Bupati Dompu Bersama Rombongan Site Visit Di Lokasi Persiapan Pembangunan Pabrik Pakan Ternak Di Suka Damai.

Foto, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, saat Site Visit di lokasi persiapan pembangunan pabrik pakan ternak di Desa Suka Damai Kecematan Manggelewa 

 

 

 

Dompu NTB, ChanelNtbNews.com – Pemerintah Kabupaten Dompu semakin gencar mendorong percepatan pembangunan pabrik pakan ternak sebagai bagian inti dari program Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT).

 

Dengan melakukan kunjungan kerja lapangan (site visit) di lokasi rencana pembangunan pabrik pakan ternak yang berlokasi di Desa Suka Damai Kecamatan Manggelewa, Kamis (30/04/2026).

 

Keguatan tersebut dihadiri langsung Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE, perwakilan Kementerian Pertanian, Kepala Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan NTB, Muhammad Riadi, S.P, M,Ec.Dev, Asisten Lingkup Setda Dompu, dan Kepala Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu beserta jajarannya.

 

Turut hadir juga, PT Berdikari, serta tim konsultan dari Boston Consulting Group (BCG) , Camat Manggelewa , Kepala Desa se Kecamatan Manggelewa serta Elemen Masyarakat Setempat.

 

Kunjungan tersebut juga secara khusus difokuskan untuk memastikan kesiapan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan pabrik pakan ternak, yang menjadi salah satu komponen vital dalam sistem perunggasan terintegrasi.

 

Sebelum sampai di lokasi, terlebih dahulu Bupati bersama Rombongan meninjau silo gudang penyimpanan jagung yang berlokasi di Desa Teka sire yakni Gudang PT Segar Indonesia dan meninjau Pelabuhan bongkar muat jagung yang terletak Desa Soro Barat Kecamatan Kempo sebagai fasilitas pendukung,

 

Dalam peninjauan tersebut, rombongan melakukan verifikasi langsung terhadap kondisi fisik lahan, aksesibilitas, ketersediaan infrastruktur pendukung seperti jalan dan sumber air, serta potensi pengembangan kawasan industri pakan yang terintegrasi dengan sektor hulu dan hilir.

 

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Dompu menegaskan bahwa pembangunan pabrik pakan ternak ini akan menjadi kunci dalam menekan biaya produksi peternak sekaligus meningkatkan kemandirian daerah dalam penyediaan pakan

 

Selama ini biaya pakan menjadi komponen terbesar dalam usaha peternakan ayam. Dengan adanya pabrik pakan di Dompu, kita harapkan distribusi lebih efisien, harga lebih stabil, dan peternak bisa lebih berdaya saing,” ujarnya.

 

Oleh karena itu, Bupati mengajak kepada seluruh stakeholder mulai dari camat, Kepala Desa serta seluruh lapisan masyarakat untuk mensuport program agar berjalan dengan optimal demi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat

 

Mulai dari camat kepala Desa serta seluruh warga masyarakat Mari kita dukung, mensuport supaya program berjalan dengan sukses, kita jaga bersama kita satukan pemahaman kita demi untuk perubahan yang lebih baik dan lebih maju kedepannya” ucap Bupati penuh harapan

 

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan kehadiran pabrik pakan ini akan memberikan dampak yang besar bagi masyarakat tani jagung dimana hasil jagung petani akan diserap langsung. Menurut Bupati harga jagung yang menjadi dinamika selama ini akan terurai dengan adanya pabrik pakan,

 

“Ini merupakan salah satu jawaban atas dinamika harga jagung kita selama ini, dengan adanya Pabrik pakan secara otomatis harga jagung akan lebih stabil sebab jagung merupakan salah satu bahan baku utama untuk pakan ternak” jelasnya.

 

Disisi lainya, Bupati mengatakan bahwa selama ini Produksi jagung kabupaten Dompu sangat berlimpah hasilnya akan tetapi tidak berdampak pada pendapatan Daerah atau kas Daerah. “Hadirnya Pabrik pakan secara otomatis akan berdampak pada pendapatan Daerah”ujarnya.

 

Foto, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi NTB, Muhamad Riadi, S.P, M.Ec.Dev. saat kunjungan dilokasi persiapan pembangunan pabrik pakan ternak di Desa Suka Damai 

 

Dikesempatan yang sama Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi NTB, Muhamad Riadi, S.P, M.Ec.Dev. menuturkan bahwa pembangunan pabrik pakan ini diharapkan mampu menjadi solusi atas kebutuhan pakan unggas yang selama ini masih bergantung pada pasokan dari luar daerah.

 

Kehadiran PT Berdikari sebagai mitra strategis diharapkan dapat mempercepat realisasi proyek tersebut sekaligus menjamin kualitas produksi pakan.” ungkapnya.

 

Namun demikian, Riadi, menekankan bahwa kebutuhan pakan di NTB tidak hanya terbatas pada unggas.

 

Untuk itu, Kadisnakeswan NTB, secara langsung meminta kepada pihak PT Berdikari agar ke depan juga mempertimbangkan pengembangan produksi pakan untuk ternak lainnya, seperti sapi, yang juga menjadi komoditas unggulan di wilayah NTB

 

Bukan hanya pakan unggas yang kami butuhkan. Kami berharap PT Berdikari dapat melihat peluang lebih luas, termasuk penyediaan pakan untuk ternak lainnya demi mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan peternak,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa kebutuhan terhadap pakan ternak ini bukan hanya menjadi keinginan masyarakat Kabupaten Dompu semata, tetapi merupakan aspirasi seluruh masyarakat NTB. Oleh karena itu, pembangunan pabrik pakan ini diharapkan dapat memberikan dampak yang merata bagi seluruh daerah di provinsi NTB.

 

Menurutnya Sebagai stakeholder utama Pemerintah Provinsi NTB berharap proyek ini dapat segera berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi para peternak serta perekonomian daerah.

 

Pabrik pakan yang direncanakan akan dirancang untuk mendukung kebutuhan pakan dalam skala besar, tidak hanya untuk Kabupaten Dompu tetapi juga berpotensi menyuplai wilayah lain di Provinsi NTB. Selain itu, pembangunan fasilitas ini juga diproyeksikan mampu menyerap tenaga kerja lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kabupaten Dompu, khususnya Manggelewa dan sekitarnya.

 

Kegiatan site visit ini menjadi langkah awal yang penting dalam memastikan bahwa pembangunan pabrik pakan dapat berjalan sesuai rencana, terintegrasi dengan program Hilirisasi Ayam Terintegrasi, serta mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor peternakan di Kabupaten Dompu.

Penulis IW