Bupati Dompu Tandatangan PKS Dengan RSUP Provinsi NTB 

Foto, Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE, bersama pimpinan dan jajaran RSUP Provinsi NTB

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Dalam rangka meningkatkan aksesibiltas dan pemerataan pelayanan kesehatan yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat,

 

Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu melakukan Penandatanganan kerjasama (PKS) dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Propinsi NTB.

 

Penandatanganan kerjasama tersebut antara Bupati Dompu, Bambang Firdaus dengan Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri., MM., MARS, Plt. Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi NTB. yang berlangsung di RSUD Propinsi NTB, Selasa, 10/02/26

 

PKS tersebut adalah ruang lingkup kerjasama yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Dompu, yang meliputi :

Pertama Pelayanan Gawat Darurat, penanganan pasien tidak mampu pada IGD adalah pasien rujukan dari RSUD Dompu

Kedua, pelayanan rawat inap dengan fasilitas perawatan kelas III;

Ketiga pelayanan Ambulance jenazah dari RSUP ke wilayah tinggal pasien, dan

Keempat, mekanisme verifikasi, prosedur administrasi menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan rekomendasi Dinas Kesehatan bagi masyarakat tidak mampu.

 

Turut hadir pada kegiatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Omiyati Fatimah, S.Sos., MPH beserta jajaran serta pejabat dan Staf lingkup RSUD Propinsi NTB. (Prokopim)

 

Usai kegiatan PKS, Bupati Dompu, Bambang Firdaus menyampaikan, tujuan Perjanjian Kerja sama ini adalah dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat tidak mampu tahun 2026.

 

Dalam pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau merupakan salah satu bukti nyata hadirnya Pemerintah Daerah (Pemda) dalam melayani masyarakat.

 

Kehadiran dimaksud diwujudkan melalui berbagai upaya untuk memastikan setiap warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak, merata, dan berkualitas”, ujarnya.

 

Penulis IW 




Ciptakan Kabtibmas Yang Kondusif, Menjelang Bulan Ramadhan, SatPolPP Dompu Lakukan Penertiban Miras Di 2 Kecematan 

Foto, Kasat Polpp Dompu, Polpp, Suharjono AMA, S.sos,

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Dalam rangka menegakkan Peraturan Daerah (Perda) dan menyambut Bulan Suci Ramadhan,

 

Satuan Polisi Pamong Praja (SatPolPP) Kabupaten Dompu, melakukan penertiban terhadap peredaran miras di Wilayah Kecematan Kabupaten Dompu

 

Dengan tujuan menjaga keamanan dan ketertiban umum (kamtibmas), agar tetap kondusif serta melindungi masyarakat dari dampak negatif alkohol dan menekan peredaran miras di Bumi Nggahi Rawi Pahu

 

Usai penertiban miras, Kasat Polpp, Suharjono AMA, S.sos, menjelang bahwa sekitar pukul Pukul 15.08 wita anggota SatPolPP melakukan penertiban miras di wilayah Desa anamina kecamatan manggelewa dan Dorokobo Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu

 

Dari hasil dari kegiatan penertiban ini, kami berhasil mengamankan miras sejumlah 4 Dus yang terdiri dari bir bintang, anggur merah dan brem 3 Dus termasuk arak bali 5 botol

 

Kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat yang sudah memberikan informasi atas peredaran miras di wilayah Kabupaten dompu.” Jelas, Kasat Polpp Suharjono diruang kerjanya, Selasa, 10/02/26

 

 

Untuk itu, Kasat Polpp Suharjono, menghimbau kepada seluruh masyarakat Dompu agar tidak melakukan hal hal negatiff di bulan suci ramadhan,

 

Seperti menjual miras oplosan dan lainnya, karena akan mengganggu masyarakat yang menjalankan ibadah di Bulan Suci Ramadhan.” Jelasnya 

 

Namun apabila masyarakat kedapatan menjual miras di Wilayah Kabupaten Dompu, ” Itu melanggar Perda Kabupaten Dompu no.10, tahun 2016, akan kami sangsikan sesuai dengan UUD tersebut,” terangnya 

 

Oleh karena itu, Kasat Polpp Suharjono mengingatkan kepada masyarakat bahwa kami Satuan PolPP kabupaten akan melakukan razia rutin untuk menjaga keamanan di daerah Bumi nggahi rawi pahu.

 

Kami akan melakukan razia rutin miraa di wilayah Kabupaten Dompu,” katanya lantang 

 

Diakhir, Kasat Polpp menyampaikan apresiasi sekaligus merasa bangga kepada anggota yang udah bertugas sesuai fungsi dari pemerintah Daerah kabupaten dompu

 

SatPolPP akan selalu menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Dompu, seperti tempat hiburan malam atau karaokean dan penjual miras,” tegasnya 

 

Untuk itu, Kasat Polpp berharap kepada masyarakat agar tidak menjual miras di wilayah Kabupaten dompu.

 

Sementara itu, Kabid Ketertiban Umum dan Kesejahteraan, Nurdin, SH berharap kepada anggotanya agar tekun bekerja sesuai maksimal dan menertibkan peredaran miras di wilayah Kabupaten dompu.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa yang menjadi target operasi SatPolPP, terkait penginapan dan kos-kosan yang berada di kabupaten dompu

 

Agar kita selalu menjaga Bumi Nggahi Rawi Pahu, Dompu Maju,” jadi tiap hari kita harus rutin melakukan operasi di tiap-tiap kos kosan tempat penginapan dan perhotelan agar dompu menjadi bersih dari pelacuran dan perselisihan.” ujarnya.

 

Terutama penginapan tampa legalitas atau ijin, karena penginapan harus di tertipkan supaya menampung orang2 tanpa status, kumpul kebok dan perjinahan yang bukan pasangan suami istri sah

 

Bupati Dompu memerintah agar SatPolPP Kabupaten dompu bisa berkerja maksimal aga dompu menjadi bersih tanpa ada keluhan dari masyarakat lainnya.

 

Penulis IW 




Terkait Penangkapan Narkoba, Kepala UPB, Tegaskan Tidak Ada Kaitan Dengan BBWS NT 1 Dan Kelima Terduga Pelaku Orang Luar 

Foto, Kepala UPB, Dwi Supriyono, ST

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Merespon terkait penangkapan dan penggeledahan di Mess BBWS 1 Cabang Dompu yang beralamatkan di Bukit Larema Kecematan Woja Kabupaten Dompu oleh pihak Sateesnarkoba Polres Dompu. Seperti pada pemberitaan sebelumnya melalui media ChanelNtbNews, Senin, (07/02/26), tadi

 

Mendapat klarifikasi dari PPK OP SDA 3, Syamsuddin, ST,.MT, melalui Kepala UPB, Dwi Supriyono, ST, bahwa persoalan tersebut itu tidak ada kaitannya dengan pihak BWS NT 1 Cabang Dompu.

 

Dwi Supriyono, mengakui bahwa saat terjadi penangkapan, kelima terduga pelaku lari masuk ke dalam areal Mess BWS NT 1 Cabang Dompu bahkan sampai lari masuk ke salah satu kamar mess.

 

Cuman memang momentum penangkapan dan penggeledahan itu kebetulan bertempat di areal mess Cabang BBWS NT 1, ” ungkap Dwi Supryono, saat dikonfirmasi awak media di Mess BBWS NT1 Cabang Dompu, Senin, 07/02/26

 

Dwi Supriyono juga menegaskan bahwa kelima terduga pelaku itu bukan pegawai BBWS NT 1 Cabang Dompu, melainkan orang diluar yang lari masuk pada saat penangkapan.

 

Kelima terduga pelaku tidak ada kaitannya ataupun keterlibatan dengan orang-orang BBWS NT 1 Cabang Dompu, itu murni orang luar,” tegasnya 

 

Oleh karena itu, Kepala UPB, berharap penangkapan kelima terduga pelaku pelaku, agar jangan dikaitkan dengan pihak BBWS NT 1 Cabang Dompu,

 

Kami mohon persoalan ini tidak dikaitkan dengan BBWS NT 1 Cabang Dompu, walaupun lokasi penangkapan di dalam mess BBWS NT 1 Cabang Dompu, karena kami juga sangat kaget dengan kejadian itu,” ujarnya penuh harap 

Penulis IW




Mess BWS NT 1 Di Bukit Larema Di Gerebek Tim Satresnarkoba Polres Dompu Dan Amankan 5 Terduga Pelaku

Foto, Barang Bukti Diduga Shabu-shabu

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Satuan Reserse Narkoba Polres Dompu kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika.

 

Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dompu berhasil melakukan penangkapan dan penggeledahan di sebuah mess milik Kantor BBWS NT-1 Cabang Dompu yang berlokasi di Lingkungan Bukit Larema, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.

 

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 5 (lima) orang laki-laki yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

 

Penindakan ini dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H.

 

Adapun kelima terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial :

1. MFRR, Laki-laki, 24 Th, Islam, Belum ada pekerjaan, Kel. Kandai II, kec. Woja, kab. Dompu.

2. MAS, Laki-laki, 22 Th, Islam, wiraswasta, Kel. Kandai ll, kec. Woja, kab. Dompu.

3. AS, Laki-laki, 25 Th, Islam, wiraswasta, Kel. Kandai II, kec. Woja, kab. Dompu.

4. MI, Laki-laki, 26 Th, Islam, wiraswasta, Desa mumbu, kec. Woja, kab. Dompu

5. IG, Laki-laki, 23 Th, Islam, belum ada pekerjaan, Desa mumbu, kec. Woja, kab. Dompu

 

Kelima terduga diamankan saat berada di depan ruangan mess, sementara satu orang lainnya berhasil melarikan diri.

 

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,98 gram, serta sejumlah alat yang diduga digunakan untuk pesta narkoba, antara lain:

– Tas pinggang berisi klip sabu

– 2 buah bong

– Klip kosong dan sisa pakai

– Korek api modifikasi

– Pipet dan kaca skop

– 3 unit handphone

– 1 unit sepeda motor Yamaha M3 tanpa plat nomor

 

Dalam keterangannya, KBO Satresnarkoba Polres Dompu, IPTU Sumaharto, menyampaikan bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat terkait adanya aktivitas pesta narkotika di lokasi tersebut.

 

Kami menerima informasi dari masyarakat bahwa mess tersebut kerap dijadikan tempat penyalahgunaan narkotika. Setelah dilakukan penyelidikan dan pengamatan, tim langsung bergerak cepat melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan lima orang beserta barang bukti,” jelas IPTU Sumaharto.

 

KBO juga menegaskan bahwa operasi dilakukan sesuai prosedur dengan melibatkan saksi umum dalam proses penggeledahan.

 

Dikesempatan yang sama, Kasat Resnarkoba Polres Dompu, IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan tindakan tegas terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika.

 

Kami tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Dompu. Para terduga saat ini telah diamankan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” tegas IPTU Rahmadun.

 

Para terduga pelaku disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika beserta pasal-pasal penyesuaian pidana terbaru.

 

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, memberikan apresiasi atas keberhasilan pengungkapan kasus tersebut.

 

Kapolres Dompu menyampaikan apresiasi kepada jajaran Satresnarkoba yang bergerak cepat merespons informasi masyarakat. Ini merupakan bukti keseriusan Polres Dompu dalam memerangi narkoba demi menjaga generasi muda dan situasi kamtibmas tetap kondusif,” ungkap IPTU Nyoman.

 

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkotika.

 

Proses Hukum Berlanjut

Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan pendalaman, termasuk penyelidikan sumber narkotika, pemeriksaan saksi-saksi, gelar perkara, serta pemberkasan untuk proses hukum lebih lanjut.

 

Penulis IW 




Bantah Keberadaan Kandang Ayam Potong Resahkan Warga, Pemilik Kandang, Sudah Sesuai Prosedur Dan Analisis Dampak Lingkungan Dari Dinas Terkait, 

Foto, Kandang Ayam Potong yang diduga menjadi keluhan warga sekitar di lingkungan sambi tangga kelurahan kandai satu kec Dompu 

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews,- Menyikapi keluhan Warga Sambi Tangga terkait keberadaan Kandang Ayam Potong di dekat pemukiman warga yang sangat meresahkan

 

Mendapat bantahan keras dari Pemilik Kandang Ayam Potong, bahwa kandang tersebut sudah melalui analisis Dampak lingkungan dari Dinas terkait

 

Jadi Pembangunan kandang itu sudah sesuai prosedur,” kata Ayu pemilik kandang, saat diwawancarai oleh awak media di kediamannya lingkungan sambi tangga kelurahan kandai satu kec Dompu. Sabtu, 07/02/26

 

Lanjut Ayu menjelaskan bahwa kandang ini sudah dikeluarkan nomor induk berusaha (NIB) dari Dinas perizinan tahun 2024, lalu,

 

Kemarin pas kita mau perpanjang SIUP, TDP, ternyata sekarang sudah pakai NIB dan yang mengeluarkan NIB itu, jembatannya Kabupaten/Kota, hak prerogatif yang mengeluarkan ijin itu kantor perizinan pusat,” terangnya.

 

Kemudian sebelum dikeluarkan Izin itu, terlebih dahulu Dinas Perizinan dan Pertenakan turun ke lapangan dengan mengalisis dampak lingkungan dan observasi dampak lingkungan langsung,

 

Dengan mengalisis yang pertama, keterangan dampak lingkungan secara lisan dan analisis dampak lingkungan secara nyata langsung di lapangan dan bagaimana cara pengangkutan hasil dari produksi

 

Dan Alhamdulillah sudah di direstui, tidak persoalan apapun, maka dikeluarkanlah NIB ini oleh Dinas perizinan yang dilimpahkan ke Dinas Pertenakan,” ungkapnya 

 

Pemilik Kandang juga mengungkapkan saat kami, mencoba menanyakan langsung dengan tetangga yang berada di dekat kandang itu, bahwa tidak ada aroma bau yang dihasilkan dari kandang itu

 

Kita datangi dan tanyakan warga, apakah ada aroma bau segala macam, maka jawabnya tidak ada, artinya tidak ada masalah, yang membuat resah itu bukan kandang ayamnya, tapi kandang sapi dan limbah sapi itu, kotoran sapi pada musim hujan tidak bisa di bakar dan tidak nyaman serta limbah Pertenakan Sapi itu tidak ada Got pembuangan, tersier dan primer, mereka galih tanah, perkarangan rumah orang yang tidak ada izinnya, sebenarnya itu yang menjadi persoalan, bukan kandang ayam,” bebernya 

 

Oleh karena itu, Pemilik Kandang berharap kepada khususnya masyarakat yang ada di sekitar kandang, agar saling membantu dan mengsupport apa yang menjadi usaha tetangga, kerabat dan keluarga.

 

Karena tetangga itu adalah sahabat keluarga yang luar biasa dekat dan paling cepat dalam hal saling membantu

 

Namun, apabila kekhilafan terkait persoalan, kotoran yang tercecer, langsung datang kerumah kita bicarakan baik-baik juga mendapatkan solusi yang terbaik, jangan mengeluh ke orang lain, ” harapnya. 

Penulis IW 




Sehari Setelah Menerima SK, Kepsek SMAN 1 Dompu, Muhammad Iksan, SPd, Langsung Berbenah Memajukan Sekolah.

Foto, Kepala Sekolah SMAN 1 Dompu, Muhammad Iksan, SPd, saat diwawancarai oleh awak media di ruang kepala sekolah.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Sehari setelah menerima mandat (SK), Kepala Sekolah SMAN 1 Dompu, yang baru, Muhammad Iksan, SPd, langsung berbenah dalam memajukan sekolah

 

Dengan menerapkan pola pendekatan yang sistematis berbasis data, peningkatan kualitas SDM, dan penguatan budaya sekolah,

 

Kemudian melakukan evaluasi berbasis hasil Asesmen Nasional, peningkatan kompetensi guru, pengembangan kurikulum yang relevan (termasuk vokasi/industri), pemanfaatan teknologi digital serta menjalin kemitraan yang kuat dengan wali murid dan komunitas dalam mengantisipasi terjadinya kenakalan remaja.

 

Kepada Media Kepala Sekolah SMAN 1 Dompu, Muhammad Iksan mengatakan bahwa langkah pertamanya adalah bagaimana KBM ini tertib dulu.

 

Kemudian mengenai sampah yang begitu banyak disekolah ini dan kemarin kita sudah selesai sisir serta di belakang sampahnya sudah terangkut semua

 

Di setiap kelas 2x sehari dan Alhamdulillah sampah sudah tidak ada, cleaning service langsung dikerahkan, jadi tidak ada lagi sampah yang ada di kelas, emperan dan halaman sekolah,” jelas Kepsek SMAN 1 Dompu, saat diwawancarai awak media di ruang kepala sekolah, Sabtu, 07/02/26, 

 

Kepsek juga mengakui terkait sampah ini, SMAN 1 Dompu bekerjasama dengan Dinas LH, untuk sampah plastik yang bisa di daur ulang, akan tetapi kesadaran anak-anak tentang sampah masih kurang,

 

Terutama sisa makanan bungkus. botol-botol minuman masih berserakan, padahal sudah di sediakan tempat sampah dan lainnya, tapi Alhamdulillah sejak saya pertama pelantikan, saya pacu untuk itu, baik yang sekolah pagi tidak boleh meninggalkan sampah lagi, begitupun yang sore tidak boleh meninggalkan sampah, jadi dari pagi sampai sore itu Alhamdulillah bersih,” terangnya penuh rinci.

 

Lebih lanjut, Kepsek mengungkapkan nanti setelah menerima SK kepala sekolah, dirinya akan langsung mengadakan pertemuan dengan seluruh dewan guru dan staf untuk membahas tentang program kerja apa yang bisa memajukan SMAN 1 Dompu!

 

Terutama meningkatkan kompetensi guru supaya pelayanan terhadap anak-anak kita ini bisa dilakukan secara maksimal, sehingga tujuan utama SMAN 1 Dompu untuk mencetak generasi yang berakhlak dan memiliki mutu yang sangat bagus bisa tercapai

 

Itu poin utamanya, saya tidak bisa menjalankan sendiri program tanpa ada dukungan dari kerjasama dari seluruh pihak, baik dari dewan guru, staf maupun komite sebagai perwakilan orang tua murid dan saya pun akan tetap siap menerima kritikan dan saran untuk kemajuan SMAN 1 Dompu ini,” tegas Kepsek penuh keyakinan.

 

Ditambahkan Muhammad Iksan, kemudian yang berhubungan dengan sarana untuk anak-anak, ini sangat riskan, karena jumlah siswa di SMAN 1 Dompu ini semakin meningkat,” Insyaallah kita akan berkerjasama dengan komite,” katanya.

 

Untuk itu, Kepala SMAN 1 Dompu yang baru ini, menginginkan anak-anak memiliki akhlak dan karakternya, maka diharapkan dewan guru yang ada di SMAN 1 Dompu berkolaborasi, terutama guru BK, wali kelas dan guru mapel agar bahu membahu dalam menangani siswa

 

Apabila ada segala sesuatu masalah yang berkaitan dengan siswa, kami akan selalu berkoordinasi dan bekerjasama terutama dengan orang tua, tentu semua ini berdasarkan SOP yang sudah berlaku di SMAN 1 Dompu,” pesannya.

 

Sedangkan untuk guru, Kepsek berharap kepada seluruh guru-guru, karena mengingat ini adalah basisnya digitalisasi, otomatis saya selaku Kepala Sekolah SMAN 1 Dompu, berupaya keras bagaimana cara untuk meningkatkan kompetensi pengetahuan untuk IT?

 

Tetapi saya rasa di SMAN 1 Dompu tidak terlalu sulit untuk itu dan instruktur untuk IT nya yang berkaitan dengan pembelajaran mendalam ada dan untuk AI nya insyaallah bisa,” terangnya.

 

Selanjutnya terkait dengan persiapan ujian, Kepsek menerangkan sebenarnya bukan hanya ujian saja, TKA pun kami siapkan

 

Kemarin kami bekerja sama dengan orang tua, hasil TKA nilai SMAN 1 Dompu jauh atau bagus hasilnya, bahkan banyak yang mendapatkan nilai istimewa untuk TKA,” 

 

Karena memang ini erat kaitannya dengan penerimaan di perguruan tinggi negeri, dan kami siap untuk itu

 

Dan kami akan melakukan koordinasi dengan orang tua agar dirumah juga anak-anak diperhatikan belajarnya sehingga anak-anak disekolah maupun di rumah itu koneks

 

Kemudian persiapan ujian akhir, bagi kelas XII, itu selalu kami berikan informasi agar tetap belajar dirumah,

 

“Walaupun dalam suasana puasa, mungkin tidak maksimal, tapi kalau ujian, begitu masuk mereka siap menghadapi ujian, berkaitan orang tua di WA grup tetap kami berikan informasi,” pungkasnya 

 

Sedangkan persiapan PSPMB, Kepsek menegaskan bahwa kami tidak akan  mengulang lagi seperti hal kemarin, karena tidak ada lagi penambahan kuota atau afirmasi,

 

Sekarang kami menetapkan kuota sesuai yang dibutuhkan, sesuai dengan jumlah yang keluar, 12 rombel, maka kami akan siap menampung 12 rombel, tidak ada lagi penambahan kuota,” tegas pria berkacamata ini.

 

Sementara untuk mengatasi kenakalan anak, Kata Kepsek, kemarin kita sudah menggunakan sistem gerakan disiplin siswa yang belum maksimal dan sekarang kami upayakan maksimal,  tentu berkerja sama dengan wali kelas, Guru BPBK, guru mapel serta orang tua.

 

Misalnya, anak-anak datang terlambat, penanganan nanti, apakah nanti kembali menggunakan sistem kredit poin, disana ada kredit pelanggaran, ketika dia tidak masuk, kehadiran dalam kelas yang dilaporkan oleh guru-guru, ternyata setelah dilakukan konfisik, pengakuan orang tua berangkat ke sekolah, hasil dari penilaian guru BK, 2/3 kali konfisik kemudian ada foto,

 

Sehingga nantinya tidak ada yang protes-protes lagi, karena kami panggil orang tuanya, maka mau tidak mau kalau dia tidak sportif dan tidak mengikuti aturan Sekolah,

 

“Terpaksa kita undang orang tua, nanti kita kembalikan ke orang tua, artinya dia tidak mau mengikuti aturan kita yang sudah disepakati bersama, jangan sampai kesannya tidak sepihak SMAN 1 Dompu mengeluarkan anak, itu juga tetap kami terapkan,” papar kepsek detail diakhir paparannya.

 

Penulis IW