Bupati Dompu Hadiri Acara Serah Terima Program Pancimas Dan Do’a Syukuran SPPG Di Kecematan Hu’u 

Foto, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE di momen acara serah terima Program Pancimas dan Doa Syukuran SPPG 

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Dalam rangka mendukung program pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan publik bagi Masyarakat khususnya di Kabupaten Dompu,

 

Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE, menghadiri acara Serah Terima Program Pancimas, Desa Sorisakolo Kec Dompu dan Adu Kec. Hu’u yang difokuskan di Desa Adu,

 

Kemudian dilanjutkan dengan menghadiri acara Do’a bersama/tasyakuran SPPG Rasabou Hu’u II, mulai Jam 08.30 sampai dengan jam 12.30 Wita, Kamis (15/01/2026). kemarin

 

Dimana Kegiatan serah terima proyek ini adalah tahapan penting di mana tanggung jawab atas sebuah proyek secara resmi dialihkan dari pihak pelaksana kepada pihak pemilik atau pengguna, yang biasanya meliputi pemeriksaan kelengkapan, kualitas hasil kerja, dan penyerahan dokumen pendukung terkait.

 

Proyek Pamsimas tahun 2026 di Desa Sorisakolo Kecematan Dompu dan Desa Adu Kecamatan Hu’u dirancang untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum aman dan layak, sekaligus memperkuat kemandirian Desa dan Masyarakat dalam pengelolaan sumber daya air lokal.

 

Dalam sambutannya, Bupati Dompu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam pelaksanaan proyek ini, mulai dari perencanaan hingga tahap penyelesaian.

 

Keberhasilan Pamsimas tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, tetapi juga mendukung produktivitas ekonomi dan kemandirian desa dalam mengelola infrastruktur penting serta menekankan pentingnya pengelolaan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh Masyarakat “ ucap Bambang Firdaus 

 

Di momen Serah terima, Kepala Desa Adu Kecamatan Hu’u dan Kepala Desa Sorisakolo Kecamatan Dompu menyerahkan dokumen lengkap terkait proyek beserta data pelaksanaan,

 

Selanjutnya, Bupati Dompu mewakili Pemerintah Kabupaten Dompu memberikan apresiasi dan arahan terkait pengelolaan berkelanjutan dari fasilitas Pamsimas tersebut pada masyarakat dan dapat memberikan manfaat yang optimal dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di wilayah Kecamatan Hu’u.

 

 

Setelah selesai acara di Desa Adu, Bupati Dompu kemudian melanjutkan dengan menghadiri Do’a Bersama dan Tasyakuran yang diselenggarakan oleh Mitra SPPG Rasabou Hu’u II, Desa Rasabou, Kecamatan Hu’u di lokasi SPPG Rasabou Hu’u II.

 

SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Rasabou Hu’u II merupakan unit pelaksana program pemerintah, khususnya dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menyediakan makanan bergizi higienis untuk anak sekolah dan sasaran rentan guna meningkatkan status gizi, mencegah stunting, serta mendukung pertumbuhan dan kecerdasan bangsa menuju Indonesia Emas 2045, dengan dapur umum sebagai intinya.

 

Acara tasyakuran ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran pembangunan dan pengoperasian fasilitas tersebut, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pendidikan di Kecamatan Hu’u.

 

Pada kesempatan itu, Bupati Dompu turut berdoa bersama untuk kemakmuran wilayah dan keberhasilan program pendidikan yang akan dilaksanakan di SPPG Rasabou Hu’u II. Beliau juga menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Dompu terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan di seluruh pelosok daerah, khususnya melalui penguatan sarana dan prasarana serta kapasitas sumber daya manusia.

 

Dalam lanjutan sambutannya, Bupati Bambang Firdaus menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Dompu terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan di seluruh daerah, serta mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya.

 

Sebelumnya Camat Hu’u Muhammad Iswan,SKM menyampaikan Ucapan Terima Kasih atas peluncuran program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Yayasan Pandawa Garuda Nusantara dan dukungan terhadap program makanan bergizi nasional.

 

Iswan juga menegaskan penting program ini dalam mencegah stunting, meningkatkan kesehatan generasi muda, dan pembangunan sumber daya manusia unggul di Kecamatan Hu’u

 

Dan mengapresiasi fokus penggunaan bahan baku lokal yang mendukung Petani, Nelayan, UMKM, serta memperkuat ketahanan pangan daerah “Ucapnya.

 

Kegiatan pertama tersebut turut dihadiri oleh 2 Anggota DPRD Dompu, Syahbudin dan Tri Mulyadi, SAB, Pimpinan OPD, Camat Hu’u, Danramil Hu’u, Forkomcam Hu’u, Kades Sorisakolo, Kepala Desa se Kecamatan Hu’u, Masyarakat Desa Adu, serta pihak terkait yang mendukung pelaksanaan proyek.

 

Kegiatan kedua turut dihadiri antara lain Para Anggota DPRD Dompu, Staf Ahli, Pimpinan OPD, Camat Hu’u, Danramil Hu’u, Forkomcam Hu’u, Kepala Desa Se Kecamatan Hu’u, Masyarakat, serta pihak terkait yang mendukung kegiatan tersebut.

 

Kedua kegiatan tersebut berjalan tertib, aman dan lancar yang diakhiri dengan makan bersama, sesi foto bersama dan silaturahmi lebih mempererat hubungan antara Pemerintah dan Masyarakat.

Penulis IW 




Pastikan Ternak Keluar Masuk Lancar dan Terbebas Dari PMK, Kadisnakkeswan, Tinjau Pos Pengawasan Lalu Lintas Ternak Di Manggeasi.

Foto, Kadisnakkeswan Dompu, Ilham, SP, saat Tinjau Pos Pengawasan Lalu Lintas Ternak Di Manggeasi.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Tidak mengenal waktu libur, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Ilham, S.P., tetap menunjukkan kinerjanya.

 

Dengan memanfaatkan waktu libur, Kadisnakkeswan meninjau langsung Pos Pengawasan Lalu Lintas Ternak yang berlokasi di Desa Mangge Asi, Jum’at (16/1/2026) pagi tadi.

 

Demi memastikan pelaksanaan pemeriksaan dan pengawasan lalu lintas ternak agar berjalan lancar sesuai harapan.

 

Dalam penyampaiannya, Kepala Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Dompu, Ilham, SP, mengatakan pengawasan ketat terhadap ternak yang keluar dan masuk wilayah Kabupaten Dompu perlu dilakukan.

 

“Karena ini sebagai langkah strategis dalam menjaga kesehatan hewan serta ketertiban lalu lintas ternak.” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Kadis menjelaskan bahwa seluruh aktivitas pengangkutan ternak harus melalui pemeriksaan yang cermat, baik secara fisik maupun administratif.

 

Kita pastikan seluruh lalu lintas ternak dapat diawasi dengan baik, terutama ternak yang keluar dan masuk wilayah Kabupaten Dompu “, Tegasnya 

 

Ilham juga mengungkapkan bahwa keberadaan pos pengawasan memiliki peran yang penting dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit hewan menular,

 

Terlebih lagi saat ini sejumlah daerah masih di temukan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) yang berpotensi menyebar melalui pergerakan ternak antar wilayah

 

Fungsi pos pengawasan ini sangat vital, khususnya untuk mencegah penyebaran penyakit hewan yang dapat merugikan peternak dan mengganggu stabilitas sektor peternakan “, ungkapnya 

 

Selain sebagai upaya pengendalian penyakit, Kata Ilham, pos pengawasan lalu lintas ternak juga dinilai efektif dalam menekan angka pencurian ternak yang belakangan kerap terjadi.

 

Sehingga setiap ternak yang melintas wajib melalui pemeriksaan fisik serta kelengkapan dokumen, termasuk identitas pemilik dan surat keterangan kesehatan hewan.

 

Di pos ini dilakukan pemeriksaan fisik dan kelengkapan dokumen pendukung, sehingga sangat efektif untuk meminimalisir terjadinya tindak pencurian ternak “, ujarnya 

 

Diakhir Kadisnakkeswan Dompu mengingatkan kepada seluruh peternak dan pelaku usaha pengangkutan ternak agar senantiasa mematuhi aturan yang berlaku.

 

Dan Kadis juga menekankan pentingnya melengkapi seluruh dokumen resmi guna memperlancar proses pemeriksaan di pos pengawasan.

 

Kami mengimbau kepada peternak maupun pengusaha ternak agar mematuhi aturan dan melengkapi dokumen yang dipersyaratkan, sehingga aktivitas pengangkutan ternak tidak terhambat di pos pemeriksaan “, ucap Ilham penuh harap 

 

Untuk diketahui, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu saat ini memiliki tiga pos pengawasan dan pemeriksaan lalu lintas ternak. Sejumlah pos tersebut ditempatkan di berbagai wilayah strategis yang menjadi akses utama aktivitas lalu lintas ternak.

 

Pos – pos Pengawasan Ternak tersebut berlokasi di Desa Kempo, Kecamatan Kempo, Desa Anamina, Kecamatan Manggelewa, serta yang terakhir Pos Pengawasan di Desa Mangge Asi, Kecamatan Dompu.

Penulis IW 




Kabid Keswan, Dari Hasil Evaluasi Tekhnis, Pengiriman Ternak Sapi Ke Karsel Ditunda Sementara Waktu, 

Foto, Kabid Kesehatan Hewan Disnakkeswan Dompu, Drh. Mujahidin dan kegiatan evakuasi holding ground di Larema kelurahan Simpasai Kec Woja 

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Terkait rencana pengiriman ternak sapi sebanyak 350 ekor dengan tujuan Kalimantan Selatan (Kalsel) yang dijadwalkan tanggal 15 Januari 2026 ini,

 

Namun ditunda untuk sementara waktu, dengan mempertimbangkan beberapa faktor dan kendala teknis lainnya.

 

Kepada Media, Kepala Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Dompu, Ilham, SP melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan, drh. Mujahidin, menyampaikan bahwa penundaan itu bukan berarti membatalkan pengiriman ternak, tetapi langkah sementara berdasarkan hasil evaluasi tehnis di lapangan

 

Kami tidak membatalkan, hanya menunda sementara. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan beberapa aspek dan hasil evaluasi “, jelas Kabid saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya Disnakkeswan Dompu, Rabu  14/01/26

 

Lebih lanjut, Kabid mengutarakan alasan utama penundaan pengiriman ini adalah perlunya pengkajian lebih mendalam terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) holding ground.” Saat ini, lokasi penampungan yang digunakan dinilai belum sepenuhnya memenuhi standar yang ditetapkan,” bebernya.

 

Maka, Disnakkeswan mempertimbangkan opsi lokasi alternatif kemungkinan adalah eks pasar hewan manggelewa.“Intinya kami sedang mengkaji regulasi dan SOP terkait holding ground.” terangnya.

 

Meski demikian, Kabid memastikan penundaan tersebut bersifat sementara dan pengiriman 350 ekor sapi pedaging asal Dompu tetap akan dilakukan dalam waktu dekat.

 

Disatu sisi, Kata Mujahidin koordinasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB telah dilakukan.

 

Ini hanya sementara. Yang jelas sapi-sapi tersebut pasti akan dikirim dalam waktu dekat. tidak ada masalah karena kami sudah berkoordinasi dengan dinas provinsi “tegasnya.

 

Sehingga Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat mengumumkan rencana pengiriman 550 ekor sapi pedaging asal NTB ke Kalimantan Selatan yang dijadwalkan berangkat pada 15 Januari 2026.

 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 350 ekor berasal dari Kabupaten Dompu, masing-masing melalui CV Putri Hafidzah sebanyak 150 ekor dan CV Dikah sebanyak 200 ekor. Sementara 200 ekor lainnya berasal dari Kabupaten Bima melalui CV Ajeng Safira.

Penulis IW 




Sehari Setelah Menerima Mandat, Kadisnakkeswan Dompu Langsung Turun Cek Kesiapan Ternak Yang Dikirim Ke Kalimantan Selatan.

Foto, Kadisnakkeswan Dompu, Ilham, SP didampingi Plh. Kabid Agribisnis dan Usaha Pertenakan, Titin SPt beserta staf, saat melakukan survey ternak di tempat penampungan larema kelurahan simpasai Kec. Woja 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Sehari setelah menerima mandat sebagai Kepala Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Dompu pada mutasi dilingkupi Pemda, Senin, (12/01/26), kemarin.

 

Kepala Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan yang baru, Ilham, SP langsung menjalankan tugas perdananya,

 

Dengan terjun langsung ke Holding ground atau tempat Penampungan ternak sementara di lingkungan larema kelurahan simpasai Kec Woja, Selasa, 13/01/26.

 

Untuk melakukan pengecekan terhadap kesiapan ternak yang akan dikirim ke luar Daerah.

 

Kadisnakkeswan, Ilham, SP, mengatakan setiap ternak yang dikirim keluar daerah harus melalui tahapan proses pemeriksaan di kandang penampungan.

 

Meliputi, cek kesehatan, fisik, sampai darah, ditimbang, dan intinya dicek secara keseluruhan sesuai indentitas kartu ternak yang akan dikirim,” jelas Kadis usai melakukan survey.

 

Sementara untuk penempatan petugas yang meriksa ternak adalah orang-orang yang memiliki keahlian yang dibutuhkan,” jadi tidak sembarang petugas, ada 3 petugas, mereka memiliki keahlian masing2,” terangnya.

 

Setelah melakukan sejumlah proses pemeriksaan, Kata Kadis selanjutnya ternak itu akan diberangkatkan menuju pelabuhan Bima,” ternak ini akan dikirim melalui Tol Laut.” katanya 

 

 

Ilham juga mengungkapkan bahwa jumlah ternak yang akan dikirim itu sejumlah 150 ekor dan yang sudah selesai di proses itu sekitar 75%

 

Sementara untuk jadwal keberangkatannya, Ilham menjelaskan rencananya pada tanggal 15 Januari 2026 dengan tujuan Kalimantan selatan,

 

Sedangkan perusahaan yang memberangkatkan ternak adalah CV. Hafisah dan CV. Dika,” H-3 berangkatnya, insyaallah akan dikejar proses pengecekannya,” ujar Ilham penuh optimis.

 

“Semoga pengiriman ternak ini berjalan lancar tanpa ada kendala apapun.” ujar Kadis Dori sapaan Tenarnya.

Penulis IW 




Tanggapi Beberapa Jabatan Yang Kosong, Bupati, Eselon II Terbatas, Pemda Buka Selter Eselon III.

Foto, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Beberapa waktu yang lalu, Senin, 12/01/26, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, telah melakukan perombakan atau mutasi terhadap sejumlah pejabat eselon II di lingkup Pemda Dompu.

 

Adapun sejumlah nama eselon yang dilantik, diantaranya :

1. Aris Ansyari

Jabatan lama: Kepala Dinas PUPR Dompu

Jabatan baru: Kepala Bappeda dan Litbang Dompu

2. Yani Hartono

Jabatan lama: Kepala Dinas Kominfo Dompu

Jabatan baru: Kepala Dinas Sosial Dompu

3. Arif Munandar

Jabatan lama: Kepala BKD dan PSDM Dompu

Jabatan baru: Staf Ahli Bupati Dompu

4. Abdul Syahid

Jabatan lama: Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan

Jabatan baru: Kepala Dinas Tenaga Kerja Dompu

5. Agusalim

Jabatan lama: Kepala DPMPD Dompu

Jabatan baru: Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Hukum

6. Ardiansyah

Jabatan lama: Kepala Kesbangpoldagri Dompu

Jabatan baru: Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat

7. Arif Hidayatullah

Jabatan lama: Sekretaris DPRD (Sekwan) Dompu

Jabatan baru: Kepala DPMPD Dompu

8. Hj. Daryati Kustilawati

Jabatan lama: Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dompu

Jabatan baru: Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

9.Farid Ansyari

Jabatan lama: Kepala Bappenda Dompu

Jabatan baru: Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Dompu

10. Ilham

Jabatan lama: Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dompu

Jabatan baru: Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Dompu

11. Jufri

Jabatan lama: Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dompu

Jabatan baru: Inspektur Inspektorat Kabupaten Dompu

12. Miftahul Suada

Jabatan lama: Staf Ahli Bupati Dompu

Jabatan baru: Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A)

13. Moh. Syaukani

Jabatan lama: Kepala Dinas Sosial Dompu

Jabatan baru: Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dompu

14. Muhammad Abduh

Jabatan lama: Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Dompu

Jabatan baru: Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah

15. Nursalam

Jabatan lama: Kepala Dinas Tenaga Kerja Dompu

Jabatan baru: Kepala Dinas Kominfo Dompu

 

Hal itu dilakukan sebagai langkah strategis dalam memperkuat kinerja pemerintahan serta meningkatkan pelayanan publik.

 

Namun yang menjadi pertanyaan publik! Karena masih ada beberapa jabatan strategis dan lainnya, yang kosong atau belum terisi, karena adanya dugaan kepentingan dalam mutasi tersebut

 

Adapun sejumlah jabatan yang belum terisi diantaranya, Dinas PUPR, Perkim, BPBD, Ketahanan Pangan, BKD, Bappenda, DKP3, Deprindag, Polpp, Kesbangpol dan Asisten III Setda Dompu.

 

Menanggapi hal tersebut, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, membantah keras terkait adanya dugaan kepentingan dalam mutasi ini, akan tetapi dikarenakan keterbatasan eselon II.

 

Karena ketersediaan eselonnya segitu,” kata Bupati menjawab pertanyaan sejumlah awak media di Depan Kantor Pemda Dompu, Senin, 12/01/26

 

Lanjut, Bupati menjelaskan bahwa untuk mengisi kekosongan itu, harus dibuka Seleksi Terbuka (Selter) eselon III, agar memenuhi eselon II yang kosong hari ini

 

Oleh karena itu, Pemerintah Daerah akan langsung membuka Selter untuk menduduki eselon II yang kosong tersebut

 

Jadi eselon III sekarang siap berkompetisi, dengan kemampuannya, disiplin ilmunya sesuai dengan yang kosong, silakan nanti berkopentisi, dan tidak ada satu sen pun transaksi dalam hal ini,” tegas Bupati 

Penulis IW 




Pembangunan Jaringan irigasi Tersier Swakelola BBWS NT 1 Type 1, Akan Di Tindak Lanjuti Dengan Program Cetak Sawah

Foto, Camat Syaiful Arif, MPd, Kepala BPP, Taufikurrahman, SP dan Kanit Binmas Polsek Manggelewa serta TA SDA KTB, Aryanto Yoyo Saputra, ST  bersama Poktan Lanci Tiga, saat melakukan pemantauan pekerjaan saluran irigasi di lokasi Poktan Lanci Tiga.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Secara bersamaaan, Kepala BPP dan Camat serta Kapolsek Manggelewa memantau langsung Pembangunan jaringan irigasi tersier yang berada di wilayah Kecamatan Dompu, Woja dan Manggelewa.

 

Khususnya pada kelompok tani lanci tiga yang progresnya sudah mencapai 90% dan hampir rampung.

 

Dimana pembangunan jaringan irigasi tersier ini merupakan Program Inpres no 02 tahun 2025, Swakelola type I yang di dikerjakan oleh BBWS NT 1.

 

Bertujuan untuk meningkatkan pola tanam dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan Nasional.

 

Disamping itu, hadirnya program pembangunan jaringan irigasi tersier ini, Kelompok Tani Lanci Tiga Kecematan Manggelewa sangat menginginkan adanya program cetak sawah baru, sehingga tanah yang kering bisa menjadi sawah.

 

Usai pantau pekerjaan saluran irigasi, Kepala BPP Manggelewa, Taufikurrahman, SP, menyampaikan bahwa program ini adalah hajat Bapak Presiden Prabowo untuk Swasembada Pangan

 

Dimana saluran irigasi ini dibangun, hajatnya untuk meningkatkan pendapatan petani melalui Swasembada Pangan,

 

Maka, dengan adanya jaringan irigasi ini, kami akan menindaklanjuti dengan kegiatan2, seperti program cetak sawah, agar kelompok petani yang ada di lanci tiga ini bisa menanam padi dan bisa meningkatkan IP (Indeks Pertanaman) lahan, dari panennya 1x setahun bisa menjadi 2x setahun,” terang Kepala BPP Manggelewa mengawali penyampaiannya.

 

Sehingga dengan kata lain, diawal tahun atau musim tahun pertama, petani bisa menanam padi dan dimusim kedua petani bisa menanam jagung kemudian di tahun ketiga bisa juga ditanami tanaman lain, seperti palawija, holtikultura dan tembakau.

 

Inilah tujuan program pusat lewat program swasembada pangan, tentu tidak lain hanya untuk meningkatkan pendapatan para petani supaya swasembada beras bisa tercapai di Indonesia ini khususnya sebagai penopang untuk kebutuhan beras nasional,” pungkasnya 

 

Diakhir, Taufikurrahman berharap agar lahan-lahan kering atau tadah hujan yang ada di kecamatan Manggelewa ini, sekiranya kedepannya bisa ditambah supaya areal2 yang luas ini, dari lahan kering bisa dijadikan sawah tadah hujan dan sawah irigasi.

 

Sehingga bisa mengoptimalkan lahan-lahan kering ini, kalau lahan kering kita selama ini hanya 1x, hanya bisa memanfaatkan air hujan, ketika ada BWS dan Dam Tanju termanfaatkan di musim keringpun bisa petani menanam,” tuturnya 

 

Oleh karena itu, Kepala BPP Manggelewa menegaskan bahwa ini merupakan awal dari kolaborasi yang baik,

 

Kita bisa katakan ini adalah Tim Swasembada Pangan, baik BWS, Penyuluh semua terintegrasi dalam Swasembada Pangan program ketahanan pangan nasional, BWS membangun Irigasinya, kami memanfaatkan Irigasinya,” ungkapnya penuh semangat.

Diwaktu yang sama Camat Manggelewa, Syaiful Arif, MPd menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah, ini langkah yang sangat bagus dalam penyediaan air untuk masyarakat

 

Tentunya, dengan adanya program ini, bisa meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di wilayah kecamatan manggelewa.” kata Camat Manggelewa 

 

Oleh karena itu, Camat berharap kepada pemerintah pusat melalui BWS NT 1, agar program ini tetap berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” inikan baru beberapa lokasi, kedepannya agar diupayakan lagi,” ucapnya penuh harap.

 

Camat juga meminta kepada masyarakat manggelewa untuk sama-sama menjaga pembangunan ini, karena ini aset yang berharga untuk para petani dan masyarakat pada umumnya.

 

Ditempat yang bersamaan Kapolsek Manggelewa yang diwakili Kanit Binmas, Bung Karno, mengatakan bahwa program ini luar biasa, pemerintah sudah mendukung petani

 

Nantinya bermanfaat untuk masyarakat petani, khususnya petani jagung maupun padi, areal jagung mungkin bisa dimanfaatkan juga dengan padi” ungkap Kanit Binmas.

 

Sementara dari segi keamanannya program irigasi, Kanit Binmas menegaskan bahwa Polsek Manggelewa tetap melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap program ini

 

Sejauh ini aman2 saja, tidak ada yang terjadi, karena Ini program pemerintah ketahanan pangan nasional yang digaung2kan sekarang ini dan kita juga pendamping di program ketahanan pangan, kewajiban kita memantau perkembangan maupun keamanannya berkerja sama dengan masyarakat maupun lainnya,” ungkap Bung Karno dengan tegas.

 

Sementara itu, Ketua Kelompok GP3A Lanci Jaya, Basdin mengatakan bahwa dengan hadirnya anggarann atau program ini merasakan lahan pertanian tiga kali setahun,

 

Dan Ia berharap kedepannya agar ada penambahan program saluran irigasi ini sehingga bisa mengairi lahan yang ada di lokasi ini.

 

Hasil koordinasi kami dengan BPP Manggelewa, dilokasi yang irigasi ini, nanti akan dibuatkan cetak sawah, terima kasih kepada BWs NT 1 dan Kepala BPP Manggelewa,” ujar keduanya 

 

Senada juga dengan pemuka masyarakat lanci tiga sekaligus petani, H. Subardin, HM. Saleh menyampaikan ucapan terima kasih banyak kepada pihak BWS NT 1 dan jajarannya, karena sudah mempermudah para petani

 

Terutama pelaksana yang ada di lokasi ini,” ujarnya. 

Penulis IW