Ketua IPPAT Sekaligus Ketua Cabor Pobsi Dan Anggar Kab. Dompu, Munawir, SH,.MKn, Ucapkan Selamat Hari Jadi Dompu Ke-210.

Foto, Ketua IPPAT Kabupaten Dompu yang juga Ketua Cabor Pobsi dan Anggar Kabupaten Dompu, Munawir, SH,.MKn 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Kerajaan Dompu dan dengan besluit Resident Timur tanggal 12 September 1947 No. lag, Kerajaan Dompu dinyatakan berdiri kembali dan Muhammad Tajul Arifin Sirajuddin diangkat sebagai Sultan Dompu yang ke-29 (sultan terakhir).

 

Terbentuknya Negara Indonesia Timur (NIT) dengan UU NIT No. 44 tahun 1950, kerajaan ini berubah statusnya menjadi daerah Swapraja dan di Pulau Sumbawa dibentuk Dewan raja-raja yang diketuai oleh Sultan Sumbawa, Muhammad Kaharuddin.

 

Maka, Lewat Momentum yang bersejarah ini, Ketua IPPAT Kabupaten Dompu yang juga Ketua Cabor Pobsi dan Anggar Kabupaten Dompu, Munawir, SH,.MKn, Mengucapkan Selamat Hari Jadi Dompu yang Ke-210 Tahun 

 

“Dirgahayu Dompu, Semoga Dompu lebih maju sesuai dengan visi-misi Bupati, Bambang Firdaus, SE dan Syirajudin, SH, ucap Bos Mun Sapaan akrabnya.




Kepala PKM Soriutu Beserta Rombongan Pawai, Ucapkan Selamat Hari Jadi Dompu Ke-210 Tahun.

Foto, Kepala PKM Soriutu Derni Ekalita, S.Kep,.Ners beserta Rombongannya, saat Pawai meriahkan HUT Dompu yang ke-210 Tahun.

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Kerajaan Dompu dan dengan besluit Resident Timur tanggal 12 September 1947 No. lag, Kerajaan Dompu dinyatakan berdiri kembali dan Muhammad Tajul Arifin Sirajuddin diangkat sebagai Sultan Dompu yang ke-29 (sultan terakhir).

 

Terbentuknya Negara Indonesia Timur (NIT) dengan UU NIT No. 44 tahun 1950, kerajaan ini berubah statusnya menjadi daerah Swapraja dan di Pulau Sumbawa dibentuk Dewan raja-raja yang diketuai oleh Sultan Sumbawa, Muhammad Kaharuddin.

 

Maka, Lewat Momentum yang bersejarah ini, Kepala PKM Soriutu Derni Ekalita, S.Kep,.Ners beserta Rombongannya Pawai dalam rangka meriahkan HUT Dompu, Mengucapkan Selamat Hari Jadi Dompu yang Ke-210 Tahun 

 

“Dirgahayu Dompu, Semoga Dompu kedepannya Lebih Maju, Sejahtera Religius dan Berkeadilan,” ucap Ibu Derni.

Penulis IW




Kadis PUPR Beserta Jajaran, Ucapkan Selamat Hari Jadi Dompu Yang Ke-210 Tahun.

Foto, Kadis PUPR Dompu, Aris Ansary, ST,.MT Dan Sekretaris, Robi Cater, ST

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Kerajaan Dompu dan dengan besluit Resident Timur tanggal 12 September 1947 No. lag, Kerajaan Dompu dinyatakan berdiri kembali dan Muhammad Tajul Arifin Sirajuddin diangkat sebagai Sultan Dompu yang ke-29 (sultan terakhir).

 

Terbentuknya Negara Indonesia Timur (NIT) dengan UU NIT No. 44 tahun 1950, kerajaan ini berubah statusnya menjadi daerah Swapraja dan di Pulau Sumbawa dibentuk Dewan raja-raja yang diketuai oleh Sultan Sumbawa, Muhammad Kaharuddin.

 

Maka, Lewat Momentum hari lahirnya Dompu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Dompu, Aris Ansary, ST,.MT Beserta Seluruh Jajarannya, Mengucapkan Selamat Hari Jadi Dompu yang ke-210 Tahun 

 

“Semoga Dompu Lebih Maju Sejahtera Religius dan Berkeadilan,” ucap Dae Aris Sapaan akrabnya.

Penulis IW




Direktur RSUD Dompu Beserta Jajaran, Ucapkan Selamat Hari Jadi Dompu Ke-210.

Foto, Direktur RSUD Dompu dr. Fitratul Ramadhan 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Kerajaan Dompu dan dengan besluit Resident Timur tanggal 12 September 1947 No. lag, Kerajaan Dompu dinyatakan berdiri kembali dan Muhammad Tajul Arifin Sirajuddin diangkat sebagai Sultan Dompu yang ke-29 (sultan terakhir).

 

Terbentuknya Negara Indonesia Timur (NIT) dengan UU NIT No. 44 tahun 1950, kerajaan ini berubah statusnya menjadi daerah Swapraja dan di Pulau Sumbawa dibentuk Dewan raja-raja yang diketuai oleh Sultan Sumbawa, Muhammad Kaharuddin.

 

Dengan Undang-Undang No. 1 tahun 1957 tentang Pokok Pokok Pemerintahan Daerah, dibentuk menjadi daerah Swatantra Tk. II, kemudian Undang-Undang No. 69 tahun 1958 dibentuk menjadi daerah Kabupaten Tingkat II Dompu

 

Maka, Lewat Momentum hari lahirnya Dompu, Direktur RSUD Dompu, dr Fitratul Ramadhan Beserta Seluruh Jajarannya, Mengucapkan Selamat Hari Jadi Dompu yang ke-210 Tahun 

 

“Semoga Dompu Lebih Maju Sejahtera Religius dan Berkeadilan,” ucap dokter muda ini 

 

Penulis IW




Kadis Kelautan Dan Perikanan, Beserta Jajarannya, Ucapkan Selamat Hari Jadi Dompu Yang Ke-210 Tahun.

Foto, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Dompu, Amiruddin, S.Hut

 

Sejarah Singkat Lahirnya Dompu..

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Nama Dompu sendiri berasal dari kata Dompo/Padompo yang diartikan sebagai daerah atau wilayah yang dipotong atau dipisahkan. Saat itu membentuk Kerajaan Dompu bersama Kencuhian Saneo, Papekat, Kangkelu, Taloko. Namun tidak bertahan lama, Kencuhian Papekat, Kangkelu, Taloko memisahkan diri dan membentuk kerajaannya sendiri. Kemudian dipersatukan kembali oleh Kerajaan Bima saat misi ekspansi wilayah Bima hingga ke Bumi Alor (NTT) di abad 15 oleh Sangaji Ma Wa’a Bilmana.

 

Dompu kembali bertransformasi menjadi wilayah independen pada tahun 1635 M, yang memisahkan diri dari Kerajaan Bima saat sedang terjadi pemberontakan oleh La Salisi, paman putra mahkota Bima yang terjadi selama kurun waktu 1619-1633.

 

Kerajaan Bima sempat berhasil diambil alih kembali oleh Putra Mahkota bernama La Kai (nama Islamnya Abdul Kahir) pada tahun 1626 setelah dibantu oleh kiriman pasukan dari Kesultanan Gowa, lalu mengubah bentuk kerajaan menjadi kesultanan Bima, dan menjadikan dirinya sebagai Sultan Pertama Bima pada tahun tersebut dengan nama Sultan Abdul Kahir I.

 

Namun kembali terjadi pemberontakan oleh La Salisi pada tahun 1632, tapi tidak bertahan lama berhasil diambil alih kembali oleh La Kai pada tahun 1633.

 

Maka, Lewat Momentum yang bersejarah ini, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Dompu, Amiruddin, S.Hut, Beserta Seluruh Jajarannya Mengucapkan Selamat Hari Jadi Dompu yang ke-210 Tahun.

 

“Dirgahayu Dompu, Semoga Dompu Maju, Sejahtera, Religius dan Berkeadilan,” ucap Dae Amir sapaan akrabnya.

 

Penulis IW




Kasat PolPP, Beserta Jajaran Ucapkan Selamat Hari Jadi Dompu Yang Ke-210 Tahun.

Foto, Kepala Satuan (Kasat) PolPP Dompu, Sukardin 

 

Sejarah Singkat Lahirnya Dompu 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Ketika masa kependudukan Belanda berakhir, digantikan oleh kependudukan Jepang. Saat itu terjadi kefakuman kepemimpinan di Kesultanan Dompu karna Sultannya dibuang ke Kupang. Maka oleh pemerintah Jepang Kesultanan Dompu digabung menjadi satu dengan Kesultanan Bima

 

Tidak lama setelah penggabungan itu, Jepang kalah dan meninggalkan Indonesia, disusul dengan diproklamirkannya Kemerdekaan Indonesia. Situasi ini pun tidak disia-siakan oleh rakyat Dompu untuk menuntut kembali berdirinya Kesultanan Dompu.

 

Maka dengan SK. Resident Timur No.1a tanggal 12 September 1947 Kesultanan Dompu dinyatakan berdiri kembali dan Muhammad Tajul Arifin Sirajuddin II, cucu dari Sultan Muhammad Sirajuddin dinobatkan menjadi Sultan Dompu ke-29 (Sultan terakhir). Masa pemerintahan Sultan Muhammad Tajul Arifin II berakhir begitu dikeluarkannya peraturan Undang-Undang No. 1 tahun 1957 tentang pokok-pokok pembentukan Pemerintah Daerah Swatantra Tk II. ini juga menandai masa berakhirnya era Kesultanan di Dompu.

 

Kemudian berdasarkan Undang Undang No. 69 tahun 1956 menjadi Daerah Tk II Kabupaten sampai sekarang. Demikian sebagai bentuk penghormatan kepada Sultan Dompu yang terakhir, diangkatlah Muhammad Tajul Arifin Sirajuddin II menjadi Bupati I Dompu pada tanggal 1 Desember 1958 sampai dengan 30 April 1960.

 

Maka, Lewat Momentum yang bersejarah ini, Kasat PolPP Dompu, Sukardin beserta seluruh jajarannya, Mengucapkan Selamat Hari Jadi Dompu yang ke-210 tahun

 

“Dirgahayu Dompu, Semoga Dihari Lahir nya Dompu Lebih Maju Sejahtera Religius dan Berkeadilan,” ucap Kasat PolPP 

 

Penulis IW