Kepsek, Apresiasi Tim Puskesmas Dompu Kota Yang Telah Berikan Materi Kesehatan Untuk Siswa Baru SMPN 1 Dompu.

Foto, Kepala BLUD UPTD Puskesmas Dompu Kota, Ns. H. syarif efendi, S.Kep.M.MKes dan Kepsek SMPN 1 Dompu, Drs. Edy Suryansyah, dimomen penyampaian materi kesehatan di halaman SMPN 1 Dompu 

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – UPTD Puskesmas Dompu Kota melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk Siswa Baru SMPN 1 Dompu Tahun Ajaran 2026-2027.

 

Tentang pencegahan dini dalam meminilisir gangguan cedera berkepanjangan yang berdampak pada kematian, dengan sasaran kegiatan 315 siswa baru SMPN 1 Dompu.

 

Kegiatan tersebut di pimpin oleh Kepala BLUD UPTD Puskesmas Dompu Kota didampingi Kepala Sekolah SMPN 1 Dompu yang berlangsung di halaman SMPN 1 Dompu, Selasa, (14/07/26), kemarin pagi.

 

Dalam penyampaiannya, Kepala BLUD UPTD Puskesmas Dompu Kota, Ns. H. syarif efendi, S.Kep.M.MKes, menjelaskan bahwa kegiatan MPLS ini tujuannya adalah mengajarkan atau mengingatkan anak2, bagaimana cara melakukan cek denyut nadi, jantung maupun fleksibilitas otot dan persendian!

 

Dalam upaya meminilisir gangguan cedera berkepanjangan yang berdampak pada kematian sebelum terdeksi oleh tenaga kesehatan, baik di puskesmas maupun di rumah sakit.

 

Kalau tidak diatasi dari awal, jangan sampai cedera, sehingga nanti, ketika mereka melakukan cek mereka bisa tahu, oh ternyata denyut nadi saya sangat cepat,” terang Kepala BLUD UPTD Puskesmas Dompu Kota dalam memberikan contoh.

 

Begitu juga dengan cek jantung, apakah jantung bergerak agak cepat atau lambat!” ketika lambat, berarti ini ada gangguan! ketika mereka menghentikan aktivitas itu akibatnya akan fatal,” jelasnya.

 

Selanjutnya terkait dengan Fleksibilitas tentang sendi dan otot maupun syaraf yang dapat mengurangi cedera dan tidak menyebabkan cedera berat.

 

Misalnya patah tulang, gangguan otot, syaraf dan lainnya, sehingga anak2 betul2 memahami cara mengatasi hal dasar ini, sama halnya seperti orang dewasa ketika mengalami serangan jantung, struk maupun pecahnya pembuluh darah otak,” papar H. Syarif Efendi.

 

H. Syarif Efendi menyebutkan bahwa kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan di SMPN 1 Dompu,” baru SMPN 1 saja yang merespon kegiatan ini, saya berterimakasih sekali kepada kepala sekolahnya sudah mengundang kita untuk pencegahan secara dini,

 

Diakhir, Beliau juga berharap, kegiatan ini mudah2n bisa dilakukan oleh sekolah2 lain, termasuk SD, SMP dan SMA yang ada di wilayah kerja Puskesmas Dompu Kota,” Saya akan siap memberikan bantuan berkaitan dengan permasalahan ini, 

 

Karena memang kegiatan ini, tujuannya baik untuk mencegah terjadinya cedera yang berkepanjangan yang menyebabkan kematian,

 

Kiita tidak ingin generasi Emas 2045, mengalami hal itu, jadi keinginan pk Prabowo yang dianjurkan Bupati kita dengan slogan Dompu itu betul-betul generasi yang berkualitas,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Dompu, Drs. Edy Suryansyah, menyampaikan ucapan terima kasih yang sebanyak-banyaknya dan apresiasi yang sangat tinggi khusus untuk Puskesmas Dompu Kota yang telah memberikan materi tentang cek kesehatan secara gratis maupun arahan-arahan lainnya yang disampaikan kepada murid baru ini

 

“Alhamdulillah dengan kedatangan tim dari puskesmas dompu kota dibawah komando kepala puskesmas kota ini, kami merasa bangga dan bersyukur karena anak-anak dapat menyerap materi tentang kesehatan ini baik.” pungkas Kepsek 

 

Untuk itu, Kepsek SMPN 1 Dompu, Edy Suryansyah berharap semoga dengan adanya kegiatan ini, kesehatan anak2 kita bisa terjaga,” seperti yang diharapkan presiden kita agar anak-anak kita menjadi generasi emas yang sehat kedepannya,” tegasnya.

Penulis IW 




Kabar Baik, SLB Abdul Kadir Jaelani Resmi Hadir Di Desa Kramat, Kec. Kilo, Demi Akses Pendidikan Layak Bagi Anak Berkebutuhan Khusus.

Foto, Pendiri SLB Abdul Kadir Jailani, SH dan Papan Informasi SLB Abdul Kadir Jailani Desa Kramat Kecematan Kilo Kab Dompu.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtNews.com – Kabar baik bagi masyarakat Kecamatan Kilo dan wilayah sekitarnya. Sekolah Luar Biasa (SLB) Abdul Kadir Jaelani kini resmi hadir di Desa Kramat, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu,

 

Dalam upaya memberikan akses pendidikan yang layak bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus.

 

Saat ini, SLB Abdul Kadir Jaelani telah memiliki 22 siswa yang mengikuti proses belajar mengajar perdana di tahun ajaran 2026/2027.

 

Kegiatan belajar mengajar didukung oleh 13 Tenaga Pendidik dan Tenaga Tata Usaha yang berkomitmen dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi para peserta didik.

 

Kepada media, pendiri SLB Abdul Kadir Jaelani, Muhammad Rusli, SH, menuturkan bahwa kehadiran sekolah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan tanpa diskriminasi dan setara cerdas dengan masyarakat lain.

 

Kami memohon doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat Kecamatan Kilo dan sekitarnya agar SLB Abdul Kadir Jaelani dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi anak-anak berkebutuhan khusus serta keluarga mereka,” tutur Muhammad Rusli melalui press releasenya, Selasa, 14/07/26.

 

Dan pihaknya bersama seluruh tim pengajar akan berupaya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik sehingga mereka dapat mengembangkan potensi yang dimiliki secara optimal.

Foto, Suasana Harmonis Guru dan Peserta Didik SLB Abdul Kadir Jailani Desa Kramat Kecematan Kilo 

 

Namun yang menjadi kekurangan SLB Abdul Kadir Jailani Kilo adalah gedung sekolah tempat proses belajar mengajar peserta didik,” Dan untuk sementara, kami masih pinjam gedung sekolah SMP PGRI Kilo,” jelas Muhammad Rusli.

 

Selain itu, SLB Abdul Kadir Jailani masih kekurangan sekitar 2-3 orang Guru Tehnik, yang tamatan sarjana.

 

Namun, disatu sisi, menjadi tantangan yang dihadapi SLB Abdul Kadir Jailani, Kata Muhammad Rusli, kesulitan adaptasi dengan calon siswa yang sudah berumur akibat keterlambatan masuk sekolah.” Alhamdulillah, mereka sudah masuk SLB di Kecamatan Kilo,” ucapnya.

 

Untuk itu, Pendiri SLB Abdul Kadir Jailani, Muhammad Rusli berharap kepada pemerintah provinsi maupun pusat untuk dapat membantu gedung baru, agar proses belajar mengajar bagi peserta didik berjalan lancar.

 

Disamping itu, Muhammad Rusli juga meminta kepada pemerintah agar dapat menyuplai 2-3 orang guru yang memiliki keahlian di bidang ini.” Jadi mohon kiranya agar guru tehnik dimutasikan di SLB Abdul Kadir Jailani di Kecematan Kilo,” ucapnya penuh harap.

 

Oleh karena itu, dengan hadirnya SLB Abdul Kadir Jaelani di Desa Kramat ini, diharapkan semakin banyak anak berkebutuhan khusus di Kecamatan Kilo dan daerah sekitarnya yang memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan yang berkualitas,

 

Sekaligus menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif di Kabupaten Dompu.” ujar Muhammad Rusli penuh semangat.

Penulis IW 




Antisipasi Antusias Orang Tua Murid Sekolahkan Anaknya, Kepsek Harap, Kedepannya Pemerintah Pusat Tambah Kuota Untuk SMPN 1 Dompu 

Foto, Kepala Sekolah SMPN 1 Dompu, Drs. Edy Suryansyah 

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Pelaksanaan sistem penerimaan murid baru (SPMB) SMPN i Dompu tahun ajaran 2026/2027, berjalan sesuai dengan petunjuk teknis.

 

Mulai dari pendaftaran online tanggal 24-27 juni 2026 sampai dengan pendaftaran ulang tanggal 6-8 juli tahun 2026, tanpa mengalami masalah

 

Adapun Kategori SPMB SMPN 1 Dompu terdiri dari 4 (empat) Jalur, yakni :

– Pretasi,

– Afirmasi,

– Mutasi dan

– Domisili

 

Kepada media, Kepala Sekolah SMPN 1 Dompu, Drs. Edy Suryansyah, menyampaikan bahwa proses penerimaan murid baru ini, kita laksanakan sesuai petunjuk yang dikeluarkan oleh Bupati Dompu

 

SMPN 1 Dompu dialokasikan 9 runber dan alhamdulillah kita menerima 9 runber juga dengan jumlah kuota 288,” jelas Kepsek SMPN 1 Dompu,pada awak media di ruang kepala sekolah, Senin, 13/07/26.

 

Namun karena kuota dalam domisili lebih banyak, lanjut kepsek, nanti akan ada penambahan sekitar 1-3 orang murid untuk melengkapi kuota itu,” Tetapi tidak mempengaruhi penambahan kelas/runber,” terangnya.

 

Edy Suryansyah juga mengatakan bahwa selama proses pendaftaran sampai pendaftaran ulang itu,” Alhamdulilah berjalan dengan lancar dan aman, tanpa ada kendala walaupun ada riak-riak kecil, itu dinamika sering terjadi tiap tahun, tapi itu tidak menggangu proses pendaftaran, justru motivasi sekolah untuk melakukan yang terbaik,” ucapnya.

 

Edy Suryansyah menjelaskan untuk orientasi di mulai hari ini, Senin, tanggal 13 juli tahun 2026, tetapi sebelumnya Pra NPSW itu dengan mengundang seluruh orang tua murid kelas VII (siswa baru)

 

Alhamdulillah, kemarin orang tua murid hadir lengkap dan dimomen ada sesi tanya jawab, misalnya mengenai WC, jadi tanpa kasih disaranpun, insyaallah saya perioritaskan, karena itu kebutuhan dasar, sebab kondisi WC saat ini jauh dari kata layak,” kata Kepsek penuh keyakinan 

 

Diakhir, Kepala Sekolah SMPN 1 Dompu berharap kepada pemerintah pusat, dalam hal ini yang berkaitan dengan penerimaan siswa baru ini, agar kuota SMPN 1 Dompu ini ditambah untuk tahun selanjutnya.

 

Karena memang antusias masyarakat Dompu untuk menyekolahkan anaknya di SMPN 1 Dompu ini sangat luar biasa,

 

Jadi penambahan Kouta ini dapat mengantisipasi banyaknya minat masyarakat Dompu yang ingin menyekolahkan anaknya di SMPN 1 Dompu,” ujar kepsek penuh optimis 

Penulis IW 




Dinilai Lamban, Keluarga Korban, Spontan Blokade Jalan Tuntut Pihak Kepolisian Segera Tangkap Terduga Pelaku Pelemparan Terhadap 2 Warga Dore – Simpasai 

Foto, keluarga korban dan warga lingkungan dore kelurahan simpasai kecematan woja, saat aksi blokade jalan di jalan lintas Sumbawa 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Keluarga korban dan sejumlah warga melakukan aksi spontan blokade jalan menuntut aparat kepolisian untuk segera menangkap terduga pelaku pelemparan terhadap 2 orang korban warga lingkungan dore kelurahan simpasai kecematan woja, kabupaten Dompu, Sabtu, 11/07/26 (malam Minggu) sekitar pukul 19.00 wita

 

Aksi ini terjadi di jalan Lintas Sumbawa Kelurahan Simpasai Kec. Woja, sebagai bentuk protes dan kekecewaan keluarga korban terhadap kinerja aparat kepolisian yang dinilai lamban dalam menangani kasus tersebut, Karena sampai saat ini, aparat kepolisian belum juga menangkap terduga pelaku pelemparan tersebut.

 

Pasalnya kasus pelemparan atau penganiyaan tersebut terjadi pada hari kamis, tanggal 04 Juni yang lalu, dengan korban atas nama Muhammad Zulfikar, TKP di depan dore sedangkan korban kedua atas nama Muhammad Idul Fitri, TKP Lingkungan simpasai tepatnya depan SDN 02 Woja.

 

Aksi tersebut juga diwarnai dengan pembakaran ban bekas ditengah ruas jalan lintas Sumbawa Kelurahan Simpasai Kec Woja Kabupaten Dompu yang mengakibatkan arus lalu lintas mengalami kemacetan.

 

Dalam aksi tersebut, perwakilan warga sekaligus Plt. Kepala Lingkungan Dore kelurahan simpasai, Suparjon mengungkapkan bahwa pada peristiwa pelemparan itu, kedua korban secara prosedur sudah melaporkan secara resmi ke SPKT Polres Dompu atas kasus tersebut.

 

Bahkan kedua korban sudah melakukan visum maupun di panggil oleh penyidik Polres Dompu untuk dimintai keterangan,

 

Namun, sampai saat ini para pelaku belum mampu diungkap oleh pihak kepolisian,” terangnya dengan nada kesal.

 

Oleh karena itu, kami selaku warga ataupun keluarga korban meminta kepada pihak kepolisian untuk menangkap segera para terdugs pelaku pelemparan dalam 1×24 jam untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

 

Kami minta terduga pelaku pelemparan secepatnya ditangkap,” tegasnya.

 

Karena peristiwa ini sudah berjalan hampir satu bulan, namun belum ada tindak lanjut dari pihak kepolisian,” pernah kemarin ada upaya nego2 dari pihak kepolisian bersama para korban untuk menahan diri agar tidak terjadi peristiwa seperti ini, maka diberilah waktu hampir satu bulan dengan ini dan setelah korban mendatangi polres untuk menanyakan perkembangan kasusnya, jawabannya tidak jelas,” bebernya penuh kecewa.

 

Sementara itu, Salah satu Korban pelemparan Zulfikar menuntut pihak kepolisian untuk segera menangkap terduga pelaku, karena kasus tersebut kami laporkan sejak tanggal 05 juni 2026. bulan lalu

 

Ini sudah berjalan 1 bulan 7 hari, terduga pelaku belum tertangkap sampai hari ini,” ungkap korban penuh kecewa 

 

Namun apabila pihak kepolisian tidak mampu menangkap terduga pelaku dalam waktu 1×24 jam, Ia mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar lagi

 

Kami akan kembali melakukan aksi seperti ini yang lebih besar lagi, apabila aparat kepolisian belum bisa menangkap terduga pelaku,” tegasnya

 

Hingga berita ini ditayangkan, pihak kepolisian Polres Dompu belum dapat dimintai keterangannya.

Penulis IW 




Hadiri Peluncuran Inovasi Bank NTB Syariah, Bupati Harap, Dengan Tranformasi Digital Seluruh Proses Jadi Transparan Dan Terintegrasi

Foto, Bupati Dompu Bambang Firdaus SE, saat hadiri acara Tranformasi Digital di lantai 6 gedung Bank NTB Syariah, di jln. Udayana Mataram,

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Transformasi digital merupakan proses integrasi teknologi digital ke seluruh aspek bisnis atau organisasi, yang secara fundamental mengubah cara beroperasi dan memberikan nilai tambah kepada pelanggan. Lebih dari sekadar memindahkan data ke format digital, ini juga menuntut perubahan budaya perusahaan agar lebih adaptif, inovatif, dan berpusat pada data

 

Maka, lewat terobosan tersebut, Bank NTB Syariah terus memperkuat transformasi digital melalui sejumlah inovasi yang ditujukan untuk meningkatkan pelayanan publik, mendukung optimalisasi pendapatan daerah, sekaligus memberikan manfaat langsung kepada nasabah.

 

Inovasi tersebut diperkenalkan bertepatan dengan peringatan HUT ke-62 Bank NTB Syariah.

 

Salah satu inovasi utama yang dikembangkan adalah Digital System Pendapatan Asli Daerah (DSPAD), sebuah sistem yang mengintegrasikan proses administrasi dan pembayaran pajak daerah antara Pemda, wajib pajak dan Bank NTB Syariah.

 

Adapun daerah saat ini impelementasi DSPAD memasuki tahap uji coba tiga daerah, yakni Lombok Barat, Lombok Timur dan Dompu.

 

Acara peluncuran inovasi tersebut dihadiri Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE, di lantai 6 gedung Bank NTB Syariah, di jln. Udayana Mataram, Senin 06/07026) kemarin.

 

Dalam acara tersebut, Bupati Dompu Bambang Firdaus, mengatakan, inovasi tersebut merupakan bentuk sinergi antara bank pembangunan daerah dengan pemerintah daerah agar pengelolaan pendapatan daerah menjadi lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

 

Karena ini merupakan ikhtiar Bank NTB Syariah untuk mengharmonisasikan peran bank pembangunan daerah dengan pemerintah daerah dan tujuan utamanya adalah meningkatkan pendapatan daerah melalui sistem pajak dan retribusi yang lebih baik.

 

Selama ini pemerintah daerah kesulitan mengetahui pembayaran yang masuk berasal dari jenis pajak apa dan apakah sudah sesuai dengan penetapan. Dengan sistem ini seluruh proses menjadi transparan dan terintegrasi,” harap Bupati 

 

Selain program DSPAD, Bupati, menjelaskan Bank NTB Syariah pada momentum ini melaunching juga program strategis seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mulai tahun ini.

 

Acara peluncuran inovasi juga dihadiri oleh Gubernur NTB, Bupati / Walikota Se NTB, Direktur Utama Bank NTB Syariah bersama jajarannya, Kepala BPKAD Provinsi NTB, Kepala BPKAD Kabupaten/Kota Se Provinsi NTB dan pihak penting lainnya. (sumber Prokopim)

Penulis IW 




Diduga Bandar Narkoba, Pria Inisial ‘I’ (49) Warga Kempo Berhasil Di Ciduk Polisi Dengan BB 7,14 Gram Shabu 

Foto* BB Shabu-shabu seberat 7,14 Gram serta BB Lainnya.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Tidak henti-hentinya, Satuan Reserse Narkoba Polres Dompu memburu para pengedar narkoba di wilayah hukum Polres Dompu.

 

Dalam upaya memutus rantai peredaran gelap narkoba yang kian hari semakin merajalela yang mengancam keselamatan jiwa generasi muda

 

Satuan Reserse Narkoba Polres Dompu kembali menunjukkan komitmennya karena berhasil mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika di bumi nggahi rawi pahu ini

 

Tim berhasil mengamankan seorang pria berinisial I (49), warga Kecamatan Kempo, dalam operasi yang dipimpin langsung oleh KBO Satresnarkoba Polres Dompu, IPTU Sumaharto.di sebuah rumah di Desa Tolokalo, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 23.00 Wita.

 

Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa sebuah rumah di Dusun Kesi, Desa Tolokalo diduga kerap dijadikan lokasi transaksi narkotika.

 

Menindaklanjuti informasi itu, Kasat Resnarkoba Polres Dompu memerintahkan Tim Opsnal untuk melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran informasi yang diterima dan setelah dilakukan pemantauan, tim berhasil memperoleh informasi bahwa target berada di dalam rumahnya

 

Kemudian Tim bergegas menuju lokasi dan tiba di rumah terduga, sebelum melakukan penggerebekan ataupun penggeledahan, petugas menghadirkan dua orang saksi umum sesuai prosedur dan memperlihatkan surat perintah tugas sekaligus menjelaskan tata cara penggeledahan, serta memastikan seluruh proses berlangsung secara terbuka dan sesuai ketentuan hukum.

 

Dari hasil penggeledahan di dalam rumah, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika, di antaranya beberapa paket plastik klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto sekitar 7,14 gram, alat hisap (bong), pipet kaca, plastik klip bekas pakai, sekop dari sedotan, korek api gas, uang tunai sebesar Rp675.000, serta sejumlah barang lainnya yang diduga digunakan dalam aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

 

Selanjutnya, terduga beserta seluruh barang bukti diamankan ke Mapolres Dompu guna menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.

 

Dalam rilisan, Kasat Resnarkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H. membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut.

 

“Benar, pada Minggu malam Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dompu telah mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana narkotika di wilayah Kecamatan Kempo berdasarkan informasi dari masyarakat yang kemudian kami tindak lanjuti melalui proses penyelidikan. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika. Saat ini terduga beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Dompu untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” jelas IPTU Rahmadun.

 

Lanjut kasat, bahwa penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap asal-usul narkotika tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang terlibat dalam peredarannya.

 

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menegaskan bahwa pemberantasan narkotika merupakan salah satu prioritas utama Polres Dompu dalam menjaga keamanan dan menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

 

Kapolres Dompu mengapresiasi kerja cepat personel Satresnarkoba yang berhasil menindaklanjuti informasi masyarakat hingga mengungkap dugaan tindak pidana narkotika tersebut. Keberhasilan ini merupakan wujud komitmen Polres Dompu dalam memberantas peredaran gelap narkotika tanpa pandang bulu. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing. Setiap informasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti secara profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujar IPTU Nyoman.

 

Saat ini penyidik Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga, melengkapi administrasi penyidikan, memeriksa para saksi, melakukan gelar perkara, serta mendalami sumber perolehan narkotika yang diduga akan diedarkan di wilayah Kabupaten Dompu. (Sumber Humas Polres Dompu)

Penulis IW