Polres Dompu Bersama Distanbun Resmi Tandatangani MOU Dan SOP Ketahanan Pangan Tahun 2025

Foto, Kapolres Dompu, AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K.,dan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Sahrul Ramadhan, SP, saat penandatanganan MOU dan SOP Standar Ketahanan Pangan di lobi Polres Dompu 

 

 

 

ChanelNtbNews.com, Dompu, NTB – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045,

 

Polres Dompu bersama Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Dompu resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Ketahanan Pangan Tahun 2025.

 

Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani oleh Kapolres Dompu, AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K.,dan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Sahrul Ramadhan, SP, yang berlangsung di lobi Polres Dompu, Senin, 16/06/25

 

Penandatanganan tersebut sebagai bentuk sinergi antar-lembaga dalam mendukung swasembada pangan dan pengamanan sektor pertanian.

 

Dalam keterangannya, Kasi Humas Polres Dompu, AKP Zuharis, S.H,.menjelaskan bahwa kerja sama ini menandai komitmen institusi Polri untuk turut ambil bagian dalam penguatan sistem ketahanan pangan di daerah, khususnya dalam hal pendampingan, pengawasan distribusi, hingga penanganan potensi gangguan keamanan di sektor pertanian.

 

“Penandatanganan MoU ini menjadi bukti nyata bahwa Polres Dompu siap berperan aktif dalam menjaga stabilitas sektor pangan, termasuk mendukung program-program pertanian strategis di wilayah Dompu,” ujar AKP Zuharis.

 

Lebih lanjut disampaikan, kesepakatan ini merupakan langkah awal menuju sinergitas jangka panjang antara Polres dan instansi pertanian. Fokus utama akan diarahkan pada penguatan pengawasan distribusi hasil pertanian, perlindungan petani dari praktik ilegal, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketahanan pangan berkelanjutan.

 

Maka, Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan Kabupaten Dompu dapat menjadi salah satu daerah percontohan dalam penerapan program ketahanan pangan yang terintegrasi antara unsur pemerintah dan aparat keamanan.

 

Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan penuh semangat kolaboratif antara kedua institusi.

 

Penulis IW




Dimomen Musrembang RPJMD 2025-2029, Bupati ‘BBF’ : Kabupaten Dompu Ditetapkan Sebagai Kawasan Komoditas Unggulan

Keterangan Gambar : Bupati Dompu Bambang Firdaus SE. (BBF), pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025 – 2029 

 

 

ChanelNtbNews.com, Dompu, NTB – Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu melalui Bappeda dan Litbang melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025 – 2029.

 

Acara Musrembang dibuka secara resmi oleh Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, yang berlangsung di Aula Pendopo Bupati, Senin (16/06/25), sekitar pukul 07.00 Wita – Selesai.

 

Hadir dalam acara tersebut, diantaranya, Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, SE, Ketua DPRD, Ir. Mutakun, Wakil Ketua DPRD, Kurniawan Ramadhan, SE., ME, Anggota Forkopimda.

 

Turut hadir juga, Sekda, Asisten, Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD, Kabag Setda, Camat, Tokoh Agama, Tokoh Mayarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Wanita, Organisasi Sosial Masyarakat / Lembaga Swadaya Masyarakat, dan elemen pentingnya.

 

Dalam sambutannya, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE mengungkapkan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 bahwa Bupati dan Wakil Bupati wajib menyusun Dokumen RPJMD yang merupakan Dokumen Wajib Perencanaan Daerah sebagai Pedoman Pelaksanaan Pembangunan Lima Tahun kedepan yang memuat Visi dan Misi.

 

“Kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati Dompu Periode 2025-2030 mengusung Visi mewujudkan Kabupaten Dompu yang Maju, Sejahtera, Religius, Berkeadilan dan Berbudaya”, katanya.

 

Menurut Bupati Bambang Firdaus pelaksanaan Visi dan Misi diturunkan kedalam tujuan dan sasaran pembangunan daerah yang akan dijadikan sebagai ukuran keberhasilan pencapaian Visi Misi Daerah.

 

“Dalam pencapaian Visi dan Misi tersebut telah tersusun arah kebijakan yang akan dilaksanakan selama lima tahun kedepan”, tuturnya.

 

Lebih lanjut disampaikan Bupati Bambang Firdaus dalam arah pembangunan kewilayahan rencana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2025-2029, Kabupaten Dompu ditetapkan sebagai kawasan komoditas unggulan yaitu komoditas perkebunan, peternakan, pengembangan sentra berbasis perikanan tangkap dan kawasan pangan lokal.

 

Komoditas tersebut merupakan potensi unggulan yang mendominasi dan menopang pertumbuhan ekonomi daerah selama ini. untuk itu pengelolaan terhadap berbagai komoditas tersebut perlu terus ditingkatkan.

 

Karena Perekonomian Kabupaten Dompu selama lima tahun terakhir bergerak lamban dan untuk menggerakan perekonomian daerah direncanakan penguatan pada sektor hulu pertanian dan perikanan berupa penyediaan sarana dan prasarana pendukung, penguatan kelembagaan dan kapasitas petani dan nelayan, penyediaan bibit/benih murah dan berkualitas sehingga akan meningkatkan produksi yang disertai dengan hilirisasi berupa peningkatan nilai tambah pengolahan dan industrialisasi.

 

Adapun sektor pariwisata akan dilakukan peningkatan promosi dan kerjasama pariwisata, penataan dan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan, penyediaan sarana dan prasarana pendukung pariwisata yang berkualitas dan peningkatan event wisata yang dikolaborasikan dengan atraksi budaya.

 

Disamping itu para pelaku UMKM, IKM dan ekonomi kreatif memiliki andil dalam menggerakan roda perekonomian daerah. untuk itu pendampingan terhadap para pelaku usaha dilakukan melalui peningkatan kapasitas, fasilitasi permodalan serta bantuan sarana dan prasarana usaha akan disiapkan berikut lokasi-lokasi strategis bagi para pelaku usaha tersebut untuk mengembangkan usahanya.

 

Selanjutnya peningkatan investasi perlu terus diupayakan dengan penyediaan regulasi tata ruang wilayah yang pro terhadap investasi berusaha, peningkatan kualitas pelayanan publik, meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur dasar daerah seperti konektivitas, air bersih, sanitasi, persampahan dan transportasi.

 

“Seluruh rencana tersebut dipercaya akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah menjadi 8,5 persen yang diikuti dengan penurunan angka kemiskinan menjadi 8,60 persen dan kemiskinan ekstrim menjadi 0 persen pada tahun 2029”, ujarnya penuh semangat.

 

Bupati Bambang Firdaus juga menjelaskan tingkat pengangguran terbuka akan ditekan sampai 2,18 persen, adapun tingkat kesenjangan akan diturunkan sampai 0,277 poin, sedangkan ipm akan meningkat menjadi 76,5 poin yang disertai dengan peningkatan indeks kualitas lingkungan hidup menjadi 68,18 persen pada tahun 2029.

 

“Untuk mewujudkan rencana besar tersebut, RPJMD Kabupaten Dompu tahun 2025-2029 yang merupakan peta jalan pembangunan lima tahun kedepan telah menetapkan visi yang ingin dicapai melalui 4 misi pembangunan, 12 sasaran strategis daerah dan 6 program unggulan.” paparnya

 

“Periode RPJMD ini merupakan tahap pertama dari 4 tahapan pembangunan menuju Dompu Emas di tahun 2045 sesuai dengan RPJMN tahun 2025-2045 yang merupakan bagian dari ekosistem Perencanaan Jangka Panjang NTB maupun nasional sehingga bersifat imperatif”, terangnya.

 

Berikutnya Bupati Bambang Firdaus dalam kesempatan ini juga menegaskan dalam 4 bulan kepemimpinan kami bersama Wakil Bupati, kami telah menyiapkan fondasi pembangunan jangka panjang melalui penataan SDM Birokrasi dengan meningkatkan disiplin serta kinerja aparatur, mengembalikan kearifan lokal dalam kurikulum pendidikan, menetapkan gerakan kebersihan semesta, mulai membenahi penerangan jalan serta menyiapkan pakaian sekolah gratis bagi siswa/siswi baru pada tingkat SD dan SMP.

 

Diungkapkan lagi dari sisi penyusunan Dokumen RPJMD Kabupaten Dompu tahun 2026, Musrenbang hari ini menyokong tema:

 

”Mewujudkan Dompu Maju melalui Peningkatan Daya Saing SDM, Produktivitas Ekonomi dan Infrastruktur berkualitas serta birokrasi yang inovatif dan melayani” tuturnya

 

Tema ini menyiratkan makna bahwa ikhtiar menuju dompu maju ditempuh melalui tersedianya sdm yang berdaya saing, ekonomi yang tumbuh dan merata, tersedianya infrastruktur yang berkualitas yang ditopang oleh mesin birokrasi yang inovatif dan melayani.

 

Kepada Para Pimpinan Perangkat Daerah agar memperhatikan dan menyimak dengan serius seluruh arah kebijakan untuk diturunkan kedalam rencana strategis perangkat daerah masing-masing.

 

Untuk itu, Saya juga mengingatkan, berbagai program prioritas yang pernah kami janjikan agar dipastikan masuk dalam perencanaan strategis perangkat daerah. Seperti Reformasi Birokrasi, Dompu Satu Data, Pakaian Seragam Sekolah Gratis, Peningkatan Mutu Guru, Pelaksanaan Pendidikan Karakter dan Muatan Lokal termasuk Literasi Alquran atau Dompu Mengaji, Beasiswa Kedokteran bagi Hafidz, Jaminan Kesehatan Masyarakat, Bantuan Benih Jagung Berkualitas, Asuransi Petani, Agro Industri, Penguatan IKM dan UMKM, Koperasi Tani yang bertrasnformasi menjadi Koperasi Merah Putih, Peningkatan Kunjungan Wisatawan, Revitalisasi Irigasi dan Sumber Air, Penataan Kota melalui Gerakan Semesta Kebersihan serta Peningkatan Infrastruktur Pedesaan.

 

“Seluruh program itu adalah janji politik kami dan harus menjadi konsen untuk dilaksanakan dalam lima tahun kedepan”, tegasnya.

 

Kemudian Bupati Bambang Firdaus menyampaikan harapannya agar berbagai arah kebijakan yang telah tersusun didalam Rancangan RPJMD dapat dibahas dan ditemukan kesepakatan bagi para pihak dalam forum ini, sehingga muatan dalam Rpjmd menjadi kompleks dan berkualitas.

 

“Saya percaya bapak ibu yang hadir dalam forum ini memiliki pandangan yang beragam terkait arah kebijakan pembangunan daerah. Untuk itu harapan saya diskusi ini dapat berjalan dengan baik dan fokus untuk menghasilkan sebuah dokumen perencanaan yang berkualitas dalam upaya mewujudkan Dompu maju”, harapnya.

 

Dalam pantauan acara pembukaan Musrembang RPJMD berjalan aman, tertib dan lancar diawali dengan penyerahan tropi bagi para inovator terbaik dan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Bappenas, Bappeda NTB dan narasumber diakhiri dengan penandatanganan dokumen RPJMD 2025-2029, serta diskusi dan tanya jawab. (ADV)

 

Penulis IW




Korlap ARM, Desak Bupati Copot Setda Dompu Diduga Menerima Suap Fee Proyek 160 Juta Tahun 2024, Setda Bantah Tidak Pernah Terima Fee Proyek.

Foto, Korlap ARM Kabupaten Dompu, Surio Sulistio dan Bukti Transfer uang sebesar Rp. 160 juta fee proyek

 

 

ChanelNtbNews.com, Dompu, NTB – Korupsi adalah penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan, organisasi, yayasan, dan sebagainya) untuk keuntungan pribadi atau orang lain.

 

Korupsi juga merupakan salah satu permasalahan serius yang dihadapi oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Tindakan korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berdampak luas pada berbagai aspek kehidupan masyarakat.

 

Sehingga Tindakan korupsi tidak terbatas pada sektor pemerintahan saja, tetapi juga dapat terjadi di sektor swasta atau organisasi non-pemerintah.

 

Dan Korupsi memiliki berbagai bentuk dan manifestasi. Berdasarkan Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Indonesia, terdapat setidaknya 30 jenis tindak pidana korupsi yang dapat dikelompokkan menjadi tujuh kategori utama, meliputi : Kerugian Keuangan Negara, Suap Menyuap, Penggelapan dalam jabatan, Pemerasan, Perbuatan Curang, Benturan kepentingan dalam pengadaan dan Gratifikasi

 

Seperti halnya kasus dugaan suap menyuap yang melibatkan oknum Sekda Dompu terhadap sejumlah Proyek di Kabupaten Dompu Tahun 2024 lalu.

 

Dimana oknum Sekda Dompu diduga kuat telah menerima fee proyek sebesar Rp. 160 juta, dari oknum yang mendapatkan Proyek tersebut

 

Dibuktikan Dengan Selipan Transfer Uang Sejumlah Rp. 110.000.000 dan Rp. 50.000.000. dua kali Tranfer Total Keseluruhan Transfer Rp. 160.000.000.,

 

Dengan modus operandi memanfaatkan supir pribadinya yang merupakan Iparnya oknum Sekda itu sendiri diduga sebagai penerima fee proyek tersebut, berdasarkan Perintah Oknum Sekda yang merupakan pejabat negara di pemerintah Daerah kabupaten Dompu

 

Hal tersebut dilakukan agar oknum sekda terhindar dari dugaan Kejahatan suap meyuap yang bertentangan dengan UU Nomor 31. Tahun 1999. Tentang Pemberantasan Kejahatan Tindak Pidana Korupsi.

 

Hal itu disampaikan oleh Kordinator ARM. Kab. Dompu. Surio Sulistio. Pada Media Canel NTB NEWS, dikediamannya. Ling. Renda. Kel. Simpasai. Kec. Woja. Rabu, 11/06/25

 

Surio Sulistio. Mengungkapkan bahwa telah terjadi Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dan Jabatan oleh Oknum Sekda Dompu yang diduga kuat telah menerima Suap Fee Proyek Sebesar Rp. 160.000.000.

 

“Oknum Setda dengan Siasat Jahat dan Bejat memperalat Sopir Pribadinya sekaligus Iparnya Sendiri yang berinisial RY. untuk menerima Fee Proyek tersebut,” ungkap surio dengan nada tegas

 

Karena menurutnya, modus itu dilakukan agar kejahatannya tidak terungkap dan terlibat dalam dugaan Kejahatan Suap Menyuap Fee Proyek. sehingga Lolos dari Jeratan Hukum.

 

“Begitu bejatnya oknum sekda itu mengkambing hitamkan iparnya sendiri, untuk keuntungan pribadi,” beber surio.

 

Oleh sebab itu, Kami Pemuda yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat ( ARM ). Mendesak Bupati Dompu agar segera mengeluarkan Rekomendasi dan Berkoordinasi dengan MENDAGRI, untuk Pencopotan / Pemecatan Secara Tidak Terhormat terhadap Oknum Sekda Dompu. yang telah melakukan Dugaan Kejahatan Luar biasa ( Oldenarek Kream ).

 

Selain itu juga, kata Surio, dalam waktu dekat ini akan melaporkan Oknum Sekda tersebut ke Polda NTB atas dugaan suap menyuap fee proyek yang mengarah pada dugaan tindak pidana korupsi

 

“Kami sudah berkordinasi langsung dengan Ditreskrimsus Polda NTB. terkait laporan tersebut,” ujar Rio serius

 

Hal tersebut, dibantah Setda Dompu, bahwa dirinya tidak pernah menerima uang fee proyek itu, apalagi menyuruh orang untuk menerima uang tersebut

 

“Kok, begitu gampang orang yang punya uang itu serahkan ke Ryan dengan nilai yang banyak, 50 juta n 110 juta, tanpa ada konfirmasi dulu ke saya,” jelasnya, saat dikonfirmasi awak media via WhatsApp, kamis, (12/06/25) kemarin.

 

Apabila uang tersebut atas suruhan ataupun ada janji dari saya, kapan anda tau kalau saya main proyek” di setda apa ada proyek yang saya kerjakan? lebih-lebih sampai suruh orabg lain,” katanya.

 

Oleh karena itu, Kata Setda terkait fee proyek yang dimaksud, tidak ada kaitannya dengan saya, karena itu urusan pribadi Ryan dan Mita, maka mereka itulah yang bertanggung jawab.

 

“Jangan kaitkan dengan saya, karena dia itu, hanya sopir mobdis sekda saat itu, jadi tanyakan langsung ke dianya,” tegasnya.

 

Setda juga menyarankan kepada awak media untuk mengkonfirmasi langsung ke Mita dan Rian serta kakaknya maupun ortunya tentang uang itu,” aliran uang itu kemana saja, apa ada dia serahkan ke saya? pungkasnya

 

Karena memang saya sudah konfirmasi ke kakaknya Dian, bahwa uang tersebut sudah sebagian dikembalikan ke yang punya uang sedangkan sisanya masih menunggu jual asetnya,

 

“Jadi, sampe hari ini, si Mita itu nggak pernah datangi saya, apabila uang itu atas suruhan saya,” jelas Setda.

 

Penulis Tim CNN




Cegah Kecelakaan Dan Judi Jalanan, Polsek Kota Gerak Cepat Sikapi Balap Liar Marak Terjadi Di Dompu 

Foto, Kapolsek Kota Dompu, IPDA Ade Helmi, S.H, Beserta Anggota, saat Melakukan Patroli Balap Liar dan Judi Jalanan yang marak di Dompu 

 

 

 

Chanelntbnews.com, Dompu, NTB – Jajaran Polsek Kota Dompu kembali bergerak cepat menyikapi keresahan warga terhadap maraknya aksi balap liar di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu.

 

Dengan melaksanakan Patroli Cipta Kondisi menyasar lokasi rawan aksi ugal-ugalan remaja di jalan raya, pada Rabu malam, 11 Juni 2025, sekitar pukul 21.00 Wita hingga pukul 23.30 Wita,

 

Patroli ini, Dipimpin langsung Kapolsek Dompu, IPDA Ade Helmi, S.H., dengan melibatkan personel AIPTU Taufikurrahman, AIPDA Sirjono, AIPDA Khairil, dan AIPDA Putra Jayadi. Tiga titik utama jadi fokus: Kelurahan Bali Satu, Jalan Baru Karijawa, dan Kelurahan Kandai Satu.

 

Dalam Keterangan, Kapolsek Dompu melalui Kasi Humas Polres Dompu, AKP Zuharis, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai respons cepat atas laporan masyarakat.

 

Aksi balap liar ini kerap meresahkan warga karena disertai taruhan yang mengarah pada praktik perjudian. Bahkan malam itu juga kami menerima laporan dari Bapak Adit, pemilik Toko Kurma dan Hijab, bahwa di depan SMAN 2 Dompu terdapat kerumunan remaja yang diduga hendak melakukan trek-trekan motor. Tim langsung mengarah ke lokasi dan melakukan pembubaran,” ujar AKP Zuharis.

 

Lanjut, Menurutnya, balap liar tidak hanya melanggar hukum lalu lintas, tapi juga rawan memicu kecelakaan dan konflik sosial. Apalagi kegiatan ini marak saat malam hari, khususnya akhir pekan atau hari libur.

 

Dimana Patroli ini bertujuan untuk menekan potensi gangguan keamanan serta memberi rasa aman bagi masyarakat.

 

Selain tindakan preventif, pihak Polsek Dompu juga mengimbau kepada para remaja untuk tidak terlibat dalam aktivitas membahayakan tersebut serta meminta peran aktif para orang tua dalam pengawasan.

 

Kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan terkendali. Polsek Dompu memastikan akan terus menggencarkan patroli serupa demi menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah hukumnya.

 

Penulis IW 




Tim Satresnarkoba Polres Dompu Berhasil Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Banggo,

Foto, Terduga Pengedar Sabu MZ, beserta BB sabu, dengan berat Bruto: 0,32 gram/Netto: 0,02 gram

 

 

 

ChanelNtbNews.com, Dompu, NTB – Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dompu kembali mencatatkan keberhasilan dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Dompu.

 

Dengan meringkus seorang pria berinisial MZ (25), Warga Desa Banggo, Kecamatan Manggelewa yang diduga kuat merupakan Pengedar Narkoba beserta sejumlah barang bukti jenis sabu

 

Dalam Keterangan resmi yang disampaikan oleh Kasat Narkoba IPTU Rahmadun Siswadi, S.H. melalui Kasi Humas Polres Dompu AKP Zuharis, S.H., Mengungkapkan bahwa penangkapan yang dilakukan pada, Senin malam, 9 Juni 2025 sekitar pukul 21.30 WITA di sebuah rumah yang beralamat di Dusun Ta’a Paju, Desa Banggo, Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu

 

Sedangkan Identitas Terduga pelaku di ketahui berinisial MZ (25) asal Desa Banggo, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu,” jelasnya 

 

Berdasarkan Kronologis Penangkapan, berawal dari adanya informasi dari masyarakat yang mencurigai karena adanya aktivitas jual beli narkotika di wilayah tersebut,

 

Oleh karena itu, Kasat Resnarkoba memerintahkan langsung Tim Opsnal untuk segera melakukan penyelidikan. Sekitar pukul 21.30 WITA, tim berhasil memastikan keberadaan target yang sedang duduk di pinggir jalan di samping rumahnya.

 

Ketika hendak diamankan, terduga sempat melakukan perlawanan. Namun, berkat kesigapan personel, terduga berhasil dikendalikan,” jelas Kasi Humas.

 

Beberapa menit kemudian, personel Polsek Manggelewa yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Manggelewa IPDA Yadhulul Muslihin tiba di lokasi untuk membantu pengamanan.

 

Penggeledahan badan tidak menemukan narkotika, namun dari saku celana terduga diamankan :

– 2 buah korek api gas

– 1 unit HP Samsung warna silver

 

Selanjutnya, Tim melakukan penggeledahan di rumah terduga yang disaksikan oleh dua warga sebagai saksi. Dari hasil penggeledahan rumah, tim menemukan:

 

– 1 gulung plastik klip transparan berisi kristal bening diduga sabu

– 1 gulung plastik klip transparan kosong

– 1 plastik klip transparan kosong

– 1 buah gunting

-2 buah sekop dari sedotan

– 1 buah bong alat hisap

– 1 tutupan botol bong

– 1 buah korek api gas

 

Sementara Barang Bukti Narkotika : Bruto: 0,32 gram/Netto: 0,02 gram

 

Sedangkan Modus Operandi Terduga MZ diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu yang beroperasi di wilayah Kecamatan Manggelewa. Ia menyimpan barang bukti di dalam rumahnya untuk menghindari pengawasan.

 

Setelah proses pengamanan dan penggeledahan selesai sekitar pukul 23.00 WITA, terduga bersama barang bukti dibawa ke Mapolres Dompu guna proses penyidikan lebih lanjut.

 

Kami mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi. Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika hingga ke akar-akarnya,” tegas Kasi Humas AKP Zuharis, S.H.

Demikian RILISAN RESMI – HUMAS POLRES DOMPU.

Penulis IW




Momentum Sholat Idul Adha, Bupati Dompu, Produktivitas Populasi Ternak di Kabupaten Dompu Tahun 2025 Meningkat

Foto, Bupati Dompu, Bambang Firdaus SE, Saat Melaksanakan Sholat Idul Adha Bersama di Lapangan Beringin Dompu

 

 

 

ChanelNtbNews.com, Dompu, NTB – Pada momentum Sholat Idul Adha, di lapangan beringin Dompu, Jum’at, (06/06/25 Bupati Dompu menginformasikan kepada seluruh masyarakat Dompu,

 

Bahwa Produktivitas Populasi Ternak di Kabupaten Dompu Tahun 2025 mengalami peningkatan yang cukup signifikan, terutama Sapi Potong

 

Dan untuk Hewan Kurban di kabupaten Dompu semuanya sehat, karena sudah dilakukan Vaksinasi Oleh Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu

 

Dalam Sambutannya, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE menjelaskan Idul Adha ini bermakna suatu keteladanan dari Nabi Ibrahim Alaihissalam, merupakan pesan simbolik agama, yang menunjukkan ketaqwaan, keikhlasan, dan kepasrahan seorang hamba yaitu Nabi Ibrahim Alaihissalam pada titah sang penciptanya.

 

Oleh sebab itu, Esensi dari Idul Adha ini merupakan momentum untuk memperbaiki hubungan, baik sesama manusia dan hubungan dengan Allah SWT.

 

“Inilah hari besar kemanusiaan dan keimanan, yang ditandai dengan syi’ar penyembelihan hewan kurban, untuk mengenang peristiwa pengorbanan Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam.” katanya.

 

Lanjut, Bupati Dompu menyampaikan kepada masyarakat Kabupaten Dompu, dalam suasana Idhul Adha ini, agar tidak perlu khawatir dalam berkurban, dan memakan dagingnya, karena hewan qurban di Kabupaten Dompu sudah terbebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan penyakit lainnya.

 

DiKarenan Pemerintah Kabupaten Dompu, telah melaksanakan kegiatan vaksinasi kepada semua hewan ternak di daerah ini.

 

” Untuk hewan ternak yang datang dari luar daerah, telah dilakukan screaning di pos-pos pengawasan keluar masuk ternak dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara intensif dan penyemprotan disinvektan.” ungkap Bupati Bambang Firdaus dengan yakin

 

Disatu sisi, kata Bupati, Bambang Firdaus, di tahun ini produktivitas populasi ternak di daerah ini terutama sapi potong mengalami peningkatan.

 

Dengan jumlah pengeluaran ternak potong asal Kabupaten Dompu tahun 2024 lalu sejumlah 11.000 ekor dibandingkan tahun 2025 ini, meningkat menjadi 12.000 ekor,

 

“Alhamdulillah beberapa hari yang lalu telah dilakukan pengiriman ke luar daerah melalui jalur darat dan tol laut dengan tujuan Kalimantan, DKI Jakarta dan Jawa Barat.” jelasnya.

 

Diakhir, Bupati Dompu, menuturkan bahwa

Semua usaha dan kerja keras ini, menjadi bagian dari pengembangan sektor peternakan di daerah kita,

 

“Salah satu langkah meningkatkan pertumbuhan dan memperkuat struktur ekonomi yang bermuara kepada kesejahteraan masyarakat.” ujarnya sambutannya

 

Penulis IW