Keluarga Besar SMPN 7 IT Dompu, Berbagi 300 Bungkus Takjil Di Bulan Penuh Berkah.

Foto, Kepsek, H. Hasan, SPd, pada momen pembagian takjil bersama guru dan siswa di depan sekolah SMPN IT 7 Dompu di Kelurahan kandai satu

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Bulan Ramadhan menjadi momen yang penuh berkah dan kesempatan untuk menebar kebaikan. salah satu bentuk kebaikan yang bisa dilakukan adalah berbagi kepada sesama, baik dalam bentuk materi maupun takjil, karena dengan berbagi, kita tidak hanya membantu orang lain tetapi juga mendapatkan keberkahan yang berlimpah.

 

Seperti halnya yang dilakukan oleh Keluarga Besar SMPN 7 IT Dompu, berbagi 300 takjil kepada umat Islam yang menjalankan ibadah puasa di bulan Suci Ramadhan

 

Pantauan langsung media, nampak terlihat Kepala Sekolah SMPN 7 IT Dompu, yang sangat antusias ikut membagikan takjil kepada warga yang melintas di depan sekolah di kelurahan kandai satu Dompu, Kamis, 20/03/25 sore menjelang berbuka.

 

Disela-sela berbagi takjil, Kepala Sekolah SMPN 7 IT Dompu, H. Hasan, SPd, kepada media, menuturkan bahwa kami SMPN 7 IT Dompu membagikan sebanyak 300 bungkus takjil kepada masyarakat.

 

“Dimomen bulan penuh berkah ini, kita berbagi kepada masyarakat yang lewat di depan sekolah, intinya untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang tidak mampu,” katanya

 

Selanjutnya, setelah berbagi takjil, nanti dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama kemudian dilaksanakan sholat tarawih di sekolah.” Ini adalah rangkaian dari kegiatan akhir dari program besar kami SMPN 7 IT Dompu,” ucap kepsek penuh ikhlas.

 

Lanjut, dijelaskan Kepsek dimana sebelumnya, SMPN 7 IT Dompu ini, telah melaksanakan program besar yaitu kegiatan silaturahmi ramadhan di 6 mesjid yang bertajuk berkah di bulan suci, tingkatkan iman dan wawasan siswa.

 

“Kegiatan itu selesai tadi malam, yang dimulai pada hari sabtu tgl 8, di mesjid Dorongao dan tanggal 10 di mesjid Baitul muslimin kandai satu, kemudian tanggal 12 di mesjid Al-Azis, tanggal 14 di mesjid mada kimbi, tanggal 16 di mesjid mada kimbi yang lain dan terakhir tgl 19 Maret 2025 di mesjid Potu Dua,” terangnya.

 

Dimana tujuan daripada kegiatan ini adalah yang pertama menjalin hubungan silaturahmi sekaligus Sosialisasi tentang Zona Pendaftaran untuk SMPN 7 IT Dompu dengan tema 7 Kebesaran Anak Indonesia Hebat

 

“Jadi kita mengharapkan kepada masyarakat untuk mengsekolahkan Anak-anaknya di SMPN 7 t Dompu, agar tidak mendaftarkan Anaknya di luar zona, sebab tahun lalu banyak yang mendaftarkan Anaknya diluar zona, terutama SDN 21 banyak yang daftar di SMPN 4 Dompu,” ujar kepsek.

 

Ditambahkan Kepsek, pada kegiatan silaturahmi ini, kami juga membawa oleh-oleh berupa sajadah mukenah dan alat sholat lainnya,

 

“Oleh-oleh ini, Inisiatif dari guru, yang paling banyak sejadah, kita serahkan ke pengurus mesjid masing-masing, nanti pengurus mesjid yang atur,” terang kepsek penuh semangat.

 

Usai kegiatan tersebut, kata kepsek dilanjutkan dengan kegiatan Pesantren Kilat, yang dimulai pada hari Senin tanggal 17 sampai dengan hari rabu kemarin tanggal 19 Maret 2025.

 

Adapun sejumlah rangkaian kegiatan Pesantren Kilat, dihari pertama Sholat Dhuha bersama kemudian dilanjutkan Tadarus juz 1 sampai 10,

 

Selanjutnya dihari kedua adalah ceramah agama oleh guru sesuai dengan jadwal dilanjutkan dengan Tadarus Juz 11 sampai dengan Juz 20 kemudian dihari ketiga Tadarus Juz 21 sampai dengan Jus 30 dan diakhiri dengan khatam.

 

“Jadi kegiatan pesantren kilat ini, bagaimana kita melatih diri kita, guru dan siswa ini untuk sholat Dhuha, Anak-anak terbiasa dengan bacaan Al-Qur’an, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi di hari-hari biasa,” pungkas H. Hasan

 

Diakhir, H. Hasan berharap dengan adanya sejumlah rangkaian kegiatan di bulan Ramadhan ini, ketika siswa tamat sekolah, mereka sudah menghafal Juz 30.

 

“Makanya, Anak-anak ini belajar ngaji terus di hari-hari biasa, agar nanti di akhir tahun pelajaran anak-anak khatam Al-Qur’an bersama,” harap H. Hasan

 

Adapun sumber Anggarannya ini murni dari hasil donasi pribadi kami dari pihak SMPN 7 IT dompu bersama guru dan semua siswa siswi telah kami sepakati bersama melalui musyawarah sekolah.

 

Penulis IW




Hadiri Pelantikan Pengurus Himpaudi, Ny. Onti Farianti Bambang Firdaus, Harap Himpaudi Menjadi Mitra Strategis Pemerintah Daerah

Foto, Nyonya Onti Farianti Bambang Firdaus, saat menghadiri kegiatan Pelantikan Pengurus Himpaudi di Gedung PKK Dompu 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Nyonya Onti Farianti Bambang Firdaus Hadiri Pelantikan Pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Dompu Periode 2025-2029 di Gedung PKK Dompu, Senin, 17/03/25.

 

Pelantikan tersebut dihadiri Kepala Dinas Dikpora, Drs. H. Rifaid, M.Pd, Perwakilan Dinas DPMPD, Perwakilan Dinas Kesehatan, Perwakilan Dinas DP3A, Pengurus Himpaudi Kecamatan Se Kabupaten Dompu dan Pengelola PAUD Se Kabupaten Dompu.

 

Dalam amanatnya Nyonya Onti Farianti yang juga istri tercinta Bupati Dompu Bambang Firdaus, mengapresiasi dilaksanakannya Pelantikan Pengurus Himpaudi Kabupaten Dompu Periode 2025-2029.

 

Menurutnya wanita yang akrab disapa Momy Onti tersebut Himpaudi merupakan Mitra pemerintah daerah dalam meningkatkan pendidikan anak usia dini.

 

“Dalam perannya Himpaudi memiliki peranan penting dan strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini dan juga akan menjadi Mitra penting pemerintah daerah dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini”, katanya.

 

Lanjut Momy Onti menyarankan Himpaudi, hendaknya dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah. dalam menjalankan peran-peran strategisnya

 

“Tugas-tugas Pemda dalam penanganan dan pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan bagi anak usia dini akan dapat diselesaikan dengan hadirnya Himpaudi di tengah-tengah masyarakat”, ungkap Momy Onti yang juga sebagai Bunda PAUD Kabupaten Dompu ini.

 

Sementara disela waktu Kadis Dikpora, Drs. H. Rifaid, M.Pd menyampaikan harapan agar Pengurus Himpaud dapat berperan aktif membantu pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Bumi Nggahi Rawi Pahu.

 

“Saya berharap Pengurus Himpaudi yang baru dilantik bisa berperan aktif sesuai tugas dan fungsinya ditengah masyarakat sehingga kualitas pendidikan khususnya pendidikan anak usia dini dapat terangkat”, ujarnya menyampaikan harapan.

 

Sebelumnya Ketua Himpaudi Wilayah NTB, Rustam, S.Pd menyampaikan harapan kepada pihak Dinas Dikpora untuk dapat memberdayakan Himpaudi.

 

Adanya sinergisitas yang baik antara Himpaudi dengan Dinas Dikpora sangat kami harapkan.

 

“Adanya sinergisitas yang baik akan dapat mendorong Dinas Dikpora dan Himpaudi dapat bekerja sama dalam memajukan pendidikan usia dini di Kabupaten Dompu”, katanya.

 

Dalam pantauan pelantikan Pengurus Himpaudi periode 2025-2029 yang diketuai Abdul Gani, S.Pd berjalan aman, tertib dan lancar, (Sumber Prokopim)

Penulis Tim CNNEWS




Wujudkan Paradigma Kurikulum Merdeka, SMPN 1 Kilo Terapkan Sekolah Ramah Lingkungan Dan Pesantren Kilat.

Foto, bagian kurikulum Ahwan, S. Pd. Dan Kegiatan Bersih-bersih Sekolah Serta Kegiatan Pesantren Kilat 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Implementasi Kurikulum merdeka merupakan salah satu kebijakan Merdeka Belajar disertai dengan semangat agar para guru mengimplementasikan paradigma baru pembelajaran dalam rangka untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran sebagai bentuk komitmen pembelajaran yang berpihak kepada peserta didik.

 

Hal ini yang tengah di lakukan SMPN 1 Kilo dalam upaya mewujudkan kurikulum baru merdeka belajar dengan menerapkan beberapa kegiatan yang melibatkan Guru para peserta didik, melalui Via WhatsApp, Senin, 17/03/24

 

Kepada Media, Kepsek SMPN 1 Kilo, Ikhlas, SPd, melalui bagian kurikulum Ahwan, S. Pd. Menyampaikan bahwa untuk mencapai perubahan pada pendidikan di tiap-tiap sekolah khususnya SMPN 1 Kilo ini

 

Dimana bagian yang sangat terpenting bagi guru dan siswa untuk mencapai Visi-misi sekolah, salah satu contoh konkritnya adalah membangun sekolah yang Bersih dan ramah lingkungan

 

“Setiap hari kami bekerja sama untuk mencapai satu tujuan, yaitu Perubahan karakter siswa,” terang Ahwan.

 

Oleh karena itu, kata Ahwan dengan melakukan Bimbingan dan arahan secara intens disekolah demi mewujudkan cita-cita sekolah.

 

Termasuk pada bulan puasa kami telah melaksanakan kegiatan pesantren kilat selama 1 Minggu dengan tujuan tujuan adalah membimbing para siswa untuk memperdalam ilmu agama islam serta menanamkan perilaku dan nilai-nilai keislaman bagi pesertanya.

 

“Saya mengucapkan terimakasih yang amat mendalam kepada pimpinan sekolah bapak Ikhlas, Kepala sekolah SMPN 1 Kilo yang slalu membimbing kami setiap hari.” ucap Guru yang dikenal kreatif ini.

Penulis IW




Siswi SMAN 1 Manggelewa, Wiwin Dwi Putri Berhasil Lolos Ke Babak Semifinal Ajang Maleo Tingkat Nasional

Foto, Wiwin Dwi Putri Siswi SMAN 1 Manggelewa yang berhasil lolos ke babak semifinal di ajang Maleo Tingkat Nasional 

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Satu-satunya Perwakilan SMAN 1 Manggelewa Kabupaten Dompu, Wiwin Dwi Putri, Kelas XI, mengikuti ajang MALEO tingkat nasional

 

Di babak penyisihan yang diselenggarakan secara online pada tanggal 6 hingga 9 Februari 2025,

 

Wiwin Dwi Putri, Berhasil lolos ke babak semifinal akan dengan 102 peserta dari berbagai Daerah di Indonesia yang akan dilombakan besok hari kamis, tanggal 20 Februari 2025, di gedung taman budaya Mataram.

 

Dimana ajang ini dikenal cukup menantang, dengan peserta diharuskan menyelesaikan 90 soal dalam waktu 90 menit dengan aturan yang ketat.

 

Diwawancara khusus media ChanelNtbNews, Rabu, 19/02/25, Wiwin Dwi Putri, mengaku baru pertama kali mengikuti kompetisi Maleo tingkat nasional ini.

 

Pada awalnya dirinya di daftarkan oleh guru bahasa Inggrisnya bersama salah satu temannya dan biaya pendaftaran seutuhnya di biayai oleh orang tuanya tanpa membebani anggaran sekolah dan anggaran daerah.

 

Kemudian ia mendaftar via online pada pertengahan bulan November 2024 lalu dan mengikuti seluruh rangkaian perlombaan bahasa inggris tersebut

 

“Alhamdulillah, Saya daftar online dan menggunakan biaya pribadi” syukurnya.

 

Saat mengikuti kompetisi, Wiwin menjelaskan hal itu didukung penuh oleh kedua orang tuanya dan pihak sekolah. alhasil pencapaian luar biasa itu tidak lepas dari support dari semua pihak, terutama ayah dan ibunya

 

“Ayah dan ibu yang mendorong saya hingga sampai ke semifinal” ujarnya mengingat pengorbanan kedua orangtuanya

 

Lanjut, Siswa kelas XI ini menyampaikan bahwa Ia dijadwalkan akan berlaga kembali pada tanggal 20 Februari 2025, di Taman budaya (TB) Kota Mataram dalam rangka memperebutkan tiket final.

 

Untuk itu Wiwin meminta do’a dan dukungan dari masyarakat kabupaten Dompu agar diberi kemudahan dalam berkompetisi sehingga mampu keluar sebagai Jawara di ajang bergengsi di kalangan pelajar Indonesia itu

 

“Saya akan berkompetisi Tanggal 20 esok di taman budaya Mataram. Mohon do’a dan dukungan, mudah-mudahan kami keluar sebagai juara” harapnya

 

Namun kesuksesan Wiwin tidak lepas dari do’a tulus serta dukungan penuh dari kedua orangtua tercinta, Wiwin mampu mengharumkan nama kabupaten Dompu, terutama SMAN 1 Manggelewa di tingkat provinsi NTB

 

Diwaktu yang bersamaan Ayahnya Wiwin, Suhaili mengaku Wiwin sebelumnya kerap mengikuti perlombaan seperti olimpiade sains Nasional (OSN) pada tahun 2024 dan berhasil mendapat juara.

 

Lanjut Suharli bertekad akan terus memberi dukungan penuh kepada putri kesayangannya itu

 

“Kami sebagai orang tua akan terus memberi dukungan penuh kepada anak kami” Singkatnya.

 

Foto, Wiwin Dwi Putri Bersama Ayah Tercinta Suhaili 

 

Sementara dikutip dari Kilasntb, Selasa (18/2/2025). kemarin, Kepala Sekolah SMAN 1 Manggelewa Syamsuddin, SE, mengungkapkan bahwa dirinya sebagai kepala sekolah sangat bangga dengan keempat siswa saya yang berani ikut serta dalam ajang yang bergengsi ini.

 

Siswa kami yang berhasil lolos ke babak selanhutnya, kami sangat syukuri, dan ini adalah keberhasilan mereka semua,” ujarnya

 

Sebanyak 99 peserta dari Nusa Tenggara Barat kata Syamsuddin akan melanjutkan kompetisi ke babak semifinal secara offline yang akan digelar pada Kamis, 20 Februari 2025, di Gedung Inovatif – Balai Guru Penggerak NTB.

 

“Apapun hasil yang diperoleh anak kami Wiwin nantinya, kami yakin itu adalah hasil terbaik. Kami keluarga besar SMAN 1 Manggelewa senantiasa memberikan dukungan dan doa terbaik untuk kesuksesan anak-anak kami,” tambah Syamsuddin.

 

Mandalika National English Olympiade (MALEO) merupakan ajang olimpiade Bahasa Inggris tingkat nasional yang terbuka untuk seluruh siswa SMA/SMK/MA se-Nusa Tenggara Barat.

 

Lomba bahasa inggris yang digelar oleh Lembaga Pengembangan Pendidikan Nusa Tenggara Barat (LPPNTB) Itu merupakan kompetisi tahunan yang dimulai pada tahun 2023 lalu dan dibuka untuk pelajar seluruh indonesia

 

Berikut Profil Wiwin Dwi Putri adalah anak dari pasangan suami istri yang bernama Suhaeli dan Yanti Suryanti, warga dusun jati makmur, Desa tekasire, Kecamatan Manggelewa. Ayahnya merupakan salah satu anggota kehutanan yang saat ini bertugas di salah satu Balai Kesatuan Pengamanan Hutan (BKPH) di kabupaten Sumbawa di bawah naungan dinas Lingkungan hidup dan kehutanan NTB. Sedangkan ibunda Wiwin hanya sebagai ibu rumah tangga

 

Penulis Tim CNNEWS




Sejumlah Paud/TK Dan PKBM Fiktif Di Kecamatan Kempo Dan Manggelewa Terancam Di Rampingkan!

Foto, kegiatan Paud/TK Dan PKBM di Kecematan Manggelewa dan kempo 

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Pendidikan merupakan proses pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, dan penelitian.

 

Karena pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi individu agar mampu beradaptasi dan berkontribusi positif dalam masyarakat.

 

Mulai dari tingkat Pendidikan Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan pusat kegiatan belajar mengajar (PKBM),

 

Maka, pemerintah telah menjamin Sistem Pendidikan melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, yaitu “Mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.”

 

Namun sejumlah Pendidikan TK/Paud dan PKBM khususnya di Kecematan Kempo dan Manggelewa terancam di rampingkan karena diduga fiktif dan keterbatasan anggaran yang dipangkas oleh pemerintah.

 

Menanggapi hal tersebut, Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Manggelewa, Edi Sugyanto kepada Wartawan menjelaskan bahwa di Kecamatan Manggelewa ada 34 lembaga pendidikan yang memiliki legalitas, baik pendidikan formal maupun non formal.

 

“Diantaranya 23 paud Swastari, 1 TK negeri, 3 SD, 1 SD IT, 7 SMP Negri dan 2 PKBM,” terang Edi, Senin (17/02/25), kemarin dikantor UPTD Dikpora Kecamatan Manggelewa

 

Latar belakang berdirinya Paud/TK, kata Edy sugyanto, tentu saja ada rekomendasi dari Desa yang ditujukkan kepada UPDT Kecamatan kemudian diteruskan dan mendapat persetujuan Diknas Dikpora

 

“Sebagai syarat untuk membangun paud dan TK disebuah Desa tersebut,” ungkap Edisugyanto.

 

Kemudian dengan adanya Paud dan TK swasta diwilayah anda yang mengantongi ijin, namun siswa relatif kecil? bagaimana tanggapan anda paud dan TK tersebut di rampingkan saja? itu hak dan wewenang pimpinan diatas,” cetusnya.

 

Ditempat terpisah, Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Kempo Syamsudin S,PD, mengatakan bahwa tingkat kematangan belajar siswa sekitar 70-80 %, namun disisi lain masih ada kelemahan

 

“Kita berharap, agar sama sama mendorong kreativitas anak bangsa sehingga anak anak Indonesia khusunya kecamatan Kempo dan Manggelewa dapat menuju anak Indonesia emas di tahun 2045.” ujarnya

 

Kemudian terkait adanya wacana perampingan paud/TK karena diduga fiktif dan warga belajar yang relatif kecil Syamsudin mengungkapkan bahwa keputusan itu, kami kembali ke atasan atau Diknas Dikpora Dompu.

 

Sementara, Ketua Himpa Udi, Sunarti, SPd menjelaskan bahwa di Kecamatan Kempo ada 16 PAUD/TK, tetapi belum ada yang berstatus negeri

 

Dimana Kecematan Kempo merupakan salah satu indeks prestasi masyarakat yang handal, namun belum memikirkan anak bangsa melalui taman kanak-kanak

 

“Kalau bisa lewat media ini, kami berharap TK catur sari statusnya dapat di negerikan, sehingga pemerintah bisa menilai dengan fasilitas lahan yang memiliki sertifikat sendiridl dengan jumlah siswa sekitar 50- an orang, walaupun diera krisis anggaran yang di pangkas, meski PKBM dilikudasi” kata Sunarti

 

Sedangkan di kecamatan Kempo ada 16 lembaga pendidikan yang terdiri dari: TK/ Paud, 1 – SD IT, 20 – SD, 3 – SMPN, 3 – SMP satap dan 2 PKBM

 

Adapun TK/Paud yang aktif di Kecamatan Kempo PauD Catur Sari Desa Songgajah, Paud Nurul Kaimah Desa Konte, Paud Berkas Budi Depan Desa Soro barat, TK permata Bunda Soro Timur, TK PGRI, sedangkan TK/ Paud yang layak Desa Kempo yaitu TK Pertiwi. sementara yang lain dapat dipertimbangkan untuk dilakukan perampingan dengan jumlah siswa yang retatif kecil

Penulis Tim CNNEWS




SMAN 1 Dompu “Panen Karya” Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Foto, Guru SMAN 1 Dompu pada saat acara panen raya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – SMAN 1 Dompu melaksanakan Kegiatan Panen Karya melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

 

Dengan mengangkat Topik Bhinneka Tunggal Ika dan Sub Topik Menghargai Keberagaman.

 

Waktu pelaksanaan kegiatan P5, mulai Hari Senin 10 s/d Kamis 13 Februari 2025.

 

Acara panen karya secara resmi dibuka oleh Kepala KCD Dikbud Dompu, Titin Nurhaidah SPd, diwakili Kepala seksi GTK, Didi Setiawan, S.Pd.

 

Pada kegiatan P5 ini, masing-masing kelas dipandu oleh Koordinator atau Wali Kelas serta Fasilitator dua guru mapel.

 

Jumlah Peserta yang ikut kegiatan P5 adalah semua siswa siswi SMAN 1 DOMPU kelas X, XI dan XII dengan jumlah kelas seluruhnya 37 rombongan belajar.

 

Undangan yang hadir pada Kegiatan Panen Karya hari ini antara lain, Kepala Kantor Cabang Dinas Dompu, Pengawas Pembina dan undangan lainnya.

 

Dalam amanatnya, Kepala seksi GTK, Didi Setiawan, S.Pd. mengharapkan hasil projek ini real merupakan hasil produk siswa, dan melibatkan semua sehingga mereka mendapat kan bekal yang sama dalam belajarnya.

 

Beliau juga menekankan agar karakter siswa untuk mampu menghargai dan menyerap ilmu dan pengetahuan dari sumber manapun.

 

“Siswa harus terus belajar dan belajar untuk mendapatkan ilmu,” kata Kasi GTK singkat

 

Sementara dikesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMAN 1 Dompu, Drs. Nuryadin menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan P5 adalah bagian terintegrasi ke dalam program akademik bersifat intrakurikuler untuk menanamkan nilai-nilai moral Pancasila dalam satu projek dengan tema tertentu.

 

Karena bagian akhir dari seluruh rangkaian akademik di sekolah adalah pencapaian prestasi apakah itu akademik maupun non akademik.

 

“Jawaban dari harapan dan dukungan orang tua serta masyarakat tidak lain adalah prestasi gemilang dari anak-anak kita dari tahun ke tahun.” kata Kepsek dengan penuh motivasi.

 

Selanjutnya, Kepala seksi GTK, Didi Setiawan, S.Pd. dan menyempatkan diri untuk langsung berkomunikasi dengan siswa dan mencicipi produk khas kuliner dan jajanan Nusantara dari stand ke stand sebanyak 37 tenda.

 

Penulis : Alby Kamil