Sebagai Wujud Komitmen Berantas Narkoba Di Dompu, Tim Satresnarkoba Kembali Ringkus Terduga Pengedar Sabu Di Pekat

Foto terduga pelaku Pengedar Narkotika jenis sabu Berinisial S warga Kec Pekat Beserta BB Sabu 

 

 

ChanelNtbNews.com, Dompu, NTB – Sebagai wujud nyata dan komitmen Polres Dompu dalam memberantas narkoka di Kabupaten Dompu

 

Tdak henti-hentinya Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Dompu, Bekerja keras dalam mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah Hukum Polres Dompu,

 

Kini, Tim Satresnarkoba Polres Dompu kembali Berhasil meringkus Terduga Pengedar Narkotika jenis sabu di sebuah rumah di wilayah Kecamatan Pekat, pada hari Senin, 2 Juni 3025, sekitar pukul 02.30 Wita.

 

Dimana terduga pelaku merupakan seorang pria (27) Berinisial S, warga setempat yang masih tercatat sebagai pelajar/mahasiswa dan Ia ditangkap atas dugaan memiliki, menyimpan dan mengedarkan Narkotika golongan 1 jenis sabu

 

Berdasarkan Kronologi penangkapan tersebut, bermula dari informasi masyarakat yang melaporkan bahwa ada aktivitas yang mencurigakan di kediaman terduga pelaku, yang diduga kuat kerap dijadikan tempat transaksi narkotika.

 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H. langsung memerintahkan Tim Opsnal untuk melakukan penyelidikan intensif.

 

Setelah dilakukan pengintaian dan memastikan kebenaran informasi, sekitar pukul 01.00 Wita tim bergerak ke lokasi dengan menyamar sebagai pembeli.

 

Saat Terduga pelaku membuka pintu, tim langsung merangsek masuk dan mengamankan tersangka tanpa perlawanan.

 

Dalam rangka menjamin transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum, dua warga setempat dihadirkan sebagai saksi umum saat proses penggeledahan dan setelah membaca surat perintah di hadapan saksi dan terduga, petugas melanjutkan penggeledahan di dalam rumah tersebut

 

Hasil penggeledahan dan interogasi di tempat, terduga mengakui menyimpan narkotika jenis sabu dan menyerahkannya secara sukarela. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain:

1 buah klip berisi 6 gulung sabu

1 buah klip berisi 5 gulung sabu

1 buah klip berisi 4 gulung sabu

Total bruto 8,03 gram, netto 3,76 gram

 

Kemudian seluruh barang bukti yang dibungkus menggunakan plastik dan disimpan dalam kotak rokok yang dibalut isolasi hitam dan sekitar pukul 05.10 Wita, kegiatan penggeledahan selesai dan tim membawa terduga pelaku beserta barang bukti ke Mapolres Dompu untuk proses hukum lebih lanjut.

 

Dalam keterangannya, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas AKP Zuharis, S.H.,membenarkan terkait penangkapan narkoba tersebut.

 

“Pengungkapan ini adalah bentuk komitmen Polres Dompu dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan narkoba di wilayah hukum kami,” tegasnya.

 

Saat ini, tersangka S masih menjalani pemeriksaan intensif dan dijerat dengan pasal sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu

 

Penulis IW




Plt. Kadis Perkim Dompu, Rahmat Hidayat, SE, Beserta Jajaranya, Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 2025

Foto, Bupati Bambang Firdaus, SE dan Wakil Bupati Dompu Syirajudin, SH, Bersama Plt. Kepala Dinas Perkim Dompu, Rahmat Hidayat, SE 

 

 

ChanelNtbNews.com, Dompu, NTB – Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni. Tanggal ini merupakan momen penting dalam sejarah bangsa Indonesia, karena menandai lahirnya Pancasila sebagai dasar negara.

 

Hari Lahir Pancasila bukan hanya untuk diingat, tetapi juga untuk mengenang perjuangan para pendiri bangsa dalam merumuskan Pancasila dan menghargai jasa mereka dalam membangun fondasi bangsa.

 

Selain itu, hari ini menjadi momentum untuk memahami makna dan nilai-nilai Pancasila serta bagaimana mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai dasar negara dan landasan moral bangsa, Pancasila harus terus dijaga dan diamalkan oleh generasi penerus.

 

Pada tanggal 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidatonya yang bertajuk “Lahirnya Pancasila” dalam sidang kedua Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Dalam pidatonya, Soekarno mengemukakan gagasannya mengenai lima dasar negara, yaitu : Kebangsaan, Perikemanusiaan, Demokrasi, Keadilan Sosial, Ketuhanan Yang Maha Esa, Kelima dasar inilah yang kemudian dikenal dengan sebutan Pancasila

 

Dengan memahami sejarah dan makna Hari Lahir Pancasila, kita dapat terus menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila sebagai semangat untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, meningkatkan kesadaran untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila, serta berkontribusi dalam membangun bangsa Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

 

Maka, Lewat Momentum yang bersejarah ini, Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Dompu, Rahmat Hidayat, SE Beserta seluruh jajarannya Mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025.

 

Penulis IW




Sebagai Bentuk Tanggung Jawab, Terkait BLT 2024, Pemdes Lasi Kembalikan Kerugian Negara Ke Kas Negara

Foto, Kepala Desa Lasi Kecematan Kilo Kabupaten Dompu, Abas Hamid 

 

 

ChanelNtbNews.com, Dompu, NTB – Sebagai bentuk tanggung jawab Pemerintah Desa (Pemdes) Lasi Kecematan Kilo Kabupaten Dompu atas kelalaian dalam Pengelolaan Dana Desa (DD)

 

Karena dari hasil Audit Inspektorat Kabupaten Dompu, tahun 2025 ini, ditemukan Kerugian Negara sebesar Rp. 37.800.000.(Tiga Puluh Tujuh Delapan Ratus Ribu Rupiah) pada Penggunaan DD Tahun 2024, Desa Lasi Kecematan Kilo Kabupaten Dompu

 

Maka, Pemdes Lasi dengan segera mengembalikan Kerugian Negara tersebut melalui Bank NTB Syariah Manggelewa Cabang Dompu, Tertanggal, 27 Bulan Mei Tahun 2025

 

Hal itu disampaikan oleh, Kepala Desa Lasi, Abas Hamid pada media ChanelNtbNews Via WhatsApp, Jum’at, 30/05/25.

 

Kades, Abas Hamid Mengungkapkan bahwa LHP Inspektorat Dompu tahun ini, terdapat kerugian negara sebesar Rp. 37.800 juta, pada Program Bantuan Langsung Tunai (BLT), tahun 2024 lalu.

 

Maka, kami selaku Pemerintah Desa Lasi bertanggung jawab atas Kerugian Negara dengan mengembalikan ke kas negara, agar negara tidak dirugikan.

 

“Kami sudah kembalikan kerugian negara tersebut pada Bank NTB Syariah Manggelewa dan ada bukti pengembaliannya,” terang Kades.

 

Lanjut, Abas Hamid menegaskan bahwa Kerugian Negara ini, bukan semata-mata karena ada niat atau sengaja untuk memperkaya diri sendiri ataupun kelompok dalam penggunaan Dana Desa tersebut

 

Melainkan karena adanya kelebihan penggunaan anggaran tersebut, misalnya pembelian mesin ketinting untuk kebutuhan warga nelayan, mesin Bor dan perlengkapan alat pertanian lainnya, sehingga ditemukan Kerugian Negara,” itu semua demi Kesejahteraan warga Lasi dan Alhamdulillah kami sudah selesaikan kerugian itu,” ucapnya dengan berbesar hati.

 

Untuk itu, saya selaku Kades Lasi menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Desa Lasi khususnya, atas kelalaian kami, sehingga menyebabkan warga tidak nyaman.

 

“Insyaallah kedepannya, kami akan lebih berhati-hati dalam mengelola Dana Desa,” ujar Kades penuh tekad.

 

Penulis IW 




Diduga Pengedar Sabu, Dua Pria Digerebek Polisi Malam Hari Di Desa Doromelo

Foto, Kedua terduga pelaku, W dan RR, beserta Barang Bukti, 8 poket sabu dengan total berat bruto 2,72 gram dan netto 0,54

 

 

 

ChanelNtbNews.com, Dompu, NTB — Di malam yang sunyi Desa Doromelo, Kecamatan Manggelewa, sontak pecah oleh langkah tegas aparat kepolisian, dalam operasi Narkoba yang penuh kehati-hatian, tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dompu berhasil meringkus dua orang pria yang diduga kuat sebagai pengedar narkotika jenis sabu.

 

Penangkapan tersebut dilakukan sekitar pukul 22.00 Wita, usai aparat menerima laporan dari masyarakat yang resah atas aktivitas mencurigakan di sebuah rumah di Dusun Permata Hijau, karena diduga kerap dijadikan tempat transaksi barang haram yang merusak masa depan generasi muda.

 

Dimana kedua terduga pelaku berinisial W (33), Petani asal Desa Doromelo dan RR (26), Wiraswasta asal Desa Soriutu yang ditangkap dalam penggerebekan dramatis.

 

Saat mengetahui kedatangan aparat, keduanya sempat berupaya kabur melalui pintu samping rumah. Namun berkat strategi pengepungan dari berbagai arah, pelarian mereka berhasil digagalkan.

 

Ini bagian dari komitmen kami memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Dompu. Kami akan terus bergerak atas dasar laporan masyarakat, demi menyelamatkan anak-anak bangsa,” ungkap Kasat Narkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., melalui Kasi Humas Polres Dompu AKP Zuharis, S.H.

 

Dari hasil penggeledahan yang dilakukan secara terbuka dan disaksikan dua saksi umum, Tim Satresnarkoba menemukan sejumlah barang bukti, diantaranya, 8 poket sabu dengan total berat bruto 2,72 gram dan netto 0,54 gram, 2 unit handphone, pipet kaca, korek api yang telah dimodifikasi, uang tunai Rp915 ribu, serta klip plastik kosong yang biasa digunakan untuk mengemas sabu.

 

Modus operandi para pelaku terungkap dalam pemeriksaan awal. mereka diduga kuat merupakan bagian dari jaringan pengedar sabu yang beroperasi di wilayah Desa Lanci Jaya dan sekitarnya.

 

Kapolres Dompu, AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., dalam keterangannya yang disampaikan oleh Kasi Humas AKP Zuharis, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Dompu.

 

Kami mengapresiasi keberanian masyarakat dalam melapor. Tanpa peran aktif mereka, pengungkapan kasus seperti ini tidak akan maksimal. Kami pastikan, setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional. Narkoba adalah musuh bersama,” tegas Kapolres dalam pernyataan resminya.

 

Saat ini, kedua terduga telah diamankan di Mapolres Dompu guna proses penyidikan dan pengembangan kasus lebih lanjut.

 

Langkah cepat ini kembali menunjukkan keseriusan Polres Dompu dalam perang melawan narkotika. Lebih dari sekadar penangkapan, operasi ini menjadi sinyal bahwa aparat dan masyarakat bersatu dalam menjaga bumi Dompu dari ancaman narkoba. Di tengah tantangan yang terus berkembang, harapan akan Dompu yang bersih dan berdaya kembali menguat.

 

Penulis IW 




Tim Satresnarkoba Polres Dompu, Berhasil Amankan Seorang Mahasiswa ‘MI’ Diduga Pengedar Sabu Di Soriutu

Foto, Penggeledahan Rumah Terduga MI, seorang Mahasiswa asal Desa Soriutu Beserta Barang Bukti Shabu-shabu dengan berat Bruto: 0,58 gram, Netto: 0,05 gram

 

 

ChanelNtbNews.com, Dompu, NTB – Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dompu kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika tanpa pandang bulu

 

Dimana tim Satresnarkoba berhasil mengamankan seorang pria terduga pelaku tindak pidana narkotika di sebuah rumah di Desa Soriutu, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Rabu, 28/05/25 sekitar pukul 18.30 tadi malam

 

Diketahui Terduga berinisial MI, laki-laki berusia 26 tahun, yang berstatus sebagai pelajar/mahasiswa, diamankan bersama sejumlah barang bukti yang diduga merupakan narkotika jenis sabu.

 

Dalam keterangannya, Kasat Narkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H. melalui Kasi Humas AKP Zuharis, S.H. menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas transaksi narkotika di lokasi tersebut

 

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kasat Narkoba memerintahkan Tim Opsnal yang dipimpin langsung oleh KBO Satresnarkoba IPDA Sumaharto untuk melakukan penyelidikan hingga akhirnya dilakukan penggerebekan,” terang Kasi Humas.

 

Setelah dilakukan pengintaian dan memastikan keberadaan target, pada pukul 17.00 Wita tim langsung bergerak dan menemukan terduga MI sedang tertidur bersama pasangannya di dalam kamar.

 

Selanjutnya, dua orang saksi, yaitu KI (34) dan FC (40), diminta untuk menyaksikan proses penggeledahan. Setelah surat perintah dibacakan oleh petugas, dilakukan penggeledahan badan, tetapi tidak ditemukan barang bukti.

 

Namun beberapa saat kemudian Terduga secara kooperatif menunjukkan tempat penyimpanan sabu-sabu yang berada di dalam tas jinjing warna abu-abu di atas lemari, dan menyerahkannya kepada petugas.

 

Adapun Barang bukti yang diamankan :

– 3 (tiga) klip plastik berisi kristal bening diduga sabu

– 1 (satu) buah sedotan plastik yang telah dimodifikasi

 

Berat barang bukti Shabu-shabu : Bruto: 0,58 gram, Netto: 0,05 gram

 

Selanjutnya, sekitar pukul 20.00 Wita, seluruh rangkaian kegiatan penggeledahan dan penangkapan selesai, dan tim kemudian kembali ke Mapolres Dompu untuk proses lebih lanjut.

 

Dengan Modus operandi : Terduga MI diduga kerap melakukan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Dusun Samada, Kecamatan Manggelewa.

 

Kemudian Tim Satresnarkoba mengambil Langkah-langkah sebagai berikut:

1. Menerima laporan informasi dari masyarakat.

2. Membuat laporan polisi.

3. Melakukan interogasi awal terhadap terduga.

4. Melakukan tes urine terhadap terduga.

5. Melakukan uji laboratorium terhadap sampel barang bukti.

 

Sementara ditempat terpisah, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas mengapresiasi kerja keras anggota di lapangan serta dukungan masyarakat yang telah memberikan informasi.

 

Partisipasi masyarakat sangat kami harapkan dalam perang melawan narkoba. Jangan pernah ragu melaporkan jika mengetahui adanya indikasi peredaran narkotika di lingkungan sekitar,” tutup Kapolres Via AKP Zuharis.

 

Penulis IW 




Rakor Kesehatan Bersama Kemenkes, Bupati Dompu Harap Dukungan Pembangunan Lab, ICU Dan GKO Berstandar MOT

Foto, Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE, dan tamu undangan di acara Rakor Kesehatan Tingkat NTB di Ballroom Hotel Swiss Belcourt Kabupaten Lombok Tengah,

 

 

ChanelNtbNews.com, Dompu, NTB – Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE memaparkan secara langsung berbagai Program Perencanaan Pengembangan Pembangunan Bidang Kesehatan Kabupaten Dompu dihadapan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

 

Pemaparan Bupati tersebut disampaikan pada sesi diskusi Rapat Koordinasi Kesehatan Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2025 yang berlangsung di Ballroom Hotel Swiss Belcourt Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (28/5/2025).

 

Adapun yang disampaikan Bupati Dompu, diantaranya terkait Rencana Pengembangan Pembangunan Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Dompu.

 

Keadaan Rumah sakit kami dengan kondisi bangunan lama yang kurang terstandar, kami mengharapkan dukungan untuk pembangunan Laboraturium, ICU dan Gedung Kamar Operasi yang terstandar MOT (Modular Operation theater),” kata Bupati dalam pemaparannya.

 

Karena mengingat lokasi RSUD Dompu yang berada di jantung Kota Dompu, maka, Bupati mengharapkan adanya dukungan dana dari Kementerian Kesehatan untuk merelokasi Rumah Sakit menjadi lebih tinggi ke type B yang mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis luas dan subspesialis terbatas. “Ini agar pelayanan lebih optimal dan agar penataan kota lebih indah dan cantik,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Bupati menjelaskan bahwa Kabupaten Dompu memiliki luas wilayah sekitar 2.321 km² dengan jumlah penduduk sekitar 241 ribu jiwa, maka diharapkan kepada Kemenkes untuk membantu menganggarkan dana pengadaan Ambulance.

 

Angka rujukan pasien kami masih tinggi dengan keadaan Ambulance yg dimiliki RSUD saat ini sudah berumur dan jarak tempuh Ambulance minimal 10 jam untuk sampai RSUP NTB, maka kami harap dapat dibantu untuk pengadaan Ambulance,” ujar Bupati.

 

Menjawab harapan Bupati Dompu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menjelaskan beberapa program prioritas Kementerian Kesehatan yang berfokus pada berbagai aspek kesehatan masyarakat, termasuk transformasi kesehatan, peningkatan layanan kesehatan, dan penguatan sistem kesehatan.

 

Fokus utama kita sekarang, adalah melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, penurunan kasus TBC, jantung, Paru dan pembangunan rumah sakit di daerah terpencil,” terangnya.

 

Sementara Kemenkes sedang fokus pada layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan, sistem pembiayaan, peningkatan profesionalitas SDM kesehatan, dan teknologi kesehatan.

 

Mengingat efisiensi Anggaran Kemenkes, maka dikonsentrasikan untuk pengadaan Alkes, Obat-obatan dan peningkatan SDM dengan memberikan beasiswa anak-anak untuk belajar di sekolah kedokteran. Kalau masalah pembangunan gedung kesehatan, itu menjadi tugas tersendiri daerah,” jelas Menkes.

 

Maka, cara membangun fasilitas gedung tersebut, kata Budi Gunadi dengan melakukan peningkatkan keuntungan di Rumah Sakit Umum Daerah yang fokus pada peningkatan pendapatan, mengoptimalkan layanan dan melakukan investasi yang tepat.

 

Selain itu, penting juga untuk mengendalikan biaya dan meningkatkan efisiensi operasional,” sarannya. 

Penulis IW