Pembangunan Jaringan irigasi Tersier Swakelola BBWS NT 1 Type 1, Akan Di Tindak Lanjuti Dengan Program Cetak Sawah

Foto, Camat Syaiful Arif, MPd, Kepala BPP, Taufikurrahman, SP dan Kanit Binmas Polsek Manggelewa serta TA SDA KTB, Aryanto Yoyo Saputra, ST  bersama Poktan Lanci Tiga, saat melakukan pemantauan pekerjaan saluran irigasi di lokasi Poktan Lanci Tiga.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Secara bersamaaan, Kepala BPP dan Camat serta Kapolsek Manggelewa memantau langsung Pembangunan jaringan irigasi tersier yang berada di wilayah Kecamatan Dompu, Woja dan Manggelewa.

 

Khususnya pada kelompok tani lanci tiga yang progresnya sudah mencapai 90% dan hampir rampung.

 

Dimana pembangunan jaringan irigasi tersier ini merupakan Program Inpres no 02 tahun 2025, Swakelola type I yang di dikerjakan oleh BBWS NT 1.

 

Bertujuan untuk meningkatkan pola tanam dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan Nasional.

 

Disamping itu, hadirnya program pembangunan jaringan irigasi tersier ini, Kelompok Tani Lanci Tiga Kecematan Manggelewa sangat menginginkan adanya program cetak sawah baru, sehingga tanah yang kering bisa menjadi sawah.

 

Usai pantau pekerjaan saluran irigasi, Kepala BPP Manggelewa, Taufikurrahman, SP, menyampaikan bahwa program ini adalah hajat Bapak Presiden Prabowo untuk Swasembada Pangan

 

Dimana saluran irigasi ini dibangun, hajatnya untuk meningkatkan pendapatan petani melalui Swasembada Pangan,

 

Maka, dengan adanya jaringan irigasi ini, kami akan menindaklanjuti dengan kegiatan2, seperti program cetak sawah, agar kelompok petani yang ada di lanci tiga ini bisa menanam padi dan bisa meningkatkan IP (Indeks Pertanaman) lahan, dari panennya 1x setahun bisa menjadi 2x setahun,” terang Kepala BPP Manggelewa mengawali penyampaiannya.

 

Sehingga dengan kata lain, diawal tahun atau musim tahun pertama, petani bisa menanam padi dan dimusim kedua petani bisa menanam jagung kemudian di tahun ketiga bisa juga ditanami tanaman lain, seperti palawija, holtikultura dan tembakau.

 

Inilah tujuan program pusat lewat program swasembada pangan, tentu tidak lain hanya untuk meningkatkan pendapatan para petani supaya swasembada beras bisa tercapai di Indonesia ini khususnya sebagai penopang untuk kebutuhan beras nasional,” pungkasnya 

 

Diakhir, Taufikurrahman berharap agar lahan-lahan kering atau tadah hujan yang ada di kecamatan Manggelewa ini, sekiranya kedepannya bisa ditambah supaya areal2 yang luas ini, dari lahan kering bisa dijadikan sawah tadah hujan dan sawah irigasi.

 

Sehingga bisa mengoptimalkan lahan-lahan kering ini, kalau lahan kering kita selama ini hanya 1x, hanya bisa memanfaatkan air hujan, ketika ada BWS dan Dam Tanju termanfaatkan di musim keringpun bisa petani menanam,” tuturnya 

 

Oleh karena itu, Kepala BPP Manggelewa menegaskan bahwa ini merupakan awal dari kolaborasi yang baik,

 

Kita bisa katakan ini adalah Tim Swasembada Pangan, baik BWS, Penyuluh semua terintegrasi dalam Swasembada Pangan program ketahanan pangan nasional, BWS membangun Irigasinya, kami memanfaatkan Irigasinya,” ungkapnya penuh semangat.

Diwaktu yang sama Camat Manggelewa, Syaiful Arif, MPd menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah, ini langkah yang sangat bagus dalam penyediaan air untuk masyarakat

 

Tentunya, dengan adanya program ini, bisa meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di wilayah kecamatan manggelewa.” kata Camat Manggelewa 

 

Oleh karena itu, Camat berharap kepada pemerintah pusat melalui BWS NT 1, agar program ini tetap berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” inikan baru beberapa lokasi, kedepannya agar diupayakan lagi,” ucapnya penuh harap.

 

Camat juga meminta kepada masyarakat manggelewa untuk sama-sama menjaga pembangunan ini, karena ini aset yang berharga untuk para petani dan masyarakat pada umumnya.

 

Ditempat yang bersamaan Kapolsek Manggelewa yang diwakili Kanit Binmas, Bung Karno, mengatakan bahwa program ini luar biasa, pemerintah sudah mendukung petani

 

Nantinya bermanfaat untuk masyarakat petani, khususnya petani jagung maupun padi, areal jagung mungkin bisa dimanfaatkan juga dengan padi” ungkap Kanit Binmas.

 

Sementara dari segi keamanannya program irigasi, Kanit Binmas menegaskan bahwa Polsek Manggelewa tetap melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap program ini

 

Sejauh ini aman2 saja, tidak ada yang terjadi, karena Ini program pemerintah ketahanan pangan nasional yang digaung2kan sekarang ini dan kita juga pendamping di program ketahanan pangan, kewajiban kita memantau perkembangan maupun keamanannya berkerja sama dengan masyarakat maupun lainnya,” ungkap Bung Karno dengan tegas.

 

Sementara itu, Ketua Kelompok GP3A Lanci Jaya, Basdin mengatakan bahwa dengan hadirnya anggarann atau program ini merasakan lahan pertanian tiga kali setahun,

 

Dan Ia berharap kedepannya agar ada penambahan program saluran irigasi ini sehingga bisa mengairi lahan yang ada di lokasi ini.

 

Hasil koordinasi kami dengan BPP Manggelewa, dilokasi yang irigasi ini, nanti akan dibuatkan cetak sawah, terima kasih kepada BWs NT 1 dan Kepala BPP Manggelewa,” ujar keduanya 

 

Senada juga dengan pemuka masyarakat lanci tiga sekaligus petani, H. Subardin, HM. Saleh menyampaikan ucapan terima kasih banyak kepada pihak BWS NT 1 dan jajarannya, karena sudah mempermudah para petani

 

Terutama pelaksana yang ada di lokasi ini,” ujarnya. 

Penulis IW 

image_pdfimage_print