Sandang Predikat Akreditasi Paripurna, Puskesmas Dompu Kota Lakukan Persiapan Matang Hadapi Penilaian Ombudsman.

Foto, Kepala Puskesmas Dompu Kota (PDK), Ns. H. Syarif Efendi, S.Kep,.M. Kes.

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Ombudsman Republik Indonesia (RI) memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan dan penilaian terhadap pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah, termasuk di puskesmas.

 

Penilaian ini dilakukan untuk mengukur keseriusan pemerintah dalam melayani masyarakat, serta untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

 

Sehubungan dengan adanya rencana penilaian tersebut, maka Puskesmas Dompu Kota yang telah menyandang Status Akreditasi Paripurna,

 

Tengah mempersiapkan diri dengan matang yang berhubungan dengan Dokumen, Tata Ruang dan Pelayanan, dalam menghadapi penilaian dari Ombusman dan Pemerintah Provinsi.

 

Hal itu, disampaikan oleh Kepala Puskesmas Dompu Kota (PDK), Ns. H. Syarif Efendi, S.Kep,.M. Kes, pada awak media di ruang kerjanya Puskesmas Dompu Kota, Sabtu, 28/09/24, kemarin.

 

Foto, Profil Kepala Puskesmas Dompu kota, Ns. H. Syarif Efendi, S. Kep.,M. Kes dan Sertifikat Akreditasi Paripurna

 

Kepala Puskesmas Dompu Kota, H. Syarif Efendi, menyampaikan dengan adanya rencana kegiatan penilaian baik dari pemerintah pusat melalui Ombusman dan pemerintah Provinsi tentang puskesmas layak anak dan Santun usila

 

“Pada dasarnya kami Puskesmas Dompu kota ini sudah menyandang status Akreditasi Paripurna,” kata H. Syarif awali Penyampainnya.

 

Karena Predikat Akreditasi Paripurna ini menjadi pengakuan terhadap mutu pelayanan faskes tingkat pertama dan merupakan predikat hasil penilaian tertinggi dan Predikat ini diberikan berdasarkan penilaian terhadap manajemen mutu dan keselamatan pasien yang diterapkan di faskes tingkat pertama,

 

“Seluruh Puskesmas yang ada di kabupaten Dompu sudah mendapat predikat Akreditasi Paripurna, terakhir kami dilakukan penilaian pada bulan November tahun 2023 kemarin,” jelas H. Syarif.

 

Oleh karena itu, kata H. Syarif kita harus melakukan kegiatan dan pembinaan, baik teman-teman yang ada dilapangan, terutama Puskesdes, Pustu dan kegiatan Posyandu dan Puskel yang dilaksanakan di wilayah puskesmas.

 

Disamping itu juga, dengan adanya peraturan baru, Puskesmas akan dijadikan Puskesmas Bulud (Badan Umum layanan Daerah),

 

” Begitu juga dengan adanya peraturan menteri kesehatan tahun 2014, dengan integrasi layanan primer,” tandasnya.

 

Dimana kita harus melakukan pelayanan itu secara integrasi dengan paripurna melalui 5 klaste, :

* Klate pertama tentang manajemen

* Klaste dua tentang kesehatan ibu dan anak

* Klaste tiga tentang usia produktif

* Klaste empat tentang pemberantasan penyakit manula dan

* Klaste lima gabungan dari seluruh klaste, antara lain, layanan inap, kamar bersalin, rawat inap untuk dewasa, layanan UGD, “Secara teknisnya ada petunjuknya,” pungkas H. Syarif.

 

Foto, Kegiatan Puskesmas Dompu kota

 

Lanjut H. Syarif, mengungkapkan satu-satunya puskesmas dari 10 puskesmas yang ada di kabupaten Dompu, yaitu melaksanakan kegiatan pelayan menggunakan sistem Elektronik Puskesmas melalui Rekam Medik Elektronik (RME)

 

“Puskesmas Dompu Kota lebih awal melaksanakan kegiatan RME, sekarang kita tidak pake lagi Dokumen, pasien datang atau pasien daftar dari rumah langsung diarahkan pada tujuannya, tidak lagi mencari Indentitasnya family Father,” terangnya.

 

Sehingga Perangkat yang kita miliki itupun di Swabantu Pemerintah Daerah maupun menggunakan Dana Operasional JKN, karena klau kita tidak melaksanakan Rekam Medik Elektronik itu,

 

“Nanti status kita sebagai Puskesmas Terakreditasi Paripurna itu, akan ditinjau kembali oleh kemeskes, bisa posisinya turun dari Akreditasi utama, madya atau Dasar,” tuturnya.

 

Diakhir, H. Syarif berharap dukungan dari Pemerintah atasan kita Dinas Kesehatan Kabupaten, untuk dapat melakukan pembinaan dan pengawasan tentang apa yang kita sudah laksanakan.

 

Begitu pun dengan rekan-rekan kerja saya yang ada di puskesmas ini, agar betul-betul bertanggung jawab dan komitmen untuk melaksanakan kegiatan itu, Baik itu Profesi Dokter, Perawat, Bidan dan Profesi-profesi yang ada di Puskesmas ini, untuk mendukung kegiatan tersebut,

 

“Sehingga nanti Goal yang kita harapkan bisa tercapai dan status terakreditasi kita akan tetap menjadi paripurna,” harap Kepala Puskesmas yang di kenal disiplin ini.

 

Penulis : IW




Kabar Baik! RSUD Dompu Tahun Depan, Mulai Membangun Gedung CT Scan.

Foto, Direktur RSUD Dompu, dr. Fitratul Ramadhan Dokter Spesialis Paru Bersama Perwakilan Dari Kemenkes 

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – CT Scan (Computerized Tomography scan) merupakan jenis pemeriksaan bagian tubuh yang dilakukan dengan memindai bagian dalam tubuh manusia.

 

Penyedia layanan kesehatan, termasuk rumah sakit, menggunakan CT scan untuk melihat hal-hal yang tidak bisa dilihat dengan pemeriksaan X-ray.

 

Seperti halnya, Pemerintah Daerah melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Dompu, tengah mempersiapkan Pembangunan Gedung CT Scan di awal Tahun 2025.

 

Dengan tujuan, agar dapat menghasilkan gambar yang detail dari banyak struktur di dalam tubuh, termasuk organ internal, pembuluh darah, dan tulang. Tingkat akurasi CT scan dalam mendeteksi penyakit juga cukup.

 

“InsyaAllah tahun depan RSUD Dompu akan mulai membangun gedung CT Scan,” ungkap Direktur RSUD Dompu, Dr Fitratul Ramadhan Dokter Spesialis Paru, di kutip di Akun Facebook Pribadinya dr. Fitratul Spesialis Paru, Kamis, 26/09/24.

 

Kemudian diakhir tahun atau diawal tahun nanti, Gedung CT Scan akan di lengkapi dengan peratatannya dan akan di droping oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

 

Pemda Dompu melalui RSUD Dompu, Kata dr. Fitratul akan memprioritaskan CT Scan, disebabkan salah satu alasan rujuk ke RSUP Pasien Stroke, kecelakaan, curiga tumor dan penyakit2 lain nya butuh pemeriksaan lebih lanjut berupa CT Scan.

 

Karena didukung dengan Dokter-dokter RSUD Dompu yang telah mengikuti sekolah Spesialis, sehingga dalam menunjang penelitiannya, tentunya mereka butuh CT Scan

 

“Dompu dapat berkah, klau untuk bangun gedung dan beli alat ini bisa mencapai 10 Miliar Rupiah. InsyaAllah bermanfaat,” ujar dr. muda Spesialis Paru ini.

 

Penulis IW




Bupati Dan Wakil Bupati Dompu Resmikan 3 Bangunan Baru RSUD Dompu.

Foto, Bupati H. Kader Jaelani Dan Wakil Bupati Dompu H. Syahrul Parsan, ST,.MT Resmikan 3 Bangunan Baru RSUD Dompu.

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Bupati dan Wakil Bupati Dompu telah meresmikan 3 (tiga) Bangunan Baru, yakni Ruang Rawat Inap Lantai III Modular Operating Theater (MOT) dan VVIP Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Dompu. Jum’at (31/05/2024) Kemarin Pagi.

 

Pembangunan tersebut sebagai bentuk keperdulian Pemerintah Daerah dalam upaya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Dompu.

 

Turut hadir juga dalam acara peresmian antara lain, Sekda Dompu Gatot Gunawan Putra Perantauan, S.Km,.M,Kes, Ketua DPRD Dompu Andi Bachtiar, A.Md, Par, Kepala Inspektorat Haerudin, SH, Kepala BPKAD Muhammad Syahroni, Sp,.MM, Kepala BKD Dompu, Direktur RSUD Dompu dr. Fitratul Ramadhan, Sp.P., Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Dompu dr. I Wayan Sudiharta, Sp.PD serta Nakes RSUD

 

Dalam Laporannya Direktur RSUD Dompu dr. Fitratul Ramadhan, Sp.P. Mengatakan, Ia dan Jajarannya telah membangun Beberapa fasilitas penunjang pelayanan kesehatan yang memadai dan layak, Seperti Bangunan Ruangan Rawat Inap Lantai 3, Modular Operating Theater (MOT) dan Rungan VVIP

 

“Semuanya kami sediakan untuk melayani masyarakat agar mendapatkan kenyamanan saat di rawat di RSUD Dompu” Paparnya

 

Selain itu, kata Direktur, Pihaknya juga telah memasang AC di Sejumlah Ruangan yang selama ini banyak dikeluhkan oleh masyarakat karena kerap menghirup aroma tidak sedap

 

“Alhamdulillah, Kami sudah Pasangkan AC agar semuanya merasa nyaman” Tutupnya

 

Sementara, dalam sambutannya Bupati Dompu H. Kader Jailani (AKJ) menyampaikan apresiasi yang setinggi – tingginya atas kerja keras, pengabdian dan kinerja seluruh jajaran Manajemen RSUD Dompu yang telah berusaha optimal dalam memberikan Layanan Kesehatan yang terbaik bagi Masyarakat Dompu.

 

” Atas nama pemerintah daerah Kab. Dompu saya mengucapkan terima kasih atas pelayanan RSUD Dompu dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat kita ” ucap H. Kader Jailani, Jum’at(31/05/2024) Pagi.

 

Disamping itu, Bupati AKJ dengan tegas mengingatkan Manajemen RSUD Dompu agar menggunakan seluruh sumber daya yang tersedia untuk pengembangan sejumlah fasilitas lainnya yang masih dirasa kurang,

 

Karena itu sejalan dengan Visi – Misi Pemerintah Daerah dalam mewujudkan Dompu yang Mandiri, Sejahtera, Harmonis, Religius (MASHUR) yaitu menciptakan kemandirian dari segi pelayanan kesehatan yang selama ini sebagian besar Masyarakat bergantung kepada daerah lain.

 

” Jangan takut menggunakan seluruh Sumber Daya, apalagi ini sesuai dengan Visi – misi kita bersama yang ingin mewujudkan Dompu MASHUR, yaitu kemandirian layanan kesehatan “, kata AKJ dengan tegas

 

Dengan Ucapan Basmallah, kemudian Bupati AKJ didampingi wakil bupati Dompu H. Syahrul Parsan Memotong pita sebagai tanda peresmian tiga bangunan baru tersebut

 

 

Penulis : IW




Operasi Bibir Sumbing Gratis Ditangani Tiga Dokter Spesialis Rehabilitasi Medis

Foto, Tim Dokter melaksanakan Operasi Pasien Bibir Sumbing 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Dompu sukses melaksanakan kegiatan Operasi Bibir Sumbing Gratis.

 

Kegiatan Operasi Bibir Sumbing Gratis tersebut berlangsung di Instalasi Bedah Sentral untuk tindakan Operasi RSUD Dompu, Rabu, (29/05/24), kemarin

 

Dimana sebelumnya Manajemen RSUD Dompu telah mengumumkan kepada seluruh masyarakat kabupaten Dompu maupun Kabupaten Bima melalui media ChanelNtbNews, beberapa waktu yang lalu.

 

Dalam penyampaiannya, Direktur RSUD Dompu, Dr. Fitratul Ramadhan Spesialis Paru melalui Humas RSUD Dompu Muhammad Iradat, S. Gz, mengatakan bahwa ada sekitar 28 orang yang telah mendaftarkan diri untuk melakukan Operasi Bibir Sumbing Gratis ini

 

“Tadi malam sudah 8 orang yang telah di Operasi oleh Kami dan akan terus berjalan hingga selesai” terang Humas diawal penyampaiannya.

 

Selanjutnya Iradat juga bercerita, bahwa dalam pelaksanaan operasi Bibir Sumbing Gratis kali ini, ada sesuatu yang berbeda dan menarik, Karena tidak hanya Dokter spesialis Bedah Plastik dan tim Spesialis Bedah internal RSUD yang akan melakukan tindakan operasi,

 

Tetapi menariknya, pasien bibir sumbing juga akan ditangani oleh Tiga Dokter Spesialis Rehabilitasi Medis.” Tim ini akan melatih pasien yang pernah di operasi dan yang akan di operasi nantinya agar bisa berbicara dengan baik” beber Humas muda potensial ini.

 

Iradat menjelaskan tempat pelaksanaan operasi bibir sumbing ini, manajemen RSUD Dompu menggunakan Instalasi Bedah Sentral untuk tindakan Operasi saat ini.

 

“Kedepannya akan menggunakan ruangan dan Alat kesehatan (Alkes) MOT (Modular Operating Theatre), sesuai standar dalam melakukan tindakan Operasi.” jelasnya.

 

Tambah, Iradat mengumumkan kepada seluruh masyarakat yang ingin mendaftar Operasi Bibir Sumbing Gratis ini. bahwa Pendaftaran Masih dibuka hingga Kamis 30 Mei 2024, Siang hari ini.

 

Sementara Bagi pasien yang ingin mendaftar, Dipersilakan menghubungi Admin di Nomor +62 812-4973-2767. Iradat berharap, kegiatan tersebut bisa membantu masyarakat yang kurang mampu.

 

“Silakan mendaftar, Kami masih buka hingga Kamis siang. Bukan hanya masyarakat Dompu, Masyarakat Pulau Sumbawa kami pun persilakan untuk mendaftar” cetus Dae Redo biasa disapa.

 

Penulis : IW




Hadirkan Senyum Manis Bagi Anak-anak, RSUD Dompu Selenggarakan Operasi Bibir Sumbing Gratis.

Foto, Direktur RSUD Dompu, Dr. Fitratul Ramadhan Specialist Paru RSUD Dompu Dan Kamar Operasi Pasien.

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Dalam rangka menghadirkan senyum manis bagi anak-anak, Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu melalui RSUD Dompu akan menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Gratis,

 

Selanjutnya melakukan rapat via online dengan Tim Bibir sumbing dari Malang, Jawa Timur, sebagai langkah persiapan kegiatan tersebut, dimana sebelumnya pihak RSUD Dompu sukses melaksanakan operasi Katarak Gratis beberapa waktu yang lalu,

 

Kegiatan Operasi Bibir Sumbing Gratis, rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 30 mei – 2 Juni 2024, bertempat di RSUD Dompu.

 

Dalam penyampaiannya, Direktur RSUD Dompu dan juga Dokter Specialist Paru, Dr. Fitratul Ramadhan mengatakan bahwa ada sesuatu hal yang berbeda dan menarik dalam pelaksanaan operasi kali ini.

 

Selain menghadirkan Dokter Dokter spesialis Bedah Plastik beserta Tim yang akan melakukan tindakan operasi Bibir Sumbing tersebut.

 

“Pihak RSUD Dompu juga akan mendatangkan 3 Dokter Spesialis Rehabilitasi Medis,” beber Dr. Fitratul di Copas dari Akun Facebook Dokter Specialist Paru, Selasa, 14/05/24.

 

Selanjutnya Tim-tim ini, nantinya akan melakukan operasi Pasien Bibir Sumbing sekaligus melatih Pasien supaya bisa berbicara dengan baik dan lancar.

 

Gambar, Jadwal Kegiatan Operasi Bibir Sumbing Gratis RSUD Dompu.

 

Diakhir, Dokter Specialist Paru RSUD Dompu ini juga menjelaskan disamping mendatangkan 3 Dokter Spesialis Rehabilitasi Medis, pihaknya telah menyiapkan Kamar Operasi Baru di RSUD Dompu ini,

 

“InsyaAllah akan di Pakai Pertama Kali untuk Operasi Bibir Sumbing Gratis ini.” terangnya.

 

Dimana Kamar operasi tersebut telah di desain pintu otomatis dengan standar Kamar operasi terkini yang menyuguhkan suasana seperti berkunjung ke alam bebas.

 

“Saran saya, lebih baik kita Jaga kesehatan, kalau sudah sakit mau sebagus hotel bintang 5 apapun tempat kita nginap dan operasi, tetap saja lebih enak tidur di rumah walau beralas tikar.” Imbau Dr. Fitratul.

 

Informasi Bagi peserta, InsyaAllah kuota tidak di batasi, baik dari Kabupaten Dompu, Bima maupun Sumbawa, sedangkan yang pernah operasi bibir sumbing tapi belum sempurna operasinya dan sulit berbicara silahkan mendaftar juga.

 

Sementara untuk wilayah Dompu, silahkan bisa mendaftar di Puskesmas terdekat atau ke Poli Bedah RSUD Dompu.

 

Berikut Formulir Pendaftaran Pasien Operasi Bibir Sumbing Gratis dan silahkan di isi :

Nama pasien :

Umur :

Alamat :

Nomor telpon :

(Isi di kolom komentar/Japri via Massenger)

 

Penulis : IW




Wujudkan Kawasan Tanpa Asap Rokok, Manajemen RSUD Dompu Komitmen Tindak Tegas Perokok Di Dalam Area Rumah Sakit.

Foto, Direktur RSUD Kabupaten Dompu, dr. Fitratul Ramadhan (Dokter Spesial Paru)

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Dalam rangka meningkatkan Optimalisasi Pelayanan dan mewujudkan Kawasan Tanpa Rokok dan asap rokok di areal lingkungan Rumah Sakit serta melindungi Individu, masyarakat dan lingkungan.

 

Serta memberikan kenyamanan kepada pasien terhadap paparan asap rokok, maka perlu adanya larangan merokok di dalam Rumah Sakit dan lingkungan sekitar Rumah Sakit di RSUD Dompu.

 

Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Dompu berkomitmen untuk menindak tegas para Pengunjung yang kedapatan merokok di dalam area Rumah Sakit sesuai dengan aturan yang berlaku.

 

Kawasan Tanpa Asap Rokok RSUD Dompu 

 

Direktur RSUD Kabupaten Dompu, dr. Fitratul Ramadhan mengingatkan untuk seluruh masyarakat pengunjung RSUD Dompu, bagi yang merokok di rumah sakit saat ini, akan di tindak tegas sesuai dengan aturan yang ada.

 

“Nanti rokoknya akan di sita sama satpam, imbauan ini Penting untuk seluruh Pengunjung Rumah Sakit jangan sampai ada asap rokok,” Kata dr. Fitratul di kutip dari Akun Facebook Pribadinya Dokter Fitratul Spesialis Paru. Minggu, 24/03/24

 

Dikarenakan kita Menghargai Bulan Suci Ramadhan ini atau orang yang sedang menjalankan ibadah puasa.

 

Disamping, di rumah Sakit ini, pasien-pasien nya daya tahan tubuh menurun, terutama bayi dan ibu Hamil/Melahirkan dan jangan dianggap remeh dengan asap rokok itu berdampak bayi-bayi batu dan sesak napas,

 

dr. Fitratul berharap kedepannya, bila ada bayi-bayi yang sering batuk dan sesak napas, maka diminta untuk Cek Kembali, diwaktu pertama melahirkan, apakah pernah terkena asap rokok?

 

Untuk itu, Kita sebagai Masyarakat Dompu dan Bima merasa malu, bila kita tidak bisa membaca aturan di daerah sendiri,

 

“Ketika kita berkunjung ke daerah lain, seperti sudah di paku rapi dengan aturan-aturan,”pungkasnya.

 

dr. fitratul menegaskan apabila masih ada yang tidak taat aturan, maka akan dikenakan Undang-undang,”siapa saja yang merokok dalam rumah sakit akan diberikan Sanksi Pidana kurungan penjara 3 bulan atau denda Rp. 50. Juta,”tegas Dokter Spesial Paru.

 

dr Fitratul meninta kepada seluruh masyarakat Dompu untuk sama-sama berperan untuk melarang orang merokok di rumah sakit dan jangan sampai keluarga dan bayi menjadi korban akibat terkena asap rokok di rumah sakit ini.

 

“Semoga Istiqomah. Bila ada melihat perokok di Rumah Sakit, Segera laporkan ke Satpam/Petugas RS,”harap Direktur muda yang perduli kesehatan khususnya masyarakat Dompu.

 

Penulis : IW