Dipimpin Langsung Kapolres, Tim Gabungan Polres Dompu Kembali Gempur Kampung Rawan Narkoba Di Kelurahan Bali Satu 

Foto, Barang Bukti (BB) yang diduga sabu-sabu dengan berat bruto mencapai 19,95 gram serta BB Lainnya 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Dalam rangka memberantas peredaran narkotika, di Bumi Nggahi Pahu ini, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dompu kembali melakukan operasi besar-besaran di wilayah yang diduga menjadi kampung rawan narkoba, Senin (01/06/2026) sekitar pukul 11.15 WITA di Lingkungan Bali Barat, Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu.

 

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., dengan melibatkan gabungan personel Satresnarkoba, Opsnal Puma, Opsnal Intelijen, serta personel Sat Samapta Polres Dompu.

 

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial S (46), yang diduga terlibat dalam tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu. Terduga diamankan di rumah miliknya yang diduga kerap dijadikan lokasi transaksi narkotika jenis sabu-sabu.

 

Saat penggerebekan berlangsung beberapa terduga lainnya berhasil melarikan diri, sementara petugas langsung melakukan pengamanan terhadap pemilik rumah dan melaksanakan penggeledahan dengan disaksikan oleh saksi umum dan aparat setempat.

 

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa klip kosong sisa pakai, sekop dari sedotan, timbangan digital, beberapa paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu, korek api, serta dua unit handphone dengan total berat bruto barang bukti mencapai 19,95 gram.

 

Selama proses penggeledahan berlangsung, petugas juga mendapat penolakan dari sejumlah warga dan keluarga terduga yang sempat menghalangi jalannya proses evakuasi. Namun situasi berhasil dikendalikan dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman hingga petugas membawa terduga ke Mako Polres Dompu guna proses hukum lebih lanjut.

 

Ditempat kejadian tersebut, Lurah Bali, Muzakkir Akbar, menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat pihak kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika di wilayahnya. Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga situasi tetap kondusif dan mempercayakan seluruh proses penanganan kasus kepada pihak kepolisian.

 

Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Mari bersama-sama mendukung upaya pemberantasan narkotika demi menjaga generasi muda dan keamanan lingkungan kita,” ujar Muzakkir Akbar.

 

Diwaktu yang sama Kasat Resnarkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., membenarkan adanya penangkapan tersebut dan menegaskan bahwa operasi dilakukan berdasarkan laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di lokasi tersebut.

 

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat terkait adanya dugaan aktivitas transaksi narkotika di lokasi tersebut. Kami akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini guna mengungkap jaringan peredaran narkotika lainnya di wilayah Kabupaten Dompu,” ungkap IPTU Rahmadun.

 

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu memberikan informasi terkait dugaan peredaran narkotika di wilayah tersebut.

 

Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas kerja sama dan kepeduliannya dalam membantu pihak kepolisian memberantas peredaran narkotika di Kabupaten Dompu. Kami juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang sigap menindaklanjuti laporan masyarakat demi menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba,” ujar IPTU Nyoman.

 

Saat ini terduga beserta barang bukti telah diamankan di Mako Polres Dompu guna menjalani proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut. (Sumber Humas Polres Dompu)

Penulis IW 




Saluran Irigasi Sekunder Bendungan Tanju Diduga Tidak Berfungsi Lama, Kompak NTB, Stop Habiskan Anggaran Miliaran Untuk Pemeliharaan Tak Berguna, 

Foto Bendungan Tanju dan Saluran Irigasi Sekunder.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Sistem saluran irigasi Bendungan Tanju di Kabupaten Dompu memiliki total panjang jaringan sepanjang 48 km yang mencakup sisi kanan dan kiri. Infrastruktur ini dirancang untuk menyalurkan air secara optimal guna mengairi Daerah Irigasi (DI) Tanju seluas \(2.242\) hektare.

 

Namun, Infrastruktur saluran sekunder Bendungan Tanju mengalami masalah teknis yang menyebabkan aliran air tidak berfungsi hingga ke lahan pertanian. Permasalahan ini dipicu oleh kerusakan fisik pada saluran yang menyebabkan kehilangan air serta masalah sedimentasi.

 

Kementerian Pekerjaan Umum dan instansi terkait terus memprioritaskan perbaikan saluran sekunder dan tersier agar dapat mendistribusikan air dengan baik ke area persawahan dengan menggelontorkan anggaran negara miliaran hampir setiap tahunnya.

 

Akan tetapi, yang menjadi pertanyaan besar masyarakat kabupaten Dompu! karena saluran irigasi sekunder yang kerap perbaiki dengan anggaran negaran miliaran, namun saluran irigasi sekunder tetap tidak dimanfaatkan oleh masyarakat petani sejak diresmikannya tahun 2019 hingga sampai saat ini yang terkesan sia-sia,

 

Hal itu, diungkapkan oleh koordinator Kualisi Masyarakat Anti Korupsi (Kompak) NTB, Syamsul Anhar, SPd, pada awak media, di taman kota Dompu, Kamis, 28/05/26.

 

Koordinator Kompak NTB, mengungkapkan bahwa bendungan tanju dengan jaringan irigasi yang sudah lama di bangun, namun belum dapat dimanfaakan oleh masyarakat petani.

 

Karena saluran sekunder sebelah kiri dari arah hilir, sudah ketutup sedimentasi, namun pemerintah BBWS NT1, tetap menggucurkan anggaran untuk biaya pemeliharaan atau normalisasi dengan pengerukan setiap tahunnya,

 

Bukan main, negara habiskan anggaran yang cukup fantastis hanya untuk pemeliharaan yang tidak berguna,” ungkapnya serius 

 

Oleh Sebab itu, Syamsul Anhar menegaskan bahwa patut dipertayakan terkait pemanfaatan air di waduk bendungan tanju, jika belum juga dimanfaatkan oleh masyarakat petani sampai saat ini!

 

Dan pertanyaan sederhana, kenapa dipaksakan di bangun! yang pada akhirnya pemerintah terus menggelontorkan anggaran besar hanya untuk menjaga atau pemeliharaan?,” pungkasnya

 

Oleh karena itu, kuat dugaan bahwa pembangunan tersebut dijadikan sarana Konspirasi jahat bagi oknum2 yang terlibat, untuk mendapatkan keuntungan besar terhadap anggaran negara tersebut.

 

Untuk itu, Koordinator Kompak NTB menuntut pihak BBWS NT1, agar bertanggung jawab, dalam hal ini PPK OP yang menangani hal tersebut

 

Oleh karenanya, Anhar mendesak kementerian terkait agar segera melakukan evaluasi terhadap pembangunan tersebut, karena berpotensi merugikan keuangan negara.

 

Disamping itu, Ia juga menekankan kementerian terkait agar tidak lagi menggelontorkan anggaran negara miliaran hanya untuk pemeliharaan yang tidak bermanfaat ataupun bangun baru, sebelum saluran irigasi sekunder bendungan tanju berfungsi untuk kepentingan masyarakat petani.

 

Stop habiskan anggaran negara miliaran hanya untuk pemeliharaan yang tak berguna,” tegasnya 

 

Selain itu, Anhar meminta para Auditor untuk segera melakukan audit Investigasi terhadap pembangunan tersebut, karena terdapat dugaan tindak pidana Korupsi “berjemaah” oleh oknum2 yang terlibat.

 

Wajib di Audit, alih-alih mendukung program pangan nasional, malah dijadikan ladang bagi2 cuan oleh oknum2 yang terlibat dalam pembangunan tersebut,” ucapnya penuh sinis.

 

Senada juga dikeluhkan masyarakat petani Dompu, bahwa pembangunan tersebut belum dapat dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian para petani.

 

Padahal pembangunan tersebut sudah lama di bangun, tapi hanya dijadikan pemandangan saja,” ungkapnya.

 

Oleh karena itu, Masyarakat Petani Dompu meminta kepada pihak BBWS NT1, untuk segera mengungsikan saluran sekunder Bendungan Tanju tersebut, agar petani dapat memanfaatkannya.

 

“Itu yang menjadi harapan besar kami petani, ” ujarnya. 

 

Hingga berita ini ditayangkan, pihak terkait belum dapat dimintai keterangannya.

Penulis IW 




Keluarga PMI Bakal Demo Disnakertrans Dan Laporkan Ketiga Oknum Sponsor Ke Satgas TPPO Polda NTB Hingga Mabes Polri 

Gambar Ilustrasi

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Masih seputar kasus PMI Dewi Anggriani dengan negara tujuan Saudi Arabia yang penyalurannya diduga secara ilegal pada tahun 2022 lalu oleh ketiga oknum sponsor yakni Din, Ros dan Jul

 

Hingga berujung pada kasus pencekalan oleh majikan pertamanya di Kantor Sakkan yang sudah berjalan 1 tahun lamanya,

 

Sehingga keluarga besar Dewi Anggriani bereaksi keras dan langsung merespon cepat terkait dugaan lambannya penanganan pihak sponsor terkait kasus pencekalan Dewi oleh majikannya di Kantor Sakkan Saudi Arabia.

 

Saudara kandung PMI, Yudi Saputra mengungkapkan, sebagai bentuk reaksi keras keluarga maka dalam pekan depan pihaknya akan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran di Kantor Disnakertrans Kabupaten Dompu, yang kemudian berlanjut dengan aksi spontanitas lainnya.

 

Dalam aksi demonstrasi nanti, massa akan mendesak Disnakertrans dan aparat untuk segera menghadirkan ketiga oknum sponsor tersebut untuk menjawab pertanyaan massa aksi terkait penyaluran yang diduga secara illegal hingga berujung terjadinya pencekalan Dewi Anggriani ini.

 

Ketiga oknum sponsor ini terlalu banyak mengumbar janji sehingga mengulur waktu saja untuk mengeluarkan Dewi dari pencekalan majikannya di Kantor Sakan, maka kami akan menentang ketiga oknum sponsor tersebut dengan aksi demonstrasi besar-besaran yang akan dilaksanakan pekan depan,”ungkap Yudi, saat dikonfirmasi sore tadi, Minggu, 31/05/26

 

Selain melakukan aksi demonstrasi besar-besaran, Yudi juga menegaskan bahwa pihaknya akan melaporkan ke 3 oknum sponsor itu ke Satgas TPPO Polda NTB hingga Mabes Polri dengan kasus TPPO.

 

Kenapa demikian! karena ketiga oknum sponsor tersebut harus bertanggung jawab atas penyaluran Dewi Anggriani ke Saudi Arabia tahun 2022 lalu yang diduga secara illegal tanpa persetujuan dari orang tua Dewi Anggriani sendiri, termasuk berujung pada pencekalan Dewi di Kantor Sakan yang sudah berjalan 1 tahun ini.

 

Akibat pencekalan oleh majikan di Kantor Sakan Saudi Arabia, Dewi Anggriani sendiri tidak bisa dikeluarkan walaupun sudah ada upaya dari pihak KBRI karena sang majikan tetap ngotot meminta ganti rugi sekitar Rp.170 juta uang Indonesia kepada Dewi. Sementara besar uang majikan itu di ambil dan diterima langsung oleh pihak agency ke majikan pertamanya, hingga uang itu pula diterima sebagiannya oleh PJTKI dan sponsor dalam hal ini Din, Ros dan Jul.

 

Kenapa harus Dewi yang dimintai ganti rugi, Dewi kan tidak menerima uang sepeser pun dari majikannya tapi kalau dikasi uang belanja saat berangkat Rp.7 juta dari sponsor memang ia diakui. Justeru yang menerima uang itukan agency kemudian berlanjut ke PJTKI hingga sampai pada pihak sponsor. Jadi agency dan ketiga sponsor harus bertanggungjawab atas uang majikan itu termasuk bertanggung jawab atas pencekalan saudari kami Dewi Anggriani,”tegas Yudi.

 

Terkait aksi demonstrasi besar-besaran dari keluarga Dewi Anggriani, Disnakertrans Kabupaten Dompu sendiri mengaku siap untuk menerima dan melayani massa aksi dengan baik karena demonstrasi itu menyampaikan pendapat dimuka umum.

 

Bahkan jika diminta untuk memberikan keterangan di APH sebagai saksi ahli ketika ketiga sponsor sudah dilaporkan, Disnakertrans tetap siap karena faktanya memang Dewi Anggriani diberangkatkan ke Saudi Arabia tanpa melalui jalur resmi,”aku Abdul Syahid, SH selaku Kadis Nakertrans Kabupaten Do

Sementara Sahbudin alias P. Din selaku pihak penanggung jawab penyaluran Dewi Anggriani yang dikonfirmasi media ini via WhatsApp pribadinya Minggu (31/05/26) sekitar pukul 20.11 wita sementara belum menjawab.

Penulis IW 




Hadiri Peresmian Bangunan Baru SLB Trisilaskil, Bupati, Ajak Seluruh Masyarakat Berkontribusi Untuk Cerdaskan Anak Bangsa 

Foto, Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE, Kadispora, H. Rifaid, MPd, Ketua Yayasan, Muhtar Abdullah dan Kepala Sekolah SLB Trisilaskill, Aryani, SPd di momen peresmian Bangunan Baru.

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Usai dibangun dengan perencanaan modern yang memadukan desain arsitektur yang fungsional, ramah lingkungan, untuk mendukung pembelajaran kolaboratif yang nyaman, beberapa waktu yang lalu.

 

Dengan bangunan baru tersebut, menjadikan SLB Trisilaskill terlihat megah seperti sekolah yang ada di kota-kota besar sekaligus menjadi contoh SLB maupun sekolah lain khususnya di Kabupaten Dompu.

 

Sehingga untuk memperluas akses pemerataan pendidikan, memberikan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) agar lebih cerdas dan berkarakter.

 

Maka, SLB Trisilaskill menggelar acara Peresmian Bangunan Baru yang berlangsung khidmat di halaman sekolah, Sabtu, 30/05/26.

 

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, yang disambut meriah dengan tarian wura bongi monca oleh siswa-siswi SLB Trisilaskil yang mengenakan pakaian adat

 

Turut dihadiri juga, Kadisdikpora Dompu, H. Rifaid, MPd, Camat Woja, Edison, para pejabat Dikbud Kabupaten Dompu Provinsi NTB dan Ketua Yayasan Trisilaskil, Muhtar Abdullah seluruh, Kepala Sekolah SLB Trisilaskill, Aryani,SPd serta seluruh Guru dan TU SLB Trisilaskil.

 

Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE, dalam sambutannya, atas nama Pemerintah Kabupaten Dompu menyampaikan ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya, rasa apresiasi setinggi-tingginya dan rasa bangga yang cukup luar biasa. karena yayasan Trisilaskill ini, mengambil peran penting membantu negara, pemerintah dalam rangka memberikan kecerdasan terhadap anak bangsa, tanpa membedakan keterbatasan bagi seluruh warga masyarakat

 

Ini yang patut kita dukung dan masyarakat semua harus ikut support, karena pendidikan ini hak warga negara yang tidak boleh kita abaikan,” tegas Bupati Bambang Firdaus.

 

Oleh karena demikian, Bupati menegaskan Peresmian bangunan baru dihari ini,” bukan saja kita meresmikan secara fisik, ini adalah simbol kemajuan kita, simbol komitmen kita bersama, bahwa begitu pentingnya pendidikan anak bangsa, tanpa membedakan status, keterbatasan, ini adalah kewajiban kita bersama, negara, pemerintah dan kewajiban kita semua,” ungkapnya.

 

Tentu saja, kata Bambang Firdaus, Pemerintah tidak mampu bekerja sendiri dalam rangka untuk mencerdaskan anak bangsa, maka negara membuka ruang seluas-luasnya kepada siapapun,” diri kita, yayasan apapun itu untuk ikut melibatkan diri, berkontribusi dalam rangka membawa kecerdasan anak bangsa,” pungkasnya.

 

Sekali lagi saya ucapkan terimakasih setinggi-tingginya, kepada ketua yayasan, kepala sekolah dan guru-guru lain, ini cukup luar biasa, tidak gampang, ini betul-betul butuh keteguhan batin dan kesabaran yang diatas rata-rata,” ucap Bupati tulus

 

Maka, oleh demikian, Bupati menekankan bagaimana anak-anak, masyarakat kita yang kedalam dirinya ada keterbatasan,” kita hapus keterbatasan itu, kita ajak, kita hadirkan disekolah ini adalah rumah kedua bagi anak-anak kita, sekolah yang nyaman, keluarga yang ada sini, bangun mimpi2 mereka,” ujar Bupati penuh semangat.

 

Diakhir, Bupati Dompu menuturkan bahwa ada hal yang istimewa, setiap orang yang cacat dimata kita, terikat dengan keistimewaan yang tidak dimiliki oleh kita,” itu pasti, maka tidak perlu kita mencela, menciduk, siapapun saudara kita sesama mengalami cacat fisik dan lain-lain, yakin Allah akan menitip kelebihan,” tandasnya sebuah pesan moral.

Penulis IW 




Dimomen Pembinaan, Kakan Kemenag Dompu, Dorong Seluruh Guru Jadikan Liiterasi Al-Qur’an Sebagai Budaya Harian Madrasah.

Foto, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Dompu, H. Najamuddin, S.Pd., M.Pd, di momen Pembinaan para pendidik di MIs Babussalam Nowa dan MTs Istiqlal Liyah Nowa.

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Suasana ruang kelas MIs Babussalam Nowa dan MTs Istiqlal Liyah Nowa, dipenuhi semangat pembinaan.

 

Dikesempatan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Dompu H. Najamuddin, S.Pd., M.Pd, memberikan arahan kepada para pendidik, agar dapat ditindaklanjuti dalam mendidik anak-anak.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasi Pendidikan Agama Islam Kemenag Dompu Muh. Alimuddin, S.Ag, Ketua Yayasan sekaligus Pengawas Madrasah Ahmad, S.Pd. Kepala MIs Babussalam Nowa Siti Arafah, S.Pd.I. serta para Pengawas Madrasah Sri Kurniawati, S.Pd., SD dan Jubaidah, S.Pd.I.

 

Acara Pembinaan tersebut berlangsung khidmat di ruang kelas masing-masing madrasah, yang berfokus pada penguatan tugas guru sebagai ujung tombak pendidikan anak bangsa.

 

Dalam arahannya, H. Najamuddin menekankan tiga fondasi utama yang harus dipegang guru dan kepala madrasah.

 

Diantaranya, kedisiplinan terhadap aturan. “Bapak/Ibu Guru harus taat dengan aturan yang berlaku. Aturan hadir bukan untuk membatasi, tapi untuk menjaga marwah dan keteraturan lembaga pendidikan kita,” tegasnya di hadapan para guru MIs Babussalam Nowa.

 

Kemudian komunikasi dua arah antara kepala madrasah dan guru. Beliau berpesan agar kepala madrasah mau mendengarkan masukan dari guru-guru dan saling menghargai. “Sebaliknya, guru-guru juga harus mendengarkan perintah kepala madrasah. Sinergi ini yang membuat roda pendidikan berjalan baik,” ujarnya.

 

Kakan Kemenag juga mengingatkan bahwa perlu memenjauhi sifat sombong, meskipun dibekali ilmu setinggi apapun,“ Jabatan setinggi apapun, jika disertai kesombongan maka keberkahannya akan hilang.” ucapnya.

 

Oleh karena itu, H Najamuddin berpesan jadilah pendidik yang rendah hati agar dicintai siswa dan dihormati masyarakat.

 

Kakan Kemenag Dompu mendorong seluruh guru agar menjadikan literasi Al-Qur’an sebagai budaya harian madrasah. Bukan hanya target membaca, tetapi memahami dan mengamalkan nilai-nilainya.

 

Dengan kemampuan literasi Al-Qur’an yang kuat, siswa kita akan memiliki benteng diri yang kokoh di tengah derasnya informasi saat ini,” jelasnya.

 

Diakhir, Beliau juga menyoroti fenomena sosial dan isu-isu yang beredar di masyarakat.“ Dengan adanya fenomena sekarang, mohon Bapak/Ibu menjadi bagian penetralisir. Sampaikan informasi yang benar, beri teladan akhlak, dan jadilah penyejuk. Keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Dompu harus mampu menjaga marwah Kementerian Agama yang kita cintai bersama,” imbaunya.

 

Pembinaan ini menjadi pengingat bahwa tugas guru madrasah tidak hanya mengajar, tapi juga mendidik karakter. Di akhir arahannya, H. Najamuddin berharap semua yang disampaikan bisa menjadi bekal dan modal spiritual bagi para pendidik.

 

Semoga apa yang disampaikan menjadi modal bagi Bapak/Ibu Guru dalam menunaikan tugas sebagai tenaga pendidik yang mencerdaskan anak bangsa. Kita mendidik bukan hanya untuk nilai, tapi untuk menyiapkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan cinta tanah air,” tutupnya.

 

Sementara dikesempatan yang sama, Kepala MIs Babussalam Nowa, Siti Arafah, S.Pd.I., menyatakan bahwa para guru yang hadir menyambut baik arahan tersebut.

 

Siap menindaklanjuti pesan Kakan Kemenag, khususnya dalam penguatan literasi Al-Qur’an dan budaya kerja yang harmonis.

 

Senada, pihak MTs Istiqlaliyah Nowa juga berkomitmen menjadikan hasil pembinaan ini sebagai program kerja madrasah ke depan.

 

” Kami siap menjadikan hasil pembinaan ini, sebagai program kerja,” tegas Kepala Mis Babusalam dengan singkat.

 

Dimomen ini juga dimanfaatkan untuk menyampaikan sambutan sekaligus arahan strategis terkait program literasi Al-Qur’an di MIs Babussalam Nowa dan MTs Istiqlaliyah Nowa.

 

Kegiatan pembinaan ditutup dengan sesi tanya jawab dan silaturahmi, mempererat kekompakan antara pimpinan Kemenag, pengawas, yayasan, kepala madrasah, dan para guru.(Sumber Humas Kemenag Dompu)

Penulis IW 




Di Berhentikan Sepihak, Ketiga Pekerja, Adukan Kepala SPPG Dapur BGN Sorisokolo Ke Disnakertrans.

Foto, Pendamping Ketiga Pekerja, Azril dan Surat Pengaduan yang ditujukan kepada Disnakertrans Dompu 

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Malang nasib tiga orang pekerja, tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba diberhentikan dari pekerjaannya oleh pihak Dapur MBG Sorisakolo yang bertempat di jalan baru Kelurahan Karijawa Kecematan Dompu.

 

Padahal ketiga pekerja tersebut tidak pernah melakukan kesalahan atau melanggar SOP Badan Gizi Nasional (BGN).

 

Tidak terima dengan keputusan sepihak, ketiga pekerja langsung mengadukan persoalan itu ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Dompu agar mendapatkan keadilan atas kejoliman tersebut

 

Hal itu, dibuktikan dengan surat pengaduan yang ditujukan kepada Kepala Disnakertrans Dompu, tertanggal, 26 Mei Tahun 2026.

 

Sebelumnya juga, salah satu karyawan Dapur BGN Sorisokolo diduga diberhentikan sepihak, sehingga kepala SPPG tersebut terkesan sewenang-wenang.

 

Pendamping ketiga pekerja, Azril, mengatakan bahwa ketiga pekerja ini, mulai bekerja sejak berdirinya Dapur BGN Sorisakolo dan selama bekerja di dapur tersebut ketiganya merasa tidak pernah membuat kesalahan atau melanggar SOP BGN.

 

Selama bekerja, mereka selalu mengikuti petunjuk SOP BGN maupun perintah kepala SPPG,” ungkap Azril pada awak media, Rabu, 27/05/26.

 

Menurutnya, ketiga pekerja sangat terkejut mendapat informasi itu dari rekan sesama kerja di Dapur BGN Sorisokolo,

 

Dan juga diumumkan secara langsung oleh kepala SPPG lewat pertemuan di dapur BGN Sorisokolo, bahwa mereka diberhentikan dari pekerjaan pada saat itu juga,” walaupun besok atau lusa kalian datang bekerja, tapi pekerjaan kalian tidak dianggap dan tidak digaji lagi, karena kalian bukan lagi relawan dapur BGN disini,” katanya mengulang penyampaian kepala SPPG yang terkesan arogan.

 

Oleh karena itu, Azril menilai tindakan Kepala SPPG tersebut tidak sesuai dengan SOP yang berlaku saat ini,

 

Karena sebelumnya kepala SPPG tidak pernah dilakukan perundingan dan memberikan peringatan lisan maupun tertulis terhadap ketiga pekerja.

 

Sampai saat ini, mereka tidak pernah mendapat surat pemberhentian dari kepala SPPG tersebut, padahal mekanismenya harus melalui surat resmi,” ucapnya dengan nada kesal.

 

Untuk itu, Azril mendesak Kepala BGN Pusat dan Koordinator BGN Provinsi NTB untuk segera mengevaluasi Kepala SPPG (Dapur BGN Sorisokolo) yang terkesan sewenang2 terhadap para pekerja.

 

Cabut izin operasional Dapur BGN Sorisokolo,” tegasnya.

 

Berdasarkan Ketentuan pemecatan sepihak (Pemutusan Hubungan Kerja) diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang ketentuannya telah diubah dan disempurnakan oleh Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. Aturan teknis pelaksanaannya tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2021.

 

PHK tidak boleh dilakukan secara sepihak atau sewenang-wenang. Jika perusahaan melakukan PHK dengan alasan yang dilarang undang-undang (seperti karena pekerja menikah, hamil, atau beribadah), PHK tersebut dinyatakan batal demi hukum dan perusahaan wajib mempekerjakan kembali pekerja tersebut.

 

Kewajiban Perundingan : Jika terjadi penolakan terhadap PHK, perusahaan dan pekerja wajib melakukan perundingan bipartit. Jika tidak mencapai kesepakatan, penyelesaiannya dilanjutkan melalui mekanisme mediasi atau Pengadilan

 

Hubungan Industrial (PHI).Hak Pesangon : Jika PHK akhirnya terjadi, perusahaan tetap wajib memberikan hak-hak pekerja, berupa uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, dan uang penggantian hak, dengan besaran yang disesuaikan dengan alasan pemutusan kerja.

 

Ganti Rugi Karyawan Kontrak : Bagi pekerja dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT/Kontrak), pihak yang mengakhiri hubungan kerja secara sepihak sebelum masa kontrak habis diwajibkan membayar ganti rugi kepada pihak lain sebesar sisa upah sampai kontrak berakhir.

 

Hingga berita ini ditayangkan pihak Dapur BGN Sorisokolo belum dapat dimintai keterangannya

Penulis IW