Dikeluarkannya Surat Penertiban Atas Tanah Milik Pemda, Warga Dan Ketua BPD, Minta Bupati Dompu Agar Kades Jala Diberi Sanksi Tegas.

Foto, Warga, Sahbudin dan Ketua BPD Desa Jala, Hasanuddin.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Terjawab sudah status tanah milik Pemda Kabupaten Dompu yang berlokasi di Dusun Bahari Desa Jala Kecematan Hu’u, seluas 15.230.m2 (Lima Belas Ribu Dua Ratus Tiga Puluh Meter Persegi) yang selama ini menjadi polemik antara warga dan Pemerintah Desa Jala.

 

Karena Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu telah mengeluarkan Surat Penertiban atas tanah tersebut.

 

Dibuktikan Dengan Surat Penertiban Tanah Milik Pemerintah Daerah, Nomor : 100.3.11.2/102/KUM/2025. yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Gatot Gunawan Perantauan Putra, tertanggal, 24 Juni 2025.

 

Hal ini menjadi dasar hukum atas kejelasan status tanah tersebut, karena sebelumnya, BPD Desa Jala dan salah seorang warga menduga kuat bahwa Pemerintah Desa Jala telah Mengalih Fungsikan Tanah Milik Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu tanpa seijin Bupati Dompu, seperti pada pemberitaan sebelumnya, melalui media ChanelNtbNews,

 

Dalam surat penertiban disebutkan bahwa terhadap tanah tersebut agar tidak digunakan untuk pembangunan rumah oleh warga dan Pembangunan Fasilitas Umum oleh Pemerintah Desa Jala.

 

Menanggapi persoalan tersebut, Warga Desa Jala, Sahbudin, mengungkapkan dalam persoalan tanah milik pemerintah Daerah kabupaten Dompu tersebut.

 

Kades Jala yang diduga dengan sengaja telah menyalahgunakan wewenang dan melawan hak dengan membangun Fisik Infrastruktur Permanen di Atas Tanah Aset Daerah tersebut,” ungkap Sahbudin 

 

Foto, Sahbudin Bersama Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE 

 

Untuk itu, Sahbudin menekankan bahwa persoalan itu wajib Kepala Desa Jala diaudit khusus dan diperiksa bahkan di proses secara hukum.

 

Jadi Kepala Desa Jala harus segera diaudit dan proses hukum atas dugaan mengalihfungsikan tanah milik Pemda Dompu,” tegas Sahbudin.

 

Sementara itu, Ketua BPD Desa Jala, Hasanuddin meminta kepada Bupati Dompu selaku kepala daerah yang memiliki hak hukum atas pengelolaan, pemanfaatan dan perlindungan hukum atas Aset Negara/Daerah tersebut, maka wajib memberikan sanksi berat Kepada Kades Jala.

 

Demi tegaknya hukum dan Sistem Pemerintahan yang baik serta tata kelola birokrasi yang benar dan Bertanggung jawab menurut ketentuan hukum

 

Dan tidak ada lagi alasan untuk tidak memberikan sikap tegas terhadap Kades yang melanggar hukum dan sangat merugikan anggaran negara serta Kesejahtera’an nasyarakat,” tegas Ketua BPD dengan lantang.

 

Sementara, sampai berita ini ditayangkan, Kades Jala belum dapat dimintai keterangannya.

 

Penulis Tim CNN 




Kenali Picky Eater dan Dampaknya Bagi Tumbuh Kembang Anak

Foto, Ahli Muda Pranata Hubungan Masyarakat (Humas) Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Dompu

 

 

Oleh: Firmansyah…..

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Pada Umumnya Orang tua khususnya para ibu muda (Imud) perlu mengetahui bahwa kecukupan asupan zat makanan dari buah hati tidak selamanya dipengaruhi oleh ketersediaan bahan pangan yang serba lengkap.

 

Karena Pola makan yang teratur maupun tidak teratur dari anak juga ikut berpengaruh yang signifikan terhadap tumbuh kembangnya.

 

Untuk mengetahui secara mendalam terkait pola makan anak akan memberi keuntungan bagi para ibu muda mencukupi cakupan bahan nutrisi, protein dan zat lainnya yang dibutuhkan anak untuk tumbuh kembang.

 

Jadi, Saat pola makan anak tidak mampu dipahami dengan baik oleh orang tua akan menjadi permasalahan tersendiri bahkan berdampak tidak maksimalnya tumbuh dan kembang anak.

 

Maka, agar anak mengalami tumbuh kembang sesuai harapan harus dipastikan orang tua mengetahui dan memahami pola makan anak.

 

Sehingga Anak dengan pola makan yang teratur dan bervariasi memberikan kemungkinan mengalami tumbuhkembang yang baik sesuai harapan.

 

Begitu pula sebaliknya anak dengan pola makan tidak teratur berdampak buruk bagi tumbuh kembang disebabkan kurangnya asupan gizi, protein dan zat lainnya yang dibutuhkan.

 

Namun, ada istilah yang perlu diketahui dan dipahami orang tua khususnya para ibu-ibu muda yang berkaitan dengan pola makan anak. Adapun istilah tersebut dikenal dengan Picky Eater.

 

Picky eater adalah istilah untuk orang yang sangat pilih-pilih makanan, terutama anak-anak, yang menolak beberapa jenis makanan atau enggan mencoba makanan baru karena berbagai alasan seperti rasa, tekstur, atau warna.

 

Dimana Perilaku Picky Eater bisa menjadi fase normal pertumbuhan, tetapi juga bisa berlanjut dan memengaruhi asupan gizi anak jika tidak diatasi dengan baik.

 

Semisal perilaku picky eater tersebut anak hanya maunya makan makanan sosis saja namun menolak makanan yang lain yang disuguhkan orang tua.

 

Bila kebiasaan pola makan dimaksud tidak dialihkan agar anak juga ikut menyukai makanan yang lain sebagai variasinya akan berdampak yang tidak baik bagi anak untuk tumbuhkembang secara normal.

 

Agar picky eater tidak menjadi pola kebiasaan yang tetap yang membuat cakupan gizi, kalori ataupun protein anak tidak tercukupi dengan baik yang membuat tumbuhkembang anak terkendala orang tua harus bisa mengantisipasi dengan mengalihkan perhatian anak.

 

Perhatian anak yang dialihkan itu adalah bagaimana mereka juga ikut menyukai makanan ataupun minuman lainnya yang kandungan zatnya juga dibutuhkan tubuh untuk tumbuhkembang baik.

 

Demikian, mudah-mudahan ada manfaatnya pencerahan ini untuk memberikan ruang yang baik bagi buah hati kita bisa mengalami tumbuh dan kembang secara normal sesuai harapan.

 

Tim CNN 




SMKN 1 Dompu Sukses Raih 3 Medali Emas Dan 2 Medali Perunggu Di Championship NTB 

Foto, Atlet Pencak Silat SMKN 1 Dompu Yang sukses menorehkan 3 Medali Emas dan 2 Perunggu di Championship NTB di Mataram 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – SMKN 1 Dompu Sukses meraih 3 Medali Emas dan 2 Medali Perunggu di Championship NTB yang berlangsung di Gelaganggang Pemuda Mataram, beberapa waktu yang lalu.

 

Kejuaraan Pencak Silat Tingkat pelajar se-NTB ini diadakan oleh Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia) IPSI Provinsi NTB, dalam rangka memperingati Hari Sumpah tahun 2025.

 

Kepada media, Kepsek SMKN 1 Dompu, Faturahman, ST, mengatakan baru-baru ini siswa-siswi SMKN 1 Dompu mengikuti Kejuaraan Pencak Silat tingkat Provinsi yang diselenggarakan dari tanggal 23 sampai dengan 26 Oktober 2025 di gelanggang Pemuda Mataram

 

Eskul kegiatan pencak silat di SMKN 1 Dompu dari utusan yang dikirim, kita memenuhi sesuai target, 3 Medali Emas dan 2 Mendali Perunggu” jelas Kepsek SMKN 1 Dompu, saat diwawancarai awak media di ruang kepala sekolah, Selasa, 28/10/25.

 

Lebih lanjut dijelaskan Kepsek, bahwa anak-anak selama ini berlatih lewat kegiatan eskul pencak silat dan di kejuaraan ini anak-anak menunjukkan bakat dan kemampuannya,” Alhamdulillah anak-anak berhasil meraih 3 mendali emas dan 2 Mendali Perunggu,” paparnya.

 

Kepsek Faturahman, mengemukakan bahwa keberhasilan anak-anak ini, Kebanggaan bagi Kabupaten Dompu, karena di kegiatan ini ini diwakili oleh SMKN 1 Dompu sekaligus mewakili KCD Dikbud Dompu

 

Setidaknya prestasi ini menjadi kebanggaan anak-anak SMKN 1 Dompu dan menjadi motivasi bagi yang lain untuk berprestasi,” ujar Kepsek penuh motivasi.

 

Penulis IW 

 




Acara Pembukaan Volly Antar Pelajar, Dibuka Dengan Pertandingan Antara Tim Volly Putra SMA 1 Woja vs Man Dompu

Foto, Kegiatan Pembukaan Volly Antar Pelajar SMA Se-kabupaten Dompu, Bima Dan Kota Bima di lapangan Volly Kandai Dua Kecematan Woja.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Pembukaan Lomba Volly Antar Pelajar SMA Se – kabupaten Dompu, Bima Dan Kota Bima dihadiri oleh Sekda Dompu, Gatot P Putra Skm.,

 

Dibuka dengan pertandingan antara Tim Volly dari SMA 1 Woja vs Man Dompu yang berlangsung di lapangan Volly Kandai Dua Kecematan Woja Kabupaten Dompu, Jum’at, 24/10/25

 

Turut dihadiri juga oleh Ketua PBVSI Dompu, Camat Woja, Lurah kandai dua, Ketua pbvsi, Hanafi S.Sos, dan jajaran pengurus, LPM dan KT iwandai. Kades dan Lurah, Sejumlah Guru perwakilan dari tim Sekolah toga toma umumnya masyarakat setempat

 

Dalam laporannya, Ketua Panitia sekaligus Ketua LPM Kandai Dua, H Muslimin Sag., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program bersama antara Kelurahan kandai dua, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM Rasa Ndai) beserta Karang Taruna (KT) Iwandai.

 

Pemerintah kelurahan Kandaidua kecamatan Woja kabupaten dompu pada kesempatan hari ini baru bisa merealisasikan lomba Volly antar pelajar tingkat sekolah SMA/SMK sederajat kabupaten dompu, Bima dan Kota Bima

 

 

Karena perlombaan ini nendapat dukungan penuh dari jajaran Koni kabupaten dompu melalui Ketua PBVSI, Hanafi S. Sos, beserta jajaran pemerintah daerah.

 

Ajang ini positif untuk tingkatkan budaya dan bakat olahraga para atlet muda kabupaten dompu,” terangnya.

 

Sementara Sekda Dompu, Gatot Gunawan mengatakan lomba ini, kolektif, kompetirif dan fair play, karena olahraga ini populer yang dilaksanakan rurin dan masif serta untuk membangun fisik yang sehat dan mempererat persatuan dan kesatuan.

 

Ini pertamakali dilakukan untuk tingkatkan kemampuan dan aset para aylet vollly dompu. 23 club perempuang dan 33 laki-laki sdr alamkeeempatan ini bakat anak2 kura dapat teeukur mengasah keterampilan teknik dam taktiknya. Fair disiplin dan terpercaya tubgkatkan sportivitas dan transparansi. ” ujar Sekda 

.

Ditempat yang sama Ketua PBVSI Dompu, Hanafi S. Sos, mengatakan akan selalu memotivasi perlombaan volly antar pelajar ini

 

Olahraga Volly ini menjadi kebanggaan kita semua” ungkapnya 

 

Untuk itu, Hanafi mengajak kita semua, mari kita membersamai kegiatan lomba Volly ini, agar berjalan sukses dan lancar

 

Karena Pada turnamen ini, agenda yang luar biasa, maka tetap kami monitoring bibit pelajar untuk atlet potensi di masa depan agar dompu maju.” ujarnya.

 

Penulis : Gepeng 




Kualitas Terbukti, Walau Di Terjang Banjir 3 Hari Berturut-turut, Kondisi Fisik Proyek Penguatan Tebing Sori Laju Tetap Kokoh.

Foto, Kobtraktor Pelaksana, Saed dan Helmi bersama awak media serta warga Kandai Dua Kecematan Woja Kabupaten Dompu 

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Proyek merupakan kegiatan yang bersifat sementara (waktu terbatas), tidak berulang, tidak bersifat rutin, mempunyai waktu awal dan waktu akhir pelaksanaan pekerjaan dan memiliki sumber anggaran yang jelas.

 

Kemudian disusun dalam bentuk Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Rencana Anggaran Pelaksana (RAP).

 

Dengan peraturan dan syarat-syarat pelaksanaan pekerjaan bangunan atau proyek yang diuraikan sedemikian rupa dalam peraturan yang mengikat secara terperinci atau di sebut Bestek.

 

Sehingga proyek pembangunan itu, dapat berjalan lancar sesuai harapan dan asas manfaat segera dirasakan oleh penerima manfaat atau masyarakat

 

Seperti Pada Proyek Penguatan Tebing Sori Laju Senilai Rp. 1,7 Miliar yang bersumber dari APBD tahun 2025 yang berada di dua lokasi, yaitu Kelurahan Simpasai dan Kandai Dua Kecematan Woja Kabupaten Dompu.

 

Proyek yang dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana CV. PUJA BUANA INDAH ini, lebih mengutamakan kualitas pekerjaanl sesuai dengan standar Bestek,

 

Karena terbukti, walaupun diterjang banjir besar selama 3 hari berturut-turut, namun kondisi fisik bangunan tetap kokoh

 

Ditemui awak media, Jum’at, (24/10/25), sore hari dilokasi Proyek tersebut di kel. kandai dua, Kontraktor Pelaksana Helmi atau lebih tenar di sapa Hellas ini, mengatakan bahwa proyek ini detlain waktu pelaksanaannya yaitu 90 hari kerja.

 

Foto, Kontraktor Pelaksana Hellas bersama PPTK, Mirwan susyadi, ST, saat memantau pekerjaan usai dilanda banjir besar

 

Terhitung mulai dari tanggal 23 September sampai Desember 2025,” jelas Kontraktor Pelaksana.

 

Lebih lanjut, Kontraktor Pelaksana menjelaskan bahwa perkembangan fisik Proyek ini sudah mencapai sekitar 70% sampai dengan 80%,

 

Karena kami memperkerjakan 80 orang pekerja, terdiri dari tenaga lokal dan tenaga diluar khusus yang tehnis saja.

 

Kemarin sempat scot jantung karena rutin banjir 3 hari berturut-turut dan sempat khawatir dengan ujung atas pasangan, Alhamdulillah aman-aman saja,” ungkapnya penuh semangat.

 

Dikarenakan pada pelaksanaan Proyek Penguatan Tebing Sori Laju ini, kami pihak pelaksana selalu mengedepankan kualitas Pekerjaan.

 

Kami sangat perioritaskan kualitas, kebetulan juga ini kampung sendiri,” tegasnya penuh keyakinan.

 

Ditambahkan Kontraktor Pelaksana, bahwa masyarakat Kandai Dua sangat antusias dengan adanya proyek ini, bahkan ikut membantu pada proses pekerjaan ini.

 

Karena masyarakat Kandai Dua sangat bersyukur dengan adanya pembangunan penguatan tebing Sori Laju ini, sangat terbantukan karena rawan longsor.” pintanya.

 

Untuk itu, Kami dari Pihak Kontraktor Pelaksana mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kandai dua karena sudah mendukung serta berpartisipasi pada proses pekerjaan ini.

 

Lebih-lebih masyarakat di pinggiran sungai yang sudah membantu mulai dari proses sampai progresnya seperti ini,” ucapnya tulus.

 

Dan kami juga tidak lupa, Ucapankan terima kasih yang tak terhingga Kepada Bapak Bupati “BBF”, karena baru sekali turun melihat kondisi pinggiran sungai yang rawan longsor,” kemudian langsung direalisasikan, ini sangat luar biasa,” ucapnya.

 

Diakhir, Kontraktor Pelaksana berharap Kepada Pemerintah Daerah BBF-DJ ada penambahan pekerjaan ini, baik di bagian bawah maupun di bagian atasnya,

 

Sehingga di kelurahan kandai dua ini tidak lagi menjadi daerah rawan longsor maupun banjir, karena memang masih ada wilayah yang rawan banjir,” ujar Hellas penuh harap.

 

Penulis IW 




Warga Resah, Jalan Raya Lintas Lakey, Batas Potu Dan Kereke, Selalu Digenangi Air Hujan Tiap Tahun, Kades Kareke Minta Balai Jalan Nasional Segera Carikan Solusi 

Foto, Kepala Desa Kareke Kecematan Dompu, M. Arsyad Abdullah, SPd, saat ditemui awak media dikediamannya Desa Kareke.

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Disetiap musim hujan tiba, Jalan Raya Lintas Lakey (Jalan Nasional), tepatnya perbatasan antara kelurahan Potu dan Desa Kareke Kec Dompu selalu genangan air hujan, sehingga menghambat para pengguna jalan.

 

Sebab setiap tahunnya, para pengendara wajib melintasi genangan air hujan di jalan raya tersebut karena tidak lancarnya saluran atau drainase

 

Maka, sebagai upaya mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Desa Kareke berinisiatif membantu membuatkan saluran pembuangan artenatif menggunakan pipa yang menuju ke sungai, agar air hujan tidak lagi tergenang di jalan raya tersebut.

 

Namun, warga di sekitar itu bersikeras menolak pipa saluran pembuangan air melewati halaman rumahnya, padahal untuk kepentingan mereka itu sendiri

 

Hal itu yang diungkapkan oleh Kepala Desa Kareke Kecematan Dompu Kabupaten Dompu, saat di temui awak media di kediamannya Desa Kareke, Kamis, 23/10/25, malam Jum’at.

 

Kades Kareke, M. Arsyad Abdullah, SPd, mengatakan bahwa sudah beberapa kali, Pemdes Kareke berupaya untuk melakukan mediasi dan pendekatan terhadap warga yang ada di sekitar jalan raya lintas lakey itu

 

Tepatnya di tikungan, perbatasan antara Desa Kareke dan Kelurahan Potu, karena setiap tahunnya di musim hujan selalu digenangi air, sehingga mengganggu lalu lintas para pengguna jalan.” terang Kades Kareke.

 

Lebih lanjut, Kades Kareke mengungkapkan bahwa persoalan ini, sudah beberapa kali melakukan pendekatan terhadap warga yang ada di sana. namun tidak ada hasilnya.

 

Sudah 4 kali mediasi, terakhir tadi tanggal 23 Oktober 2025, saya bersama Babinsa dan Babinkantibmas menghubungi kembali berupaya melanjutkan mediasi, namun niat baik dari kami, untuk mengaliri air kebawah sungai, lagi2 tidak setujui oleh warga,” ungkapnya.

 

Padahal sesungguhnya Pemdes Kareke sudah menyediakan segala fasilitas penunjang maupun biaya untuk mengaliri air yang tergenang ke bawah sungai.

 

Tapi warga yang disitu, terutama warga Lombok bersikeras untuk tidak memberikan tempat itu dan bersekukuh tanah ini milik pribadi,” kata Kades 

 

Apalagi saluran pembuangan air yang menuju sungai menggunakan pipa kemudian ditanam,” jadi tidak menggangu aktivitas warga, hanya numpang lewat saja,” beber Kades.

 

Oleh Sebab itu, Kades menyayangkan sikap warga setempat yang tidak punya toleransi, padahal untuk kebaikan bersama dan lebih-lebih warga yang ada di lokasi tergenangnya air itu.

 

Untuk itu, Kades Kareke berharap kepada Pemerintah Pusat dan lebih khususnya Balai Jalan Nasional, agar segera mencarikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh para pengguna jalan maupun warga disekitar yang mengalami genangan air setiap tahunnya.

 

Jadi Pemerintah Pusat harus turun tangan, karena jalan ini wewenang Pusat,” katanya.

 

Maka, Kades menegaskan dalam waktu dekat ini, kami akan bersurat ke Pemerintah Pusat NTB Cq. Balai Jalan Nasional

 

Dalam waktu singkat kita akan mengirim surat, agar direspon cepat, karena genangan air hujan ini betul-betul menghalangi jalur lintas Lakey ini,” pinta Kades penuh harap.

 

Sementara, sampai berita ini ditayangkan, Kepala Balai Jalan Nasional belum dapat dimintai keterangannya

 

Penulis IW