Ketua, Titik Nurhaidah Dan Pengurus GOW Dompu, Masa Bhakti 2025-2030, Resmi Dilantik Wakil Bupati Dompu.

Foto, Wakil Bupati Dompu, Syirajudin, SH, Saat melantik ketua dan pengurus baru GOW masa bakti 2025-2030

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Tujuan dari perubahan organisasi adalah untuk meningkatkan kinerja organisasi dan memberikan nilai tambah bagi organisasi dan para stakeholder-nya.

 

Seperti halnya Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Dompu dengan ketua, Titik Nurhaidah, SPd dan Pengurus Baru, Masa Bhakti 2025-2030, Resmi dilantik oleh Wakil Bupati Dompu Syirajuddin, SH di Aula Pendopo. Rabu, (7/05/25).

 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD, Forkopimda yang diwakilkan, Sekretaris Daerah, Pimpinan OPD, Camat Se-Kabupaten Dompu, Ketua TP. PKK, Ketua Iswara, Ketua Persit Chandra Kirana, Ketua Bhayangkari dan Ketua-ketua organisasi wanita lainnya di Kabupaten Dompu.

 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syirajuddin menekankan pentingnya peran perempuan sebagai pilar utama dalam pembangunan karakter bangsa.

 

“Melalui kesempatan yang berbahagia ini pula, atas nama pemerintah Kabupaten Dompu mengucapkan Selamat bertugas kepada pengurus Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Dompu yang baru akan mampu mendukung terwujudnya visi Kabupaten Dompu yang maju, Sejahtera, Religius, Berkeadilan dan Berbudaya”, kata Wabup penuh motivasi

 

Lanjut, Wakil Bupati, menjelaskan bahwa pelantikan pengurus GOW periode tahun 2025-2030 merupakan awal dan momentum yang tepat untuk mendukung Kabupaten Dompu ke arah yang lebih maju dan sejahtera.

 

Wabup juga berharap agar pengurus GOW yang baru ini, bisa berperan aktif dan memahami aspirasi masyarakat.

 

“Ini merupakan awal dan momentum yang tepat untuk mendukung Kabupaten Dompu untuk itu, kami berharap kepada seluruh Pengurus GOW agar dapat berperan aktif dalam menunjang pergerakan pembangunan daerah serta memahami tuntutan dan aspirasi yang berkembang dalam masyarakat agar solusi strategis dapat diambil” katanya penuh semangat.

 

Foto, Ketua GOW Kabupaten Dompu, Titik Nurhaidah, SPd, pada saat dilantik Wakil Bupati Dompu, Syirajudin, SH 

 

Sementara di momentum yang sama, Ketua GOW Titik Nurhaidah, SPd menyampaikan, bahwa GOW adalah tempat terhimpunnya organisasi wanita dan sebagai penghubung organisasi atau lembaga wanita lainnya.

 

“Selain itu GOW juga sebagai tempat untuk menyalurkan aspirasi para anggotanya.” katanya mengawali penyampaiannya.

 

Ketua GOW juga, menegaskan GOW akan ikut berpartisipasi untuk mewujudkan visi dan misi Kabupaten Dompu dengan program unggulannya yakni maju, Sejahtera, Religius, Berkeadilan dan Berbudaya

 

“GOW adalah tempat terhimpunnya organisasi wanita dan sebagai penghubung organisasi atau lembaga wanita lainnya. Selain itu GOW juga sebagai tempat untuk menyalurkan aspirasi para anggotanya. Dan sebagai mitra Pemerintah” pungkas Titik.

 

Kemudian dalam pidatonya, Titik Nurhaidah mengatakan bahwa dirinya siap menjalankan amanah dengan meminta dukungan berbagai pihak.

 

“Semoga amanah dapat terlaksana dengan baik, dengan dukungan semua pihak, wanita bersatu untuk turut serta membangun daerah tercinta, Kabupaten Dompu,” ucap Titik.

 

Diakhir, Titik menuturkan bahwa perbedaan itu ibarat pelangi, terlihat indah karena banyak warna. dan ia juga meyakini, jika perbedaan bisa dikomunikasikan dan dimusyawarahkan maka bisa menjadi persatuan yang kuat. Begitu juga, dengan GOW yang merupakan gabungan 24 organisasi wanita di Kabupaten Dompu.

 

“Perbedaan – perbedaan menjadi satu keindahan tersendiri, betapa indahnya pelangi karena perbedaan warna, betapa indahnya persatuan karena perbedaan yang dapat dikomunikasikan, dapat dimusyawarahkan, GOW menjadi satu wadah aspirasi wanita dari berbagai profesi, ormas, organisasi keagamaan,organisasi politik, untuk tingkat daerah Kabupaten Dompu sekarang ada Gabungan Organisasi Wanita yang terdiri dari 24 organisasi wanita di Dompu”, ujar ibu titik sapaan akrabnya.

 

Penulis IW




Terima Kunker Kepala BPK Prov. NTB, Wabup Dompu, Dukung Penuh Atas Tugas BPK RI Mengawal Transparansi Dan Akuntabilitas Keuangan Daerah.

Foto, Wabup Dompu Syirajudin, SH bersama Sekda, saat menerima kunjungan Kepala BPK RI perwakilan Provinsi NTB di ruang rapat Wabup 

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Wakil Bupati Dompu, Syirajudijn, SH bersama Sekertaris Daerah, Gatot Gunawan Perantauan Putra, SKM., M.MKes, menerima secara langsung kunjungan kerja (Kunker) Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Suparwadi, SE., MM., Ak., ERMAP., CSFA, di Ruang Kerja Wakil Bupati, Selasa, 29/04/25

 

Kehadiran Ketua BPK RI NTB, di Kabupaten Dompu didampingi semua Anggota Team yang sedang melaksanakan tahapan audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.

 

Dalam penerimaan kunjungan tersebut, Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, SH, mengucapkan selamat datang kepada Kepala BPK beserta team yang hadir.

 

Sekaligus menyambut baik kedatangan tim tersebut dan menyampaikan apresiasi serta dukungan penuh atas tugas BPK RI dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah.

 

Lebih lanjut Dae Juddin sapaan akrab Wabup Dompu, menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah terkait telah diarahkan untuk membantu dan memenuhi segala kebutuhan tim auditor.

 

“Kami, seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu siap membantu untuk kelancaran pelaksanaan pemeriksaan LKPD Tahun Anggaran 2024 oleh BPK”, tegas Dae Juddin.

 

 

Sementara itu disela waktu, Ketua BPK NTB, Suparwadi, SE., MM., Ak., ERMAP., CSFA, berharap Jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu dapat membantu dan mendukung kelancaran tugas tim pemeriksaan BPK selama proses audit berlangsung.

 

Kepala BPK berharap seluruh proses pemeriksaan dapat berjalan lancar dengan bantuan dari Pemerintah Daerah. “Dukungan data, dokumen, dan komunikasi yang baik menjadi hal penting dalam kelancaran pemeriksaan”, katanya.

 

Untuk Dimaklumi bahwa pemeriksaan terinci BPK terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Dompu Tahun Anggaran 2024 masih akan terus berlangsung selama 30 hari sejak tanggal 10 April hingga 10 Mei mendatang. Setelah sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan pendahuluan selama 43 hari sejak tanggal 30 Januari sampai dengan 15 Maret. 2025.

 

Dalam pantauan pertemuan dimaksud berjalan santai, aman, tertib dan lancar dihadiri Pejabat teras Pemda Dompu diantaranya Inspektur Inspektorat, Nukman, SH., Asisten Administrasi Umum, Muhammad Dardani, S.Sos., M.Si dan Kepala BPKAD, Muhammad Syahroni, SP., MM, membahas tentang pelaporan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel sampai pada hal terkait potensi Kabupaten Dompu.

 

Penulis IW




Wabup Menerima Kunjungan Kepala BKKBN Provinsi NTB, Bahas Pembangunan SDM Serta Program Pengendalian Kependudukan Dan KB

Foto, Wakil Bupati Dompu, Syirajudin SH didampingi sekda Gatot Gunawan PP saat menerima kunjungan silaturahmi (audiensi) Kepala BKKBN Provinsi NTB di ruang rapat Wabup 

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Dalam rangka mensinergikan dan memperkuat komitmen penanganan stunting khususnya di Kabupaten Dompu,

 

Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, SH didampingi Sekretaris Daerah kabupaten Dompu Gatot Gunawan PP, SKM, M.MKes, menerima kunjungan silaturahmi (audiensi) Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Propinsi Nusa Tenggara Barat di Ruang Rapat Wakil Bupati Dompu, Kamis 24/4/2025.

 

Agenda pertemuan tersebut untuk membahas bagaimana arah kebijakan pembangunan kedepan, terutama tentang Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) serta program-program pengendalian kependudukan dan keluarga berencana.

 

Dalam kesempatannya, Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, SH menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada kepala Perwakilan BKKBN Propinsi Nusa Tenggara Barat beserta jajarannya atas silaturahminya di Kabupaten Dompu.

 

“Kami menyambut baik pertemuan ini dalam rangka mensinergikan program program Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah dalam upaya penanganan stunting yang menjadi perioritas dalam skala nasional maupun daerah” katanya.

 

Lanjut, Dae Juddin sapaan akrab Wakil Bupati Dompu menjelaskan bahwa dalam RPJMD Kabupaten Dompu tahun 2025-2030 telah dituangkan Grand Desain Pembangunan Kependudukan.

 

“Menerjemahkan RPJMD tersebut kami Pemda Dompu berkomitmen penuh untuk mendorong upaya kolaboratif lintas sektor untuk membangun daerah melalui program keluarga berkualitas sebagai pondasi utama sumber daya manusia yang cerdas dan Intelektual”, terangnya.

 

Sementara dikesempatan yang sama Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Propinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Drs. Lalu Makrifuddin, M.Si, mengucapkan terima kasih kepada Pemda Dompu yang menyambutnya dengan hangat khusus kepada Wakil Bupati Dompu.

 

Gambar, Iklan Pencegahan dan penurunan Stunting 

 

“Terima kasih kami sampaikan atas penyambutan yang begitu baik dan hangat ini” ucapnya memberikan apresiasi.

 

Dilanjutkan Kepala Perwakilan BKKBN melanjutkan bahwa program penanganan stunting tetap menjadi perioritas utama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, hal ini akan terus kami lakukan melalui berbagai program salah satunya program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting).

 

“Salah satu kegiatan dari program GENTING itu adalah dengan pemberian makanan bergizi gratis yang mana program ini dalam pelaksanaannya sasarannya harus menyasar ibu hamil minimal 10% dengan harapan dapat menekan angka stunting”, ucapnya.

 

Dalam pantauan terlihat beberapa Kepala OPD serta Perwakilan OPD hadir dikegiatan ini. Pertemuan berjalan tertib dan lancar dan diakhir pertemuan dilakukan sesi foto bersama.

 

Penulis IW




Dibawah Kepemimpinan Bambang-Syirajudin Kegiatan Bersih-bersih Lingkungan Senantiasa Digerakkan.

Foto, Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE saat melaksanakan kegiatan Jum’at bersih disekitar areal perkantoran 

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Kebersihan lingkungan perkantoran dan kota menjadi program yang senantiasa digerakan Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE dan Syirajuddin, SH.

 

Gerakan kebersihan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat itu akan memperindah dan menyejukan Wilayah Kabupaten Dompu khususnya mulai dari Desa, Kelurahan dan Kecamatan agar terlihat bersih, indah, asri serta sedap dipandang.

 

Bupati Dompu, Bambang Firdaus melalui Sekertaris Daerah Kabupaten Dompu, Gatot Gunawan PP, SKM., M.MKes, kembali menyampaikan bahwa pentingnya kegiatan Kebersihan untuk senantiasa digerakkan.

 

“Assalamualaikum Wr, Wb, dengan ini disampaikan dilaksanakannya kegiatan Jum’at bersih ucap Sekda Gatot Gunawan Perantauan Putra. Via Whatshapp OPD Dompu, Kamis (24/04/25), tadi malam.

 

Lanjut dikatakan Gatot, sesuai dengan arahan Pak Bupati, bahwa besok Jumat (25/04/25) sekira pukul 07.20 Wita – Selesai diharapkan kepada semua ASN, Lurah Bada, Potu, Bali I bersama warga untuk melaksanakan kerja bhakti bersih-bersih

 

“Keroyok Pasar Atas dan Pasar Bawah” dengan membawa peralatan kerja seperti sapu, sabit, karoro (kantung sampah) dan lain-lainnya.” jelasnya

 

Adapun lokasi yang menjadi target kegiatan bersih-bersih dan OPD yang bertugas adalah sebagai berikut ;

 

Lokasi Pasar Atas (Ex Dorobata) berdasarkan informasi dari Kadis Perindag, Ex Pengelola Dorobata minta waktu 4 hari untuk membongkar etalase dan lainnya

 

Sehingga kegiatan bersih-bersih berfokus di pasar bawah saja, sementara OPD yang bertugas adalah Lurah Bali I, Lurah Dorotangga, dan semua Organisasi Perangkat Daerah ((OPD).

 

Gatot juga menjelaskan bahwa kegiatan bersih-bersih yang diagendakan tersebut akan dipimpin langsung oleh Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati.

 

“Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati Dompu secara langsung akan memimpin kegiatan bersih-bersih ini”, katanya.

 

Diakhir Gatot berpesan bahwa kegiatan bersih-bersih itu agar dilakukan juga oleh Para Camat termasuk Lurah dan Kades di 7 Wilayah Kecamatan.

 

“Hendaknya kegiatan Jum’at bersih tersebut dilakukan juga oleh Para Camat termasuk Lurah dan Kades di 7 Kecamatan di lokasi sesuai prioritasnya”, ujarnya.

Penulis IW




Hadiri Panen Raya Jagung, Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Sampaikan Apresiasi Kepada Bupati Dompu Dan Jajaranya

Foto, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, dan jajaran Forkopimda Dompu saat Panen rayaJagung Kec. Manggelewwa 

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan menggelar Panen Raya Jagung yang berlangsung di Desa Nusa Jaya Kecematan Manggelewa, Senin, 21/04/25

 

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Dr. Yudi Sastro, SP., MP, Direktur Serealia Direktorat Tanaman Pangan Kementan, Dr. Abdul Roni Angkat, STP., M.Si beserta rombongan.

 

Turut hadir juga, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Dompu, Kapolres Dompu, Kejari Dompu, Pejabat Yang Mewakili Dandim 1614/Dompu, Pejabat Bulog NTB, Sekda, Staf Ahli Bupati, Asisten, Pimpinan OPD, Pengusaha (Gudang) Jagung Dompu, Gapoktan, KTNA, Ketua TP. PKK dan elemen penting lainnya.

 

Dalam amanatnya, kepada Dirjen Tanaman Pangan, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE mengatan bahwa usaha pertanian dan pertenakan menjadi mata pencaharian sebagian besar dari masyarakat Kabupaten Dompu.

 

“Usaha pertanian menjadi mata pencaharian terbesar bagi masyarakat daerah ini.” jelasnya

 

Sebagai mata pencaharian yang terbesar, Kata Bupati, Bambang Firdaus banyak masyarakat di daerah yang bermottokan “Nggahi Rawi Pahu” ini menggantungkan hidup mereka di usaha pertanian.

 

“Dalam upaya meningkatkan kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sektor pertanian menjadi penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDBRD)”, katanya.

 

Bupati Dompu yang akrab disapa Papi Bambang juga mengungkapkan ada beberapa kendala yang dihadapi masyarakat dalam menggeluti bidang pertanian sebagai mata pencahariannya.

 

Adapun kendala-kendala yang sering dan biasa dihadapi warga diantaranya para petani tidak berdaya dalam penyediaan saprodi dan biaya produksi.

 

Serta Ketersediaan pupuk bersubsidi yang sangat terbatas juga menjadi bagian dari kendala yang dihadapi para petani. sementara Intensitas penanaman yang sangat bergantung pada musim hujan sehingga hanya dapat menanam sekali dalam setahun.

 

Kemudian Akses dari dan ke lahan serta sarana infrastruktur untuk mendukung pemasaran relatif belum begitu memadai seperti jalan ekonomi pertanian, infrastruktur pelabuhan laut untuk memudahkan pemasaran dan mendukung harga jual juga masih menjadi kendala.

 

Sedangkan kendala lainnya yaitu sarana irigasi pertanian seperti, Embung (Dum) diantaranya Dam Kadindi, Latonda, Daha, dan Bendungan Baka, Tanju dan Katua Komplek akibat sedimentasi setiap tahunnya tidak dapat termanfaatkan secara maksimal untuk mengairi pertanian.

 

Selanjutnya sarana pasca panen seperti lantai jemur, gudang, mesin pengering yang belum tersedia secara memadai juga menjadi penghambat petani memperoleh nilai jual yang maksimal dari komoditi pertanian yang diusahakannya.

 

Dari beberapa kendala yang disampaikan, Bupati Dompu, Bambang Firdaus berharap perhatian dari Kementerian Pertanian untuk dapat membantu mengatasinya sehingga produktivitas pertanian di Bumi Nggahi Rawi Pahu bisa berlangsung baik mendorong daerah ini dapat menjadi daerah swasembada bahan pangan khususnya padi dan jagung.

 

“Dalam kesempatan yang baik ini Kiranya beberapa kendala yang disampaikan dalam hal ini Kementerian Pertanian dapat turun tangan membantu mengatasi kendala-kendala tersebut sehingga para petani di Kabupaten Dompu dapat menikmati hasil pertanian dengan baik bahkan juga dapat meningkatkan produktivitas pertaniannya”, harapnya.

 

 

Sementara itu Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Dr. Yudi Sastro, SP., MP menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Dompu dan seluruh jajaran Pemda Dompu yang telah mengundang hadir melaksanakan panen raya jagung.

 

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Jajaran Pemda Dompu yang telah mengundang untuk membersamai di acara panen raya jagung”, katanya.

 

Beberapa kendala yang disampaikan disampaikan Bupati Dompu, Bambang Firdaus terkait perbaikan irigasi, Dirjen menegaskan bahwa itu sudah menjadi program dan kegiatan Kementerian Pekerjaan Umum dalam mendukung ketahanan pangan.

 

Ada tiga program dari Kementerian Pekerjaan Umum yang menurut Dirjen Yudi Sastro mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yaitu Revitalisasi, Optimalisasi dan Rehabilitasi Irigasi.

 

“Apa yang disampaikan Bupati Dompu terkait kendala irigasi guna mengoptimalkan produksi pertanian di Dompu sudah diprogramakan di Kementerian Pekerjaan Umum”, ujarnya.

 

Yudi Sastro menambahkan terkait irigasi agar segera berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Pihak BWS Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk mendapatkan penanganannya.

 

Dalam kesempatan ini juga mendengar informasi Pihak Bulog yang belum beraksi menyerap produksi jagung petani, Dirjen Yudi Sastro mengungkapkan dirinya akan segera berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Pihak Bulog.

 

“Sepulang dari Dompu dengan segera saya akan berkoordinasi dengan pihak Bulog Pusat. Mudah-mudahan dari hasil komunikasi dan koordinasi nanti Pihak Bulog dengan segera menyerap Jagung Petani Dompu”, janjinya.

 

Dalam pantauan kegiatan Panen Raya Jagung berjalan aman, tertib dan lancar yang dilanjut dengan komunikasi interaktif secara online antara Bupati Dompu dengan Menteri Pertanian yang melakukan aktivitas yang sama yaitu Panen Raya Jagung di Kabupaten Sumbawa.

Penulis IW




Kadisnakestrans, Secara Simbolis, Bupati Dompu Bagikan 5.557 Kartu BPJS Bagi Pekerja Rentan Di Arena CFD

Foto, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Kesejahteraan para pekerja rentan seperti Para Petani/Buruh Tani dan Nelayan di Bumi Nggahi Rawi Pahu (Kabupaten Dompu) mendapat perhatian yang besar dari Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu.

 

Dengan mengikutkan para pekerja rentan dalam Program Jaminan dan Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan menjadi bagian dari Visi Bupati dan Wakil Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE dan Syirajuddin, SH, dalam meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Dompu khususnya.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Dompu, Nurssalam, ST, Sabtu (19/04/25) saat dikonfirmasi media ini pada agenda pembagian Kartu BPJS oleh Bupati Bambang Firdaus.

 

Menurut Nurssalam, Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu bersama Pemda Provinsi NusaTenggara Barat sangat konsen dengan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

 

“Perlindungan dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan menjadi salah satu Strategi Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022”, jelasnya

 

Nurssalam juga menyebutkan bahwa tahun ini Pemda Dompu memberikan bantuan Iuran BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 3.293 Petani/Buruh Tani dan Nelayan

 

Sementara Pemda Provinsi NTB juga memberikan bantuan Iuran sebanyak 2.264 Pekerja Rentan seperti Petani / Buruh Tani dan Nelayan.

 

“Berdasarkan angka tersebut bila ditotalkan ada sebanyak 5.557 Petani/Buruh Tani/ Nelayan dan atau Pekerja yang mendapat bantuan Iuran BPJS dari Pemerintah Daerah tahun ini”, tandasnya.

 

Lanjut, dijelaskan Nurssalam, bahwa manfaat yang diperoleh para pekerja rentan yang mengikuti Program BPJS Ketenagakerjaan, bila meninggal dunia saat sedang bekerja maka Ahli Warisnya akan diberikan santunan sebesar 42 Juta Rupiah.

 

Sedangkan manfaat lainnya adalah mengikuti Program Jaminan dan Perlindungan tersebut, namun pada saat mengalami kecelakaankerja biaya rumah sakit ditanggung BPJS Ketenagakerjaan,

 

“Dan ahli waris diberikan santunan sebesar 70 Juta Rupiah apabila Petani/Buruh Tani/Nelayan meninggal dunia karena kecelakaan kerja.”

 

Diakhir, Kadisnakestran mengatakan Kartu BPJS bagi Para Pekerja Rentan tersebut secara simbolis akan diserahkan oleh Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE di Arena CFD, Minggu (20/04/25). besok.

 

“Sesuai rencana Bupati Bambang Firdaus akan membagikan secara simbolis Kartu BPJS tersebut di Arena CFD besok Minggu”, pinta Nurssalam penuh semangat.

 

Penulis IW