfaizin, Mohon Maaf Lahir Dan Bathin

Foto, Keluarga Besar SMAN 1 Dompu 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran merupakan tanda kemenangan bagi umat Islam, setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh di Bulan Ramadhan yang penuh berkah.

 

Dimana Idul Fitri tersebut dirayakan dengan suka cita dan penuh kegembiraan. Selain mempererat hubungan silaturahmi, momen Lebaran in juga menjadi ajang untuk permohonan maaf dan memberikan ucapan selamat untuk keluarga, saudara, sahabat, rekan, dan orang lainnya.

 

Foto, Keluarga Besar SMAN 1 Dompu

 

Maka, Dimomentum hari kemenangan ini, Kepala Sekolah, Drs. Nuryadin Beserta Keluarga Besar SMAN 1 Dompu Mengucapkan Selamat Hari Raya idul Fitri 1446 H Tahun 2025, Minal Aidzin Walfaizin, Mohon Maaf Lahir Dan Bathin.

Penulis IW

 




Kepsek, H. Hasan Beserta Keluarga Besar SMPN 7 IT Dompu, Ucapkan Selamat Hari Raya idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Dan Bathin

Foto, Kepsek SMPN 7 IT Dompu, H. Hasan, SPd 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Tanpa terasa bulan Ramadhan sudah di penghujung waktunya. Setelah Ramadhan pergi, umat Islam akan menutupnya dengan melaksanakan shalat hari raya Idul Fitri. Mereka berbondong-bondong menyemarakkan salah satu anjuran Islam yang satu ini dengan melakukan shalat sunnah berjamaah, pakaian serbabaru, dan hal-hal lain yang juga serbabaru.

 

Pamflet dengan tulisan “taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal ya karim” mendominasi di berbagai media. Tidak hanya itu, ucapan saling memaafkan juga ada pada momentum mulia ini.

 

Shalat sunnah yang dilakukan pada hari raya Fitri, dalam Islam dikenal sebagai penutup dan ungkapan syukur atas selesainya ibadah puasa yang dilakukan selama satu bulan penuh, sebagaimana shalat sunnah Idul Adha sebagai penutup dan ungkapan syukur atas dilaksanakannya ibadah Haji.

 

Hari raya Idul Fitri merupakan suatu perayaan yang dilakukan umat Islam atas kemenangannya menahan diri dari makan dan minum serta menjauhi dari berbagai pekerjaan yang bisa mencederai pahala puasa Ramadhan sebulan penuh. Pada hari itu syariat Islam mengharamkan pemeluknya melakukan puasa.

 

Foto, Kepala Sekolah, H. Hasan, SPd Beserta Keluarga Besar SMPN 7 IT Dompu.

 

Maka, melalui hari kemenangan ini, Kepala Sekolah, H. Hasan, SPd Beserta Keluarga Besar SMPN 7 IT Dompu, Mengucapkan Selamat Hari Raya idul Fitri 1446 H. Tahun 2025, Minal Aidzin Walfaizin Mohon Maaf Lahir Dan Bathin

 

Penulis IW




RAPPI 09 Dompu, Tebar Kebaikan Di Bulan Suci Ramadhan, Berbagi Takjil 1200 Bungkus Di 3 Titik.

Foto, Bersama Pengurus Dan Anggota RAPPI 09 Kabupaten Dompu,

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Momentum bulan penuh berkah Dewan Pengurus Wilayah (DPW), RAPPI 09 Kabupaten Dompu, menebar kebaikan dengan berbagi takjil untuk umat Islam yang menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadhan ini.

 

Pembagian Takjil tersebut dilakukan di 3 Kecamatan Manggelewa, Woja dan Dompu yaitu sebanyak 1.200. bungkus.

 

Hal, itu disampaikan oleh Ketua DPW RAPPI 09 Dompu, Iwan Kurniawan, SE,.MSi, pada awak media, usai kegiatan berbagi takjil di kediamannya, Kota Baru, Kelurahan Dompu NTB, Sabtu, 22/03/25

 

Kepada Media ChanelNtbNews, Iwan Kurniawan, SE,.MSi, mengatakan bahwa kegiatan pembagian takjil di 3 titik ini adalah kegiatan yang sudah direncanakan oleh pengurus DPW RAPPI Cabang 09 Dompu di Bulan Suci Ramadhan

 

“Alhamdulillah targetnya memang kita berpartisipasi dalam kegiatan sosial atau bakti sosial ini sebagai bentuk kepedulian kami orang-orang radio atau Rappi Dompu dalam rangka membagi kepada sesama atau warga Dompu, agar sama-sama merasakan takjil itu untuk berbuka puasa,” terangnya.

 

Lebih lanjut dikatakan Dae Iwan sapaan akrabnya, kegiatan berbagi takjil ini, tanpa bantuan pemerintah satu persenpun.” Ini murni dari Rapi Dompu, di 3 titik, pertitiknya, 400 spek/bungkus,” katanya.

 

Disamping itu, kata Dae Iwan di 3 bulan terakhir ini, mulai dari bulan Januari, februari dan Maret, Rappi Dompu melaksanakan sejumlah kegiatan bakti sosial, keagamaan dan lainnya.

 

Dengan harapan, bahwa radio antar penduduk ini adalah bagian yang tidak bisa terpisahkan dari masyarakat dompu dan punya tanggung jawab sama dengan organisasi masyarakat yang lain untuk sama-sama menciptakan kondisi dan kehidupan masyarakat yang lebih religius

 

Ditambahkann Dae Iwan, bahwa kedepannya Rappi 09 Dompu, akan berpartisipasi untuk bantuan komunikasi Idul Fitri di hari min 3 dan min 2 yang berpusat pada pertigaan Kodim

 

“Koordinasi Itu di laksanakan selama 5 hari, itu mandiri, Insyaallah posko untuk membantu masyarakat pengguna jalan baik yang proses hilir maupun yang pulang mudik atau yang kembali,” pungkasnya.

 

Dae Iwan juga menuturkan walaupun keterbatasan dengan anggaran, kami tetap bergerak darn semangat keperdulian,” saya kira itu yang harus kita jadikan teladan, bukan kita mau mengajari mencontohi lembaga2 yang lain,”

 

Untuk itu Kedepannya, kalaupun ada kepercayaan dari pemerintah untuk membantu ormas seperti Rappi ini tidak salah, karena organisasi RAPPI ini, kegiatannya jelas, kantor dan pengurusnya pun juga jelas.

 

Karena kami RAPPI 09 Dompu, Sap bersinergi dengan pemerintah untuk bersama-sama bahu membahu membangun daerah Bumi Nggahi Rawi Pahu yang sama-sama kita cintai dan akan selalu berpartisipasi dalam semua aksi kemanusiaan.

 

“Termasuk bencana alam dan nanti ada pelatihan dengan Tim SAR untuk Siaga Tanggap Bencana, kebetulan ada dalam hasil rapat kerja tahun ini,” tandas mantan Wakil Ketua DPRD Dompu.

 

Diakhir, Ketua DPD PAN Dompu ini menyampaikan bahwa dalam waktu dekat ini juga pasca lebaran, Rappi Dompu akan melaksanakan kegiatan sunatan massal.

 

“Tempat dan waktu pelaksanaannya nanti kami akan sampaikan kepada teman-teman media,” ujar Dae Iwan

 

Penulis IW




Ketua LKPD, Sekda NTB Tidak Konsisten Dan Masyarakat Pulau Sumbawa Minta Jatah Kegiatan Fornas!

Foto, Ketua Lembaga Penegak Kebenaran (LPKB) NTB, Burhan Metty 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Ketua Lembaga Penegak Kebenaran (LPKB) NTB, Burhan Metty menuding Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi tidak konsisten dengan rencana awal pelaksanaan kegiatan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII tahun 2025

 

Karena diduga menolak adanya perubahan rencana kegiatan fornas dan mengingingkan penyelanggaraan kegiatan tersebut di fokuskan pada pulau lombok untuk memuluskan kepentingan Pribadi maupun kelompok.

 

Burhan Metty mengatakan bahwa sangat menyayangkan dan keberatan dengan sikap sekda NTB yang tidak Provesional dalam penyelenggaraan kegiatan fornas tersebut

 

“Jangan di anaktirikan Pulau Sumbawa karena sumber PAD terbesar berada pada pulau Sumbawa,” katanya dengan nada protes.

 

Menurutnya, Pemikiran Sekda NTB sangat keliru dan tidak tepat, karena semata-mata mementingkan kepentingan Pulau Lombok dalam pelaksanaan kegiatan Festival Olahraga Nasional FORNAS maupun kegiatan lain-lain.

 

“Saudara ingin tunda dan mundur dari kegiatan fornas, sekalian saja saudara mundur juga sebagai Sekda NTB, mungkin itu lebih bagus dan tepat sasarannya, karena saudara membuat kegaduhan pada kegiatan FORNAS.” ungkapnya.

 

Lanjut Burhan mengungkapkan bahwa Sekda tidak bertanggung jawab terhadap perencanaan awal kegiatan fornas, sehingga tidak menerima atas perubahan perencanaan,” tolong dijelaskan apa perubahannya sehingga anda tidak merasa puas???. katanya dengan nada tanya.

 

Namun, apabila ingin menyelenggarakan kegiatan fornas, jangan hanya memperioataskan di pulau lombok saja, akan tetapi juga dilaksanakan di pulau Sumbawa

 

“Kalau ingin menyelenggarakan kegiatan FORNAS, jangan hanya di Pulau Lombok saja, kami masyarakat pulau Sumbawa juga minta dilaksanakan di pulau Sumbawa,” tegas Burhan

 

Maka, bukan hanya Pulau Lombok saja yang ingin di promosikan wisatanya, tetapi Pulau Sumbawa juga memiliki banyak potensi wisata yang bisa di promosikan, karena merupakan bagian dari Provinsi NTB

 

Sehingga menjadi pertanyaan besar apa yang disampaikan oleh sekda melalui media Antara, kamis 13/03/25 lalu “Tampaknya beda kepentingan dengan kami yang sisa waktu sampai Juli ini kami ingin fokus pada persiapan teknis. Kalau ini tidak ketemu lebih baik kami minta tunda atau kami mundur jadi tuan rumah,”

 

“Apa maksudnya ini????, memperkuat dugaan kami bahwa Sekda punya kepentingan pribadi yang terselubung dalam pelaksanaan kegiatan tersebut,” beber Burhan.

 

Ditambahkan Burhan, bahwa kalimat Sekda seperti ini terkesan sentimen terhadap Pulau sumbawa,” bukan hanya pulau lombok diurus dan di bangun karena NTB ada DUA PULAU.” ucapnya sinis

 

Diakhir, Burhan berharap kepada Gubernur dan wakil Gubernur NTB harus cerdas menyikapi persoalan FORNAS dan jangan sampai terhalang karena ada kepentingan SEKDA yang ingin menyelenggarakan kegiatan FORNAS di pulau lombok saja.

 

Justru, kalau dikaji secara administrasi keuangan, apabila menyebar kegiatan di 5 kabupaten dan kota se- pulau lombok, itu akan menghabiskan anggaran yang lebih besar, maka alangkah lebih baiknya di rampingkan kegiatan di satu tempat,

 

“Tetapi kalau memang mau menyebar kegiatan, jangan hanya di pulau lombok saja tetapi sebarkan se- NTB diantara dua pulau Lombok dan pulau Sumbawa itu lebih adil bijak arif kegiatan FORNAS.” ucapnya bijak.

 

Burhan menegaskan dari total Anggaran 30 miliar untuk rencana kegiatan fornas, kalau memang hanya diselenggarakan di pulau lombok saja, maka, masyarakat pulau Sumbawa ingin minta bagian anggaran tersebut

 

“Kami minta separuh anggarannya untuk adakan kegiatan fornas di Pulau Sumbawa, Jangan hanya semata-mata mementingkan kegiatan kelompok tertentu dan kami Ingatkan apabila permintaan kami ini dilindakan oleh Gubernur kami siap gruduk Kantor Gubernur habis lebaran.” tegas Burhan mengancam.

Sementara sampai berita ini ditayangkan, Sekda NTB belum dapat dimintai keterangannya.

 

Penulis Tim CNN