Bapeka NTB, Segera Laporkan Dugaan Korupsi Anggaran DBHCHT 9.934 Miliar Dikes Tahun 2025 Ke Kejari Dompu 

Foto, Ketua Lembaga Pemantau Kebijakan Daerah (Bapeka) Provinsi NTB, Tasrif, SH 

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Lembaga Pemantau Kebijakan Daerah (Bapeka) Provinsi NTB segera melaporkan Kasus dugaan Korupsi Anggaran DBHCHT Sebesar Rp. 9.934 Miliar, Untuk Peningkatan Pelaysnan Kesehatan Di Dinas Kesehatan Tahun 2025, Kepada pihak kejaksaan negeri Dompu.

 

Karena penggunaan anggaran tersebut diduga kuat menyimpang dari perencanaan atau di alokasikan pada sejumlah kegiatan-kegiatan fiktif.

 

Hal itu diungkapkan oleh, Ketua Bapeka, Tasrif, SH, pada awak media, via washapp, Selasa, 03/03/26.

 

Tasrif mengungkapkan bahwa DBHCHT tahun 2025 yang di kelola oleh Dinas Kesehatan Dompu diduga kuat digunakan untuk proyek2 fiktif, seperti proyek Sumur Bor di 2 Puskesmas yang sampai saat ini tidak ada asas manfatnya.

 

Karena proyek tersebut belum rampung dikerjakan atau fiktif,” beber Ketua Bapeka NTB.

 

Selain itu juga, Kata Tasrif, untuk pengadaan atau pembelian alat kebakaran sebanyak 12 unit dengan total anggaran sebesar Rp. 15 yang terindikasi Mark-kup.

 

Sementara hasil survey kami kisaran harga Alat kebakaran itu, yaitu sekitar Rp. 150 – 300 ribu perunitnya, kalau dihitung-hitung untungnya lumayan besar, itu baru 2 item kegiatan,” bebernya.

 

Karena menurut Tasrif masih banyak kegiatan2 atau pengadaan barang lain yang terindikasi menyimpang dari perencanaan yang berpotensi merugikan keuangan negara.

 

Nanti kita paparkan keseluruhan rincian kegiatan lain yang terindikasi menyimpang dalam laporan yang kita layangkan ke APH, itu hanya sampelnya dulu,” pungkasnya penuh keyakinan.

 

Oleh karena itu, Ketua Bapeka NTB, menegaskan bahwa dalam pengelolaan anggaran DBHCHT tahun 2025 di Dinas Kesehatan Dompu sangat berpontensi pada dugaan tindak pidana korupsi.

 

Jadi berdasarkan hasil penelusuran kami dilapangan itu terdapat dugaan korupsi dalam pengelolaan anggaran DBHCHT sebesar Rp. 9.934 miliar tersebut,” bebernya 

 

Untuk itu, dalam waktu dekat ini, kami akan melayangkan surat laporan resmi ke aparat penegak hukum atas dugaan korupsi tersebut.

 

Insyaallah, kita selesaikan dulu Ibadah bulan suci Ramadhan, semuanya sudah lengkap, kita pastikan selesai lebaran kita langsung bawakan laporan tersebut ke kejaksaan,” kata tasrif serius.

 

Sementara sampai berita ini ditayangkan, Kepala Dinas Kesehatan Dompu belum dapat dimintai keterangannya

Penulis IW 

image_pdfimage_print