Pengawas Tehnik, Ambruknya Pekerjaan Log Segment Ruas Jalan Kambu-Taropo Murni Disebabkan Bencana Banjir, Bukan Dikerjakan Asal-asalan Dan Akan Segera Diperbaiki.

foto Pengawas Tehnik, Mardin, ST dan bahan material untuk perbaikan pekerjaan Log Segment ruas jalan Kambu – Taropo yang ambruk di sebabkan banjir di kec Kilo Kab Dompu.

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Menanggapi dugaan ambruknya Proyek Log Segment (pemeliharaan rutin atau pemeliharaan berkala jalan/rekonstruksi jalan) khusus Kabupaten Dompu NTB, ruas Jalan Kambu-Taropo Kecamatan kilo akibat bencana banjir di awal musim hujan.

 

Ditanggapi serius oleh Dinas Tehnik PUPR Kab Dompu melaui Pengawas Tehnik Bidang Bina Marga, Bahwa Ambruknya Pekerjaan itu, bukan karena dikerjakan asal-asalan melainkan karena faktor bencana banjir dan pekerjaan tersebut akan diperbaiki secepatnya oleh pihak Kontraktor pelaksana CV. Bima Sakti.

 

Dalam menanggapinya, Pengawas Tehnik Dinas PUPR Kab Dompu, Mardin, ST menjelaskan bahwa pada prinsipnya pekerjaan tersebut sudah dikerjakan semaksimal mungkin oleh pihak kontraktor pelaksana.

 

“Tentunya dikerjakan sesuai dengan petunjuk teknis atau gambar yang ada dalam kontrak pekerjaan, “ungkap Pengawas Tehnik saat dikonfirmasi awak media di ruang Bina Marga Kantor Dinas PUPR Kab Dompu, Senin, 13/11/23.

 

Ditegaskan Mardin, kami selaku pihak pengawas lapangan tetap konsisten mengawasi proses pekerjaan itu dengan rutin, sehingga tidak ada ruang pekerjaan itu dikerjakan asal-asalan oleh pihak kontraktor pelaksana.

 

“Jadi persoalan ambruknya pekerjaan itu, murni diakibatkan oleh bencana banjir, bukan kualitas pekerjaan yang tidak memenuhi standar bestek,” papar Mardin.

 

Mardin juga menyampaikan bahwa pekerjaan yang ambruk itu akan segera mungkin diperbaiki oleh pihak kontraktor pelaksana,

 

Karena memang Pekerjaan itu belum selesai masa berakhirnya kontrak dan belum diserah terimakan, artinya masih dalam tanggung jawab pihak kontraktor pelaksana.

 

“Insyaallah perbaikan pekerjaan yang ambruk itu, akan dimulai dikerjakan besok, karena bahan-bahan materialnya sudah ada di lokasi pekerjaan bahkan alat berat excavator sudah standby di lokasi.”terang pengawas.

 

Diakhir, jadi perlu dipahami bersama bahwa berbicara bencana banjir itu diluar dugaan kita, bukan sesuatu yang dibuat-buat, maka kami minta kepada seluruh masyarakat Dompu untuk bisa memahami kondisi yang terjadi saat ini.

 

“Kami mengapresiasi dan sampaikan ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mengingatkan kami atas pekerjaan itu,”ujar mamiq biasa disapa.

 

Penulis Tim CNNEWS




Momentun Bersejarah Pertama Kali, Pemdes Taropo Gelar Upacara Hari Pahlawan Yang Ke 78 Tahun Di Desa Taropo.

Foto Pengibaran sang saka merah putih oleh Paskibraka.

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Setelah berjalan 78 tahun, tepatnya tanggal 10 November tahun 2023, diperingati hari Pahlawan Nasional setiap tahunnya dan tahun ini Pemdes Taropo menggelar upacara terdiri di Desa Taropo, karena selama ini Pemdes Taropo, baik Hari Pahlawan, HUT 17 Agustus maupun hari-hari besar bangsa lainnya, Pemdes Taropo biasanya mengikuti upacara hari pahlawan di tingkat kecamatan maupun di tingkat kabupaten,

 

Maka di momentum yang bersejarah ini, pertama kalinya, Pemerintah Desa (Pemdes) Taropo menggelar Upacara Hari Pahlawan Ke 78 tanggal 10 November tahun 2023, tersendiri bersama beberapa Sekolah yang ada di kecamatan Kilo, antara lain SMP PGRI Taropo, SDN No.05 Kilo, SDN 13 Kilo dan lembaga-lembaga Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh adat beserta Tokoh Pemuda yang ada di Desa Taropo Kec Kilo Kab Dompu yang berlangsung di halaman Kantor Desa Taropo Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu, Jum’at 10/11/23.

 

Turut hadir sebagai Tokoh Kehormatan Dalam momen yang bersejarah ini, kepala SMP PGRI Taropo, Kepala SDN 5 Kilo dan Kepala SDN 13 Kilo hadir sebgai tamu kehormatan.

 

Pada pelaksanaan Upacara Hari Pahlawan Ke 78 tahun 2023 ini, bertindak sebagai pembina upacara yaitu Kepala Desa Taropo Abdurahman Mahdon, di dampingi oleh ajudanya Agusalim,S.Pd sedangkan Selaku Pemimpin upacara yaitu Alwan Jaya, S.Pd, guru SDN No.05 Kilo,reed

 

 

Dalam amanatnya, Kepala Desa Taropo Abdurahman selaku Pembina Upacara menyampaikan pesan-pesan moral kepada seluruh peserta upacara yang hadir pada hari bersejarah itu.

 

Dikatakan Abdurahman, bahwa untuk melanjutkan perjuangan para pahlwan bangsa, kita semua perlu melakukan hal-hal yang positif tanpa mengharapkan imbalan kepada orang lain,

 

Sebab pada dasarnya perjuangan para pahlawan kita, dalam melawan kaum penjajah dan kaum komunis di kala itu, semuanya di lakukan dengan penuh kegigihan, keikhlasan dan tentunya semangat kemerdekaan.

 

“Saat ini kita sebagai rakyat Indonesia, terutama generasi muda kita, sekarang sudah tidak ada lagi yang namanya perang melawan penjajah dengan mengangkat senjata, melainkan kita perlu mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif demi kemajuan peradaban bangsa dan negara yang kita cintai ini,”kata Kades penuh motivasi diakhir penyampain amanatnya.

 

Setelah upacara ini berakhir, kemudian di lanjutkan dengan penampilan tarian-tarian dari Siswi SDN No 05 Kilo,Siswi SDN 13 Kilo dan siswi SMP PGRI Taropo dan pelaksanaan upacara hari Pahlawan ini berjalan dengan hikmat,

 

Dimoment ini warga sangat antusias dalam menyaksikan proses pengibaran sang saka merah putih dan memberikan tepuk tangan yang meriah, dengan penampilan Pasukan Pengibar Sang Saka (PASKIBRAKA) yang sangat kompak dan penuh semangat.

 

Penulis : IW




Kepala Bappeda Dompu Drs. H. Gaziamansyuri,M.Ap,, Program Jara Pasaka Merupakan Tonggak Bagi Daerah Untuk Bangkit Mengejar Ketinggalan.

foto Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Dompu, Drs. H. Gaziamansyuri, M.,Ap,

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB-Di bawah kepemimpinan Bupati H. Kader Jaelani dan Wakil Bupati H. Syahrul Parsan, ST., MT (2021-2026) Kabupaten Dompu memiliki visi Terwujudnya Dompu yang MASHUR (Mandiri, Sejahtera, Unggul dan Religius).

 

Visi tersebut dituangkan dalam 5 (lima) misi :

Pertama, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih;

Kedua, meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal yang berkelanjutan;

Ketiga, meningkatkan mutu pelayanan dasar dan pelayanan publik yang transparan, partisipatif dan berkeadilan;

Keempat, mewujudkan pembangunan infrastruktur yang mantap; dan

Kelima, mewujudkan tata nilai kehidupan masyarakat yang religius, berbudaya, berprestasi dan berkarakter berbasis kearifan lokal.

 

Program unggulan Pemerintahan AKJ-SYAH adalah JARAPASAKA, singkatan dari Jagung, Porang, Padi, Sapi dan Ikan. Program JARA PASAKA telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.

 

Kadis Bappeda dan Litbang Dompu Drs. H.Gaziamansyuri,M.Ap, menjelaskan bahwa Program JARAPASAKA menitikberatkan pada kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan dan peningkatan produktivitas komoditas jagung, porang, dan padi serta pengembangan peternakan sapi dan hasil perikanan. Namun tidak mengesampingkan pada komoditas serta sektor lainnya.

 

“Program JARA PASAKA Adalah Penyatuan Pemahaman OPD Untuk Realisasikan Arah Pembangunan Daerah,” Kata Kepala Bappeda &Litbang Kabupaten Dompu, Drs. H.Gaziamansyuri,M.Ap, saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis, 09/11/23.

 

Program JARA PASAKA sebagai produk utama pemerintahan Kader Jaelani – Syahrul Parsan (AKJ – SYAH) juga dapat difungsikan sebagai instrumen untuk menyatukan semua pandangan dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

 

Menurut Gaziamansyuri, yang menjadi roh JARA PASAKA yakni Pasaka Desa. Keberhasilan program Jara Pasaka ini tentu dikerjakan secara konsisten sehingga dapat meningkatkan PAD dan mensejahterahkan masyarakat khususnya masyarakat Dompu pada umumnya.

 

Selain itu juga Program Jara Pasaka merupakan tonggak bagi daerah dan masyarakat Dompu untuk terus bangkit mengejar ketertinggalan, sehingga kesejahteraan yang diharapkan pemerintah serta masyarakat dapat terwujud.

 

Kepala Bappeda dan Litbang ini  menyebutkan bahwa program JARA PASAKA (Jagung, Porang, Padi, Sapi dan Ikan) ini merupakan program prioritas dengan pendekatan komoditas.

Karen itu, Kepala Bappeda dan litbang Kabupaten Dompu ini juga menegaskan bahwa Prioritas program JARA PASAKA semata-mata berpihak kepada masyarakat.

“Maka tugas Bappeda lah yang mengarahkan kegiatan pada perangkat daerah agar tepat sasaran dan mencapai tujuan,”Harap H. Gazi menutup Penyampainnya.

 

Penulis : IW

 




Pemda Dompu Mengucapkan Selamat Hari Pahlawan Ke-78

foto Bupati Dompu H. Kader Jaelani dan Wakil Bupati Dompu H. Syahrul Parsan ST, MT

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Hari Pahlawan Nasional merupakan hasil yang bersejarah bagi Bangsa Indonesia, untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan pejuang kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Dimana pada jaman penjajahan, Para Pahlawan ini dengan gigih berjuang mati-matian untuk mempertahankan Negara Republik Indonesia dari Para Penjajah, kemudian berhasil membawa Negara Republik Indonesia ke gerbang pintu Kemerdekaan Indonesia.

 

Maka, Momentum hari yang bersejarah ini, Pemerintah Daerah kabupaten Dompu Mengucapkan Selamat Hari Pahlawan yang ke 78, tanggal 10 November tahun 2023.

 

Penulis : IW




Direktur CV Darma Lestari Serahkan Langsung Bantuan Bahan Material Dengan Total 25 juta Untuk Pembangunan Mesjid AT-TAQWA Desa Woro.

foto Penyerahan Bantuan berupa Granik 80 kotak, Semen 20 Sak dan Pasir 2 truk oleh Direktur CV Darma Lestari Kepada Pengurus Mesjid AT-TAQWA Desa Woro Kec Madapangga kab Bima.

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Direktur CV. Darma Lestari alamat Dusun Napa Desa Nangatumpu Kecematan Manggelewa Kabupaten Dompu Menyalurkan bantuan yang kedua berupa Granik 80 kotak, Semen 20 Sak dan Pasir 2 truk untuk kelanjutan Pembangunan Mesjid AT-TAQWA di Desa Woro Kec Madapangga Kabupaten Bima, dimana sebelumnya sudah di serahkan bantuan uang tunai sebesar Rp. 5 juta.

 

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur CV. Darma Lestari kepada pengurus masjid At-Taqwa Desa yang didampingi oleh Sekretaris Desa Woro, tokoh pemuda, tokoh masyarakat beserta pengurus mesjid lainnya dan selain didesa woro bantuan juga disalurkan untuk anak yatim di Desa Rade, kec Madapangga kab Bima berupa uang tunai sebesar Rp. 3 juta

 

“Alhamdulillah saat ini kita diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk berbuat kebajikan dalam hal membantu sesama maupun tempat-tempat ibadah seperti mesjid ini,” kata Darma Direktur CV Darma Lestari, saat penyerahan bantuan di mesjid AT-TAQWA Desa Woro Kec Madapangga kab Bima, Senin, 06/11/23.

 

 

Dikatakan Darma bahwa bantuan ini semata-mata karena kewajiban kita sebagai umat manusia dalam membantu keberlanjutnya Pembangunan Mesjid AT-TAQWA di Desa Woro Kec Madapangga kab Bima

 

“DiKarena Mesjid ini merupakan tempat beribadah khususnya kita umat muslim sebagai sarana untuk berkomunikasi langsung kita dengan Allah SWT.”pinta Darma Pengusaha ternama di Kabupaten Dompu.

 

Maka, kami dari manajemen CV Darma Lestari hari ini menyerahkan langsung sejumlah bantuan berupa Granik 80 kotak, semen 20 sak dan pasir 2 truk serta berupa uang tunai sebesar Rp. 5 juta dengan total keseluruhan sebesar Rp. 25 juta

 

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur CV Darma Lestari kepada Wakil Ketua pengurus mesjid AT-TAQWA Desa Woro Kec Madapangga kab Bima.

 

“Semoga apa yang kami sampaikan ini dapat membantu dalam proses penyelesaian Pembangunan mesjid ini, sehingga masyarakat Desa Woro dapat melaksanakan ibadahnya,’ ujar Darma menutup penyampaiannya.

 

Sementara dikesempatan yang sama, Pengurus Mesjid AT-TAQWA Desa, menyampaikan ucapan terima kasih banyak kepada Darma selaku Direktur CV Darma Lestari yang sudah luar biasa membantu mesjid kami ini.

 

Dimana sebelumnya kami selaku pengurus mesjid sudah menerima bantuan pertama berupa uang tunai sejumlah Rp. 5 juta.

 

Kemudian untuk bantuan yang kedua sekarang ini berupa Granik 80 kotak, dan nanti akan disusul semen 20 sak dan pasir 2 truk.

 

“Insyaallah dalam waktu dekat kami akan melaksanakan pekerjaan lanjutan untuk pembangunan mesjid AT-TAQWA ini, semoga pk Darma sehat terus dan membantu mesjid kami sampai selesai,” harapnya dengan singkat.

 

Diwaktu yang sama Tokoh Pemuda sekaligus aktivis kab Bima, Rizal Patikawa, menyampaikan bahwa saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada pak Darma selaku pihak yang menyumbang material berupa Granik dimesjid woro ini

 

“Nah hal-hal yang begini yang harus dilakukan oleh, baik pemerintah bahkan anggota DPRD kab Bima, bukan hanya dikalangan pengusaha saja,”

 

Rizal juga menegaskan bahwa berbicara mengenai sumbangan ini, artinya berbicara masalah amal Jariah,” jadi apapun bentuk sumbangan, mau kecil, mau besar Insyaallah akan dibalas oleh Allah SWT,” pungkasnya.

 

Jadi pada intinya kita sebagai tokoh pemuda yang mewakili khususnya kecamatan Madapangga merasa bersyukur atas sumbangan yang diberikan oleh pk Darma ini.

 

“Karena sumbangan ini sangat membantu dan bermanfaat untuk masyarakat Desa woro ini,” tutup Rizal aktivis Bima.

Penulis IW

 




Kades Bara Kembali Tegaskan Pada Pihak DLHK Provinsi NTB Dan BKPH Ampang Riwo Segera Ditindaklanjut Harapan Besar Masyarakat Desa Bara Untuk Hentikan aktivitas Perambahan Hutan.

foto Kepala Desa Bara Andi Aswan 

 

 

ChanelNtbNews, Dompu, NTB – Belum diresponnya Permintaan Sejumlah Pemerhati Lingkungan di kabupaten Dompu dan Kepala Desa beserta Masyarakat Desa Bara kepada BKPH Ampang Riwo maupun DLHK Provinsi NTB untuk segera menghentikan aktivitas Pembabatan dan Perambahan Hutan di wilayah tugas BKPH Ampang Riwo, yang berdampak pada bencana banjir kiriman untuk masyarakat Desa Bara.

 

Hal itu kembali dipertegas oleh kepala Desa Bara kepada BKPH Ampang Riwo dan DLHK Provinsi NTB agar segera melakukan penertiban atau menghentikan aktivitas Pembabatan dan Perambahan Hutan yang semakin hari semakin meluas, baik lahan yang sudah lama di garap maupun yang baru dibuka, sehingga masyarakat Desa Bara dapat terhindar dari bencana banjir tiap tahunnya.

 

Kepala Desa Bara Andi Aswan, menegaskan kembali bahwa apa menjadi permintaan kami diminggu yang lalu melalui pemberitaan pada media online ChanelNtbNews, untuk segera menghentikan aktivitas perambahan dan Pembabatan hutan yang semakin hari semakin meluas, mulai dari Desa Napa, Desa Banggo, Desa Anamina, Desa soriutu, Desa Tekasire dan Desa Madaprama.

 

 

“Karena kalau hal itu dibiarkan terus menerus Khawatirnya akan terjadi bencana banjir yang lebih besar lagi seperti sekarang ini,” kata Kades Bara saat diwawancarai awak media di kediamannya di Desa Bara Kec Woja kab Dompu, Sabtu, 04/11/23.

 

Untuk itu, kami meminta kepada Pihak DLHK Provinsi NTB terutama BKPH Ampang Riwo, segera ditindaklanjut apa yang menjadi harapan besar masyarakat Desa Bara pada umumnya, agar segera menghentikan terkait penguasaan atau pengerusakan hutan,”tegas kades serius.

 

Disamping menghentikan aktivitas tersebut, juga meminta kepada pihak DLHK Provinsi NTB dan Ampang serta masyarakat yang sudah melakukan penguasaan hutan tersebut, agar segera melakukan reboisasi atau penanaman kembali pada hutan yang telah Gundul itu.

 

” Sekurang-kurangnya ada tanaman hidup disitu, atau ada tanaman yang di tanam pada tiap batasan lahan antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lainnya, minimal sekali setahun, tidak dibiarkan begitu saja, lalu gunung itu hanya dimanfaatkan saja,”harap Kades.

 

Lanjut Andi Aswan, sehingga hal itu menjadi harapan besar kami terhadap pihak BKPH Ampang Riwo maupun Pihak DLHK Provinsi NTB, karena kami khawatir akan ada tindakan yang tidak pernah kita duga dari masyarakat nanti.

 

Maka kami selaku kepala desa meminta kepada pihak DLHK Provinsi NTB dan BKPH Ampang Riwo agar bekerjasama terkait dengan penanganan hutan ini dan menindaklanjutinya apa yang menjadi harapan itu.

 

Jadi Kalaupun kemudian pihak DLHK Provinsi NTB dan BPkH Ampang Riwo tidak menanggapi hal itu,”maka kemungkinan bisa saja terjadi ada dugaan konspirasi jahat antara pihak DLHK Provinsi NTB dan BPKH Ampang Riwo, karena mereka tidak berani bertindak melakukan pembatasan maupun sosialisasi di tingkat lapangan,”bebernya.

 

“Sehingga nanti imbasnya kepada masyarakat, masyarakat kembali ke pemerintah terutama kami dipemerintah Desa, menjadi beban kami dalam menangani setiap datangnya banjir,”pintanya.

 

Dipertegas Kades Bara sekali lagi atas nama pemerintah dan masyarakat Desa Bara meminta kepada pihak pihak DLHK Provinsi NTB dan terutama pihak ampang riwo segera menindaklanjuti apa yang menjadi permintaan kami untuk menghentikan aktivitas yang mengakibatkan hancurnya hutan itu.

 

“Karena dikhawatirkan, jika permintaan ini tidak diindahkan kami tidak akan pernah tau apa yang akan dilakukan oleh masyarakat kedepannya, jangan salah kami ditingkat Desa Bara kalau kemudian terjadi hal-hal yang tidak diinginkan diluar pengamatan kami.” Ungkap Kades dengan nada mengancam diakhir penyampaiannya.

 

Penulis : Tim CNNEWS