Kepala Bappeda Dan Litbang, Pencapaian Target Pembangunan Kab. Dompu Tahun 2025 Melalui Pelaksanaan 114 Program Dari 213 Kegiatan Dan 545 Sub Kegiatan

Foto, Kepala Bappeda Dan Litbang Kab Dompu, Drs H. Gaziamansyuri MAp

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Kepala Bappeda dan Litbang Kab Dompu menghadiri Sekaligus Memaparkan Poin Penting dalam Agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang di laksanakan secara Online maupun Offline di Aula Pandopo Bupati Dompu pada hari kamis, 07/03/23, sampai selesai.

 

Pelaksanaan Musrenbang tersebut dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Dompu Tahun 2025,

 

Dasar Hukum Penyelenggaraan Musrenbang mengacu pada UU No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

 

Kemudian diatur dalam Permendagri No. 86 Tahun 2017 tentang ata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah

 

Serta Peraturan Daerah Kabupaten Dompu Nomor 2 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Dompu Tahun 2021-2026

 

Dalam kesempatannya Kepala Bappeda dan Litbang Kab Dompu Drs. H. Gaziamansyuri, MAp Menjelaskan bahwa pada tahapan penyusunan RKPD Kabupaten Dompu Tahun 2025, meliputi, Pembahasan Rancangan Awal RKPD 2025 di bulan Desember 2023, kemudian pada bulan februari 2024 Rapat Konsultasi Publik Ranwal RKPD pada tahun 2025.

 

Selanjutnya pada tanggal 06-07 Februari 2024, dilaksanakan Musrenbang Tingkat Kecamatan kemudian Pada tanggal 20-22 February tahun 2024 rapat Forum perangkat Daerah dan dilanjutkan dengan Musrenbang Tingkat Kabupaten pada tanggal 7 Maret 2024.

 

Kemudian pada Bulan Maret tahun 2024 dilakukan rancangan RKPD 2025 dan di bulan April tahun 2024 dilaksanakan Musrenbang Provinsi NTB, kemudian pada bulan mei tahun 2024 dilaksanakan Musrenbang Nasional dilanjutkan dengan Ranhil RKPD tahun 2025.

 

Foto Peserta Musrenbang Kab Dompu di aula Pandopo Kantor Bupati Dompu 

 

Kepala Bappeda dan Litbang memaparkan Dengan Capaian Indikator Marko Kabupaten Dompu ditingkat Pertumbuhan ekonomi melalui Distribusi PDRB tahun 2023, meningkat menjadi 34,429 persen dibandingkan tahun 2022 hanya mencapai 32,638 persen.

 

“Angka Kemiskinan di tahun 2023 menurun 12,62 Porsen di bandingkan tahun 2022 yaitu 13,85 persen. Kab Dompu Berada di posisi ketiga Angka Kemiskinan Kab/Kota se-NTB di tahun 2023,”Kata Kepala Bappeda dan Litbang.

 

Selanjutnya Tingkat Pengangguran di kabupaten Dompu secara terbuka berkurang menjadi 2.36 porsen tahun 2023 dibandingkan tahun 2022 yaitu 2.5 porsen sedangkan secara Rasio Gini tahun 2022 mencapai 0,312 porsen, meningkat menjadi 0,33 porsen tahun 2023

 

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kab Dompu meningkat menjadi 71,77 porsen dibandingkan tahun 2022 itu hanya 67,36 porsen, masuk di urutan ke lima IPM Kab/kota se-NTB tahun 2023,”terang Kepala Bappeda.

 

Sedangkan Usia Harapan Hidup di Kabupaten Dompu Tahun 2022 yakni rata-rata 67.36 tahun meningkat menjadi 71,54 tahun sementara Harapan lama sekolah tahun 2023 naik rata-rata 13,83 tahun dibandingkan tahun 2022 hanya 13,67 tahun

 

Sementara Rata-rata Lama Sekolah dikabupaten Dompu itu meningkat mencapai 8,97 tahun dibandingkan ditahun 2022 yaitu 8,73 tahun sedangkan Pengeluaran Perkapita tahun 2023 meningkat sebesar Rp. 9404 juta dibandingkan dengan tahun 2022 terdapat Rp. 9203 juta.

 

Lanjut dipaparkan Kepala Bappeda dan Litbang, H. Gaziamansyuri bahwa Permasalahan Pembangunan dan Isu Strategis Kabupaten Dompu terhadap daya saing Ekonomi dimana perekonomian masih disektor hulu belum banyak berakselerasi disektor hilir dan Pembangunan Infrastruktur Dasar pencapaiannya belum maksimal

 

Sementara kualitas lingkungan hidup, Mitigasi bencana alam dan perubahan iklim Penataan kota dan pelayanan persampahan yang belum optimal serta Minimnya Sarana dan Prasarana Kebencanaan Baik Bencana Alam maupun Non Alam.

 

Sedangkan Tata Kelola Pemerintahan Indeks Reformasi Birokrasi Masih Rendah sedangkan Kualitas SDM Angka literasi dan numerasi tingkat pendidikan dasar juga masih rendah, dan terdapat balita stunting serta kemiskinan ekstrim.

 

Selanjutnya pada tingkat Keamanan dan ketentraman masyarakat dimana Kasus kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba yang relatif masih tinggi serta gangguan ketertiban yang menyebabkan terganggunya pelayanan umum.

 

Maka, Melalui VISI & MISI BUPATI DOMPU

Visi : “Terwujudnya Masyarakat Dompu yang MASHUR (Mandiri, Sejahtera, Unggul dan Religius)”jelas H. Gaziamansyuri.

 

Dengan Misi : Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, Meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal yang berkelanjutan, serta Meningkatkan mutu pelayanan dasar dan pelayanan publik yang transparan, partisipatif dan berkeadilan,

 

Serta Mewujudkan pembangunan infrastruktur yang mantap serta berwawasan lingkungan dan mewujudkan tata nilai kehidupan masyarakat yang religius, berbudaya, berprestasi dan berkarakter berbasis kearifan lokal

 

Ditambahkan H. Gaziamansyuri dalam rangka mewujudkan Visi-Misi Dengan Tema dan arah kebijakan tahun 2025,”Tema Pembangunan kabupaten Dompu tahun 2025′ Peningkatan Kualitas Manusia melalui Pertumbuhan Ekonomi Inklusif yang berkelanjutan,”tuturnya

 

Dalam upaya menuju pertumbuhan ekonomi mencapai 4,5-5 porsen yaitu, Meningkatkan Iklim Investasi daerah, Meningkatkan kualitas belanja pemerintah, serta Mendorong peran industri pengolahan dan UMKM dalam PDRB.

 

H. Gaziamansyuri menegaskan dalam rangka Percepatan Pencapaian Target melalui akselerasi Pencapaian target RPJMD merupakan fokus utama Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu Tahun 2025

 

Adapun Program Prioritas Pembangunan Kabupaten Dompu Tahun 2025 Yakni :

1. Peningkatan Akuntabilitas Profesioalitas dan pelayanan publik Daerah.

2. Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Sektor Unggulan Daerah.

3. Peningkatan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat

4. Peningkatan kualitas lingkungan hidup.

5. Peningkatan kualitas Infrastruktur pelayanan Dasar Daerah.

6. Menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban,

7. Peningkatan kualitas sumber daya manusia.

 

Sedangkan Target Pembangunan kabupaten Dompu Tahun 2025, yakni :

1. Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi mencapai 4.5-5 porsen,

2. Pendapatan Perkapita 36,6-38,8 juta.

3. Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 72,5-73 poin.

4. Penurunan angka kemiskinan 11,8-12,1 porsen serta

5. Tingkat Pengangguran Terbuka 1,9 Porsen serta Rasio Gini sekitar 0,30-0,31 porsen.

 

“Pencapaian Target Pembangunan Kabupaten Dompu Tahun 2025 dicapai melalui pelaksanaan 114 Program, dari 213 Kegiatan dan 545 Sub kegiatan,”papar H. Gazimansyuri

 

Sedangkan Proyek Strategis tahun 2025 yaitu, Pembangunan Ruang Terbuka (RTP) dan Penataan jalan menuju RTP Karijawaa serta Pembangunan Gedung Klaster Hijau di Monta,

 

Selain proyek yang bersifat strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Dompu tetap akan mengalokasikan anggaran untuk peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia,

 

“Berupa Bimbingan Teknis berbasis kompetensi, Penanganan Stunting, serta pengetasan kemiskinan Ekstrim serta jaminan sosial bagi masyarakat tidak mampu,”terang H. Gazi akrab disapa.

 

 




Musrenbang Dalam Rangka Penyusunan RKPD Kab Dompu Tahun 2025, Dengan Tema “Peningkatan Kualitas Manusia Melalui Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Yang Berkelanjutan”

Foto, Bupati Dompu H. Kader Jaelani (AKJ) dan Foto Wakil Bupati H. Syahrul Parsan, ST,.MT 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu melaksanakan Agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Dompu Tahun 2025,

 

Musrenbang Kabupaten Dompu Tahun 2024 diselenggarakan secara Offline dan Online, bertempat di Aula Pandopo Bupati Dompu pada hari kamis, 07/03/23, sampai selesai

 

Agenda Musrenbang Kabupaten Dompu Tahun 2024 secara Resmi dibuka langsung oleh Bupati Dompu H. Kader Jaelani

 

Dirangkaikan dengan Penandatanganan Berita Acara Hasil Musrenbang Kabupaten Dompu Tahun 2024 oleh Kepala Bidang Penelitian, Statistik & Pelaporan Bappeda dan Litbang Kab. Dompu

 

Dalam Sambutannya, Bupati Dompu, H. Kader Jaelani mengawalinya dengan mengucapkan Assalamu’alaikum warahmatullahi Wabarakatuh, salam sejahtera untuk kita sekalian, Alhamdulillah Rabbil ‘Alamin Washolatu Wassalamu’Ala Asrofil Ambiya Iwal Mursalin wa’ala Alihi Wssohbihi Azma’in Amma Ba’du.

 

Yang saya hormati,,

Wakil Bupati Dompu, Ketua dan Wakil-wakil ketua DPRD beserta ketua-ketua komisi DPRD kab Dompu, Saudara-saudara unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kab Dompu, Kepala Bappeda Provinsi NTB, Narasumber dari Cesfarn Unram, Sekretaris Daerah dan Pejabat Struktural Eselon II Kab Dompu, Kepala Instansi Vertikal di Kab Dompu, Camat Se-kabupaten Dompu, Lurah/Kepala Desa se-kabupaten Dompu, Ketua Tim Penggerak PKK Kab Dompu, Ketua GOW dan Ketua Dharmawanita Kab Dompu, Pimpinan Partai Politik, Organisasi Wanita/Pemuda, Toma, Toga, Pimpinan Perbankan, Pimpinan Dunia Usaha, Rekan-rekan Wartawan dan Hadirin sekalian yang saya hormati.

 

Pertama-tama dan yang utama sebagai umat yang beragama, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena berkat Rahmat-Nya kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal’afiat, untuk mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Dompu Tahun 2024 yang merupakan wahana Sinkronisasi dan sinergitas Perencanaan Pembangunan Tahun 2025 di Kabupaten Dompu.

 

Hadirin Peserta Musrenbang yang berbahagia 

Musrenbang merupakan perencanaan dengan pendekatan partisipatif yang dilaksanakan dengan melibatkan semua pemangku kepentingan. Pelibatan semua pihak dimaksudkan untuk membangkitkan rasa memiliki terhadap hasil-hasil pembangunan.

 

Disisi lain Musrenbang juga merupakan wahana strategis bagi para pihak dalam merumuskan perencanaan pembangunan secara kolaboratif dengan melibatkan tiga pilar pembangunan, yaitu pemerintah daerah, masyarakat, dan swasta/dunia usaha.

 

Karena Pada dasarnya keluaran Musrenbang akan menjadi masukan yang sangat penting dalam rangka perumusan dan penyempurnaan rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Dompu Tahun 2025, yang selanjutnya akan dijadikan acuan/pedoman dalam penyusunan anggaran Tahun 2025.

 

Foto, Tamu Undangan Musrenbang

 

Hadirin Peserta Musrenbang yang berbahagia 

Berkenaan dengan hal tersebut, bahwa saya memandang bahwa Musrenbang merupakan momentum penting untuk menyatukan pola pikir/aspirasi dari berbagai unsur pelaku pembangunan serta mengintegrasikannya dengan berbagai bidang urusan pemerintah

 

“Kita menyadari bahwa kualitas dan keterpaduan perencanaan sangat menentukan capaian kinerja pembangunan. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) mencerminkan komitmen pemerintah akan pentingnya proses perencanaan sebagai pedoman/rujukan dalam pelaksanaan pembangunan, “ungkap Bupati.

 

Demikian juga Pemerintah Kabupaten Dompu sangat menyadari akan pentingnya kualitas perencanaan, karena tidak dapat dipungkiri bahwa tingkat capaian kinerja (keberhasilan) pembangunan sangat ditentukan oleh kualitas perencanaan itu sendiri.

 

Sehingga Pemerintah berkomitmen untuk selalu mengedepankan hasilhasil rumusan perencanaan pembangunan dalam penyusunan rancangan APBD Kabupaten Dompu.

 

Untuk itu saya perintahkan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah agar betul-betul memperhatikan hasil Musrenbang dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran pada unit kerja yang dipimpin.

 

Hadirin Peserta Musrenbang yang berbahagia

Musrenbang RKPD Kabupaten Dompu, sebagaimana laporan ketua panitia, telah diawali dengan kegiatan Musyawarah Desa, Musrenbang di tingkat Kecamatan, dan Forum Perangkat Daerah yang melibatkan segenap stakeholders pembangunan.

 

“Kesemuanya ini mencerminkan bahwa mekanisme perencanaan pembangunan telah mengedepankan prinsip-prinsip, Partisipatif, Demokratis, Transparan, serta Integrated Planning.”jelas Bupati.

 

Dengan demikian diharapkan agar dapat mengakomodir berbagai Aspirasi masyarakat bawah serta terintegrasinya kebijakan dan program pembangunan dari pemerintah atasan.

 

Hadirin Peserta Musrenbang yang berbahagia

Pemerintah Kabupaten Dompu berkomitmen untuk mewujudkan masyarakat Dompu yang MASHUR (Mandiri, Sejahtera, Unggul dan Religius) seperti tertuang dalam visi Kabupaten Dompu Tahun 2021–2026.

 

Bahwa Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2023 yang dirilis oleh BPS tercatat tumbuh sebesar 3,17 persen. Meskipun meningkat hanya 0,22 persen dari tahun 2022 yang sebesar 2,95 persen,

 

Namun hal ini menunjukan bahwa aktivitas ekonomi selama tahun 2023 tumbuh lebih baik sejak tahun 2021 dimana pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi minus 3,21 persen.

 

“Momentum Tahun 2025 merupakan tahun yang penting dan krusial bagi pembangunan daerah maupun nasional. Dimana pada Tahun 2025 merupakan tahun pertama pelaksanaan RPJPD Tahun 2025-2045.”ucapnya.

 

Disamping itu juga pada Tahun 2025 merupakan Tahun pertama pelaksanaan RPJMD 2025-2030.”Sehingga Tahun 2025 merupakan jembatan untuk menjaga kesinambungan pembangunan agar tercapai visi nasional Indonesia Emas 2045, NTB Emas 2045 dan Dompu Emas 2045.”pungkas H. Kader Jaelani.

 

Dalam upaya mencapai visi RPJPD tersebut maka Pemerintah Kab. Dompu perlu melakukan langkah-langkah yang strategis untuk menumbuhkan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan dalam mewujudkan pembangunan manusia yang berkualitas.

 

“Pertumbuhan yang Inklusif dimaksudkan tidak hanya menciptakan peluang ekonomi baru tetapi juga memastikan kesempatan yang sama pada semua lapisan masyarakat, khususnya masyarakat miskin.”papar Bupati.

 

Hal ini tidak mungkin dilakukan oleh pemerintah saja namun diperlukan partisipasi bagi semua pihak agar turut andil dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang akseleratif. Sehingga ketika perekonomian tumbuh dengan baik, maka kemiskinan, ketimpangan, dan pengangguran akan menurun.

 

Hal ini juga senada dengan kebijakan Pemerintah Pusat dimana pada Rancangan Awal RKP Tahun 2025 mengusung tema pembangunan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.

 

Maka, Berkenaan dengan hal tersebut maka fokus tema RKPD tahun 2025 diarahkan pada : Peningkatan kualitas sumberdaya manusia dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan

 

Dengan mengusung Tema Pembangunan Tahun 2025 yaitu : “Peningkatan Kualitas Manusia Melalui Pertumbuhan Ekonomi Yang Inklusif dan Berkelanjutan”

 

“Saya meminta kepada seluruh Pimpinan Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Dompu untuk menyusun rencana program dan kegiatan yang sesuai dengan tujuan pembangunan daerah dan harus termuat dalam dokumen RKPD, melakukan sinkronisasi dengan agenda pembangunan nasional dan agenda pembangunan Provinsi NTB agar terjadi keselarasan program kegiatan pembangunan daerah dan nasional.”imbau Bupati.

 

Hadirin Peserta Musrenbang yang berbahagia

Selanjutnya kami ucapkan terimakasih kepada kepala Bappeda NTB atau pejabat yang mewakilinya yang telah berkempatan hadir dalam dan memberikan sambutannya dalam musrembang Kabupaten Dompu Tahun 2024. semoga Tahun 2025 porsi usulan Kabupaten Dompu dapat ditambah dan direalisasikan.

 

Demikian pokok-pokok pengarahan yang kami sampaikan, untuk dapat dijadikan pedoman/acuan dalam merumuskan program kegiatan perencanaan pembangunan daerah tahun 2025.

 

Dengan mengucap ”BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM”,

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Dompu Tahun 2024 Untuk Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu Tahun 2025, Secara Resmi Saya Nyatakan dibuka.

 

“Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkati dan menyertai kita semua dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kita sebagai Abdi Negara dan Abdi Masyarakat, khususnya di Bumi Nggahi Rawi Pahu,”harap Bupati AKJ akrab disapa.

 

Penulis : IW




Seluruh Jajaran Dinas PUPR Kab Dompu, Mengucapkan Selamat Atas 3 Tahun Kepemimpinan Akj-Syah 

Foto, Bupati Dompu, H. Kader Jaelani dan Wakil Bupati Dompu, H. Syahrul Parsan, ST,.MT Beserta Kepala Dinas PUPR Kabupaten Dompu.

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Seluruh Jajaran Dinas PUPR Kabupaten Dompu, Mengucapkan Selamat Atas 3 Tahun Kepemimpinan Akj-Syah.

 

Semoga Program Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu ‘Jara Pasaka’ Dompu Mashur dapat mensejahterakan Seluruh Masyarakat Bumi Nggahi Rawi Pahu.

 

Penulis : IW




Program JARA PASAKA Produk Utama Pemerintahan AKJ-SYAH Yang Menitikberatkan Pada Kesejahteraan Masyarkat.

Foto, Bupati Dompu, H. Kader Jaelani dan Wakil Bupati Dompu, H. Sahrul Parsan, ST, MT Beserta Kepala Bappeda dan Litbang Kab Dompu, H. Gaziamansyuri, MAP

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Dibawah kepemimpinan Bupati H. Kader Jaelani dan Wakil Bupati H. Syahrul Parsan, ST., MT (2021-2026) Kabupaten Dompu memiliki visi Terwujudnya Dompu yang MASHUR (Mandiri, Sejahtera, Unggul dan Religius).

 

Dimana Visi tersebut dituangkan dalam 5 (lima) misi :

Pertama, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih;

Kedua, meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal yang berkelanjutan;

Ketiga, meningkatkan mutu pelayanan dasar dan pelayanan publik yang transparan, partisipatif dan berkeadilan;

Keempat, mewujudkan pembangunan infrastruktur yang mantap; dan

Kelima, mewujudkan tata nilai kehidupan masyarakat yang religius, berbudaya, berprestasi dan berkarakter berbasis kearifan lokal.

 

Kepala Bappeda dan Litbang Kab Dompu, Drs. H.Gaziamansyuri,M.Ap mengatakan bahwa Program unggulan Pemerintahan AKJ-SYAH adalah JARAPASAKA, merupakan singkatan dari JAGUNG, PORANG, PADI, SAPI dan IKAN.

 

“Program JARA PASAKA telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.”Jelas H.Gaziamansyuri.

 

H. Gazianmanyuri menjelaskan bahwa  Program JARAPASAKA tersebut menitikberatkan pada kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan dan peningkatan produktivitas komoditas jagung, porang, dan padi serta pengembangan peternakan sapi dan hasil perikanan. namun tidak mengesampingkan pada komoditas serta sektor lainnya.

 

“Karena Program JARA PASAKA Adalah Penyatuan Pemahaman OPD Untuk Realisasikan Arah Pembangunan Daerah,” Kata H. Gaziamansyuri.

 

Ditambahkan H. Gaziamansyuri Program JARA PASAKA merupakan produk utama pemerintahan Kader Jaelani – Syahrul Parsan (AKJ – SYAH) juga dapat difungsikan sebagai instrumen untuk menyatukan semua pandangan dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

 

Sehingga yang menjadi roh JARA PASAKA yakni Pasaka Desa, sebab Keberhasilan program Jara Pasaka ini tentu dikerjakan secara konsisten yang dapat meningkatkan PAD dan mensejahterahkan masyarakat khususnya masyarakat Dompu pada umumnya.

 

Selain itu juga Program Jara Pasaka merupakan tonggak bagi daerah dan masyarakat Dompu untuk terus bangkit mengejar ketertinggalan, sehingga kesejahteraan yang diharapkan pemerintah serta masyarakat dapat terwujud.

 

Kepala Bappeda dan Litbang juga menyebutkan bahwa program JARA PASAKA (Jagung, Porang, Padi, Sapi dan Ikan) ini merupakan program prioritas dengan pendekatan komoditas.

 

Karen itu, Kepala Bappeda dan litbang Kabupaten Dompu ini juga menegaskan bahwa Prioritas program JARA PASAKA semata-mata berpihak kepada masyarakat.

 

“Maka tugas Bappeda lah yang mengarahkan kegiatan pada perangkat daerah agar tepat sasaran dan mencapai tujuan,”Harap H. Gazi menutup Penyampainnya.

 

Penulis : IW




Bupati Dompu H. Kader Jaelani, Paparkan Jumlah Anggaran Untuk Dinas PUPR 

Foto, Bupati Dompu H. Kader Jaelani, (AKj).

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Bupati Dompu, memaparkan anggaran untuk  Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Dompu, mendapat alokasi anggaran Rp83.479.487.672 Tahun 2024. Selasa, 27/02/24.

Besaran anggaran ini untuk membiayai program pertama penunjang urusan pemerintah daerah dalam pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) dan pengelolaan serta pengembangan sistem air limbah.

“Anggaran itu juga untuk membiayai program kegiatan pengelolaan dan pengembangan sistem drainase,” jelas Bupati, di Lapagan Beringin Kantor Pemda Dompu, Senin (19/2/2024). Dikutip dari media Topik Bidom

“Termasuk membiayai penataan bangunan gedung dan pengembangan jasa kontruksi.” terangnya.

 

Penulis Tim CNNEWS




DPPKB Gelar Kegiatan Orientasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) Dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting Di Kab. Dompu.

Foto, Kepala DPPKB Kab Dompu, Hj, Iris Juwita,SKM,.M.Kes, Kepala Diklat Prov NTB, Setiabudi, Ketua pelaksana kegiatan sekaligus Kabid P4 DPPKB Dompu, Zulkarnain. S.Sos.,MPH, dan Camat Dompu, dalam kegiatan Orientasi Tim Pendamping Keluarga (TPK). di Gedung PKK Dompu 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Dalam rangka Percepatan Penurunan Angka Stunting Di Kabupaten Dompu, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Mengelar Kegiatan Orientasi Tim Pendamping Keluarga (TPK).

 

Kegiatan Orientasi tersebut, merupakan upaya peningkatan sumber daya bagi Kader KB, Kader PKK dan Tenaga Medis (Bidan) yang tergabung dalam Tim Pendamping Keluarga (TPK), dan diikuti oleh 99 anggota TPK yang berlangsung di Gedung PPK Kab Dompu, Sabtu, 24/02/24.

 

Dalam sambutannya, Kepala DPPKB Kab Dompu, Hj, Iris Juwita,SKM,.M.Kes Menyampaikan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2022 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

 

Dalam rangka menyediakan Tim Pendamping Keluarga di setiap Desa/Kelurahan yang bertugas untuk mendampingi keluarga dalam usaha pencegahan dan penanganan stunting sasaran, di antaranya calon pengantin, ibu hamil dan pasca persalinan dan baduta/balita.

 

Selain itu, tugas dari tim pendamping ini nantinya akan melakukan penyuluhan, fasilitasi layanan rujukan, serta survey dini factor risiko stunting.

 

“Kita menginginkan dari orientasi TPK ini dapat meningkatkan sumber daya manusia TPK akan semakin memahami tugas, peran dan fungsinya masing-masing,”harap Kadis

 

Kadis juga menghimbau selepas kegiatan Orientasi TPK ini, diharapkan kepada seluruh kader dan bidan mampu melakukan pendampingan berbasis aplikasi

 

“Dalam rangka mencegah stunting khususnya pemanfaatan maksimal aplikasi elektronik Siap Nikah dan Hamil (elsimil).”ujar Umi Iris biasa disapa.

 

Suasana Orientasi TPK di gedung PKK 

 

Dikesempatan yang sama Ketua pelaksana kegiatan sekaligus Kepala Bidang (Kabid) P4 DPPKB Dompu, Zulkarnain. S.Sos.,MPH, menyampaikan bahwa Kegiatan orentasi Tim Pendamping Keluarga diseluruh Kecamatan Kab. Dompu tahun 2024 ini merupakan bagian percepatan penurunan stunting

 

Dengan tujuan menambah wawasan pengetahuan dan Keterampilan TPK Dalam pendampingan sasaran keluarga beresiko stunting

 

Sehingga target pencapaian penurunan stunting dikabupaten Dompu tercapai di bawah 14 porsen sesuai dgn target nasional di tahun 2024.

 

Zulkarnain memaparkan bahwa Materi-materi yang diberikan pada kegiatan orentasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) tersebut meliputi beberapa poin secara singkat :

1. Mekanisme alur pendampingan Tim Pendamping Keluarga.

2. Pemuktahiran data sasaran keluarga beresiko stunting.

3. Penggunaan aplikasi ELSIMIL (Aplikasi SIAP NIKAH & HAMIL).

 

Dimana pembiayaan kegiatan ini bersumber dari anggaran perwakilan BKKBN Prov. NTB THN 2024

 

“Khusus kecamatan DOMPU anggota TPK yang ikut oleh 99 orang, yang dilaksanakan hari ini, sementara Kecamatan lainya dijadwalkan hari Senin – Rabu di bulan Februari 2024 ini,”

 

Iklan Stunting.

Diwaktu yang sama Kepala Diklat Prov NTB, Setiabudi memaparkan bahwa Tim Pendamping Keluarga merupakan sekelompok tenaga yang dibentuk dan terdiri dari Bidan, Kader TP PKK dan Kader KB untuk melaksanakan pendampingan

Meliputi penyuluhan, fasilitasi pelayanan rujukan dan fasilitasi penerimaan program bantuan sosial kepada calon pengantin/calon pasangan usia subur, ibu hamil, ibu pasca persalinan, anak usia 0-59 bulan serta melakukan surveilans keluarga berisiko stunting untuk mendeteksi dini faktor-faktor risiko stunting.

“Dalam berbagai kondisi, komposisi tim pendamping keluarga dapat disesuaikan melalui bekerjasama dengan Bidan dari Desa/Kelurahan lainnya atau melibatkan perawat atau tenaga kesehatan lainnya,”jelas Kepala Diklat Prov NTB.

Lanjut, Tribudi bahwa Tugas pokok dari Tim Pendamping Keluarga adalah melakukan pendampingan terhadap keluarga yang memiliki kerawanan terhadap stunting. Pendampingan Keluarga sendiri dimaknai sebagai serangkaian kegiatan.

Selain itu ada tugas khusus yang harus dilakukan oleh Tim Pendamping Keluarga, yakni: Melakukan pendampingan kepada semua bumil dengan melakukanpemantauan/ pemeriksaan kehamilan secara berkala, melakukan KIE KB pasca salin dan melakukan rujukan bila diperlukan

Agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya, idealnya karakteristik anggota Tim Pendamping Keluarga adalah sebagai berikut: Bidan, Kader/Pengurus TP PKK Tingkat Desa/Kelurahan, Kader KB.

Ditambahkan Setiabudi Tugas Utama Tim Pendamping Keluarga melaksanakan pendampingan yang meliputi penyuluhan, fasilitasi pelayanan rujukan.

Peranan Dalam rangka memperkuat pelaksanaan tugas pendampingan keluarga, setiap tenaga dalam Tim Pendamping Keluarga memiliki pembagian peranan, Ada tiga langkah kerja yang harus dilalui oleh Tim Pendamping Keluarga agar hasilnya optimal.

Diharapkan, Tim pendamping keluarga ini dapat melakukan pendampingan keluarga secara berkelanjutan mulai dari calon pengantin, Pasangan Usia Subur, masa kehamilan, masa nifas dan kepada bayi baru lahir 0 – 59 bulan.

Pendampingan ketat harus dilakukan pada janin terindikasi Risiko Stunting, terdiri dari 2 kategori: Janin Sehat dan Janin Risiko Stunting (variabel: TBJ tidak sesuai usia kehamilan (PJT), gemelli). Diperlukan deteksi dini setiap penyulit.

Diakhir, Pada balita 0 – 59 bulan dilakukan upaya sebagai berikut; (1) Usia 0-23 bulan Skrining awal bayi baru lahir (variabel: BB, PB, ASI Eksklusif, MPASI, Imunisasi Dasar Lengkap, penyakit kronis; ISPA, kecacingan, diare, berat badan dan tinggi badan sesuai usia, perkembangan sesuai usia),

Mengingat begitu besarnya tugas dan tanggung jawab Tim Pendamping Keluarga dalam rangka percepatan penurunan stunting di Indonesia,

“Sudah selayaknya kita memberikan dukungan sepenuhnya agar tim ini dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Setidaknya kita memberikan dukungan dan semangat agar mereka siap menghadapi tantangan dan hambatan yang menghadang.”ujar Tribudi mengakhiri pemaparan materinya.

Penulis Tim CNNEWS