Datangkan Tim Konsultan BPBPK NTB, PDAM Dompu Targetkan Distribusi Air Hingga Kapasitas Maksimal 100 Liter/Detik

Foto, Plt Direktur PDAM Dompu, H. Didi Wahyudi, SE bersama Tim Konsultan BPKPB Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB, saat indentifikasi, evaluasi dan optimalisasi IPA Rora dan Selaparang

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu dalam meningkatkan pelayanan air bersih untuk masyarakat melalui kerjasama dengan berbagai pihak.

 

Dengan mendatangkan Tim Konsultan BPBPK Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk melakukan identifikasi, evaluasi, dan optimalisasi sejumlah Instalasi Pengolahan Air (IPA), khususnya IPA Rora dan IPA Selaparang.

 

Dalam penyampaiannya, Plt. Direktur PDAM Dompu, H. Didi Wahyudi, SE, mengatakan bahwa saat ini kapasitas produksi air pada IPA Rora masih belum berjalan maksimal.

 

Dari kapasitas terpasang sebesar 100 liter per detik, dengan produksi air yang mampu dihasilkan baru mencapai sekitar 65 liter per detik, sehingga kondisi ini menunjukkan masih terdapat potensi yang dapat dioptimalkan.

 

“Target kami adalah meningkatkan kapasitas produksi hingga mendekati kapasitas maksimal 100 liter per detik sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal,” ungkap H. Didi Wahyudi.

 

Maka, untuk mencapai target tersebut, lanjut H. Didi, Tim Konsultan BPBPK NTB bersama PDAM Dompu akan melakukan berbagai langkah teknis strategis,

 

Diantaranya pengendalian air parasit yang mengurangi debit produksi serta memaksimalkan potensi sumber air di wilayah Monggo Lenggo melalui pemanfaatan sistem IPA alternatif.

 

Sehingga langkah optimalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Dompu, khususnya di wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan layanan,” Seperti beberapa titik di Kelurahan Dorotangga, Kelurahan Bada, Kelurahan Pelita, serta kawasan lain yang masuk dalam Zona A pelayanan.” jelasnya.

 

Selain fokus pada peningkatan kapasitas sumber air, Kata H. Didi, tim konsultan juga akan melakukan identifikasi menyeluruh terhadap jaringan perpipaan.

 

Dengan cara melakukan pemeriksaan yang mencakup pipa transmisi dari sumber air menuju instalasi pengolahan, reservoir penampungan, jaringan distribusi, jaringan pembagi, hingga sambungan rumah (SR) pelanggan.

 

Mulai dari pipa transmisi, reservoir penampungan, jaringan distribusi, jaringan pembagi hingga sambungan rumah akan kami evaluasi secara menyeluruh. Semua ini dilakukan agar distribusi air dapat berjalan lebih efektif, merata, dan berkelanjutan,” terangnya.

 

 

Plt. Direktur juga mengungkapkan bahwa permasalahan serupa juga ditemukan pada IPA Selaparang. Saat ini sumber air yang tersedia mencapai sekitar 40 liter per detik, namun debit yang dapat dimanfaatkan secara optimal baru berkisar 30 hingga 32 liter per detik. Sehingga kondisi tersebut berdampak pada belum terpenuhinya kebutuhan air pelanggan secara maksimal.

 

Tidak hanya fokus pada aspek teknis, Tim Konsultan BPBPK NTB juga akan melakukan evaluasi terhadap aspek administrasi dan tata kelola perusahaan. Salah satu fokus utama adalah menekan tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW) yang selama ini dipengaruhi oleh faktor teknis maupun non-teknis.

 

Adapun pelanggaran non-teknis yang menjadi perhatian antara lain, pemasangan sambungan ilegal oleh oknum tertentu yang menyebabkan kerugian perusahaan sekaligus menurunkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

 

Persoalan kehilangan air tidak hanya disebabkan oleh faktor teknis, tetapi juga karena adanya pelanggaran administrasi dan sambungan ilegal. Ini menjadi perhatian serius yang harus segera ditangani,” tegas H. Didi.

 

Oleh karena itu, sebagai bentuk keseriusan dalam melakukan pembenahan, Plt Direktur PDAM Dompu turun langsung melakukan pengawasan terhadap sektor teknis guna memastikan seluruh proses perbaikan berjalan efektif dan tepat sasaran.

 

Di satu sisi, PDAM Dompu juga terus melakukan pembenahan internal melalui penyempurnaan Standar Operasional Prosedur (SOP), penguatan kelembagaan, peningkatan tata kelola perusahaan, serta perbaikan sistem manajemen secara menyeluruh.

 

Upaya tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Balai Prasarana Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) NTB, yang menilai bahwa PDAM Dompu menunjukkan perkembangan signifikan dalam aspek administrasi, keuangan, tata kelola, manajemen, hingga kelembagaan.

 

Menurut H. Didi Wahyudi, keterlibatan Tim Konsultan BPBPK NTB bertujuan agar proses identifikasi permasalahan dapat dilakukan secara komprehensif, objektif, dan berbasis kondisi riil di lapangan.

 

Tim konsultan akan melakukan pendataan langsung mulai dari jumlah pelanggan, kondisi jaringan perpipaan, sumber air, hingga sistem distribusi dari hulu sampai hilir. kami meyakini kehadiran mereka akan mempercepat respons pemerintah provinsi maupun pusat karena dapat melihat langsung kondisi yang ada serta menyusun rekomendasi yang akurat,” paparnya.

 

Melalui kolaborasi antara PDAM Dompu, Pemerintah Daerah, Tim Konsultan DPW NTB, dan BPBPK, diharapkan sistem penyediaan air minum di Kabupaten Dompu dapat terus berkembang sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat menjadi semakin optimal, merata, dan berkelanjutan sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik. (Advertorial)

Penulis IW 




Wabup Dompu Buka Acara Sosialisasi CBP Rupiah Dan Kesehatan Reproduksi

Foto : Penyerahan Cendera Mata dari Deputi Bank Indonesia Perwakilan NTB Ignasius Adhi Nugroho ke Wakil Bupati Dompu Syirajuddin SH. di Aula Pendopo

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Propinsi Nusa Tenggara Barat bersinergi dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Dompu mengadakan sosialisasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah dan Kesehatan Reproduksi di Aula Pendopo Selasa (11/06/26).

 

Tujuan kegiatannya yakni meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang kesehatan reproduksi dan pengelolaan keuangan yang bijak, memberikan pemahaman tentang kesehatan reproduksi remaja, mencegah perilaku berisiko menumbuhkan rasa bangga terhadap Rupiah serta mengajarkan pengelolaan uang saku secara bijak mendorong gaya hidup sehat dan bertanggung jawab.

 

Acara Sosialisasi berlangsung tertib dan lancar, yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Dompu, Syirajudin, SH sekaligus membuka sosialisasi tersebut.

 

Turut dihadiri oleh ketua DPRD Dompu, Plh. Sekda, Pimpinan Perangkat Daerah, Pejabat Kemenag Dompu, pejabat Administrator dan Insan Pers.

 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Dompu Syirajuddin SH. menyampaikan, rupiah bukan sekadar kertas atau logam yang kita gunakan untuk bertransaksi, akan tetapi rupiah merupakan simbol kedaulatan negara, bukti kemandirian bangsa, dan identitas kita sebagai warga negara indonesia.

 

Oleh karena itu, melalui edukasi ini, ia berharap seluruh masyarakat, mulai dari anak-anak sekolah, pemuda, hingga orang tua, semakin paham dan semakin peduli akan Rupiah.

 

Mari kita jadikan rupiah sebagai kebanggaan kita, dan gunakan dengan cara yang benar dan bertanggung jawab”pinta Wabub.

 

Lanjut dijelaskan Wabub, CBP Rupiah hari ini disertakan juga acara sosialisasi kesehatan reproduksi, yang merupakan bagian sangat penting dari program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana).

 

Karena menurutnya, kesehatan reproduksi bukan hanya masalah kesehatan pribadi, tapi masalah masa depan keluarga dan masa depan daerah kita. keluarga yang sehat, terencana, dan berkualitas akan melahirkan generasi yang cerdas, kuat, dan berdaya saing.

 

Maka, melalui pemahaman yang benar tentang kesehatan reproduksi, kita bisa mencegah berbagai masalah, mulai dari pernikahan dini yang sangat merugikan, kehamilan yang tidak direncanakan, hingga masalah kesehatan lainnya.” tandanya.

 

Diakhir, Wabup menyampaikan dukungan Bank Indonesia terhadap program dan kegiatan DPPKB Kabupaten Dompu, tentunya dukungan yang diberikan sangat membantu dalam pelaksanaan program dan kegiatan yang sudah kami direncanakan.

 

Kolaborasi semacam ini tentu sangat dibutuhkan secara berkelanjutan bukan hanya kesehatan reproduksi akan tetapi kolaborasi semacam ini dapat bersinergi dengan Dinas atau OPD yang lain”pungkasnya

 

Sebelumnya Deputi Bank Indonesia Perwakilan NTB Ignasius Adhi Nugroho dalam laporannya menyampaikan, Cinta, Bangga, Paham Rupiah adalah kampanye edukasi dari Bank Indonesia untuk menanamkan nilai Rupiah di masyarakat.

 

Ia menghimbau kepada masyarakat, untuk menumbuhkan kesadaran bahwa Rupiah adalah simbol kedaulatan dan identitas negara. Hal ini diwujudkan dengan selalu menggunakan Rupiah di setiap transaksi di dalam negeri

 

Mari menggunakan Rupiah secara bijak dalam bertransaksi, berhemat mengelola keuangan pribadi, serta memahami kestabilan nilai tukar Rupiah”ajaknya

 

DiKesempatan yang sama Kadis DPPKB Hj. Daryati Kustilawati, SE.MSi dalam laporannya mengatakan, kegiatan yang diadakan hari ini merupakan sinergitas antara BI dan DPPKB dan mengangkat tema “Remaja Sehat, Cerdas Finansial, dan Berkarakter”.

 

Acara ini dikuti oleh 11 SMA sederajat dan Tenaga Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) se Kabupaten Dompu dan menghadirkan nara sumber yang berkompeten di bidangnya, yakni Perwakilan dari Bank Indonesia, Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Dompu, Tenaga kesehatan (Dokter SpOG RSUD Dompu). (Sumber Prokopim).

Penulis IW 




Sejak Di Pimpin H. Didi Wahyudi, Nampak Perubahan Nyata, Pelanggan Beri Apresiasi Dan Dukung PDAM Dompu,

Foto, Kantor PDAM Dompu 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Sejak di pimpin H. Didi Wahyudi, SE, berbagai upaya yang dilakukan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Dompu untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat

 

Mulai mendapat apresiasi dari sejumlah pelanggan penerima manfaat yang mengaku merasakan adanya perubahan positif, baik dari segi pendistribusian air maupun respons pelayanan kepada pelanggan.

 

Bahkan manajemen PDAM Dompu menerapkan sistem tertib administrasi dan kedisiplinan karyawan untuk menunjang kemajuan perusahaan

 

Salah seorang warga Kelurahan Bali Satu, Syamsul Anhar, mengungkapkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir pasokan air bersih yang diterima masyarakat semakin lancar dibandingkan sebelumnya.

 

Selain itu, pihak PDAM juga dinilai lebih cepat merespons keluhan pelanggan yang disampaikan melalui berbagai saluran media.

 

Kami merasakan adanya peningkatan pelayanan. Air lebih lancar, kalaupun macet itu paling lama 2 hari dibandingkan dulu bisa macet sampai seminggu,” ungkapnya.

 

Disamping itu, kata Anhar, ketika ada kendala, petugas PDAM sangat cepat merespon dan memberikan penjelasan terkait penanganannya,

 

Ditempat yang berbeda, warga kelurahan simpasai, Tamrin yang akrab disapa Ripen mengatakan bahwa kepemimpinan H Didi ini, nampak perubahan nyata pada manajemen PDAM Dompu

 

“Jika dibandingkan dengan kepemimpinan yang sebelumnya, airnya tidak seperti sekarang ini dan ini menandakan ada kemajuan untuk PDAM Dompu,” ucapnya dengan nada menuju.

 

Namun, tidak boleh dimunafikan, karena persoalan air PDAM ini sudah terjadi pada puluhan tahun yang lalu sampai sekarang masih mengalami kendala,

 

Meski demikian kita harus dapat makluminya dan mengsuppor PDAM Dompu yang terus berupaya maksimal pendistribusian air untuk masyarakat.

 

Alhamdulillah, saat ini airnya cukup lancar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, karena H. Didi ini, orangnya mau bekerja untuk kemaslahatan orang banyak, secara pribadi, H. Didi luar biasa dan saya salut, itu harus diakui dan didukung,” terangnya 

 

Ketika ditanyai awak media, seiring dengan kemajuan manajemen PDAM saat ini, namun kerap terjadi aksi unjuk rasa??

 

Ripen menegaskan bahwa aksi unjuk rasa itu lumrah sebagai fungsi kontrol masyarakat, karena itu bagian dinamika yang kerap terjadi pada siapapun pemimpin,

 

Tapi saya menduga itu ada kepentingan segelintir orang yang tidak puas dengan kepemimpinan H. Didi? ujarnya dengan nada santai.

 

Sementara itu, warga Kelurahan Dototangga yang enggan disebutkan namanya, mengakui sejak kepemimpinan H. Didi Wahyudi, berbagai perbaikan yang dilakukan oleh PDAM Dompu

 

Dengan cara, melakukan pemeliharaan jaringan distribusi, perbaikan instalasi, dan peningkatan kualitas pengolahan air serta penertiban pemasangan ilegal.

 

Saya melihat, ini adalah bagian upaya PDAM Dompu untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

 

Untuk itu, masyarakat berharap kemajuan yang telah dicapai saat ini, dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,

 

Sehingga kebutuhan air bersih bagi warga Kabupaten Dompu dapat terpenuhi secara optimal. dengan berbagai langkah perbaikan yang terus dilakukan,

 

Maka, kedepannya PDAM Dompu, diharapkan mampu menjadi perusahaan daerah yang semakin berkembang dan maju

 

Semoga PDAM Dompu terus berbenah dalam meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.” harapnya.

Penulis IW 




Gelar Sosialisasi P4GN Di MTSN 01 Dompu, Ketua BNK, Tegaskan Perang Terhadap Narkoba Menjadi Tekad Dari Seluruh Elemen Masyarakat,

Foto, Wakil Bupati Dompu Sekaligus Ketua BNK Dompu, saat acara sosialisasi P4GN di MTSN 01 Dompu.

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Sebagai bentuk upaya dalam memutus rantai peredaran narkoba khususnya di kalangan pelajar,

 

Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Dompu menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) 01 Dompu, Senin (08/06/26).

 

Hadir pada kegiatan tersebut, Wakil Bupati Dompu sekaligus Ketua BNK Dompu Syirajuddin, SH. Sekretaris BNK, H Zukifli, Pejabat Fungsional Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Pejabat lingkup Polres Dompu, serta Pejabat Kemenag,

 

Dalam arahannya, Wakil Bupati Dompu, menyampaikan, bahwa sosialisasi P4GN hari ini dalam rangka mengampanyekan bahaya narkoba demi menyelamatkan generasi muda.

 

Dengan menginformasikan efek yang ditimbulkan dan mengunggah kesadaran semua pihak tergerak hatinya peduli untuk bersama-sama untuk melawan peredaran barang terlarang ini.” kata Syirajudin.

 

Lanjut, Wabub menegaskan bahwa perang terhadap narkoba haruslah menjadi tekad dari seluruh elemen masyarakat, karena mengingat begitu besar bahaya dari penggunaan narkoba.

 

Narkoba bukan saja menyebabkan ketergantungan namun juga berpengaruh pada gangguan mental dan kejiwaan, mempengaruhi susunan syaraf, fisik psikologis, maupun menjadi apatis terhadap lingkungan sosial” ungkapnya.

 

Untuk itu, Wabub juga menekankan kegiatan ini tidak berhenti sebagai acara seremonial semata, melainkan harus mampu menumbuhkan kesamaan sikap, dalam rangka membangun kesadaran, tentang bahaya narkoba, dan meningkatkan komitmen, untuk melakukan upaya pencegahan.

 

Perlu adanya kolaborasi dari tingkat bawah baik itu dari tingkat RT, RW, Dusun, Aparat Desa, Babinsa, dan Bhabinkantibmas, aksi yang dilakukan pun harus nyata dari semua pihak, agar peredaran narkoba dapat dihentikan dan dibasmi sampai keakar-akarnya” jelas Wabup diakhir pemaparannya.

 

Sementara itu Kepala Sekolah MTS Negeri 01 Dompu Drs. M. Firdaus dalam sambutannya mengatakan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Dompu khususnya BNK yang telah memfasilitasi kegiatan ini disekolah kami.

 

Karena sosialisasi ini sebagai langkah pencegahan sekaligus membekali siswa dengan pemahaman mengenai bahaya obat-obatan terlarang.

 

Melalui kegiatan penyuluhan ini, kami berharap dapat menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari narkoba dan mendukung terbentuknya generasi muda yang sehat, produktif, dan berkontribusi positif bagi bangsa dan Negara”harapnya. (Sumber Prokopim)

Penulis IW 




Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Daerah, Kembali Berkarya Lewat Lomba Bertutur SD/MI Tingkat Kabupaten Dompu Tahun 2026.

Foto bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Dompu dengan para juara Lomba Bertutur 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Usai sukses menggelar kegiatan Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Tingkat Kabupaten Dompu Tahun 2026.

 

Kini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Dompu kembali Berkarya dalam Lomba Bertutur SD/MI Tingkat Kabupaten Dompu Tahun 2026,

 

Dengan mengangkat tema “Cerita Rakyat Mengapreasi Generasi Cerdas Untuk Dompu Maju” yang selaras dengan Visi-misi Dompu Maju

 

Adapun peserta, masing-masing perwakilan SD/MI di delapan kecamatan se-kabupaten Dompu

 

Kegiatan tersebut berlangsung di panggung mini Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Dompu, mulai tanggal 19-21 Mei tahun 2026, yang dipandu MC Kocak Faha Qu.

 

Dikesempatannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Dompu menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah tampil luar biasa pada Lomba Bertutur SD/MI Tingkat Kabupaten Dompu Tahun 2026.

 

Menurutnya, ajang ini bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi ruang pembinaan karakter, keberanian, kreativitas, dan kecintaan anak-anak usia dini terhadap budaya serta literasi daerah.

 

“Selamat kepada para pemenang yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan penuh percaya diri, penghayatan, dan semangat dalam membawakan cerita rakyat. Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras, latihan, dukungan orang tua, serta bimbingan para guru pembina yang luar biasa. Kami berharap keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus belajar, berprestasi, dan mencintai budaya lokal sebagai identitas daerah,” ujar kadis yang dikenal kreatif ini

 

Adapun para pemenang Lomba Bertutur SD/MI Tingkat Kabupaten Dompu Tahun 2026 yakni :

1. Juara I diraih oleh Keisha Ulfairah dari SDN 19 Dompu dengan uang pembinaan Rp 4.000.000,

2. Juara II diraih Raija Ijusran Sadid dari SDN 20 Dompu dengan uang pembinaan Rp 3.500.000, dan

3. Juara III diraih Putri Fatimah Az Zahra dari SD IT Al Hilmi Dompu dengan uang pembinaan Rp 3.000.000.

4. Juara Harapan I diraih Aisyah Shidqiyah dari SDN 5 Hu’u dengan uang pembinaan Rp 2.500.000,

5. Juara Harapan II diraih Putri Syakira dari SDN 30 Woja dengan uang pembinaan Rp 2.000.000, dan

6. Juara Harapan III diraih Assyifa Bilqis Maharani dari SDN 1 Dompu dengan uang pembinaan Rp1.600.000.

 

Kepala dinas juga memberikan motivasi khusus kepada peraih Juara I agar terus mempersiapkan diri lebih baik lagi dalam menghadapi Lomba Bertutur Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat.

 

“Kami yakin ananda Keisha Ulfairah mampu menjadi duta literasi Kabupaten Dompu yang membanggakan di tingkat provinsi. Teruslah berlatih, tingkatkan rasa percaya diri, dan tampilkan kemampuan terbaik untuk mengharumkan nama daerah,” tambahnya.

 

Di akhir pernyataannya, Kepala Dinas menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, dewan juri, guru pembina, kepala sekolah, dan para orang tua yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

 

“Semoga semangat literasi dan kecintaan terhadap cerita rakyat terus tumbuh dalam diri anak-anak kita demi menciptakan generasi Dompu yang cerdas, berbudaya, dan berkarakter,” tutupnya.

 

Ditambahkan, Kadis, kegiatan lomba bertutur ini sebagai implementasi dari gebrakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah kabupaten Dompu yaitu Gerakan Literasi Sekolah.

Penulis IW




Hasil Pemilihan PAW Kepala Desa Katua! Calon Nomor Urut 3, Unggul Dengan Perolehan Suara 186.

Foto, Ketiga Calon Kepala Desa Katua (PAW)

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Pergantian Antar Waktu (PAW) Kepala Desa. wajib dilakukan untuk memilih kepala desa yang baru, guna menggantikan kepala desa definitif yang telah mengundurkan diri, diberhentikan, atau meninggal dunia sebelum masa jabatannya berakhir,

 

Agar tidak terjadi kekosongan jabatan kepala desa, sehingga tidak menghambat proses pelayanan terhadap masyarakat

 

Maka, Pemerintah Desa (Pemdes) Katua menggelar Pemilihan PAW Kepala Desa yang berlangsung di Aula Kantor Desa Katua,

 

Adapun calon PAW, Kepala Desa Katua yang sudah ditetapkan terdiri dari 3 orang kandidat, atas nama :

1. Helman, S.Sos

2. Sutono 

3. Madhar 

 

Dalam keterangannya, Penjabat Kepala Desa Katua, Syukur mengatakan bahwa Pemilihan PAW ini akan menyelesaikan sisa masa jabatan kepala desa yang telah mengundurkan diri,

 

Dengan jenjang waktu yang masih tersisa 18 bulan,” terang penjabat Kades Katua, saat dikonfirmasi awak media usai pemilihan kepala desa PAW di kantor desa katua Kamis, (21/05/26).

 

Hal tersebut, berdasarkan Undang-undang, nomor 6, tentang Desa, maka diharuskan pemilihan PAW kepala desa.

 

Akan tetapi, pemilihan ini harus memenuhi dua kriteria,” apabila sisa jabatan diatas satu tahun, maka dimungkinkan untuk dilakukan pemilihan antar waktu, jika sisa masa jabatan itu di bawah satu tahun, maka tidak dilakukan pemilihan antar waktu.” paparnya.

 

Oleh karena itu, sesuai dengan tuntutan undang-undang, maka, pemerintah desa bersama BPD membentuk panitia pelaksana pemilihan kepala desa antar waktu itu,

 

Setelah dibentuk, maka panitia akan melaksanakan tahapan2, sesuai dengan kesepakatan, tata tertibnya.” katanya detail 

 

Lanjut Syukur menjelaskan untuk tahapan terakhir adalah pemungutan suara,” Alhamdulillah pagi sampai sore proses pemungutan suara berjalan baik, aman dan lancar, serta tanpa kendala apapun,” tuturnya.

 

Untuk itu, kami selaku Pemerintah Desa berharap kepada panitia, agar hasil pemilihan ini secepatnya dilaporkan ke BPD, dan Anggota BPD menindaklanjuti laporan ke Pak Bupati,

 

Sehingga proses pelantikan tidak menghabiskan waktu yang terlalu lama, sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh panitia yaitu pada bulan Juni 2026,” ujar penjabat Kades penuh harap.

 

Berdasarkan perhitungan panitia, masing2 calon mendapatkan perolehan suara, Sebagai berikut ;

1. Helman, S.sos = 182 suara 

2. Sutono = 116 suara 

3. Madhar = 186 suara 

Sehingga unggul dalam perolehan suara adalah calon nomor urut 3, selisih 4 suara dengan calon nomor urut 1, Maka, sudah bisa dipastikan calon nomor urut 3, Madhar, akan mengisi jabatan kepala desa katua di sisa waktu 18 bulan.

Penulis IW