Ketua DPRD Kabupaten Bima, Diah Citra Pravitasari, S.IP, Ucapkan Selamat Hari Bayangkara Ke-80 Tahun.

Foto, Ketua DPRD Kabupaten Bima, Diah Citra Pravitasari, S.IP, dari Partai Golkar

 

 

 

Bima, Dompu, ChanelNtbNews.com – Peringatan HUT Bhayangkara yang ke-80 Tahun ini mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. Tema ini merepresentasikan komitmen dan fokus institusi kepolisian untuk selalu hadir melindungi, melayani, dan bersikap inklusif terhadap seluruh lapisan masyarakat.

 

Maka, Lewat momentum ini, Ketua DPRD Kabupaten Bima, Diah Citra Pravitasari, S.IP, Mengucapkan HUT Bhayangkara yang ke-80 Tahun 2026.

Penulis IW 

 




Masuki Tahun Kelima, Wagub, MotoGP Mandalika Jadi magnet Utama Bagi Pariwisata Dan Investasi Di NTB

Foto, Kegiatan Launching Ceremony MotoGP Mandalika 2026 di sirkuit Mandalika 

 

 

Sirkuit Mandalika, NTB, ChanelNtbNews.com – Indonesia kembali menjadi tuan rumah Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Mandalika International Circuit, The Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

 

Memasuki tahun kelima penyelenggaraan di Mandalika, event MotoGP menjadi momentum penting untuk menunjukkan kapasitas bangsa dalam menyelenggarakan event olahraga internasional berkelas dunia.

 

Dikesempatannya, Direktur Utama InJourney, Maya Watono, selain mendorong sektor pariwisata dan investasi serta pertumbuhan perekonomian daerah dan nasional, ajang balap motor dunia ini, berkontribusi terhadap peningkatan kualitas SDM lokal serta memperkuat citra Indonesia di mata dunia.

 

MotoGP telah menjadi sarana promosi Indonesia yang efektif di tingkat global, utamanya dengan jangkauan mencapai 670 juta penonton di 200 negara di dunia,” paparnya dalam Launching Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, di Jakarta, Kamis (18/6/2026). 

 

Saat ini, lanjutnya, Indonesia tidak hanya memiliki Nation Branding, tetapi juga Nation Pride. “Dunia mengenal Mandalika dan Indonesia dari gelaran MotoGP, dan sekarang kita punya local heroes yang menjadi kebanggaan bersama, ” katanya. 

 

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Tohir, mengatakan MotoGP merupakan bagian dari strategi pengembangan ekonomi melalui sektor sport tourism dan sport industry, yang memiliki potensi pertumbuhan sangat besar.

 

“Lebih dari sekadar balapan, MotoGP Mandalika Indonesia, menjadi ajang yang memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi sport tourism global sekaligus etalase yang memperkenalkan keindahan alam, budaya, dan keramahan Indonesia kepada dunia, ” katanya. 

 

Saat ini, kata Menpora, nilai pasar sport tourism global mencapai sekitar US$ 625 miliar dan diproyeksikan meningkat menjadi US$ 2,7 triliun dalam beberapa tahun kedepan. Untuk industri olahraga dunia sendiri, jelasnya, bernilai lebih dari US$ 500 miliar dengan pertumbuhan sekitar 8% per tahun.

 

Untuk itu, dukungan dari seluruh pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan MotoGP Mandalika, sangat diharapkan.

 

Pertumbuhan penonton sudah terbukti. Economy impact sudah terbukti. Meng-create talenta sudah terbukti. Nah, bagaimana kita semua disini bisa terus mendukung, meningkatkan supaya event seperti MotoGP ini benar-benar bisa terus kita sukseskan,” katanya. 

 

 

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri yang hadir dalam kesempatan tersebut, menyebut bahwa MotoGP Mandalika telah menjadi magnet utama bagi pariwisata dan investasi di NTB.

 

Setiap penyelenggaraan MotoGP, lanjutnya, sangat berdampak positif pada peningkatan tingkat hunian hotel, penambahan penerbangan, serta aktivitas ekonomi masyarakat.

 

Dengan dampak ekonomi yang sangat besar, pelibatan lebih dari 600 pelaku UMKM dalam setiap kali pelaksanaan, serta penyerapan tenaga kerja lokal, event ini menjadi berkah, tidak hanya untuk NTB, tapi bagi Indonesia,” kata Wagub yang akrab disapa Umi Dinda 

 

Untuk itu, Ia berharap, masyarakat Indonesia memiliki rasa kepemilikan yang sama terhadap MotoGP Mandalika, karena ajang tersebut merupakan kebanggaan nasional.

 

Kami ingin Mandalika menjadi milik Indonesia, sehingga rasa memiliki untuk mensukseskan event ini, tidak hanya milik masyarakat NTB, tetapi juga milik masyarakat Indonesia,” pungkasnya. 

 

*The Rise of Local Heroes*

Ajang MotoGP Mandalika, pada tahun kelima penyelenggaraannya, selain dampak ekonomi, juga menunjukkan dampak yang luar biasa dari sisi peningkatan kualitas SDM lokal.

 

Dari data InJourney, saat MotoGP pertama kali digelar di Mandalika pada 2022, seluruh Marshal yang bertugas didatangkan dari luar negeri.

 

Namun saat ini, seluruh Marshal yang bertugas berasal dari masyarakat lokal, dengan kemampun yang diakui hingga tingkat internasional. Bahkan, saat ini, Marshal lokal telah dipercaya untuk bertugas di luar negeri.

 

Selain dari sisi tersebut, saat ini pembalap Indonesia telah mampu menunjukkan “taring”nya.

 

Prestasi gemilang dalam ajang balap motor dunia ini, yang ditunjukkan oleh Mario Aji pada Moto2 dan Veda Ega Pratama pada Moto3, menjadi bukti bahwa pembalap Indonesia bisa bersaing secara kompetitif dengan pembalap dunia lainnya.

 

Di tempat yang sama, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Moreno Soeprapto, menyatakan munculnya kedua pembalap tersebut semakin memicu antusiasme pencinta otomotif nasional.

 

Selain Mario Aji dan Veda Ega Pratama, Indonesia juga memiliki sejumlah pembalap muda lain, yang berpotensi mengikuti jejak mereka menembus level dunia,” katanya. 

 

Menurutnya, geliat industri otomotif, modifikasi motor, hingga pembinaan pembalap muda ikut tumbuh seiring hadirnya ajang balap motor paling bergengsi tersebut di Indonesia.

 

IMI yang memiliki puluhan ribu anggota, siap mendukung kesuksesan MotoGP Mandalika. Kami pun siap hadir dan menyemarakkan MotoGP Mandalika 2026,” pungkasnya. 

 

Launching MotoGP Mandalika 2026 ini, ditandai juga dengan secara resmi dimulainya penjualan tiket seri balapan Moto3, Moto2, dan MotoGP.

 

Turut hadir pada ceremony tersebut Sesmenko Bidang Perekonomian, Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital BAPPENAS, Jajaran Direksi dan Komisaris InJourney, MGPA, ITDC, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi NTB, dan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekraf Provinsi NTB, serta kalangan media massa.

Penulis IW 




Dukung Swasembada Pangan, Relawan dan Mitra MBG Nowa Anggrek Woja, Gotong Royong Bersihkan Jalan Umum Dan Jalur Ekonomi.

Foto, Kegiatan Gotong Royong Pembersihan Jalan Umum Jalur Ekonomi di Desa Nowa Kecematan Woja Kabupaten Dompu.

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Mengisi hari libur akhir pekan dengan aksi produktif, Relawan Makan Bergizi Gratis (MBG) Nowa Anggrek bersama Mitra MBG Nowa Anggrek Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, menggelar Bhakti Sosial Gotong Royong yang difokuskan pada pembersihan jalan umum dan jalur ekonomi desa, Sabtu 20/6/26, pagi

 

Aksi nyata ini guna mendukung kelancaran program swasembada pangan nasional dan kegiatan yang dimulai serentak sejak pukul 08.30 WITA ini melibatkan puluhan relawan, mitra strategis.

 

Para relawan dan mitra bahu-membahu membabat semak belukar yang menutupi bahu jalan, membersihkan sampah, serta merapikan akses perlintasan yang menjadi urat nadi transportasi warga dan para petani setempat.

 

Pembersihan jalan ekonomi ini dinilai krusial dengan kondisi jalan rusak parah yang sangat memprihatikan, dikarenakan jalur tersebut merupakan akses utama untuk distribusi hasil pertanian, pupuk, dan mobilitas alat mesin pertanian (alsintan).

 

Maka, dengan kondisi jalan yang bersih dan bebas hambatan, waktu tempuh serta biaya logistik pertanian dapat dipangkas secara signifikan sehingga meringankan beban para petani.

 

Infrastruktur jalan yang bersih dan layak adalah kunci mobilitas pangan yang cepat. Gotong royong di hari libur ini adalah bentuk kontribusi nyata relawan dan mitra MBG untuk memastikan jalur distribusi pertanian di Desa Nowa berjalan tanpa hambatan demi menyukseskan swasembada pangan,” ujar perwakilan koordinator lapangan, Husein Komcad TNI. di lokasi kegiatan.

 

Menurutnya, melalui sinergi kuat antara relawan, mitra, aparat keamanan, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat memicu semangat kepedulian lingkungan yang berkelanjutan.

 

Akses jalan yang representatif tidak hanya memperlancar jalur pangan, tetapi juga mendongkrak perputaran ekonomi masyarakat Woja secara keseluruhan.” ujarnya. 

 

Ia juga meminta kepada pemerintah untuk memprioritaskan perbaikan jalan ini, agar dapat memperlancar akses pengguna jalan dan lebih-lebih para petani.

 

Jalan baik, akses pertanian lancar, maka akan terwujudnya program swasembada pangan nasional, programnya Bapak Prabowo,” tegasnya penuh semangat. 

Penulis IW 




Terkesan Tertutup, LSM Sumea Soroti Minimnya Keterlibatan Warga Lokal Pada Aktivitas Tambang Emas PT. INTAM 

Foto, Ketua LSM Sumea, Yosi Larian, S.Sos

 

 

Sumbawa,NTB, ChanelNtbNews.com – Dalam industri pertambangan, kepatuhan terhadap regulasi menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan operasional berjalan secara bertanggung jawab dan selaras dengan perlindungan lingkungan.

 

Salah satu elemen yang turut memperkuat proses tersebut adalah partisipasi masyarakat sebagai bagian dari mekanisme pengawasan lingkungan secara terbuka dan kolaboratif.

 

Sebagai bagian dari penerapan Good Mining Practice, Agincourt Resources melibatkan masyarakat dalam kegiatan lingkungan pertambangan.

 

Keterlibatan masyarakat dalam proses ini tidak hanya memperkuat transparansi dan akuntabilitas, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk memahami secara langsung mekanisme pengelolaan lingkungan yang diterapkan perusahaan pertambangan.

 

Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memastikan proses pengawasan dapat dilakukan secara lebih kredibel dan terbuka.

 

Melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat, pengawasan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan secara bertanggung jawab.

 

Namun, salah satu perusahaan tambang di daerah Sepukur Kecamatan Lantung Kabupaten Sumbawa yaitu PT. INTAM terkesan menutup diri terhadap warga lokal khususnya pengusaha lokal yang ingin dilibatkan dalam aktivitas perusahaan tersebut.

 

Sehingga menimbulkan pertanyaan besar bagi masyarakat setempat terhadap aktivitas tambang tersebut yang tidak sejalan dengan undang-undang keterbukaan informasi publik.

 

Akibatnya, LSM SUMEA yang diketuai oleh YOSI LARIAN, S.Sos bersama masyarakat Sepukur Kecamatan Lantung melakukan berbagai aksi protes, menuntut keterbukaan terhadap perusahaan tersebut.

 

Dalam pres releasenya, Ketua LSM Sumea, Yosi Larian menyampaikan kekecewaannya terhadap salah satu perusahaan tambang emas yang sudah operasional diwilayah tersebut

 

Maka, salah satu langkah untuk meluapkan bentuk kekecewaan masyarakat Sepukur Lantung dengan melakukan hearing dengan pihak perusahaan namun tidak ditangggapi,

 

Tidak berhenti disitu saja, kata, Yosi, LSM Sumea bersama masyarakat melakukan aksi unjuk rasa terhadap perusahaan namun kembali tidak ditanggapi

 

Bahkan LSM SUMEA sempat melakukan aksi sweeping untuk mendapatkan kejelasan dari pihak perusahaan terkait tuntutan yang disampaikan.

 

Kami sebagai masyarakat lokal hanya ingin dilibatkan dalam kegiatan perusahaan, jangan jadikan kami sebagai penonton di daerah kami sendiri, kalian keruk isi bumi kami kemudian pergi meninggalkan dampak lingkungan yang cukup berat bagi kami” ungkap Yosi.

 

Selain itu, YOSI LARIAN, S.Sos juga menyampaikan terkait kompensasi atas penggunaan jalan akses pribadi yang diklaim dibangun warga sejak tahun 2017 saat ini PT. INTAM sudah membuat akses baru melalui Desa Padesa Kecamatan Lantung sehingga jalan yang diklaim warga selama ini sudah tidak digunakan lagi.

 

Oleh karena itu, YOSI LARIAN, S.Sos selaku Ketua LSM SUMEA menegaskan bahwa masyarakat Sepukur Lantung siap mendukung Pemerintah mendorong perusahaan untuk melakukan investasi di wilayahnya,

 

Namun dalam operasionalnya jangan lupa melibatkan masyarakat lokal dalam aktivitas yang dilakukan baik sebagai tenaga kerja di dalam perusahaan maupun sebagai penyuplai barang2 yang dibutuhkan oleh perusahaan guna mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Sepukur Kecamatan Lantung.

 

Maka, dengan adanya sinergitas antara Pemerintah, Perusahaan, dan masyarakat, diharapkan setiap adanya permasalahan dapat segera ditangani secara komprehensif agar tidak menimbulkan dampak sosial yang lebih luas.

 

Hingga berita ini dipublish, pihak perusahaan belum dapat dimintai keterangannya

Penulis IW 




Sinergitas HMI-MPO Dengan Polres Dompu Dalam Menekan Kriminalitas Dan Peredaran Narkotika Guna Mewujudkan Stabilitas Daerah Kabupaten Dompu.

Foto, Ketua HMI-MPO Cabang Dompu Raya, Ilham beserta pengurusnya, saat bersilaturahmi dengan Kapolres Dompu.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com –Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Cabang Dompu Raya melaksanakan agenda silaturahmi bersama Kapolres Dompu, Senin 15/06/26

 

Yang dirangkaikan dengan penyerahan Naskah Akademik bertajuk “Sinergitas HMI MPO dan Polres Dompu dalam Menekan Kriminalitas dan Peredaran Narkotika Guna Mewujudkan Stabilitas Daerah Kabupaten Dompu.”

 

Agenda tersebut untuk membangun sinergisitas antar pihak penegak hukum dan komitmen organisasi dalam membangun komunikasi yang konstruktif serta memperkuat kolaborasi antara elemen mahasiswa dan aparat penegak hukum dalam menjawab persoalan sosial yang akhir-akhir ini menjadi perhatian masyarakat, khususnya persoalan kriminalitas dan peredaran narkotika di Kabupaten Dompu.

 

Dalam pertemuan tersebut, ILHAM Ketua Umum HMI MPO menegaskan bahwa persoalan narkotika dan tindak kriminal tidak dapat diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat,

 

Mulai dari aparat penegak hukum, pemerintah daerah, organisasi kemahasiswaan, pemuda, hingga masyarakat secara umum.” jelas Ilham 

 

Lanjut, Ilham mengatakan melalui penyerahan naskah akademik tersebut, HMI MPO Cabang Dompu Raya menghadirkan gagasan dan rekomendasi strategis yang diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam memperkuat upaya pencegahan, edukasi publik, penguatan pengawasan, serta pembangunan gerakan kolektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban daerah.

 

Ketua Umum HMI MPO Cabang Dompu Raya, juga menyampaikan bahwa silaturahmi ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi merupakan langkah nyata dalam membangun kemitraan yang produktif sebagaimana tujuan HMI terbinanya mahasiswa Islam menjadi insan Ulul Albab yang turut bertanggungjawab atas terwujudnya tatananmasyarakat yang diridhoi Allah Subhanahu Wata’ala.Dompu.

 

HMI MPO hadir sebagai mitra kritis sekaligus mitra strategis. Kami memandang persoalan kriminalitas dan peredaran narkotika harus ditangani secara terintegrasi melalui pendekatan preventif, edukatif, dan penegakan hukum yang berkeadilan. Naskah akademik ini merupakan kontribusi pemikiran yang kami dedikasikan untuk mewujudkan Kabupaten Dompu yang aman, tertib, dan stabil.” terangnya.

 

Untuk itu, Kami berharap silaturahmi dan penyerahan naskah akademik ini menjadi awal dari sinergi yang berkelanjutan antara organisasi kemahasiswaan dan aparat penegak hukum dalam menekan kriminalitas serta peredaran narkotika guna mewujudkan stabilitas daerah Kabupaten Dompu.

Penulis IW 




Operasi Skala Besar Di Kampung Rawan Narkoba, Satresnarkoba Polres Dompu Amankan 7 Terduga Serta BB Yang Diduga Sabu Berat Bruto 31,71 Gram

Gambar, BB Yang Diduga Sabu Berat Bruto 31,71 Gram

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Dalam rangka penegakan hukum terhadap peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Dompu

 

Satuan Reserse Narkoba Polres Dompu bersama tim gabungan seluruh fungsi Polres Dompu kembali menggelar operasi skala besar di kawasan yang diduga menjadi kampung rawan narkoba di Lingkungan Bali Barat, Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Sabtu (06/06/2026).

 

Dimana sehari sebelumnya, Satresnarkoba Polres Dompu Berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial S dilokasi yang diduga menjadi sarang narkoba beserta Barang Bukti Shabu-shabu dengan berat bruto mencapai 19,95 gram.

 

Dalam operasi yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., petugas berhasil mengamankan tujuh orang terduga pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu yang terdiri dari lima orang di dalam rumah dan dua orang di luar rumah.

 

Adapun terduga pelaku yang di amankan antara lain :

-Yang diamankan Di luar rumah

1. I, Laki-laki, 20 Th, Islam, Belum bekerja, Desa Mangge asi, Kecamatan Dompu.

2. AP, Laki-laki, 24 th, Islam, Belum bekerja, Kelurahan Bali,Kecamatan Dompu.

-Yang di amankan di dalam rumah

1. EN, Perempuan, 22 th, Islam, Belum bekerja,Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja.

2. RP, Perempuan, 16 th, Islam, Pelajar, Desa Mangge na,e, Kecamatan Dompu.

3. N, Perempuan, 32 th, Islam, IRT,Desa Mumbu, Kecamatan Woja.

4. A, Laki-laki, 38 th, Islam, Wiraswasta, Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu.

5. EH, Perempuan, 42 th, Islam, IRT, Kelurahan Karijawa Kecamatan Dompu.

 

Operasi tersebut merupakan tindak lanjut atas informasi masyarakat terkait aktivitas peredaran narkotika yang meresahkan warga. Setelah dilakukan penyelidikan dan pemantauan intensif, tim memastikan aktivitas tersebut masih berlangsung sehingga dilakukan tindakan penegakan hukum secara terukur dengan melibatkan personel gabungan dari Satresnarkoba, Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Samapta, Satlantas, serta piket SPKT.

 

Dalam proses penggeledahan yang disaksikan oleh saksi umum dan aparat setempat, petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika, di antaranya puluhan poket kristal bening yang diduga sabu, klip kosong, alat pendukung pengemasan, sejumlah uang tunai, serta beberapa unit telepon genggam.

 

Dari hasil penimbangan awal, barang bukti narkotika yang diamankan memiliki berat bruto keseluruhan 31,71 gram dengan berat netto 23 gram.

 

Meski sempat mendapat penolakan dan perlawanan dari pihak keluarga terduga serta sejumlah warga yang berupaya menghalangi proses evakuasi, petugas tetap bertindak profesional, humanis, dan sesuai prosedur hingga seluruh rangkaian kegiatan penggeledahan dapat diselesaikan dengan aman dan terkendali.

 

Dalam keterangannya, Kasat Resnarkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini merupakan bentuk komitmen Polres Dompu dalam memberantas peredaran gelap narkotika yang dapat merusak generasi muda dan mengganggu stabilitas keamanan masyarakat.

 

Kami akan terus melakukan upaya penegakan hukum terhadap siapa pun yang terlibat dalam peredaran gelap narkotika. Tidak ada ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun pengedar narkoba di wilayah Kabupaten Dompu. Keberhasilan pengungkapan ini juga tidak terlepas dari informasi dan dukungan masyarakat yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya,” tegas IPTU Rahmadun.

 

Kasat Resnarkoba juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar lokasi pengungkapan, agar tidak lagi melakukan aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

 

Saya mengajak seluruh masyarakat untuk memiliki kesadaran hukum yang baik dan bersama-sama memerangi narkoba. Jangan melindungi ataupun memberikan ruang kepada pelaku kejahatan narkotika. Apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Mari kita jaga lingkungan kita agar tetap aman, sehat, dan terbebas dari bahaya narkoba,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika saat apel konsolidasi menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut.

 

Menurutnya, keberhasilan pengungkapan ini merupakan respons cepat Polres Dompu terhadap keluhan dan harapan masyarakat, terlebih setelah beberapa hari sebelumnya beredar video viral di media sosial Facebook yang menyoroti dugaan aktivitas peredaran narkoba di lokasi tersebut dan memperlihatkan salah satu terduga pelaku yang berhasil diamankan.

 

Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang telah bekerja maksimal dan merespons cepat apa yang menjadi keluhan masyarakat. Kehadiran Polri harus mampu menjawab keresahan warga dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar IPTU Nyoman menyampaikan pesan Kapolres Dompu.

 

Dalam arahannya, Kapolres Dompu juga menegaskan kepada seluruh personel agar tetap fokus bekerja secara profesional dan tidak terpengaruh oleh berbagai asumsi yang berkembang di tengah masyarakat.

 

“‘Apa yang menjadi asumsi masyarakat biarkan mereka berbicara, yang penting kita sudah memberikan yang terbaik dan merespons cepat apa yang menjadi harapan masyarakat pada umumnya.’ Pesan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus bekerja dengan tulus dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

 

Saat ini ketujuh terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Dompu guna menjalani proses lebih lanjut. Penyidik juga akan melakukan pemeriksaan urine, pendalaman asal-usul barang bukti narkotika, serta pengujian laboratorium guna kepentingan pembuktian perkara. (Sumber Humas Polres Dompu).

Penulis IW.