Pembukaan STQH Ke-28 Tingkat Kabupaten Dompu Tahun 2025, Ditandai Dengan Penekanan Tombol Sirene

Foto, Pembukaan STQH yang ke-28 Tingkat Kabupaten Dompu Tahun 2025, dilapangan beringin Dompu.

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu Gelar Acara Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) Ke-28 Tingkat Kabupaten Dompu tahun 2025, di lapangan beringin Dompu, Minggu, (23/02/25), malam,

 

Acara STQH tersebut, dibuka secara resmi oleh Plh. Bupati Dompu, Gatot Gunawan Perantauan Putra, SKM.,M.MKes,

 

Hadir pada acara pembukaan STQH, antara lain, Ketua DPRD, Ir. Muttakun beserta Anggota, Pejabat Yang Mewakili Forkompimda, Staf Ahli Bupati, Asisten, Pimpinan OPD, Para Camat, Pejabat Struktural, Fungsional dan Pegawai Kontrak Daerah.

 

Turut hadir juga, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Wanita, Kafilah Delapan Kecamatan, Dewan Hakam, Panitia, Insan Pers dan elemen penting lainnya.

 

Dimana sebelumnya mengawali pembukaan STQH, disore harinya dilaksanakan Pawai Ta’aruf dengan star dari lapangan Karijawa kemudian finis di lapangan beringin Dompu.

 

Pembukaan STQH Ke-28 Tahun 2025 Tingkat Kabupaten Dompu ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Plh. Bupati Dompu, Ketua DPRD, Pejabat Yang Mewakili Dandim 1614/Dompu dan Pejabat Yang Mewakili Kapolres Dompu.

 

Kemudian diawali dengan lantunan ayat suci alquran oleh H. Usman H. Abdul Hamid, SE, dan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya oleh Siswa Siswi MAN 1 Dompu dan dilanjutkan Haflah Al-Quran oleh Syahrir

 

Berikutnya, Laporan Panitia oleh Kabag Kesra Setda, Drs. H. Sirajuddin, Pembacaan Keputusan Pengangkatan Dewan Hakam oleh H. Rifaid, Sekertaris Panitia STQH dan Pelantikan Dewan Hakam STQH Ke-28 Tahun 2025 oleh Plh. Bupati Dompu.,

 

Dilanjutkan dengan Haflah oleh Syahrir, Peserta MTQ Nasional Tahun 2012 dan 2013, Khairunisah, Juara I MTQ Nasional Mahasiswa 2013 di Jakarta, Juara II MTQ Nasional Sumatera Utara 2018 dan Juara Harapan I MTQ Nasional RRI di Aceh.

 

Dalam arahannya, Plh. Bupati Dompu, Gatot Gunawan Perantauan Putra, SKM., M.MKes, mengawali sambutannya, diantaranya menyampaikan harapan STQH tidak hanya disikapi sebagai kegiatan yang bersifat seremonial semata.

 

Namun kegiatan STQH ini mampu menjadi momentum strategis yang akan mewarnai pelaksanaan pembangunan dan perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Dengan nilai-nilai Qurani tentunya akan menjadi motivasi dan energi positif bagi seluruh elemen daerah guna mewujudkan Kabupaten Dompu yang maju, sejahtera, dan religius dengan membumikan nilai-nilai Al-Quran”, kata Gatot

 

Diakhir arahan singkatnya, Plh. Bupati mengajak semua pihak tanpa kecuali untuk mensukseskan acara STQH yang berlangsung ini

 

“Mari bersama mensukseskan STQH yang sesuai rencana akan berlangsung hingga Kamis (27/02/25) ini dengan memberikan kenyamanan dan dukungan yang baik kepada para peserta yang bertanding sehingga dapat meraih prestasi sesuai dengan yang diharapkan”, ujarnya mengingatkan.

 

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana STQH Ke-28 Tahun 2025, Drs. H. Sirajuddin, Kabag Kesra Setda Dompu, dalam laporannya menyebutkan bahwa Kabupaten Dompu di berbagai event STQH sebelumnya telah mampu mengukir prestasi dan unggul dari Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

 

“Mudah-mudahan di STQH kali ini muncul bibit-bibit baru yang akan mengharumkan nama Kabupaten Dompu di ajang STQH Ke-28 Tingkat Provinsi NTB dalam waktu dekat di Kabupaten Sumbawa”, harap Kabag kesra singkat

 

Dalam pantauan media acara pembukaan STQH Ke-28 Tahun 2025 Tingkat Kabupaten Dompu berjalan aman, tertib dan lancar dari awal hingga akhir acara.

Penulis IW




Dalam Rangka Membangun Dompu Maju, Ketua DPRD, Mari Kita Nobatkan BBF-DJ Sebagai Pemimpin Untuk Seluruh Masyarakat Dompu.

Foto, Ketua DPRD Kabupaten Dompu, Ir Muttakun

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Ketua DPRD Kabupaten Dompu mengajak masyarakat untuk menobatkan Bambang Firdaus dan Syirajudin (BBF-DJ) sebagai pemimpin seluruh Masyarakat Dompu.

 

Sehingga BBF-DJ mendapatkan dukungan dari seluruh masyarakat dalam rangka membangun Daerah Kabupaten Dompu kearah yang lebih maju

 

“Ketika kita sudah menobatkan beliau sebagai pemimpin untuk seluruh masyarakat Dompu, maka satu langkah maju telah kita lakukan dan tentu saja tidak boleh ada kata mundur untuk terus maju hingga Dompu Maju terwujud di berbagai sektor kehidupan.” Kata Ketua DPRD Dompu, Ir. Muttakun melalui rilisannya, minggu, 23/02/25

 

Menurutnya dalam mewujudkan Dompu Maju, saat ini diperlukan dukungan dari seluruh masyarakat, maka Friksi dan Polarisasi masyarakat yang terbentuk selama musim pilkada harus mampu kita satukan dan memang harus kembali bersatu demi Dompu Maju.

 

“Kalah dan menang itu hanya terjadi saat kompetisi dan kontestasi pilkada hingga penetapan hasil pleno oleh KPU.” ungkap Muttakun

 

Setelah BBF DJ dilantik sebagai Bupati dan Wabup Dompu, Muttakun mengingatkan bahwa sudah tidak tepat dan sudah tidak pada tempatnya bagi kedua kelompok pendukung paslon untuk terus mengangkat perseteruan yang lahir dan terbentuk saat musim kontestasi pilkada.

 

Oleh karena itu, Muttakun menegaskan setelah BBF DJ dilantik oleh Presiden RI di Istana Merdeka pada tgl 20 Februari 2025, maka saat ini hanya ada masyarakat Dompu yang harus mengambil peran untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah yang dipimpin oleh BBF DJ.

 

“Selain masyarakat dalam hal ini, masyarakat sipil dan organisasi masyarakat sipil maka pemerintah memerlukan dukungan peran dari pelaku usaha, akademisi dan pers.” tandasnya.

 

Lanjut, Muttakun mengungkapkan bahwa Kondisi yang dihadapi oleh kita saat ini adalah masih terlihat polarisasi masyarakat menjadi kelompok-kelompok yang saling bermusuhan dan semakin “bermusuhan” yang dapat merusak kohesi dan keamanan sosial.

 

Namun, ketika BBF DJ akan membawa daerah Bumi Nggahi Rawi Pahu ini menjadi Dompu Maju dan Hebat maka modal utama yang dibutuhkan adalah adanya kohesi dan kemanan sosial di tingkat akar rumput.

 

“Dan sayang nya, masih saja ada sebagian kecil dari para pendukung yang masih belum sadar kalau membangun Dompu itu memerlukan sinergi dan kolaborasi dari seluruh stakeholder.” ujar Anggota DPRD 2 periode ini.

 

Terkait kondisi ini, maka selaku Ketua DPRD saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat sipil untuk bersama, bersinergi dan berkolaborasi membangun daerah ini menuju Dompu Maju.

 

Maka, Buang jauh-jauh perbedaan dan permusuhan yang terjadi saat musim pilkada, Pilkada sudah berakhir, kita harus bersatu untuk membangun daerah ini.

 

“Semoga BBF DJ mampu menjadi perekat dari seluruh komponen di daerah hingga membentuk kohesi dan keamanan sosial yang menjadi modal utama dalam membangun daerah Bumi Nggahi Rawi Pahu.” harap Jara poro yang tenar di sapa.

Penulis IW




Tren Kasus Suspek DBD Di Dompu Terjadi Peningkatan Di Tahun 2023 – 2025, Wabup, Penanganan DBD, Segera Terapkan 3M Plus

Foto, Wabup Dompu, H. Syahrul Parsan, ST,.MT, saat rapat koordinasi untuk penanggulanganya Demam Berdarah Dengue (DBD), di ruang rapat Bupati.

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Pemerintah Kabupaten Dompu melaksanakan Rapat Koordinasi untuk penanggulanganya Demam Berdarah Dengue (DBD),

 

Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 1501 Tahun 2010 tentang Jenis Penyakit Menular tertentu yang dapat menimbulkan Wabah dan Upaya Penanggulangan.

 

Karena berdasarkan tren Kasus Suspek Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Dompu ini terjadi peningkatan di Tahun 2023 – 2025.

 

Rakor penanganan penyebaran penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti & Aedes Albopictus tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati H. Syahrul Parsan, ST,.MT

 

Turut dihadiri oleh Sekretaris daerah dan dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPM-PD, perwakilan TNI/Polri, Kepala Puskesmas dan sejumlah pimpinan perangkat daerah yang berlangsung di ruang Rapat Bupati, Senin (10/2/2025).

 

Dalam kesempatannya, Wakil Bupati H. Syahrul Parsan, mengungkapkan, bahwa Pasca Penetapan KLB DBD ini, seluruh perangkat pemerintah terkait harus segera melakukan Surveilans (pengamatan yang sistematis, red) untuk memantau tren kasus dan kematian akibat penyakit DBD.

 

Selain itu, kita harus segera melakukan penanganan Jentik dan perindukan nyamuk DBD dengan menerapkan 3 M plus,

 

Dengan cara menguras dan menutup tempat penampungan air, menimbun barang bekas yang dapat menampung air hujan dan menghindari gigitan nyamuk dengan menggunakan obat nyamuk,

 

Serta menutup lubang angin dengan kawat kasa, menabur bubuk abate serta memelihara ikan yang dapat memakan jentik.

 

“Sampaikan kepada masyarakat terkait bahaya dan cara pencegahan penyakit DBD dengan menerapkan 3 M Plus melalui Gerakan 1 rumah 1 Jumantik secara serentak dan berkelanjutan,” pesan Wabup.

 

Lanjut Wabup, meminta kepada seluruh perangkat daerah terkait untuk tetap memperkuat jejaring dengan lintas sektor dalam upaya pengendalian dan pencegahan mulai dari tingkat atas sampai dengan tingkat desa/kelurahan.

 

“Tetap laksanakan pelayanan Kesehatan secara serentak dengan Screening (berbagai tes dan prosedur) kasus baik oleh puskesmas maupun Dinas Kesehatan,” sarannya.

 

Wabup juga menekankan agar tetap dilakukan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) baik dengan 3M Plus maupun Fogging secara bergotong royong dengan melibatkan masyarakat.

 

“Semua hal tidak akan berjalan dengan baik, apa bila kita tidak bekerja sama dan sama-sama bekerja.” ucapnya.

 

Oleh sebab itu, diharapkan kepada seluruh elemen pemerintah, khususnya masyarakat untuk bersama-sama secara bergotong royong

 

“Untuk terlibat secara aktif dalam memberantas dan menanggulangi tren Kasus Suspek Demam Berdarah ini,” ajaknya.

 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Gatot Gunawan Putra Perantauan, SKM, M.MKes menyampaikan bahwa Kabupaten Dompu sedang mengalami peningkatan kasus DBD dan sejak tanggal 30 Januari di tetapkan sebagai KLB DBD yang merupakan siklus 2-3 tahun.

 

“Dalam rentang waktu tersebut kasus meningkat, bahkan menyebabkan kejadian luar biasa dan penangananya tentu tidak mampu dilakukan oleh jajaran Kesehatan saja tetapi butuh dukungan dari semua pihak,” katanya.

 

Dari pantauan langsung, rakor tersebut berjalan dengan lancar dan melahirkan beberapa kebijakan strategis dalam penanganan penyebaran penyakit DBD yang disebabkan virus nyamuk Aedes Aegypti & Aedes Albopictus di Dompu. (Prokopim)

 

Penulis IW




“Program Bulan Vaksinasi PMK Nasional” Disnakeswan Dompu, Lakukan Vaksinasi PMK Tahap 2 Dengan Jumlah 6.000 Dosis

Foto, Kabid Keswan dan Kesmavet, Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Drh. Mujahidin

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Dalam rangka mensukseskan program Bulan Vaksinasi Penyakit Mulut Kuku (PMK) Nasional, Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu Gencar melakukan Vaksinasi PMK tahap 2 di seluruh Kecamatan Kabupaten Dompu tahun 2025

 

Bulan Vaksinasi PMK Nasional adalah inisiatif yang diluncurkan oleh pemerintah untuk mengendalikan penyebaran penyakit ini pada hewan ternak, khususnya sapi, kerbau, kambing, dan domba.

 

Dengan memberikan vaksinasi massal kepada hewan ternak agar dapat mencegah wabah dan melindungi kesehatan hewan serta meningkatkan perekonomian peternakan.

 

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Muhammad Abduh, SE, MSi melalui Kabid Keswan dan Kesmavet, Drh. Mujahidin pada saat diwawancara awak media di ruang kerjanya kantor Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Senin, 10/02/25

 

Foto, kegiatan Vaksinasi PMK 

 

 

Kabid Keswan dan Kesmavet, Drh. Mujahidin yang biasa disapa dr. Bana menyampaikan bahwa kegiatan Vaksinasi PMK ini dilaksanakan di berbagai daerah.

 

Karena tujuan program Bulan Vaksinasi PMK Nasional ini, diantaranya adalah meningkatkan Kesehatan Hewan dengan melakukan Vaksinasi agar membantu mencegah infeksi PMK yang berpotensi menular.

 

Kemudian melindungi Peternak Dengan mengurangi kasus PMK, sehingga peternak dapat menjaga pendapatan mereka.

 

“Serta menjaga Ketersediaan Pangan Kesehatan hewan ternak sehingga berkontribusi pada ketersediaan daging dan produk susu.” jelasnya.

 

Selain Vaksinasi hewan ternak diberbagai daerah, kata dr. Bana, bahwa Disnakeswan Dompu juga memberikan Edukasi kepada para peternak tentang pentingnya vaksinasi dan cara mencegah penyakit.

 

“Juga pemantauan dan pelaporan kasus PMK yang terjadi.” terangnya.

 

Diakhir, dr. Bana mengungkapkan bahwa untuk kabupaten Dompu saat ini, sudah melaksanakan kegiatan Vaksinasi PMK telah masuk dalam tahap ke-2 di bulan februari tahun 2025

 

“Dengan jumlah 6.000 dosis, pelaksanaan telah mulai sejak tanggal 3 februari 2025. Sampai saat ini telah tervaksin 2.577 dosis atau 42,95%,” beber dr. Bana serius.

 

Penulis IW




Disnakeswan, Ambil Peran Atasi Ternak Liar Dengan Melakukan Vakninasi PMK Serta Suntik Vitamin Gratis.

Foto, Kepala Dinas dan Keswan Kabupaten Dompu, Muhammad Abduh SE MSi

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Dalam upaya mengatasi ternak-ternak yang berkeliaran terutama sapi dan kambing yang diduga kuat sengaja dilepas oleh para pemiliknya di wilayah perkotaan yang kian meresahkan masyarakat Dompu

 

Oleh karena itu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak-Keswan) Kabupaten Dompu mengambil peran, diantaranya melakukan pendataan dan pendekatan persuasif terhadap pemilik ternak-ternak tersebut

 

“Pendekatan persuasif sangat perlu dilakukan, agar para peternak sadar dan bertanggung jawab atas ternak-ternak yang dilepas liar dan tahu sanksi yang dilakukan oleh petugas Satpol PP,” jelas Kadis Pertenakan dan Keswan Dompu, pada awak media via WhatsApp, minggu, 09/02/25

 

Kemudian melakukan pembinaan terhadap pemilik ternak, serta melakukan vaksinasi Penyakit Mulut Kuku (PMK) dan suntik vitamin gratis.

 

Maka, salah satu langkah lembaga pengampu bidang peternakan dalam menangani ternak liar di wilayah kota ini, akan segera melakukan pendataan ternak Kelurahan Bali, Dorotangga, Patu dan Bada.

 

Abduh juga menegaskan bahwa Disnak-Keswan dan Satpol PP, akan tetap berkoordinasi dan berkolaborasi dalam penanganan ternak liar itu

 

Disatu sisi, pihaknya sangat bersyukur dalam penanganan ternak liar ini, mendapat dukungan penuh dari Ketua DPRD Dompu Muttakun.“ beliau begitu bersemangat mendukung, bahkan aktif turun ke lapangan,” pujinya.

 

Selanjutnya upaya lain yang dilakukan Disnak-Keswan, kata Abduh, adalah Pelayanan Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Suntik Vitamin Gratis.

 

“Karena Vaksinasi PMK merupakan upaya pencegahan penyebaran PMK pada ternak.” terang Abduh

 

Ditambahkan Abduh, bahwa untuk pelaksanaan kegiatan itu, berdasarkan hasil komunikasi dan koordinasinya dengan Kepala UPTD Peternakan Kecamatan Dompu Iwan Jaya pada malam ini.

 

“Kemungkinan besar kami akan mulai melakukan vaksinasi PMK dan pemberian vitamin gratis pada ternak-ternak warga, sekaligus melakukan pembinaan Senin besok (10/2/2025),” paparnya.

 

Sedangkan untuk kegiatan pendataan dan pendekatan persuasif terhadap pemilik ternak, lanjut Abduh, direncanakan pada hari Selasa sampai Rabu (11-12/2025).

 

“Namun, jika memungkinkan, bisa saja besok saat pelaksanaan vaksinasi PMK dan pemberian vitamin pada ternak msyarakat, langsung pendataan dan registrasi.” ujar Abduh penuh semangat.

 

Penulis Iw




Bantu Polpp, Disnakeswan Sewa Pickup Untuk Angkut Ternak Yang Di tangkap Di Wilayah Kota

Foto, tiga ekor ternak sapi yang ditangkap di Polpp 

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Dalam rangka menertibkan ternak-ternak yang berkeliaran di beberapa wilayah di kota Dompu yang sangat meresahkan masyarakat.

 

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak-Keswan) Kabupaten Dompu menyewa kendaraan jenis pick up untuk membantu Satpol PP sebagai kendaraan pengangkut Sapi-sapi keliaran yang ditangkap di wilayah kota dan sekitarnya.

 

Dilansir dari Lakeynews, sebelumnya, pada Jumat (7/2/2025) malam, Satpol PP berhasil menangkap tiga ekor sapi yang keliaran di wilayah Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu.

 

Namun, karena tidak adanya kendaraan untuk mengangkut sapi-sapi tersebut, terpaksa sapi itu dilepas kembali, setelah sempat diikat selama beberapa saat di pinggir jalan, Sabtu, (08/02/25)

 

Kepala Disnak-Keswan Muhammad Abduh, SE,.MSi, mengakui bahwa Disnak-Keswan menyewa satu mobil pickup untuk mengangkut Sapi-sapi yang ditangkap Polpp

 

Meskipun Disnak-Keswan memiliki truk dan siap dipakai. cuman yang menjadi masalahnya, jika pakai truk, maka akan sulit menaikan ternak“ itu sebagai langkah alternatifnya dan kita sewa mobil pick up selama dua hari,” ujar Abduh, Minggu, 10/02/25

 

Sementara ditempat yang berbeda, Kasatpol PP Kabupaten Dompu H. Sukardin H. Suaeb, membenarkan adanya bantuan mobil pick up dari Disnak-Keswan itu.

 

“Kepala Disnak-Keswan sudah siap membantu mobil pick up selama dua hari untuk pengangkutan sapi ketika ada penangkapan oleh anggota Satpol PP,” paparnya.

 

Sementara itu, saat patroli pada Sabtu pagi sekitar pukul 10.00 Wita, petugas Pol PP berhasil menangkap lima ekor kambing di samping Bolly Dompu.“ Sementara sapi, dari hasil pantauan hari ini nihil,” tutur Sukardin.

 

Penulis IW