Kabar Baik, SLB Abdul Kadir Jaelani Resmi Hadir Di Desa Kramat, Kec. Kilo, Demi Akses Pendidikan Layak Bagi Anak Berkebutuhan Khusus.
Foto, Pendiri SLB Abdul Kadir Jailani, SH dan Papan Informasi SLB Abdul Kadir Jailani Desa Kramat Kecematan Kilo Kab Dompu.
Dompu, NTB, ChanelNtNews.com – Kabar baik bagi masyarakat Kecamatan Kilo dan wilayah sekitarnya. Sekolah Luar Biasa (SLB) Abdul Kadir Jaelani kini resmi hadir di Desa Kramat, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu,
Dalam upaya memberikan akses pendidikan yang layak bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus.
Saat ini, SLB Abdul Kadir Jaelani telah memiliki 22 siswa yang mengikuti proses belajar mengajar perdana di tahun ajaran 2026/2027.
Kegiatan belajar mengajar didukung oleh 13 Tenaga Pendidik dan Tenaga Tata Usaha yang berkomitmen dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi para peserta didik.
Kepada media, pendiri SLB Abdul Kadir Jaelani, Muhammad Rusli, SH, menuturkan bahwa kehadiran sekolah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan tanpa diskriminasi dan setara cerdas dengan masyarakat lain.
“Kami memohon doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat Kecamatan Kilo dan sekitarnya agar SLB Abdul Kadir Jaelani dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi anak-anak berkebutuhan khusus serta keluarga mereka,” tutur Muhammad Rusli melalui press releasenya, Selasa, 14/07/26.
Dan pihaknya bersama seluruh tim pengajar akan berupaya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik sehingga mereka dapat mengembangkan potensi yang dimiliki secara optimal.

Foto, Suasana Harmonis Guru dan Peserta Didik SLB Abdul Kadir Jailani Desa Kramat Kecematan Kilo
Namun yang menjadi kekurangan SLB Abdul Kadir Jailani Kilo adalah gedung sekolah tempat proses belajar mengajar peserta didik,” Dan untuk sementara, kami masih pinjam gedung sekolah SMP PGRI Kilo,” jelas Muhammad Rusli.
Selain itu, SLB Abdul Kadir Jailani masih kekurangan sekitar 2-3 orang Guru Tehnik, yang tamatan sarjana.
Namun, disatu sisi, menjadi tantangan yang dihadapi SLB Abdul Kadir Jailani, Kata Muhammad Rusli, kesulitan adaptasi dengan calon siswa yang sudah berumur akibat keterlambatan masuk sekolah.” Alhamdulillah, mereka sudah masuk SLB di Kecamatan Kilo,” ucapnya.
Untuk itu, Pendiri SLB Abdul Kadir Jailani, Muhammad Rusli berharap kepada pemerintah provinsi maupun pusat untuk dapat membantu gedung baru, agar proses belajar mengajar bagi peserta didik berjalan lancar.
Disamping itu, Muhammad Rusli juga meminta kepada pemerintah agar dapat menyuplai 2-3 orang guru yang memiliki keahlian di bidang ini.” Jadi mohon kiranya agar guru tehnik dimutasikan di SLB Abdul Kadir Jailani di Kecematan Kilo,” ucapnya penuh harap.
Oleh karena itu, dengan hadirnya SLB Abdul Kadir Jaelani di Desa Kramat ini, diharapkan semakin banyak anak berkebutuhan khusus di Kecamatan Kilo dan daerah sekitarnya yang memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan yang berkualitas,
“Sekaligus menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif di Kabupaten Dompu.” ujar Muhammad Rusli penuh semangat.
Penulis IW








