Komisi Informasi NTB Melakukan Monitoring dan Evaluasi di Kabupaten Dompu Dalam Rangka Memaksimalkan Pelayanan Informasi Kepada Masyarakat.

foto Kadis Kominfo Kab Dompu, Ketua KI NTB, para Komisioner KI, Unsur Staf KI, Kadis Kominfo, Kabid. IKP Dinas Kominfo dan Pejabat Fungsional dalam Kegiatan Evaluasi dan Monitoring (MONEV) di Kantor Kominfo kab Dompu 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Komisi Informasi (KI) NTB melaksanakan kegiatan rutin monitoring dan evaluasi (MONEV) menjelang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) setiap tahunnya.

 

Pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi ini, dalam rangka memaksimalkan pelayanan informasi kepada masyarakat, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) menyediakan Ruang Pelayanan Informasi dan Dokumentasi (RPID) yang terletak di lingkungan Kantor Dinas Kominfo Dompu.

 

Adapun pelayanan informasi dilakukan melalui : Desk layanan informasi langsung dan melalui media yang meliputi : Telpon/Faxmile, Email, Media Sosial dan website.

 

Turut Hadir pada Monev tersebut Ketua KI NTB, para Komisioner KI, Unsur Staf KI, Kadis Kominfo, Kabid. IKP Dinas Kominfo dan Pejabat Fungsional.

 

Disampaikan Kepala Dinas Kominfo, Abdul Syahid, SH mengatakan bahwa, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang utama di Kabupaten Dompu berkoordinasi dan kolaborasi dengan PPID Pembantu/OPD, PPID Layanan Bidang Kesehatan, PPID Layanan Bidang Pendidikan dan PPID Kelurahan dan Desa.

 

“Langkah-langkah perlu dilakukan yakni, Pengumpulan Informasi Publik dan Pengklasifikasian Informasi Publik serta Pendokumentasian Informasi Publik.”jelas Kadis Kominfo.

 

Lebih Lanjut Kadis menjelaskan bahwa tujuan KIP diantaranya adalah mewujudkan good governmen dan profesionalitas pelayanan publik.

 

Sedangkan sasarannya adalah meningkatnya kualitas keterbukaan informasi publik, Meningkatnya kualitas pelayanan publik yang responsif dan cepat tanggap.

 

Selanjutnya meningkatnya keamanan informasi dalam mendukung penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

 

Kadis juga menegaskan bahwa yang menyangkut strategi yang sedang atau telah di laksanakan di antaranya : Penguatan Kelembagaan PPID, Penyebarluasan Informasi (pertunjukan rakyat) Kemitraan dengan lembaga Pers,

 

“Kemudian Meningkatkan kualitas layanan melalui pemanfaatan teknologi infornasi dan Optimalisasi website pemerintah.”papar kadis di penutup kata




Pemda Dompu Rutin Pantau Pasar, Antisipasi Lonjakan Harga Dalam Upaya Stabilisasi Harga Sembako.

foto, Kadis Perindag Dompu, Kabid Perdagangan dan Camat Woja saat kegiatan Pasar Murah di Kantor Kecematan Woja.

 

 

Sembako merupakan bahan-bahan makanan dan minuman yang secara umum sangat diperlukan oleh masyarakat luas.Bahan makanan dan minuman yang termasuk ke dalam sembako didasarkan pada Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 115/MPP/Kep/2/1998 pada 27 Februari 1998. 

 

Sembako juga diyakini mampu melengkapi nutrisi sehat masyarakat dari berbagai kalangan usia dan jenis kelamin dan sembako juga disesuaikan dengan bahan-bahan yang memang paling banyak digunakan di Indonesia, seperti misalnya beras yang menjadi makanan pokok kebanyakan masyarakat Indonesia, jadi sangat perlu Instansi terkait melakukan pemantauan harga sembako di pasar-pasar, Sebagai Upaya Stabilisasi Harga Bahan Kebutuhan Pokok.

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Pemerintah Daerah Kab Dompu melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan  melaksanakan Kegiatan rutin pemantauan harga bahan-bahan kebutuhan pokok di pasar-pasar yang ada di kabupaten Dompu,

 

Pemantauan harga pasar ini, bertujuan untuk mengetahui perkembangan bahan-bahan kebutuhan pokok apa saja yang bergejolak/melonjak serta ketersediaan stok barang sembako dan lalu kemudian akan dilakukan upaya stabilisasi harga bahan-bahan kebutuhan pokok.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Perdagangan, Rendra Palewa, ST pada awak media usai melakukan pemantauan harga sembako diruang kerjanya, selasa, 14/11/23.

 

Kabid Perdagangan Disperindag Kab Dompu, Rendra Palewa, ST, menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kab Dompu, Rutin melakukan pemantauan harga pasar, agar dapat mengetahui perkembangan harga sembako atau lonjakan harga.

 

“Berdasarkan hasil pantauan kami di pasar, harga barang sembako masih stabil. cuman harga beras secara nasional melonjak naik di beberapa bulan terakhir ini,” papar Kabid Perdagangan.

 

Lanjut Kabid menjelaskan melonjaknya harga beras di pasar-pasar penyebabnya bisa jadi karena belum memasuki musim panen dan kondisi cuaca/fenomena el nino beberapa bulan terakhir.

 

Sementara disatu sisi permintaan Gabah sangat banyak dan meningkat, sedangkan produksi beras berkurang sehingga berdampak pada melonjaknya harga beras tersebut.

 

“Sekitar bulan september-oktober harga beras melonjak sampai Rp. 13.000.000 sampai 14.000/kg, sedangkan untuk harga sebelum terjadi kenaikan Rp. 10.500.000 sampai 11.000.00/kg beras medium,”ungkap Rendra Palewa.

 

Rendra juga mengungkapkan dalam menghadapi situasi seperti ini, biasanya Deprindag bekerja sama dengan Bulog mengadakan kegiatan operasi pasar dengan menjual harga murah yang terjangkau, dibawah standar harga pasar,

 

“Namun kadang-kadang kendalanya stok berasnya sangat terbatas dan jadwal Bulog yang padat.” kata Rendra.

 

Begitu pula dengan Lonjakan harga sembako lainnya, seperti gula, minyak goreng, susu minyak, gas elpiji dan lainnya,

 

“Kemarin kita sudah melaksanakan kegiatan operasi pasar, di halaman Kantor Kecematan Woja, masyarakat sangat antusias membeli bahan sembako murah,”cetusnya.

 

Jadi kegiatan operasi pasar ini, masyarakat mendapatkan subsidi harga dari pemerintah, dengan menyuguhkan bahan-bahan sembako murah kepada masyarakat khususnya masyarakat Dompu.

 

“Cuman memang tahun ini, kita tidak bisa melaksanakan dengan rutin mengingat keterbatasan anggaran,”papar.

 

Diakhir kabid berharap di musim tanam ini, semoga kondisi cuaca baik. Sehingga hasil panen Gabah lancar dan produksi beras meningkat,

 

“Semoga harga beras di pasar-pasar cepat kembali stabil sehingga dapat membantu meringankan beban masyarakat Dompu pada umumnya.” ujar Dae Ewan biasa disapa.

 

Berikut daftar Harga Harian per tanggal 15 – 11 – 2023 :

 

 

Penulis : IW




Pengawas Tehnik, Ambruknya Pekerjaan Log Segment Ruas Jalan Kambu-Taropo Murni Disebabkan Bencana Banjir, Bukan Dikerjakan Asal-asalan Dan Akan Segera Diperbaiki.

foto Pengawas Tehnik, Mardin, ST dan bahan material untuk perbaikan pekerjaan Log Segment ruas jalan Kambu – Taropo yang ambruk di sebabkan banjir di kec Kilo Kab Dompu.

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Menanggapi dugaan ambruknya Proyek Log Segment (pemeliharaan rutin atau pemeliharaan berkala jalan/rekonstruksi jalan) khusus Kabupaten Dompu NTB, ruas Jalan Kambu-Taropo Kecamatan kilo akibat bencana banjir di awal musim hujan.

 

Ditanggapi serius oleh Dinas Tehnik PUPR Kab Dompu melaui Pengawas Tehnik Bidang Bina Marga, Bahwa Ambruknya Pekerjaan itu, bukan karena dikerjakan asal-asalan melainkan karena faktor bencana banjir dan pekerjaan tersebut akan diperbaiki secepatnya oleh pihak Kontraktor pelaksana CV. Bima Sakti.

 

Dalam menanggapinya, Pengawas Tehnik Dinas PUPR Kab Dompu, Mardin, ST menjelaskan bahwa pada prinsipnya pekerjaan tersebut sudah dikerjakan semaksimal mungkin oleh pihak kontraktor pelaksana.

 

“Tentunya dikerjakan sesuai dengan petunjuk teknis atau gambar yang ada dalam kontrak pekerjaan, “ungkap Pengawas Tehnik saat dikonfirmasi awak media di ruang Bina Marga Kantor Dinas PUPR Kab Dompu, Senin, 13/11/23.

 

Ditegaskan Mardin, kami selaku pihak pengawas lapangan tetap konsisten mengawasi proses pekerjaan itu dengan rutin, sehingga tidak ada ruang pekerjaan itu dikerjakan asal-asalan oleh pihak kontraktor pelaksana.

 

“Jadi persoalan ambruknya pekerjaan itu, murni diakibatkan oleh bencana banjir, bukan kualitas pekerjaan yang tidak memenuhi standar bestek,” papar Mardin.

 

Mardin juga menyampaikan bahwa pekerjaan yang ambruk itu akan segera mungkin diperbaiki oleh pihak kontraktor pelaksana,

 

Karena memang Pekerjaan itu belum selesai masa berakhirnya kontrak dan belum diserah terimakan, artinya masih dalam tanggung jawab pihak kontraktor pelaksana.

 

“Insyaallah perbaikan pekerjaan yang ambruk itu, akan dimulai dikerjakan besok, karena bahan-bahan materialnya sudah ada di lokasi pekerjaan bahkan alat berat excavator sudah standby di lokasi.”terang pengawas.

 

Diakhir, jadi perlu dipahami bersama bahwa berbicara bencana banjir itu diluar dugaan kita, bukan sesuatu yang dibuat-buat, maka kami minta kepada seluruh masyarakat Dompu untuk bisa memahami kondisi yang terjadi saat ini.

 

“Kami mengapresiasi dan sampaikan ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mengingatkan kami atas pekerjaan itu,”ujar mamiq biasa disapa.

 

Penulis Tim CNNEWS




Kepala Bappeda Dompu Drs. H. Gaziamansyuri,M.Ap,, Program Jara Pasaka Merupakan Tonggak Bagi Daerah Untuk Bangkit Mengejar Ketinggalan.

foto Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Dompu, Drs. H. Gaziamansyuri, M.,Ap,

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB-Di bawah kepemimpinan Bupati H. Kader Jaelani dan Wakil Bupati H. Syahrul Parsan, ST., MT (2021-2026) Kabupaten Dompu memiliki visi Terwujudnya Dompu yang MASHUR (Mandiri, Sejahtera, Unggul dan Religius).

 

Visi tersebut dituangkan dalam 5 (lima) misi :

Pertama, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih;

Kedua, meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal yang berkelanjutan;

Ketiga, meningkatkan mutu pelayanan dasar dan pelayanan publik yang transparan, partisipatif dan berkeadilan;

Keempat, mewujudkan pembangunan infrastruktur yang mantap; dan

Kelima, mewujudkan tata nilai kehidupan masyarakat yang religius, berbudaya, berprestasi dan berkarakter berbasis kearifan lokal.

 

Program unggulan Pemerintahan AKJ-SYAH adalah JARAPASAKA, singkatan dari Jagung, Porang, Padi, Sapi dan Ikan. Program JARA PASAKA telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.

 

Kadis Bappeda dan Litbang Dompu Drs. H.Gaziamansyuri,M.Ap, menjelaskan bahwa Program JARAPASAKA menitikberatkan pada kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan dan peningkatan produktivitas komoditas jagung, porang, dan padi serta pengembangan peternakan sapi dan hasil perikanan. Namun tidak mengesampingkan pada komoditas serta sektor lainnya.

 

“Program JARA PASAKA Adalah Penyatuan Pemahaman OPD Untuk Realisasikan Arah Pembangunan Daerah,” Kata Kepala Bappeda &Litbang Kabupaten Dompu, Drs. H.Gaziamansyuri,M.Ap, saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis, 09/11/23.

 

Program JARA PASAKA sebagai produk utama pemerintahan Kader Jaelani – Syahrul Parsan (AKJ – SYAH) juga dapat difungsikan sebagai instrumen untuk menyatukan semua pandangan dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

 

Menurut Gaziamansyuri, yang menjadi roh JARA PASAKA yakni Pasaka Desa. Keberhasilan program Jara Pasaka ini tentu dikerjakan secara konsisten sehingga dapat meningkatkan PAD dan mensejahterahkan masyarakat khususnya masyarakat Dompu pada umumnya.

 

Selain itu juga Program Jara Pasaka merupakan tonggak bagi daerah dan masyarakat Dompu untuk terus bangkit mengejar ketertinggalan, sehingga kesejahteraan yang diharapkan pemerintah serta masyarakat dapat terwujud.

 

Kepala Bappeda dan Litbang ini  menyebutkan bahwa program JARA PASAKA (Jagung, Porang, Padi, Sapi dan Ikan) ini merupakan program prioritas dengan pendekatan komoditas.

Karen itu, Kepala Bappeda dan litbang Kabupaten Dompu ini juga menegaskan bahwa Prioritas program JARA PASAKA semata-mata berpihak kepada masyarakat.

“Maka tugas Bappeda lah yang mengarahkan kegiatan pada perangkat daerah agar tepat sasaran dan mencapai tujuan,”Harap H. Gazi menutup Penyampainnya.

 

Penulis : IW

 




Pemda Dompu Mengucapkan Selamat Hari Pahlawan Ke-78

foto Bupati Dompu H. Kader Jaelani dan Wakil Bupati Dompu H. Syahrul Parsan ST, MT

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Hari Pahlawan Nasional merupakan hasil yang bersejarah bagi Bangsa Indonesia, untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan pejuang kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Dimana pada jaman penjajahan, Para Pahlawan ini dengan gigih berjuang mati-matian untuk mempertahankan Negara Republik Indonesia dari Para Penjajah, kemudian berhasil membawa Negara Republik Indonesia ke gerbang pintu Kemerdekaan Indonesia.

 

Maka, Momentum hari yang bersejarah ini, Pemerintah Daerah kabupaten Dompu Mengucapkan Selamat Hari Pahlawan yang ke 78, tanggal 10 November tahun 2023.

 

Penulis : IW




Kades Bara Kembali Tegaskan Pada Pihak DLHK Provinsi NTB Dan BKPH Ampang Riwo Segera Ditindaklanjut Harapan Besar Masyarakat Desa Bara Untuk Hentikan aktivitas Perambahan Hutan.

foto Kepala Desa Bara Andi Aswan 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Belum diresponnya Permintaan Sejumlah Pemerhati Lingkungan di kabupaten Dompu dan Kepala Desa beserta Masyarakat Desa Bara kepada BKPH Ampang Riwo maupun DLHK Provinsi NTB untuk segera menghentikan aktivitas Pembabatan dan Perambahan Hutan di wilayah tugas BKPH Ampang Riwo, yang berdampak pada bencana banjir kiriman untuk masyarakat Desa Bara.

 

Hal itu kembali dipertegas oleh kepala Desa Bara kepada BKPH Ampang Riwo dan DLHK Provinsi NTB agar segera melakukan penertiban atau menghentikan aktivitas Pembabatan dan Perambahan Hutan yang semakin hari semakin meluas, baik lahan yang sudah lama di garap maupun yang baru dibuka, sehingga masyarakat Desa Bara dapat terhindar dari bencana banjir tiap tahunnya.

 

Kepala Desa Bara Andi Aswan, menegaskan kembali bahwa apa menjadi permintaan kami diminggu yang lalu melalui pemberitaan pada media online ChanelNtbNews, untuk segera menghentikan aktivitas perambahan dan Pembabatan hutan yang semakin hari semakin meluas, mulai dari Desa Napa, Desa Banggo, Desa Anamina, Desa soriutu, Desa Tekasire dan Desa Madaprama.

 

 

“Karena kalau hal itu dibiarkan terus menerus Khawatirnya akan terjadi bencana banjir yang lebih besar lagi seperti sekarang ini,” kata Kades Bara saat diwawancarai awak media di kediamannya di Desa Bara Kec Woja kab Dompu, Sabtu, 04/11/23.

 

Untuk itu, kami meminta kepada Pihak DLHK Provinsi NTB terutama BKPH Ampang Riwo, segera ditindaklanjut apa yang menjadi harapan besar masyarakat Desa Bara pada umumnya, agar segera menghentikan terkait penguasaan atau pengerusakan hutan,”tegas kades serius.

 

Disamping menghentikan aktivitas tersebut, juga meminta kepada pihak DLHK Provinsi NTB dan Ampang serta masyarakat yang sudah melakukan penguasaan hutan tersebut, agar segera melakukan reboisasi atau penanaman kembali pada hutan yang telah Gundul itu.

 

” Sekurang-kurangnya ada tanaman hidup disitu, atau ada tanaman yang di tanam pada tiap batasan lahan antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lainnya, minimal sekali setahun, tidak dibiarkan begitu saja, lalu gunung itu hanya dimanfaatkan saja,”harap Kades.

 

Lanjut Andi Aswan, sehingga hal itu menjadi harapan besar kami terhadap pihak BKPH Ampang Riwo maupun Pihak DLHK Provinsi NTB, karena kami khawatir akan ada tindakan yang tidak pernah kita duga dari masyarakat nanti.

 

Maka kami selaku kepala desa meminta kepada pihak DLHK Provinsi NTB dan BKPH Ampang Riwo agar bekerjasama terkait dengan penanganan hutan ini dan menindaklanjutinya apa yang menjadi harapan itu.

 

Jadi Kalaupun kemudian pihak DLHK Provinsi NTB dan BPkH Ampang Riwo tidak menanggapi hal itu,”maka kemungkinan bisa saja terjadi ada dugaan konspirasi jahat antara pihak DLHK Provinsi NTB dan BPKH Ampang Riwo, karena mereka tidak berani bertindak melakukan pembatasan maupun sosialisasi di tingkat lapangan,”bebernya.

 

“Sehingga nanti imbasnya kepada masyarakat, masyarakat kembali ke pemerintah terutama kami dipemerintah Desa, menjadi beban kami dalam menangani setiap datangnya banjir,”pintanya.

 

Dipertegas Kades Bara sekali lagi atas nama pemerintah dan masyarakat Desa Bara meminta kepada pihak pihak DLHK Provinsi NTB dan terutama pihak ampang riwo segera menindaklanjuti apa yang menjadi permintaan kami untuk menghentikan aktivitas yang mengakibatkan hancurnya hutan itu.

 

“Karena dikhawatirkan, jika permintaan ini tidak diindahkan kami tidak akan pernah tau apa yang akan dilakukan oleh masyarakat kedepannya, jangan salah kami ditingkat Desa Bara kalau kemudian terjadi hal-hal yang tidak diinginkan diluar pengamatan kami.” Ungkap Kades dengan nada mengancam diakhir penyampaiannya.

 

Penulis : Tim CNNEWS