Wabup Dompu, Sosialisasikan Adminduk Berbasis Penggunaan Desa

Foto, Wabup Dompu, Syirajudin, SH, pada saat Sosialisasikan Adminduk Berbasis Penggunaan Desa di Gedung PKK Dompu 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Mengacu pada Amanat Undang-Undang No 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang -Undang No 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan menyatakan bahwa setiap penduduk mempunyai hak untuk memperoleh dokumen kependudukan.

 

Selain itu, Administrasi Kependudukan diarahkan untuk memenuhi hak asasi setiap orang di bidang Administrasi Kependudukan tanpa diskriminasi pelayanan publik yang profesional,

 

Serta untuk meningkatkan kesadaran penduduk akan kewajibannya untuk berperan serta dalam pelaksanaan Administrasi Kependudukan, memenuhi data statistik secara nasional mengenai peristiwa kependudukan dan peristiwa penting, mendukung perumusan kebijakan dan perencanaan pembangunan secara nasional, regional, serta lokal; dan mendukung pembangunan sistem administrasi kependudukan.

 

Hal itu yang tengah digecarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, SH dengan mengasosiasikan tentang Penataan dan Pendaftaran Administtasi Kependudukan (Asminduk) Berbasis Penugasan Desa, yang berlangsung di Gedung PKK Dompu, Kamis, 13/03/25, sekira pukul 10.00 Wita.

 

Kegiatan tersebut diinisiasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Dompu sebagai OPD teknis dalam penatakelolaan pelayanan publik di bidang administrasi kependudukan dan catatan sipil.

 

Diikuti oleh para Camat, Lurah, Kades Se Kabupaten Dompu dan Para Operator Sistim Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Dinas Dukcapil Kabupaten Dompu.

 

Dalam penyampaiannya, Wakil Bupati, Syirajuddin menyampaikan pesan agar para peserta kegiatan dalam menjalankan tugas dan fungsinya senantiasa meningkatkan kinerja pelayanan terhadap masyarakat.

 

Menurutnya dengan kinerja yang semakin meningkat pelaksanaan tugas dan fungsi kepada masyarakat tidak terkecuali pelayanan pendataan penduduk akan berjalan sesuai harapan yaitu terpenuhinya kebutuhan yang berkaitan dengan administrasi kependudukan.

 

“Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat satukan pemahaman dan satukan pandangan agar berjalan dengan baik yaitu terpenuhinya kebutuhan akan data administrasi kependudukan dengan baik”, kata Wabup.

 

Diakhir, Wabup Syirajuddin mengharapkan dengan adanya sosialisasi yang diagendakan pelayanan akan adminisrasi kepenududukan agar dapat berjalan baik dan maksimal.

 

“Mudah-mudahan dengan sosialisasi ini pelayanan masyarakat terkait administrasi kependudukan dapat berjalan baik dan maksimal”, harapnya.

 

Dikesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Sosialisasi, Arif Munandar yang juga Kabid Pelayanan Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Dukcapil mengajak para peserta kegiatan untuk menyatukan persepsi terkait pelayanan administrasi Kependudukan.

 

“Adanya kesamaan persepsi dalam pelayanan administrasi Kependudukan akan berdampak baik dalam memenuhi kebutuhan masyarakat”, pungkasnya

 

Dalam pantauan acara sosialisasi yang dilaksanakan berjalan aman, tertib dan lancar yang dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi oleh narasumber. (Prokopim/ory)

 

Penulis IW




Bupati Dompu Resmikan Ruang NICU BLUD RSUD, Direktur RSUD, Terus Upaya Tingkatkan Sarana Dan Prasarana Yang Dibutuhkan.

Foto, Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE, Ketua DPRD Dompu, Ir. Muttakun, Direktur RSUD Dompu, dr. Fitratul Ramadhan, Sekertaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Asisten Administrasi Umum, Kepala BKD dan PSDM, Kepala BPKAD, Kepala BPJS, Jajaran BLUD RSUD

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Bupati Bambang Firdaus, SE, meresmikan Ruang NICU Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Dompu, yang berlangsung, Kamis, 13/03/25, sekitar pukul 09.30 Wita – Selesai.

 

Hadir di acara ini Ketua DPRD, Ir. Muttakun, Sekertaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Asisten Administrasi Umum, Kepala BKD dan PSDM, Kepala BPKAD, Kepala BPJS, Jajaran BLUD RSUD dan elemen penting lainnya.

 

Dalam arahannya, Bupati Dompu, Bambang Firdaus mengungkapkan pelayanan kepada masyarakat adalah hal yang terpenting.

 

“Pelayanan menjadi kunci dalam pelaksanaan tugas dan fungsi kita”, kata Bambang Firdaus mengawali sambutannya.

 

Selanjutnya, Bambang Firdaus mengungkapkan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus maksimal. ” Mari memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat”, ajaknya.

 

Bupati Bambang Firdaus juga memberikan apresiasi kepada jajaran BLUD RSUD Kabupaten Dompu yang telah berupaya maksimal menghadirkan sarana prasarana pelayanan kesehatan yang memadai dan dibutuhkan masyarakat.

 

Untuk itu, Bupati Bambang Firdaus juga menginstruksikan kepada segenap jajaran BLUD RSUD Dompu dengan tersedianya pelayanan kesehatan yang maksimal berbagai persoalan kesehatan yang tengah dihadapi dapat dipecahkan.

 

“Layaknya dengan peningkatan berbagai fasilitas kesehatan yang ada di BLUD RSUD ini berbagai permasalahan kesehatan semisal kematian ibu dan anak yang saat ini dirasa masih tinggi dapat dicegah atau diminimalisir bukan malah semakin meningkat”, tandasnya

 

Diakhir, tidak lupa juga, Bupati Bambang Firdaus mengingatkan kepada semua OPD terutama OPD yang terkait agar dapat mensupport keberadaan BLUD RSUD sehingga terus memberikan pelayanan kesehatan yang memenuhi harapan masyarakat.

 

“Support yang baik dari OPD terkait bidang kesehatan akan membawa dampak yang baik bagi kemajuan pelayanan kesehatan yang diberikan BLUD RSUD”, tegasnya.

 

Sebelumnya Direktur BLUD RSUD, dr. Fitratul Ramadhan, Sp. Melaporkan bahwa selain terus memperbaiki pelayanan kesehatan yang diberikan juga akan berupaya untuk terus meningkatkan berbagai sarana prasarana kesehatan yang dibutuhkan.

 

“Memenuhi harapan masyarakat terkait pelayanan kesehatan BLUD RSUD Dompu akan terus memperbaiki pelayanan yang diberikan dan juga meningkatkan sarana prasarana yang dimiliki”, katanya.

 

Dalam pantauan, acara peresmian Ruang NICU BLUD RSUD berjalan aman, tertib dan lancar dilanjutkan dengan peninjauan ke ruangan pelayanan bayi.

 

Penulis IW




Demi Menjaga Kelestarian lingkungan Dan Ketertiban Hukum. Bupati Dompu, Berkomitmen Berantas Aktivitas Penggalian Pasir Ilegal

Foto, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE Di dampingi Wakil Bupati Syirajuddin, SH dan Ketua DPRD Dompu, Ir. Muttakun beserta sejumlah jajaran melakukan Sidak Penggalian Pasir Ilegal di Kecematan Pekat

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE di dampingi Wakil Bupati Syirajuddin, SH dan Ketua DPRD Ir. Muttakun beserta sejumlah jajaran nya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi penggalian pasir diduga ilegal di wilayah Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu, Rabu, 12/03/25

 

Sidak ini dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat mengenai maraknya aktivitas penggalian pasir yang diduga tidak mengantongi izin resmi yang berdampak pada kerusakan lingkungan

 

Pada Sidak tersebut, Bupati Dompu Bambang Firdaus mengungkapkan telah menemukan beberapa lokasi penggalian pasir yang dioperasikan oleh sejumlah perusahaan (PT) yang diduga belum mengantongi izin yang sah,

 

“Yakni, titik lokasi di Doro Mboha dan Ho’do Tambora.” Ungkap Bupati Dompu.

 

Bupati Dompu juga menegaskan bahwa aktivitas penggalian pasir yang ilegal tidak dapat dibiarkan karena akan merusak lingkungan dan merugikan daerah.

 

Oleh karena itu, Bupati Dompu Bambang Firadus, SE, dengan Tegas menginstruksikan kepada pemilik dari PT. tersebut untuk segera berhenti melakukan kegiatan yang menurutnya dapat merusak ekosistem alam.

 

Untuk itu, Bupati menghimbau dan meminta kepada seluruh elemen masyarakat dan institusi kepolisian setempat untuk ikut serta mengawasi dan melaporkan aktivitas penggalian pasir yang mencurigakan langsung kepada dirinya.

 

“Tidak ada pemerintah yang melarang mengelola dan mengembangkan bisnis tapi kembali lagi harus sesuai mekanisme dan pemerintah justru akan mendorong dan membantu mendapatkan perijinan sesuai aturan yang berlaku, ” kata Bupati dengan Bijak 

 

Maka, atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu, berkomitmen untuk memberantas aktivitas penggalian pasir ilegal demi menjaga kelestarian lingkungan dan ketertiban hukum.

 

“Saya tidak perduli siapa pun pemiliknya yang penting saya atas nama pemerintah untuk mengamankan dan menyelamatkan tanah air dan negara ini, kita harus bijak mengelola Alam ini,” tegas Bupati Dompu.

 

Diwaktu yang bersamaan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jufri, ST, MT mengungkapkan fakta di lokasi penggalian salah satu dari PT. tersebut ada yang memiliki ijin,

 

“Tetapi dalam kutipan surat ijin tersebut tidak sesuai dengan titik lokasi penggalian pasir yang mana lokasi nya berbeda.” Beber Abang Jufri sapaan akrabnya

 

Penulis IW




Bupati Dompu Menerima Kehadiran Tim BPK NTB, Terkait Pemeriksaan LKPD Kabupaten Dompu 2024

Foto, Bupati Dompu Bambang Firdaus, Saat Menerima 9 orang Tim BPK NTB di ruang kerjanya 

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, Disampingi Sekertaris Daerah, Gatot Gunawan Perantauan Putra, SKM., M.MKes, Kepala BPKAD, Muhammad Syahroni, SP., MM, dan Plt. Inspektur Inspektorat, Hj. Daryati Kustilawati, SE. menerima kehadiran Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Nusa Tenggara Barat, di ruang kerjanya Senin (10/03/25) sekitar pukul 10.00 Wita

 

Kehadiran Tim BPK tersebut, dalam rangka melaksanakan tugas pemeriksaan terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Dompu Tahun 2024 dan Tim yang berjumlah 9 orang yang diketuai Bambang Purwanto itu akan melakukan pemeriksaan yang bersifat rutin.

 

Pada pemeriksaan awal dilakukan pada tanggal 30 Januari dan kemudian dilanjutkan tanggal 17 Pebruari 2025 sampai dengan pada tanggal 15 Maret 2025, Hal itu, berdasarkan adanya Amanat Peraturan Pemerintah Nomor : 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah,

 

Dimana Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) harus disampaikan kepada Badan Pemeriksa Keuangan paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir.

 

Kemudian setelah rampung pemeriksaan pendahuluan, Laporan Keuangan Pemerihtah Daerah (LKPD) Unaudited nanti akan diserahkan ke BPK.

 

Selanjutnya BPK akan kembali lagi untuk melakukan audit terperinci sekitar 1 bulan kemudian baru dari hasil audit ini, maka keluar OPINI terhadap Laporan Keuangan Pemda Kabupaten Dompu Tahun Anggaran 2024.

 

Dalam pemeriksaan tersebut, Bupati Dompu Bambang Firdaus menyampaikan harapan terkait LKPD Kabupaten Dompu Tahun 2024 kiranya dapat memberikan masukan, saran serta pendapatnya.

 

Karena mengingat, laporan keuangan yang memenuhi standar kewajaran, pasti akan berdampak kepada peningkatan nilai efesiensi dan efektifitas penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

 

“Oleh karenanya hendaknya BPK bisa terus membimbing mengenai penyusunan laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu sehingga Pengelolaan Keuangan Pemerintah Daerah bisa lebih baik, dan kembali meraih WTP seperti tahun-tahun sebelumnya”, harap Bambang  

 

Lanjut, dikatakan Bambang, jika nanti saat pemeriksaan ditemui ada persoalan dalam pengelolaan keuangan, kami berharap agar disampaikan sehingga bisa dituntaskan dan dibenahi dengan baik.

 

Oleh karena itu, Bambang menegaskan bahwa akan mendukung proses audit yang dilakukan BPK.“ Pemda Kabupaten Dompu akan selalu kooperatif dalam menyiapkan data atau dokumen yang dibutuhkan para auditor”, terangnya.

 

Maka, untuk kebutuhan data atau informasi yang diperlukan nanti akan saya sampaikan juga ke.Pimpinan OPD untuk juga ikut proaktif terkait pemeriksaan laporan keuangan yang berlangsung dan harus mengerti apa yang diminta.

 

 “Jika seandainya dalam pemeriksaan nanti ada OPD-OPD yang tidak kooperatif dalam menyiapkan dokumen yang diperlukan atau saat pendampingan dilapangan diharapkan secara langsung dapat disampaikan ke Sekda atau juga tidak masalah disampaikan ke saya agar bisa langsung disampaikan teguran”, ujar Bupati penuh teliti.

 

Penulis IW




Pidato Perdana Di Rapat DPRD, Bupati Dompu Ajak Seluruh Elemen Masyarakat, Bergandengan Tangan Majukan Dompu

Foto, Bupati Dompu, Bambang Firdaus SE Ketua DPRD, Ir. Muttakun pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Dompu 

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dompu menggelar Rapat Paripurna dengan agenda serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Dompu serta Penyampaian Visi-misi/pidato perdana Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE

 

Sidang Paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD, Ir. Muttakun didampingi Wakil Ketua I dan II, yang berlangsung di Aula Rapat DPRD Kabupaten Dompu, Senin, 10/03/25, sore hari.

 

Turut dihadiri segenap Anggota DPRD, Wakil Bupati, Anggota Forkopimda, Sekda, Staf Ahli Bupati, Asisten, Pimpinan OPD, Kabag Setda, Pejabat Struktural dan Fungsional, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Wanita, Insyan Pers dan elemen penting lainnya

 

Dalam Pidatonya, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk bergandengan tangan memajukan Dompu tercinta.

 

“Dan Dompu yang dibanggakan bersama ini, agar bisa lebih baik di lima tahun kedepan.” ajak Bupati Dompu mengawali pidatonya

 

Bambang Firdaus juga menuturkan bahwa tidak mungkin seorang Bambang Firdaus dan Syirajuddin mampu menyelesaikan sendiri segala persoalan di Bumi Nggahi Rawi Pahu (Kabupaten Dompu) ini.

 

“Tidak ada kehebatan dan kekuatan bahkan juga tidak ada keistimewaan dari kami berdua, baik sebagai Bupati maupun sebagai Wakil Bupati untuk mengemban amanah luar biasa yang dititipkan masyarakat ke pundak kami berdua.” ujar Bupati penuh bijak

 

Lanjut, dikatakan Bambang, Dalam memajukan Dompu di lima tahun kedepan tanpa ada dukungan dari semua elemen masyarakat Dompu khususnya semua hal yang diichtiarkan tidak akan ada artinya.

 

Namun, akan terasa ringan apa yang dikerjakan ketika semua elemen masyarakat Bumi Nggahi Rawi Pahu ini, tanpa kecuali bergandengan tangan bekerjasama dalam memajukan Dompu tercinta.

 

Untuk itu, Kata Bambang, mulai sekarang tidak ada lagi istilah pendukung nomor satu ataupun pendukung nomor dua, semuanya melebur menjadi satu kesatuan dengan tujuan yang sama membangun Dompu kearah yang lebar baik lagi,

 

“Menuju Dompu Maju untuk kesejahteraan masyarakat seutuhnya.” ungkapnya.

 

Dengan menguraikan pentingnya nilai kebersamaan saling berkolaborasi dalam membangun Dompu yang lebih baik di lima tahun kedepannya,

 

“Cua Ca’u, Sama Ngawa, Sama Ruku Dima Kadinga Na Nggahi Rawi Pahu.” tutur Bupati Bambang Firdaus dalam bahasa Bima, yang diartikan dalam bahasa Indonesia lebih dan kurangnya “Saling Sayang Menyayangi antara Satu Sama Lain, Bekerjasama Bahu Membahu, Sama Bergerak (Berinisistif) untuk Kemajuan Kabupaten Dompu.

Penulis IW




Kadistanbun Terima Kunjungan Waka Polres Dompu, Kompol Heru Windiarto, SH, Bahas Persiapan Panen Raya Jagung Ke-2

Foto, Kadistanbun Dompu, Syahrul Ramadhan SP, saat menerima kunjungan Waka Polres Dompu, Kompol Heru Windiarto, SH diruang kerjanya.

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Kepala Dinas Pertanian dan perkebunan Kabupaten Dompu, Syahrul Ramadhan, SP menerima kunjungan Waka Polres Dompu, Kompol Heru Windiarto, SH diruang kerjanya, Jum’at, (07/03/25) kemarin.

 

Kunjungan sekaligus silaturahmi perdaba Waka Polres tersebut membahas terkait persiapan Panen Raya Jagung yang Ke-2, dalam rangka mensukseskan program swasembada pangan nasional tahun 2025.

 

Dimana sebelumnya Dinas Pertanian dan perkebunan Kabupaten Dompu bekerjasama dengan TNI/Polri telah sukses melaksanakan kegiatan panen raya jagung yang pertama secara serentak di seluruh Indonesia. Rabu (25/2/2025), beberapa waktu yang lalu.

 

Kepada Media, Kepala Dinas Distanbun Dompu, Syahrul Ramadhan, SP yang biasa disapa Ori Rao mengatakan pada panen pertama kita sudah ambil di lahan-lahan non eksistim.

 

Sementara untuk panen Kedua ini, lokasinya kita masih setting di Manggelewa dan berharap puncak Jokowi itu akan terulang kembali dilakukan oleh Polda NTB.

 

“Mudah-mudahan pak Kapolda bisa hadir pada panen raya jagung ini dan saya akan menyesuaikan sekaligus mungkin louching daerah bebas Narkoba, kami sudah membuat jadwal panen, sampai puncaknya Maret-April,” harap Kadistanbun mengawali penyampaiannya.

 

Maka, diperkirakan panen itu, dari total luas lahan 68 ribu, dan puncaknya sekitar 30 sampai 32 Ha untuk Maret-April ini dengan luas tanam kita sekarang sudah mencapai 51 sampai 57 ribu,

 

Tetapi ada yang kurang, kenapa kurang, tidak mencapai target 68 ribu dalam satu tahun?, karena adanya animo masyarakat yang ketergantungan pada aspek pembiayaan,

 

“KUR itu tidak diluncurkan untuk mereka, kadang-kadang lahan diketinggian itu mereka tidak tanami karena terkendala pembiayaan itu, untuk rencana tanam Kedua nanti, pada bulan Maret atau di awal April,” terang Kadis Cekatan dan Gesitan ini.

 

Kadistanbun juga mengungkapkan bahwa Kementerian Pertanian ini, tanpa kita sadari telah menggandeng TNI dan Polri sebagai Grup Satgas Pangan dalam menggalakan Swasembada Pangan

 

“Pola-pola Pertanian di jaman dulu itu, sudah mulai dikembangkan lagi, karena kebutuhan dasar di ranah pertanian sehingga kementerian pertanian ini, mulai bersih-bersih atau berbenah di bagian internalnya,” terangnya.

 

Lebih lanjut Kadistanbun menjelaskan, Di era Prabowo-Gibran ini, pola itu kemudian kembali dirasionalkan dan diformulasikan, sehingga pendampingan dan pengawalan itu semakin diperketat karena digandengkan dengan TNI/Polri

 

Bahkan sudah ada pendekatan pembagian komiditi, dimana Padi itu dibantu oleh TNI, sedangkan untuk jagungnya di ranah Polri untuk pengawalan dalam rangka Swasembada Pangan, dan setiap wilayah Kabupaten/Kota di bagi kuota tanggung jawab,

 

“Jadi kita tidak hanya berbicara, tetapi minimal TNI/Polri lakukan eksennya, dimana TNI/Polri melalui Babinkantibmas dan Babinsa melombakan kegiatan ini di setiap Kecematan,” ungkap Kadistanbun.

 

Karena pola-pola itu tidak bisa parsial kita lakukan, maka, harus kolaborasi dengan skema gerakan, baik itu benih jagung, regulasi pupuk, Saprodi, termasuk pada potensi airnya dan menyangkut harga

 

Serta memastikan capaian peningkatan produksi melalui giat bintesifikasi ekstensifikasi dan optimalisasi lahan-lahan marginal maupun peningkatan intensitas tanam.

 

Maka, Kami dengan TNI/Polri akan sama-sama kawal Program Ketahanan pangan ini, dan kami selaku Dinas tehnis melakukan edukasi kepada petani untuk berproduksi sedangkan TNi/Polri ikut mendampingi dan mengawal.

 

“Ketika ada celah permainan dengan harga, bermain dengan pupuk palsu, bibit palsu, disitulah peran TNI/Polri,” tandasnya.

 

Oleh karena itu, Kata Ori Rao, Saya secara pribadi dan kedinasan mengapreasi dan merasa bangga karena sudah ada TNI/Polri yang mendampingi dan mengawal program ini.

 

“Jangan karena kemitraan tidak seenaknya juga saya menabrak rambu-rambu dan saya akan tetap selalu meminta arahan dari petunjuk, tapi kalau dari aspek tehnis saya kuasai,” kata Ori Rao penuh bijak.

 

Ditambahkan Ori Rao berharap agar petani tidak panen muda sebelum waktunya dan melakukan pengeringan di atas lantai, biarkan pengeringan di pohon, karena kondisi cuaca ini ekstrim.

 

“Jangan kita terlalu terpancing dengan Animo masyarakat dengan harga tinggi, mau panen muda, sampaikan dulu umurnya 120 hari, kalau kadar airnya tinggi, gudang sudah buka 55 puluh,” harap Ori Rao penuh prihatin terhadap panen muda Petani.

 

Diakhir, Ori Rao membeberkan bahwa yang membuat permainan harga ini, karena adanya monopoli satu pembeli ataupun lingkaran yang memonopoli pemasaran

 

Untuk itu, kami sekarang bergerak bersama TNI/Polri, disamping plus gerakan operasi Pasar ataupun jalan, kami juga membuka peluang Investor luar kita tidak batasi termasuk para vendor-vendor memberikan peluang untuk bermitra.

 

“Seperti CPI, itu jalinan, begitu juga segar, tidak boleh dia membatasi rumah produksi dari Blitar untuk membeli, sehingga persaingan itu bebas,” ungkapnya

 

Akan tetapi yang paling penting adalah mengawal kebijakan dan regulasi Pemerintah hari ini yang hadir di kawal oleh TNI/Polri.

 

Serta didukung oleh NGO, LSM dan wartawan, untuk ikut memberikan, pencerahan, edukasi dan yang paling terpenting petani jangan mudah terpancing.

 

“Karena Dompu ini, milik kita bersama, tidak ada gunanya saling gesek-gesekan, pola hearing diskusi itu di adatkan oleh adat kita musyawarah dan mufakat, ujar Ori Rao penuh motivasi.

 

Sementara Waka Polres Dompu, Kompol Heru Windiarto, SH, mengatakan bahwa kunjungan ini, terkait masalah ketahanan pangan, karena mungkin dalam waktu dekat ini kami akan bersinergi bersama Dinas Tehnis untuk mengunjungi para petani,

 

Karena pada bulan maret dan april adalah puncak panen raya jagung, guna mengantisipasi para tengkulak yang membeli di bawah harga standar pemerintah.

 

“Dengan adanya penimbunan pupuk, terutama harga jual jagung, karena persoalan harga jagung diributkan, maka kami mengawal dari sisi keamanan nya, agar harga jagung yang di beli Investor tidak menggangu pendapatan masyarakat,” tegas Kompol Heru.

 

Oleh Sebab itu, berkaca dari peristiwa sebelumnya, jangan sampai masalah harga jual menganggu kamtibmas di masyarakat dengan aksi protes serta rawan penimbunan/ monopoli dan lain-lain.

 

Apalagi menjelang lebaran sangat mudah penjualan di bawah aturan pemerintah karena kebutuhan akan finansial serta kurangnya edukasi proses transaksi digital.

 

Oleh karena itu, Kompol Heru berharap jangan sampai program katahanan pangan presiden ini menjadi polemik di masyarakat karena Kabupaten Dompu masih banyak yang perlu di benahi dengan pemerintahan yang baru

 

“Ada warna baru dengan adanya investor berminat berinvestasi di dompu, tentunya keamanan yang terjamin lebih dulu,” harap Kompol Heru.

Penulis IW