DPPKB Dompu Gelar Pelatihan Bagi Tenaga Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024.

Foto, Sekretaris DPPKB Dompu, Abdullah, S. Sos, Kabid P4 DPPKB Dompu, Zulkarnain. S.Sos.,MPH, Pemateri Kepala Diklat Prov NTB, Setiabudi.

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Percepatan penurunan stunting merupakan program prioritas Presiden RI yang bertujuan untuk menurunkan angka prevalensi stunting menjadi 14%. Program ini diwujudkan dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 yang berakhir pada akhir 2024.

 

Sebagai upaya Pemerintah dalam Percepatan Penurunan Stunting, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Dompu menggelar Pelatihan Bagi Tenaga Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024 di Kabupaten Dompu.

 

Pelatihan tersebut berlangsung selama 2 Hari, mulai hari Rabu, tanggal 29 Oktober sampai dengan Kamis, 30 Oktober tahun 2024,

 

Kegiatan pelatihan ini di buka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana mewakili Kepala DPPKB Dompu.

 

Hadir dalam kegiatan pelatihan tersebut antara lain, Sekretaris DPPKB Dompu, Abdullah, S. Sos, Kabid P4 DPPKB Dompu, Zulkarnain. S.Sos.,MPH, Pemateri Kepala Diklat Prov NTB, Setiabudi.

 

Peserta pelatihan terdiri dari, Kepala Puskesmas Se-Kabupaten, Camat Se-kabupaten, Ka. UPT Kecematan, Ketua PKK, Ketua IBI Dompu, Tenaga pelaksana percepatan penurunan stunting Desa/Kelurahan.

 

Dalam Sambutannya, Sekretaris DPPKB Dompu, Abdullah, S. Sos menyampaikan bahwa hari kita akan membahas tentang strategi penurunan stunting dengan melaksanakan Pelatihan Bagi Tenaga Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024.

 

Iklan Penanganan Stunting 

 

Dikatakan Sekretaris, Kalau kita mencermati peserta yang diundang pada pagi hari ini semuanya pelaku, karena kegiatan ini mulai dari tingkat kecermatan sampai dengan tingkat Desa dan kelurahan, termasuk dukungan dari teman-teman Dikes dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

 

Sehingga semua program yang berkaitan dengan penurunan stunting di kabupaten Dompu, Alhamdulillah dapat berjalan sesuai dengan harapan kita bersama, yang Dibuktikan di tahun 2023.

 

“Kita ketahui bersama bahwa angka stunting di tahun 2023 sesuai dengan harapan adalah 12,4%, bila dibandingkan tahun 2022 adalah 34,5%, maka penurunannya 22,1%.” jelas Abdullah.

 

Lebih lanjut, Abdullah mengatakan sehingga di hari Keluarga Nasional yang ke-31 di Semarang, dimana Kabupaten Dompu berada di posisi ketiga dalam penurunan stunting ke pusat

 

Terkait pencapaian itu semua tidak lepas dari kerjasama dan kolaborasi kita, terutama dukungan saudara-saudara saya Pimpinan wilayah di masing-masing Kecamatan yang betul-betul memperhatikan dan menjadikan perioritas utama dalam kegiatan penurunan stunting

 

Jadi perwakilan kita yang ada di Kecematan ini betul-betul bekerja dan melakukan koordinasi dengan Camat, Kepala Desa dan teman-teman puskesmas sehingga data-data yang butuhkan terkait dengan penurunan stunting ini,

 

“Alhamdulillah berjalan dengan baik sesuai dengan harapan bersama,” ucapnya.

 

Diakhir, Harapan kami pada kesempatan ini, dalam rangka penurunan stunting ini, kami mengajak semua pihak, mari kita tingkatkan terus kerjasama kita

 

“Semoga apa yang diharapkan oleh pimpinan tertinggi kita, yaitu bapak wakil presiden, Gubernur dan Wakil Bupati selaku Ketua TPPS dapat kita tingkatkan lagi,” ujar Abdullah penuh harap.

 

Pemateri Kepala Diklat Prov NTB, Setiabudi mengatakan bahwa komitmen kita selaku TPPS Kecematan harus bekerja keras dan harus mempunyai komitmen dalam rangka percepatan penurunan stunting.

 

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kabid P4 DPPKB Pak Zulkarnain, kalau tidak ada beliau kegiatan ini tidak akan terlaksana,” ucap Setiabudi.

 

Setiabudi menjelaskan terkait dengan pelatihan TPPS Kecematan, memang kalau dilihat dari tim TPPSnya kita ibarat obat yang sudah kadaluarsa, kenapa tahun 2024 baru di latih, kenapa tidak dilatih tahun 2021?

 

Karena alasannya ini awal dari kepemimpinan Presiden Prabowo, kita mempunyai kementerian yang namanya Kementerian Kedudukan Pembangunan Keluarga atau Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang Dinahkodai oleh Prof. Dr.. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd.

 

“Beliau berkomitmen kepada kita selaku ASN Kabupaten Dompu pelatihan tersebut dilaksanakan sampai periode pak Probowo selesai, SK yang hanya 2024 diperpanjang sampai di tahun 2029,” jelasnya.

 

Penulis IW




Dalam Waktu Dekat, Separuh Pasien Poli RSUD Dompu Gunakan Pelayanan ERM

Foto, Direktur RSUD Dompu, dr. Fitratul Ramadhan Dokter Spesialis Paru 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Dalam rangka menjaga Keamanan Data para pasien, Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Dompu akan menerapkan Pelayanan Rekam Medis Elektronik (ERM), untuk pasien.

 

Karena pelayanan ERM sangat penting dalam sistem informasi elektronik, terkait keamanan data, validasi data, keaslian data, dalam pencegahan penyalahgunaan data.

 

Hal itu disampaikan oleh Direktur RSUD Dompu dr, Fitratul Ramadhan melalui akun Facebooknya dr. Fitratul Ramadhan Dokter Spesialis Paru, 07/10/24.

 

Direktur RSUD Dompu, dr Fitratul menyampaikn bahwa dalam waktu dekat pihak RSUD Dompu akan menggunakan pelayanan ERM untuk separuh Pasien Poli

 

“InsyaAllah mulai minggu depan RSUD Dompu akan mulai menggunakan pelayanan ERM untuk separuh pasien Poli.” Kata dr. Fitratul

 

dr. Fitratul Ramadhan menjelaskan bahwa pada dasarnya Rekam Medis Elektronik ini bertujuan untuk melindungi atau menertibkan Data, sehingga data-data pasien tersimpan dengan rapi dalam sistem,

 

“Tidak perlu mencari berkas-berkas riwayat penyakit dan pengobatan sebelumnya,” jelas Direktur

 

Lanjut Direktur mengungkapkan bahwa ERM ini, kedepannya bisa digunakan oleh pasien mendaftar secara online dari rumah menggunakan aplikasi mobile JKN” Tinggal sampai RSUD daftar sidik jari, langsung ke poli yang di tuju dan beberapa manfaat lainnya.” Pungkasnya.

 

Oleh karena itu yang berkaitan dengan Pendaftaran, Poli RSUD Dompu, wajib menggunakan sidik jari pasien,” jadi untuk daftar, harus ada pasiennya langsung, tidak bisa di daftarkan duluan oleh oranglain, karena memulai yang baru dan InsyaAllah akan bermanfaat,” terang dr. Fitratul.

 

dr. Fitratul, menambahkan kedepannya akan terjadi beberapa penyusuaian, karena Pemeriksaan pasien akan sedikit lebih lama dari sebelumnya” karena perlu terbiasa dengan mengetik dibandingkan menulis,” tuturnya.

 

Selain itu, ditambahkan dr Fitratul, Dokter atau petugas kesehatan dalam pelayanan bisa sambil ketik HP (Tab) atau Komputer,” mohon di maklumi karena sedang mengisi ERM, tidak perlu Bawa kertas resep lagi, karena resep obat akan di ketik dan dibaca di Apotek RSUD,” tandasnya.

 

Setelah poli di rasakan mulai lancar, kata dr. Fitratul, sistem ERM akan merambat di IGD dan Rawat inap pasien, sebab hal baru, perlu penyesuaian, kesabaran dan keikhlasan baik petugas maupun pasien demi sistem kesehatan yang lebih baik,

 

“Semoga ERM RSUD Dompu dapat benar-benar full digunakan kedepannya,” harap Dokter Spesialis Paru ini.

 

Penulis IW




Sandang Predikat Akreditasi Paripurna, Puskesmas Dompu Kota Lakukan Persiapan Matang Hadapi Penilaian Ombudsman.

Foto, Kepala Puskesmas Dompu Kota (PDK), Ns. H. Syarif Efendi, S.Kep,.M. Kes.

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Ombudsman Republik Indonesia (RI) memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan dan penilaian terhadap pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah, termasuk di puskesmas.

 

Penilaian ini dilakukan untuk mengukur keseriusan pemerintah dalam melayani masyarakat, serta untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

 

Sehubungan dengan adanya rencana penilaian tersebut, maka Puskesmas Dompu Kota yang telah menyandang Status Akreditasi Paripurna,

 

Tengah mempersiapkan diri dengan matang yang berhubungan dengan Dokumen, Tata Ruang dan Pelayanan, dalam menghadapi penilaian dari Ombusman dan Pemerintah Provinsi.

 

Hal itu, disampaikan oleh Kepala Puskesmas Dompu Kota (PDK), Ns. H. Syarif Efendi, S.Kep,.M. Kes, pada awak media di ruang kerjanya Puskesmas Dompu Kota, Sabtu, 28/09/24, kemarin.

 

Foto, Profil Kepala Puskesmas Dompu kota, Ns. H. Syarif Efendi, S. Kep.,M. Kes dan Sertifikat Akreditasi Paripurna

 

Kepala Puskesmas Dompu Kota, H. Syarif Efendi, menyampaikan dengan adanya rencana kegiatan penilaian baik dari pemerintah pusat melalui Ombusman dan pemerintah Provinsi tentang puskesmas layak anak dan Santun usila

 

“Pada dasarnya kami Puskesmas Dompu kota ini sudah menyandang status Akreditasi Paripurna,” kata H. Syarif awali Penyampainnya.

 

Karena Predikat Akreditasi Paripurna ini menjadi pengakuan terhadap mutu pelayanan faskes tingkat pertama dan merupakan predikat hasil penilaian tertinggi dan Predikat ini diberikan berdasarkan penilaian terhadap manajemen mutu dan keselamatan pasien yang diterapkan di faskes tingkat pertama,

 

“Seluruh Puskesmas yang ada di kabupaten Dompu sudah mendapat predikat Akreditasi Paripurna, terakhir kami dilakukan penilaian pada bulan November tahun 2023 kemarin,” jelas H. Syarif.

 

Oleh karena itu, kata H. Syarif kita harus melakukan kegiatan dan pembinaan, baik teman-teman yang ada dilapangan, terutama Puskesdes, Pustu dan kegiatan Posyandu dan Puskel yang dilaksanakan di wilayah puskesmas.

 

Disamping itu juga, dengan adanya peraturan baru, Puskesmas akan dijadikan Puskesmas Bulud (Badan Umum layanan Daerah),

 

” Begitu juga dengan adanya peraturan menteri kesehatan tahun 2014, dengan integrasi layanan primer,” tandasnya.

 

Dimana kita harus melakukan pelayanan itu secara integrasi dengan paripurna melalui 5 klaste, :

* Klate pertama tentang manajemen

* Klaste dua tentang kesehatan ibu dan anak

* Klaste tiga tentang usia produktif

* Klaste empat tentang pemberantasan penyakit manula dan

* Klaste lima gabungan dari seluruh klaste, antara lain, layanan inap, kamar bersalin, rawat inap untuk dewasa, layanan UGD, “Secara teknisnya ada petunjuknya,” pungkas H. Syarif.

 

Foto, Kegiatan Puskesmas Dompu kota

 

Lanjut H. Syarif, mengungkapkan satu-satunya puskesmas dari 10 puskesmas yang ada di kabupaten Dompu, yaitu melaksanakan kegiatan pelayan menggunakan sistem Elektronik Puskesmas melalui Rekam Medik Elektronik (RME)

 

“Puskesmas Dompu Kota lebih awal melaksanakan kegiatan RME, sekarang kita tidak pake lagi Dokumen, pasien datang atau pasien daftar dari rumah langsung diarahkan pada tujuannya, tidak lagi mencari Indentitasnya family Father,” terangnya.

 

Sehingga Perangkat yang kita miliki itupun di Swabantu Pemerintah Daerah maupun menggunakan Dana Operasional JKN, karena klau kita tidak melaksanakan Rekam Medik Elektronik itu,

 

“Nanti status kita sebagai Puskesmas Terakreditasi Paripurna itu, akan ditinjau kembali oleh kemeskes, bisa posisinya turun dari Akreditasi utama, madya atau Dasar,” tuturnya.

 

Diakhir, H. Syarif berharap dukungan dari Pemerintah atasan kita Dinas Kesehatan Kabupaten, untuk dapat melakukan pembinaan dan pengawasan tentang apa yang kita sudah laksanakan.

 

Begitu pun dengan rekan-rekan kerja saya yang ada di puskesmas ini, agar betul-betul bertanggung jawab dan komitmen untuk melaksanakan kegiatan itu, Baik itu Profesi Dokter, Perawat, Bidan dan Profesi-profesi yang ada di Puskesmas ini, untuk mendukung kegiatan tersebut,

 

“Sehingga nanti Goal yang kita harapkan bisa tercapai dan status terakreditasi kita akan tetap menjadi paripurna,” harap Kepala Puskesmas yang di kenal disiplin ini.

 

Penulis : IW




Kabar Baik! RSUD Dompu Tahun Depan, Mulai Membangun Gedung CT Scan.

Foto, Direktur RSUD Dompu, dr. Fitratul Ramadhan Dokter Spesialis Paru Bersama Perwakilan Dari Kemenkes 

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – CT Scan (Computerized Tomography scan) merupakan jenis pemeriksaan bagian tubuh yang dilakukan dengan memindai bagian dalam tubuh manusia.

 

Penyedia layanan kesehatan, termasuk rumah sakit, menggunakan CT scan untuk melihat hal-hal yang tidak bisa dilihat dengan pemeriksaan X-ray.

 

Seperti halnya, Pemerintah Daerah melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Dompu, tengah mempersiapkan Pembangunan Gedung CT Scan di awal Tahun 2025.

 

Dengan tujuan, agar dapat menghasilkan gambar yang detail dari banyak struktur di dalam tubuh, termasuk organ internal, pembuluh darah, dan tulang. Tingkat akurasi CT scan dalam mendeteksi penyakit juga cukup.

 

“InsyaAllah tahun depan RSUD Dompu akan mulai membangun gedung CT Scan,” ungkap Direktur RSUD Dompu, Dr Fitratul Ramadhan Dokter Spesialis Paru, di kutip di Akun Facebook Pribadinya dr. Fitratul Spesialis Paru, Kamis, 26/09/24.

 

Kemudian diakhir tahun atau diawal tahun nanti, Gedung CT Scan akan di lengkapi dengan peratatannya dan akan di droping oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

 

Pemda Dompu melalui RSUD Dompu, Kata dr. Fitratul akan memprioritaskan CT Scan, disebabkan salah satu alasan rujuk ke RSUP Pasien Stroke, kecelakaan, curiga tumor dan penyakit2 lain nya butuh pemeriksaan lebih lanjut berupa CT Scan.

 

Karena didukung dengan Dokter-dokter RSUD Dompu yang telah mengikuti sekolah Spesialis, sehingga dalam menunjang penelitiannya, tentunya mereka butuh CT Scan

 

“Dompu dapat berkah, klau untuk bangun gedung dan beli alat ini bisa mencapai 10 Miliar Rupiah. InsyaAllah bermanfaat,” ujar dr. muda Spesialis Paru ini.

 

Penulis IW




Bupati Dan Wakil Bupati Dompu Resmikan 3 Bangunan Baru RSUD Dompu.

Foto, Bupati H. Kader Jaelani Dan Wakil Bupati Dompu H. Syahrul Parsan, ST,.MT Resmikan 3 Bangunan Baru RSUD Dompu.

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Bupati dan Wakil Bupati Dompu telah meresmikan 3 (tiga) Bangunan Baru, yakni Ruang Rawat Inap Lantai III Modular Operating Theater (MOT) dan VVIP Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Dompu. Jum’at (31/05/2024) Kemarin Pagi.

 

Pembangunan tersebut sebagai bentuk keperdulian Pemerintah Daerah dalam upaya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Dompu.

 

Turut hadir juga dalam acara peresmian antara lain, Sekda Dompu Gatot Gunawan Putra Perantauan, S.Km,.M,Kes, Ketua DPRD Dompu Andi Bachtiar, A.Md, Par, Kepala Inspektorat Haerudin, SH, Kepala BPKAD Muhammad Syahroni, Sp,.MM, Kepala BKD Dompu, Direktur RSUD Dompu dr. Fitratul Ramadhan, Sp.P., Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Dompu dr. I Wayan Sudiharta, Sp.PD serta Nakes RSUD

 

Dalam Laporannya Direktur RSUD Dompu dr. Fitratul Ramadhan, Sp.P. Mengatakan, Ia dan Jajarannya telah membangun Beberapa fasilitas penunjang pelayanan kesehatan yang memadai dan layak, Seperti Bangunan Ruangan Rawat Inap Lantai 3, Modular Operating Theater (MOT) dan Rungan VVIP

 

“Semuanya kami sediakan untuk melayani masyarakat agar mendapatkan kenyamanan saat di rawat di RSUD Dompu” Paparnya

 

Selain itu, kata Direktur, Pihaknya juga telah memasang AC di Sejumlah Ruangan yang selama ini banyak dikeluhkan oleh masyarakat karena kerap menghirup aroma tidak sedap

 

“Alhamdulillah, Kami sudah Pasangkan AC agar semuanya merasa nyaman” Tutupnya

 

Sementara, dalam sambutannya Bupati Dompu H. Kader Jailani (AKJ) menyampaikan apresiasi yang setinggi – tingginya atas kerja keras, pengabdian dan kinerja seluruh jajaran Manajemen RSUD Dompu yang telah berusaha optimal dalam memberikan Layanan Kesehatan yang terbaik bagi Masyarakat Dompu.

 

” Atas nama pemerintah daerah Kab. Dompu saya mengucapkan terima kasih atas pelayanan RSUD Dompu dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat kita ” ucap H. Kader Jailani, Jum’at(31/05/2024) Pagi.

 

Disamping itu, Bupati AKJ dengan tegas mengingatkan Manajemen RSUD Dompu agar menggunakan seluruh sumber daya yang tersedia untuk pengembangan sejumlah fasilitas lainnya yang masih dirasa kurang,

 

Karena itu sejalan dengan Visi – Misi Pemerintah Daerah dalam mewujudkan Dompu yang Mandiri, Sejahtera, Harmonis, Religius (MASHUR) yaitu menciptakan kemandirian dari segi pelayanan kesehatan yang selama ini sebagian besar Masyarakat bergantung kepada daerah lain.

 

” Jangan takut menggunakan seluruh Sumber Daya, apalagi ini sesuai dengan Visi – misi kita bersama yang ingin mewujudkan Dompu MASHUR, yaitu kemandirian layanan kesehatan “, kata AKJ dengan tegas

 

Dengan Ucapan Basmallah, kemudian Bupati AKJ didampingi wakil bupati Dompu H. Syahrul Parsan Memotong pita sebagai tanda peresmian tiga bangunan baru tersebut

 

 

Penulis : IW




Operasi Bibir Sumbing Gratis Ditangani Tiga Dokter Spesialis Rehabilitasi Medis

Foto, Tim Dokter melaksanakan Operasi Pasien Bibir Sumbing 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Dompu sukses melaksanakan kegiatan Operasi Bibir Sumbing Gratis.

 

Kegiatan Operasi Bibir Sumbing Gratis tersebut berlangsung di Instalasi Bedah Sentral untuk tindakan Operasi RSUD Dompu, Rabu, (29/05/24), kemarin

 

Dimana sebelumnya Manajemen RSUD Dompu telah mengumumkan kepada seluruh masyarakat kabupaten Dompu maupun Kabupaten Bima melalui media ChanelNtbNews, beberapa waktu yang lalu.

 

Dalam penyampaiannya, Direktur RSUD Dompu, Dr. Fitratul Ramadhan Spesialis Paru melalui Humas RSUD Dompu Muhammad Iradat, S. Gz, mengatakan bahwa ada sekitar 28 orang yang telah mendaftarkan diri untuk melakukan Operasi Bibir Sumbing Gratis ini

 

“Tadi malam sudah 8 orang yang telah di Operasi oleh Kami dan akan terus berjalan hingga selesai” terang Humas diawal penyampaiannya.

 

Selanjutnya Iradat juga bercerita, bahwa dalam pelaksanaan operasi Bibir Sumbing Gratis kali ini, ada sesuatu yang berbeda dan menarik, Karena tidak hanya Dokter spesialis Bedah Plastik dan tim Spesialis Bedah internal RSUD yang akan melakukan tindakan operasi,

 

Tetapi menariknya, pasien bibir sumbing juga akan ditangani oleh Tiga Dokter Spesialis Rehabilitasi Medis.” Tim ini akan melatih pasien yang pernah di operasi dan yang akan di operasi nantinya agar bisa berbicara dengan baik” beber Humas muda potensial ini.

 

Iradat menjelaskan tempat pelaksanaan operasi bibir sumbing ini, manajemen RSUD Dompu menggunakan Instalasi Bedah Sentral untuk tindakan Operasi saat ini.

 

“Kedepannya akan menggunakan ruangan dan Alat kesehatan (Alkes) MOT (Modular Operating Theatre), sesuai standar dalam melakukan tindakan Operasi.” jelasnya.

 

Tambah, Iradat mengumumkan kepada seluruh masyarakat yang ingin mendaftar Operasi Bibir Sumbing Gratis ini. bahwa Pendaftaran Masih dibuka hingga Kamis 30 Mei 2024, Siang hari ini.

 

Sementara Bagi pasien yang ingin mendaftar, Dipersilakan menghubungi Admin di Nomor +62 812-4973-2767. Iradat berharap, kegiatan tersebut bisa membantu masyarakat yang kurang mampu.

 

“Silakan mendaftar, Kami masih buka hingga Kamis siang. Bukan hanya masyarakat Dompu, Masyarakat Pulau Sumbawa kami pun persilakan untuk mendaftar” cetus Dae Redo biasa disapa.

 

Penulis : IW