Bupati Dompu Resmikan Ruang NICU BLUD RSUD, Direktur RSUD, Terus Upaya Tingkatkan Sarana Dan Prasarana Yang Dibutuhkan.

Foto, Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE, Ketua DPRD Dompu, Ir. Muttakun, Direktur RSUD Dompu, dr. Fitratul Ramadhan, Sekertaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Asisten Administrasi Umum, Kepala BKD dan PSDM, Kepala BPKAD, Kepala BPJS, Jajaran BLUD RSUD

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Bupati Bambang Firdaus, SE, meresmikan Ruang NICU Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Dompu, yang berlangsung, Kamis, 13/03/25, sekitar pukul 09.30 Wita – Selesai.

 

Hadir di acara ini Ketua DPRD, Ir. Muttakun, Sekertaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Asisten Administrasi Umum, Kepala BKD dan PSDM, Kepala BPKAD, Kepala BPJS, Jajaran BLUD RSUD dan elemen penting lainnya.

 

Dalam arahannya, Bupati Dompu, Bambang Firdaus mengungkapkan pelayanan kepada masyarakat adalah hal yang terpenting.

 

“Pelayanan menjadi kunci dalam pelaksanaan tugas dan fungsi kita”, kata Bambang Firdaus mengawali sambutannya.

 

Selanjutnya, Bambang Firdaus mengungkapkan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus maksimal. ” Mari memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat”, ajaknya.

 

Bupati Bambang Firdaus juga memberikan apresiasi kepada jajaran BLUD RSUD Kabupaten Dompu yang telah berupaya maksimal menghadirkan sarana prasarana pelayanan kesehatan yang memadai dan dibutuhkan masyarakat.

 

Untuk itu, Bupati Bambang Firdaus juga menginstruksikan kepada segenap jajaran BLUD RSUD Dompu dengan tersedianya pelayanan kesehatan yang maksimal berbagai persoalan kesehatan yang tengah dihadapi dapat dipecahkan.

 

“Layaknya dengan peningkatan berbagai fasilitas kesehatan yang ada di BLUD RSUD ini berbagai permasalahan kesehatan semisal kematian ibu dan anak yang saat ini dirasa masih tinggi dapat dicegah atau diminimalisir bukan malah semakin meningkat”, tandasnya

 

Diakhir, tidak lupa juga, Bupati Bambang Firdaus mengingatkan kepada semua OPD terutama OPD yang terkait agar dapat mensupport keberadaan BLUD RSUD sehingga terus memberikan pelayanan kesehatan yang memenuhi harapan masyarakat.

 

“Support yang baik dari OPD terkait bidang kesehatan akan membawa dampak yang baik bagi kemajuan pelayanan kesehatan yang diberikan BLUD RSUD”, tegasnya.

 

Sebelumnya Direktur BLUD RSUD, dr. Fitratul Ramadhan, Sp. Melaporkan bahwa selain terus memperbaiki pelayanan kesehatan yang diberikan juga akan berupaya untuk terus meningkatkan berbagai sarana prasarana kesehatan yang dibutuhkan.

 

“Memenuhi harapan masyarakat terkait pelayanan kesehatan BLUD RSUD Dompu akan terus memperbaiki pelayanan yang diberikan dan juga meningkatkan sarana prasarana yang dimiliki”, katanya.

 

Dalam pantauan, acara peresmian Ruang NICU BLUD RSUD berjalan aman, tertib dan lancar dilanjutkan dengan peninjauan ke ruangan pelayanan bayi.

 

Penulis IW




Demi Menjaga Kelestarian lingkungan Dan Ketertiban Hukum. Bupati Dompu, Berkomitmen Berantas Aktivitas Penggalian Pasir Ilegal

Foto, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE Di dampingi Wakil Bupati Syirajuddin, SH dan Ketua DPRD Dompu, Ir. Muttakun beserta sejumlah jajaran melakukan Sidak Penggalian Pasir Ilegal di Kecematan Pekat

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE di dampingi Wakil Bupati Syirajuddin, SH dan Ketua DPRD Ir. Muttakun beserta sejumlah jajaran nya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi penggalian pasir diduga ilegal di wilayah Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu, Rabu, 12/03/25

 

Sidak ini dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat mengenai maraknya aktivitas penggalian pasir yang diduga tidak mengantongi izin resmi yang berdampak pada kerusakan lingkungan

 

Pada Sidak tersebut, Bupati Dompu Bambang Firdaus mengungkapkan telah menemukan beberapa lokasi penggalian pasir yang dioperasikan oleh sejumlah perusahaan (PT) yang diduga belum mengantongi izin yang sah,

 

“Yakni, titik lokasi di Doro Mboha dan Ho’do Tambora.” Ungkap Bupati Dompu.

 

Bupati Dompu juga menegaskan bahwa aktivitas penggalian pasir yang ilegal tidak dapat dibiarkan karena akan merusak lingkungan dan merugikan daerah.

 

Oleh karena itu, Bupati Dompu Bambang Firadus, SE, dengan Tegas menginstruksikan kepada pemilik dari PT. tersebut untuk segera berhenti melakukan kegiatan yang menurutnya dapat merusak ekosistem alam.

 

Untuk itu, Bupati menghimbau dan meminta kepada seluruh elemen masyarakat dan institusi kepolisian setempat untuk ikut serta mengawasi dan melaporkan aktivitas penggalian pasir yang mencurigakan langsung kepada dirinya.

 

“Tidak ada pemerintah yang melarang mengelola dan mengembangkan bisnis tapi kembali lagi harus sesuai mekanisme dan pemerintah justru akan mendorong dan membantu mendapatkan perijinan sesuai aturan yang berlaku, ” kata Bupati dengan Bijak 

 

Maka, atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu, berkomitmen untuk memberantas aktivitas penggalian pasir ilegal demi menjaga kelestarian lingkungan dan ketertiban hukum.

 

“Saya tidak perduli siapa pun pemiliknya yang penting saya atas nama pemerintah untuk mengamankan dan menyelamatkan tanah air dan negara ini, kita harus bijak mengelola Alam ini,” tegas Bupati Dompu.

 

Diwaktu yang bersamaan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jufri, ST, MT mengungkapkan fakta di lokasi penggalian salah satu dari PT. tersebut ada yang memiliki ijin,

 

“Tetapi dalam kutipan surat ijin tersebut tidak sesuai dengan titik lokasi penggalian pasir yang mana lokasi nya berbeda.” Beber Abang Jufri sapaan akrabnya

 

Penulis IW




KCD Dikbud Dompu, Titik Nurhaidah, SPd Bersama Rombongan Berbagi Takjil Di Masjid Baitul Firdaus Lingkungan Ginte

Foto, KCD Dikbud Provinsi NTB Kabupaten Dompu, Titik Nurhaidah, SPd dan juga Istri Wakil Bupati Dompu Syirajudin, SH bersama Rombongan Berbagi Takjil Di Mesjid Baitul Firdaus 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Di Bulan Ramadhan yang penuh berkah, masyarakat khususnya di Kabupaten Dompu berbondong-bondong untuk ikut serta dalam berbagi takjil.

 

Hampir di sepanjang jalan, kita dapat melihat banyak pemuda dan pemudi yang dengan ikhlas memberikan takjil gratis kepada orang-orang yang sedang berpuasa, mereka tidak hanya sekadar memberi, tetapi juga berharap mendapatkan ridha Allah SWT,

 

Tentu, bukan soal siapa yang memberi atau menerima, tetapi lebih kepada semangat berbagi kebaikan Ramadhan yang dapat meningkatkan kepedulian sesama saudara seakidah.

 

Tradisi berbagi takjil ini tidak hanya dilakukan oleh pemuda-pemudi, tetapi juga oleh anak-anak, dan ibu-ibu dengan penuh semangat

 

Seperti halnya juga dilakukan oleh Nyonya Titik Nurhaidah, SPd, yang merupakan istri tercinta Wakil Bupati Dompu Syirajudin, SH, dengan semangat berbagi takjil di Kecematan Woja, Sabtu (08/03/25), beberapa hari yang lalu.

 

Ibu Wakil Bupati Dompu, yang juga menjabat KCD Dikbud Dompu Bersama Rombongan dari Kantor UPTD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB Cabang Dompu, berbagi takjil di Masjid Baitul Firdaus Lingkungan Ginte Kecamatan Woja Kabupaten Dompu.

 

Para jamaah masjid Baitul Firdaus nampak terlihat ceria dan berbahagia mendapatkan bagian takjil untuk berbuka puasa dari Ibu KCD Dikbud bersama rombongannya

 

Dalam berbagi takjil, KCD Dikbud Dompu, Titik Nurhaidah menyampaikan harapan hadirnya bulan suci ramadhan memotivasi kita semua untuk meraih nilai amal ibadah yang sebesar-besarnya.

 

“Mari memanfaatkan bulan suci ramadhan ini untuk beramal ibadah yang sebanyak-banyaknya kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa”, ajak Ibu wakil bupati dengan tulus

Penulis IW

 




Bupati Dompu Menerima Kehadiran Tim BPK NTB, Terkait Pemeriksaan LKPD Kabupaten Dompu 2024

Foto, Bupati Dompu Bambang Firdaus, Saat Menerima 9 orang Tim BPK NTB di ruang kerjanya 

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, Disampingi Sekertaris Daerah, Gatot Gunawan Perantauan Putra, SKM., M.MKes, Kepala BPKAD, Muhammad Syahroni, SP., MM, dan Plt. Inspektur Inspektorat, Hj. Daryati Kustilawati, SE. menerima kehadiran Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Nusa Tenggara Barat, di ruang kerjanya Senin (10/03/25) sekitar pukul 10.00 Wita

 

Kehadiran Tim BPK tersebut, dalam rangka melaksanakan tugas pemeriksaan terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Dompu Tahun 2024 dan Tim yang berjumlah 9 orang yang diketuai Bambang Purwanto itu akan melakukan pemeriksaan yang bersifat rutin.

 

Pada pemeriksaan awal dilakukan pada tanggal 30 Januari dan kemudian dilanjutkan tanggal 17 Pebruari 2025 sampai dengan pada tanggal 15 Maret 2025, Hal itu, berdasarkan adanya Amanat Peraturan Pemerintah Nomor : 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah,

 

Dimana Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) harus disampaikan kepada Badan Pemeriksa Keuangan paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir.

 

Kemudian setelah rampung pemeriksaan pendahuluan, Laporan Keuangan Pemerihtah Daerah (LKPD) Unaudited nanti akan diserahkan ke BPK.

 

Selanjutnya BPK akan kembali lagi untuk melakukan audit terperinci sekitar 1 bulan kemudian baru dari hasil audit ini, maka keluar OPINI terhadap Laporan Keuangan Pemda Kabupaten Dompu Tahun Anggaran 2024.

 

Dalam pemeriksaan tersebut, Bupati Dompu Bambang Firdaus menyampaikan harapan terkait LKPD Kabupaten Dompu Tahun 2024 kiranya dapat memberikan masukan, saran serta pendapatnya.

 

Karena mengingat, laporan keuangan yang memenuhi standar kewajaran, pasti akan berdampak kepada peningkatan nilai efesiensi dan efektifitas penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

 

“Oleh karenanya hendaknya BPK bisa terus membimbing mengenai penyusunan laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu sehingga Pengelolaan Keuangan Pemerintah Daerah bisa lebih baik, dan kembali meraih WTP seperti tahun-tahun sebelumnya”, harap Bambang  

 

Lanjut, dikatakan Bambang, jika nanti saat pemeriksaan ditemui ada persoalan dalam pengelolaan keuangan, kami berharap agar disampaikan sehingga bisa dituntaskan dan dibenahi dengan baik.

 

Oleh karena itu, Bambang menegaskan bahwa akan mendukung proses audit yang dilakukan BPK.“ Pemda Kabupaten Dompu akan selalu kooperatif dalam menyiapkan data atau dokumen yang dibutuhkan para auditor”, terangnya.

 

Maka, untuk kebutuhan data atau informasi yang diperlukan nanti akan saya sampaikan juga ke.Pimpinan OPD untuk juga ikut proaktif terkait pemeriksaan laporan keuangan yang berlangsung dan harus mengerti apa yang diminta.

 

 “Jika seandainya dalam pemeriksaan nanti ada OPD-OPD yang tidak kooperatif dalam menyiapkan dokumen yang diperlukan atau saat pendampingan dilapangan diharapkan secara langsung dapat disampaikan ke Sekda atau juga tidak masalah disampaikan ke saya agar bisa langsung disampaikan teguran”, ujar Bupati penuh teliti.

 

Penulis IW




Pidato Perdana Di Rapat DPRD, Bupati Dompu Ajak Seluruh Elemen Masyarakat, Bergandengan Tangan Majukan Dompu

Foto, Bupati Dompu, Bambang Firdaus SE Ketua DPRD, Ir. Muttakun pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Dompu 

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dompu menggelar Rapat Paripurna dengan agenda serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Dompu serta Penyampaian Visi-misi/pidato perdana Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE

 

Sidang Paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD, Ir. Muttakun didampingi Wakil Ketua I dan II, yang berlangsung di Aula Rapat DPRD Kabupaten Dompu, Senin, 10/03/25, sore hari.

 

Turut dihadiri segenap Anggota DPRD, Wakil Bupati, Anggota Forkopimda, Sekda, Staf Ahli Bupati, Asisten, Pimpinan OPD, Kabag Setda, Pejabat Struktural dan Fungsional, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Wanita, Insyan Pers dan elemen penting lainnya

 

Dalam Pidatonya, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk bergandengan tangan memajukan Dompu tercinta.

 

“Dan Dompu yang dibanggakan bersama ini, agar bisa lebih baik di lima tahun kedepan.” ajak Bupati Dompu mengawali pidatonya

 

Bambang Firdaus juga menuturkan bahwa tidak mungkin seorang Bambang Firdaus dan Syirajuddin mampu menyelesaikan sendiri segala persoalan di Bumi Nggahi Rawi Pahu (Kabupaten Dompu) ini.

 

“Tidak ada kehebatan dan kekuatan bahkan juga tidak ada keistimewaan dari kami berdua, baik sebagai Bupati maupun sebagai Wakil Bupati untuk mengemban amanah luar biasa yang dititipkan masyarakat ke pundak kami berdua.” ujar Bupati penuh bijak

 

Lanjut, dikatakan Bambang, Dalam memajukan Dompu di lima tahun kedepan tanpa ada dukungan dari semua elemen masyarakat Dompu khususnya semua hal yang diichtiarkan tidak akan ada artinya.

 

Namun, akan terasa ringan apa yang dikerjakan ketika semua elemen masyarakat Bumi Nggahi Rawi Pahu ini, tanpa kecuali bergandengan tangan bekerjasama dalam memajukan Dompu tercinta.

 

Untuk itu, Kata Bambang, mulai sekarang tidak ada lagi istilah pendukung nomor satu ataupun pendukung nomor dua, semuanya melebur menjadi satu kesatuan dengan tujuan yang sama membangun Dompu kearah yang lebar baik lagi,

 

“Menuju Dompu Maju untuk kesejahteraan masyarakat seutuhnya.” ungkapnya.

 

Dengan menguraikan pentingnya nilai kebersamaan saling berkolaborasi dalam membangun Dompu yang lebih baik di lima tahun kedepannya,

 

“Cua Ca’u, Sama Ngawa, Sama Ruku Dima Kadinga Na Nggahi Rawi Pahu.” tutur Bupati Bambang Firdaus dalam bahasa Bima, yang diartikan dalam bahasa Indonesia lebih dan kurangnya “Saling Sayang Menyayangi antara Satu Sama Lain, Bekerjasama Bahu Membahu, Sama Bergerak (Berinisistif) untuk Kemajuan Kabupaten Dompu.

Penulis IW




“Aksi Penanaman Pohon Pisang” Kecewa Jalan Lingkar Doro Nowa Rusak Parah, Tidak Ada Perhatian Pemerintah.

Foto, Suhardin bersama Warga Desa Nowa Melakukan Aksi Penanaman Pohon Pisang sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah yang tidak ada perhatian 

 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Himpunan Pemuda dan Masyarakat lingkar Doro Nowa Desa Nowa Kecematan Woja mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu untuk segera memperbaiki akses jalan lingkar Doro Nowa yang sudah puluhan tahun rusak parah.

 

Karena Hasil dari pada observasi Himpunan Pemuda dan Masyarakat lingkar Doro Nowa, bahwa akses jalan lingkar doro nowa sampai detik ini belum di sentuh/atensi oleh pemerintah daerah kabupaten Dompu.

 

Sehingga warga Lingkar Doro Nowa melakukan Aksi penanaman Pisang ini sebagai bentuk kekecewaan Pemuda dan masyarakat akibat tidak ada perhatian dari pemerintah Desa dan pemerintah Daerah yang sudah puluhan tahun.

 

Hal itu diungkapkan himpunan pemuda lingkar Doro Nowa, Suhardin pada awak media, usai melakukan aksi penanaman pohon Pisang di jalan lingkar Doro Nowa Desa Nowa Kecematan Woja, Senin, 10 Maret 2025

 

Suhardin mengungkapkan bahwa sampai hari ini akses jalan lingkar Doro Nowa belum ada perubahan sama sekali bahkan semakin rusak parah, karena belum ada perhatian dari Pemerintah Daerah kabupaten Dompu

 

“Karena akses jalan lingkar Doro Nowa ini sudah puluhan tahun bahkan sebelum saya lahir jalan ini masih seperti ini, belum juga disentuh sama sekali oleh pemerintah,” ungkapnya kesal.

 

Untuk itu, kami sebagai pemuda dan mahasiswa serta masyarakat yang peduli akan akses jalan lingkar Doro Nowa atau akses jalan umum, meminta kepada Pemerintah Daerah dan Ketua DPRD kabupaten Dompu agar segera diperbaiki akses jalan lingkar Doro nowa ini.

 

Sebab, pengguna jalan lingkar Doro Nowa ini, bukan saja masyarakat atau petani di Desa Nowa, tetapi juga merupakan akses jalan bagi masyarakat atau petani diuar Desa Nowa,

 

Disatu sisi terdapat puluhan rumah warga yang bermukim sejak tahun 1984, yang setiap saat selalu menggunakan jalan lingkar doro nowa, karena jalan tersebut merupakan akses yang utama,

 

Apalagi dimusim hujan, jalan lingkar Doro Nowa, hampir tidak bisa di akses oleh warga dan lebih-lebih warga yang bermukim di kaki Doro Nowa, karena berlumpur sehingga semakin parah kondisi jalan.

 

Selain itu, adanya aktifitas galian C yang diduga dilakukan CV. Bina Usaha 1, sehingga akses jalan semakin parah dan berdampak buruk terhadap petani dan lingkungan serta merusak saluran Irigasi petani.

 

Oleh karena itu, kami berharap kepada Pemerintah Daerah melalui kepemimpinan Baru, Bapak Bambang Firdaus, SE dan Syirajudin, SH, agar menjadi perhatian serius jalan lingkar Doro Nowa ini

 

“Banyak pemimpin sebelumnya yang menjanjikan perbaikan akses jalan Doro Nowa, tapi sampai sekarang tidak pernah disentuh, hanya janji semu,” ujarnya dengan nada kecewa

 

Diketahui Jalan ini merupakan bagian dari tata kota kabupaten Dompu yang menghubungkan 3 Desa yaitu Desa Nowa, Desa Bakajaya dan Desa Matua

Penulis Tim CNNEWS