Operasi Skala Besar Di Kampung Rawan Narkoba, Satresnarkoba Polres Dompu Amankan 7 Terduga Serta BB Yang Diduga Sabu Berat Bruto 31,71 Gram

Gambar, BB Yang Diduga Sabu Berat Bruto 31,71 Gram

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Dalam rangka penegakan hukum terhadap peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Dompu

 

Satuan Reserse Narkoba Polres Dompu bersama tim gabungan seluruh fungsi Polres Dompu kembali menggelar operasi skala besar di kawasan yang diduga menjadi kampung rawan narkoba di Lingkungan Bali Barat, Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Sabtu (06/06/2026).

 

Dimana sehari sebelumnya, Satresnarkoba Polres Dompu Berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial S dilokasi yang diduga menjadi sarang narkoba beserta Barang Bukti Shabu-shabu dengan berat bruto mencapai 19,95 gram.

 

Dalam operasi yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., petugas berhasil mengamankan tujuh orang terduga pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu yang terdiri dari lima orang di dalam rumah dan dua orang di luar rumah.

 

Adapun terduga pelaku yang di amankan antara lain :

-Yang diamankan Di luar rumah

1. I, Laki-laki, 20 Th, Islam, Belum bekerja, Desa Mangge asi, Kecamatan Dompu.

2. AP, Laki-laki, 24 th, Islam, Belum bekerja, Kelurahan Bali,Kecamatan Dompu.

-Yang di amankan di dalam rumah

1. EN, Perempuan, 22 th, Islam, Belum bekerja,Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja.

2. RP, Perempuan, 16 th, Islam, Pelajar, Desa Mangge na,e, Kecamatan Dompu.

3. N, Perempuan, 32 th, Islam, IRT,Desa Mumbu, Kecamatan Woja.

4. A, Laki-laki, 38 th, Islam, Wiraswasta, Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu.

5. EH, Perempuan, 42 th, Islam, IRT, Kelurahan Karijawa Kecamatan Dompu.

 

Operasi tersebut merupakan tindak lanjut atas informasi masyarakat terkait aktivitas peredaran narkotika yang meresahkan warga. Setelah dilakukan penyelidikan dan pemantauan intensif, tim memastikan aktivitas tersebut masih berlangsung sehingga dilakukan tindakan penegakan hukum secara terukur dengan melibatkan personel gabungan dari Satresnarkoba, Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Samapta, Satlantas, serta piket SPKT.

 

Dalam proses penggeledahan yang disaksikan oleh saksi umum dan aparat setempat, petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika, di antaranya puluhan poket kristal bening yang diduga sabu, klip kosong, alat pendukung pengemasan, sejumlah uang tunai, serta beberapa unit telepon genggam.

 

Dari hasil penimbangan awal, barang bukti narkotika yang diamankan memiliki berat bruto keseluruhan 31,71 gram dengan berat netto 23 gram.

 

Meski sempat mendapat penolakan dan perlawanan dari pihak keluarga terduga serta sejumlah warga yang berupaya menghalangi proses evakuasi, petugas tetap bertindak profesional, humanis, dan sesuai prosedur hingga seluruh rangkaian kegiatan penggeledahan dapat diselesaikan dengan aman dan terkendali.

 

Dalam keterangannya, Kasat Resnarkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini merupakan bentuk komitmen Polres Dompu dalam memberantas peredaran gelap narkotika yang dapat merusak generasi muda dan mengganggu stabilitas keamanan masyarakat.

 

Kami akan terus melakukan upaya penegakan hukum terhadap siapa pun yang terlibat dalam peredaran gelap narkotika. Tidak ada ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun pengedar narkoba di wilayah Kabupaten Dompu. Keberhasilan pengungkapan ini juga tidak terlepas dari informasi dan dukungan masyarakat yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya,” tegas IPTU Rahmadun.

 

Kasat Resnarkoba juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar lokasi pengungkapan, agar tidak lagi melakukan aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

 

Saya mengajak seluruh masyarakat untuk memiliki kesadaran hukum yang baik dan bersama-sama memerangi narkoba. Jangan melindungi ataupun memberikan ruang kepada pelaku kejahatan narkotika. Apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Mari kita jaga lingkungan kita agar tetap aman, sehat, dan terbebas dari bahaya narkoba,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika saat apel konsolidasi menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut.

 

Menurutnya, keberhasilan pengungkapan ini merupakan respons cepat Polres Dompu terhadap keluhan dan harapan masyarakat, terlebih setelah beberapa hari sebelumnya beredar video viral di media sosial Facebook yang menyoroti dugaan aktivitas peredaran narkoba di lokasi tersebut dan memperlihatkan salah satu terduga pelaku yang berhasil diamankan.

 

Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang telah bekerja maksimal dan merespons cepat apa yang menjadi keluhan masyarakat. Kehadiran Polri harus mampu menjawab keresahan warga dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar IPTU Nyoman menyampaikan pesan Kapolres Dompu.

 

Dalam arahannya, Kapolres Dompu juga menegaskan kepada seluruh personel agar tetap fokus bekerja secara profesional dan tidak terpengaruh oleh berbagai asumsi yang berkembang di tengah masyarakat.

 

“‘Apa yang menjadi asumsi masyarakat biarkan mereka berbicara, yang penting kita sudah memberikan yang terbaik dan merespons cepat apa yang menjadi harapan masyarakat pada umumnya.’ Pesan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus bekerja dengan tulus dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

 

Saat ini ketujuh terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Dompu guna menjalani proses lebih lanjut. Penyidik juga akan melakukan pemeriksaan urine, pendalaman asal-usul barang bukti narkotika, serta pengujian laboratorium guna kepentingan pembuktian perkara. (Sumber Humas Polres Dompu).

Penulis IW.




Berkunjung Ke Polres Dompu, Kapolda NTB, Tekankan Pentingnya Profesionalisme, Integritas, Dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Terhadap Masyarakat. 

Foto, Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H.,bersama Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari NTB, Ny. Widhi Kalingga, saat kunjungi Polres Dompu.

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Kepolisian Resor Dompu menerima kunjungan kerja Kapolda Nusa Tenggara Barat, Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H.,bersama Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari NTB, Ny. Widhi Kalingga, di Mako Polres Dompu, Rabu (03/06/2026).

 

Kunjungan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polda NTB, unsur Forkopimda Kabupaten Dompu, para Kapolsek jajaran, Bhayangkari, serta personel Polres Dompu. yang berlangsung sejak pukul 10.00 WITA,

 

Kegiatan diawali dengan penyambutan Kapolda NTB beserta rombongan di Mako Polres Dompu, dilanjutkan dengan jajar kehormatan, perkenalan pejabat utama Polres Dompu dan para Kapolsek jajarannya.

 

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda NTB dan Ketua PD Bhayangkari NTB juga menyerahkan bantuan sosial dan tali asih kepada Purnawirawan POLRI serta anggota yang sakit dan masyarakat yang membutuhkan

 

 

Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan menanam pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dilanjutkan penanaman pohon bersama Forkopinda Kabupaten Dompu.

 

Selanjutnya, Kapolda NTB melaksanakan tatap muka dan memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Dompu. yang diawali dengan penandatanganan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen dalam menjaga integritas dan profesionalisme anggota Polri.

 

Dalam laporan kesatuan, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., menyampaikan gambaran umum situasi wilayah hukum Polres Dompu, kondisi personel, sarana prasarana, hingga potensi kerawanan kamtibmas yang menjadi perhatian jajaran Polres Dompu.

 

Dalam arahannya, Kapolda NTB menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

Kapolda juga mengingatkan seluruh personel agar terus meningkatkan kemampuan, menjauhi penyalahgunaan narkoba, menjaga sinergitas dengan seluruh stakeholder, serta menjadikan kantor polisi sebagai rumah solusi bagi masyarakat.

 

Selain itu, Kapolda NTB menegaskan pentingnya implementasi nilai-nilai “NTB” yang merupakan singkatan dari Niat, Tulus dan Berbakti dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

 

Kapolda juga mengingatkan seluruh personel untuk selalu memedomani Panca Siap Polri, yakni Siap Diri, Siap Mako, Siap Data, Siap Operasional dan Siap Siaga.

 

Kegiatan kunjungan kerja diakhiri dengan pelaksanaan Sholat Dzuhur berjamaah dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif hingga pukul 13.30 WITA.

 

Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan kerja Kapolda NTB beserta rombongan ke Polres Dompu.

 

Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., beserta Ibu Ketua PD Bhayangkari Daerah NTB atas kunjungan kerja yang telah dilaksanakan di Polres Dompu. Kunjungan ini menjadi motivasi dan semangat bagi seluruh personel dalam meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” ujar Kapolres Dompu .

 

Lebih lanjut disampaikan bahwa arahan dan penekanan yang diberikan Kapolda NTB akan menjadi pedoman bagi seluruh personel Polres Dompu dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian ke depan.

 

Kami sangat berterima kasih atas perhatian, arahan, motivasi, serta berbagai penekanan yang telah disampaikan kepada seluruh personel Polres Dompu. Arahan tersebut menjadi bekal berharga dalam mewujudkan Polri yang Presisi, profesional, humanis, serta semakin dicintai masyarakat. Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh arahan pimpinan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Dompu,” tutupnya, (Sumber Humas Polres Dompu)

Penulis IW 




Dipimpin Langsung Kapolres, Tim Gabungan Polres Dompu Kembali Gempur Kampung Rawan Narkoba Di Kelurahan Bali Satu 

Foto, Barang Bukti (BB) yang diduga sabu-sabu dengan berat bruto mencapai 19,95 gram serta BB Lainnya 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Dalam rangka memberantas peredaran narkotika, di Bumi Nggahi Pahu ini, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dompu kembali melakukan operasi besar-besaran di wilayah yang diduga menjadi kampung rawan narkoba, Senin (01/06/2026) sekitar pukul 11.15 WITA di Lingkungan Bali Barat, Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu.

 

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., dengan melibatkan gabungan personel Satresnarkoba, Opsnal Puma, Opsnal Intelijen, serta personel Sat Samapta Polres Dompu.

 

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial S (46), yang diduga terlibat dalam tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu. Terduga diamankan di rumah miliknya yang diduga kerap dijadikan lokasi transaksi narkotika jenis sabu-sabu.

 

Saat penggerebekan berlangsung beberapa terduga lainnya berhasil melarikan diri, sementara petugas langsung melakukan pengamanan terhadap pemilik rumah dan melaksanakan penggeledahan dengan disaksikan oleh saksi umum dan aparat setempat.

 

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa klip kosong sisa pakai, sekop dari sedotan, timbangan digital, beberapa paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu, korek api, serta dua unit handphone dengan total berat bruto barang bukti mencapai 19,95 gram.

 

Selama proses penggeledahan berlangsung, petugas juga mendapat penolakan dari sejumlah warga dan keluarga terduga yang sempat menghalangi jalannya proses evakuasi. Namun situasi berhasil dikendalikan dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman hingga petugas membawa terduga ke Mako Polres Dompu guna proses hukum lebih lanjut.

 

Ditempat kejadian tersebut, Lurah Bali, Muzakkir Akbar, menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat pihak kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika di wilayahnya. Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga situasi tetap kondusif dan mempercayakan seluruh proses penanganan kasus kepada pihak kepolisian.

 

Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Mari bersama-sama mendukung upaya pemberantasan narkotika demi menjaga generasi muda dan keamanan lingkungan kita,” ujar Muzakkir Akbar.

 

Diwaktu yang sama Kasat Resnarkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., membenarkan adanya penangkapan tersebut dan menegaskan bahwa operasi dilakukan berdasarkan laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di lokasi tersebut.

 

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat terkait adanya dugaan aktivitas transaksi narkotika di lokasi tersebut. Kami akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini guna mengungkap jaringan peredaran narkotika lainnya di wilayah Kabupaten Dompu,” ungkap IPTU Rahmadun.

 

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu memberikan informasi terkait dugaan peredaran narkotika di wilayah tersebut.

 

Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas kerja sama dan kepeduliannya dalam membantu pihak kepolisian memberantas peredaran narkotika di Kabupaten Dompu. Kami juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang sigap menindaklanjuti laporan masyarakat demi menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba,” ujar IPTU Nyoman.

 

Saat ini terduga beserta barang bukti telah diamankan di Mako Polres Dompu guna menjalani proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut. (Sumber Humas Polres Dompu)

Penulis IW 




Saluran Irigasi Sekunder Bendungan Tanju Diduga Tidak Berfungsi Lama, Kompak NTB, Stop Habiskan Anggaran Miliaran Untuk Pemeliharaan Tak Berguna, 

Foto Bendungan Tanju dan Saluran Irigasi Sekunder.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Sistem saluran irigasi Bendungan Tanju di Kabupaten Dompu memiliki total panjang jaringan sepanjang 48 km yang mencakup sisi kanan dan kiri. Infrastruktur ini dirancang untuk menyalurkan air secara optimal guna mengairi Daerah Irigasi (DI) Tanju seluas \(2.242\) hektare.

 

Namun, Infrastruktur saluran sekunder Bendungan Tanju mengalami masalah teknis yang menyebabkan aliran air tidak berfungsi hingga ke lahan pertanian. Permasalahan ini dipicu oleh kerusakan fisik pada saluran yang menyebabkan kehilangan air serta masalah sedimentasi.

 

Kementerian Pekerjaan Umum dan instansi terkait terus memprioritaskan perbaikan saluran sekunder dan tersier agar dapat mendistribusikan air dengan baik ke area persawahan dengan menggelontorkan anggaran negara miliaran hampir setiap tahunnya.

 

Akan tetapi, yang menjadi pertanyaan besar masyarakat kabupaten Dompu! karena saluran irigasi sekunder yang kerap perbaiki dengan anggaran negaran miliaran, namun saluran irigasi sekunder tetap tidak dimanfaatkan oleh masyarakat petani sejak diresmikannya tahun 2019 hingga sampai saat ini yang terkesan sia-sia,

 

Hal itu, diungkapkan oleh koordinator Kualisi Masyarakat Anti Korupsi (Kompak) NTB, Syamsul Anhar, SPd, pada awak media, di taman kota Dompu, Kamis, 28/05/26.

 

Koordinator Kompak NTB, mengungkapkan bahwa bendungan tanju dengan jaringan irigasi yang sudah lama di bangun, namun belum dapat dimanfaakan oleh masyarakat petani.

 

Karena saluran sekunder sebelah kiri dari arah hilir, sudah ketutup sedimentasi, namun pemerintah BBWS NT1, tetap menggucurkan anggaran untuk biaya pemeliharaan atau normalisasi dengan pengerukan setiap tahunnya,

 

Bukan main, negara habiskan anggaran yang cukup fantastis hanya untuk pemeliharaan yang tidak berguna,” ungkapnya serius 

 

Oleh Sebab itu, Syamsul Anhar menegaskan bahwa patut dipertayakan terkait pemanfaatan air di waduk bendungan tanju, jika belum juga dimanfaatkan oleh masyarakat petani sampai saat ini!

 

Dan pertanyaan sederhana, kenapa dipaksakan di bangun! yang pada akhirnya pemerintah terus menggelontorkan anggaran besar hanya untuk menjaga atau pemeliharaan?,” pungkasnya

 

Oleh karena itu, kuat dugaan bahwa pembangunan tersebut dijadikan sarana Konspirasi jahat bagi oknum2 yang terlibat, untuk mendapatkan keuntungan besar terhadap anggaran negara tersebut.

 

Untuk itu, Koordinator Kompak NTB menuntut pihak BBWS NT1, agar bertanggung jawab, dalam hal ini PPK OP yang menangani hal tersebut

 

Oleh karenanya, Anhar mendesak kementerian terkait agar segera melakukan evaluasi terhadap pembangunan tersebut, karena berpotensi merugikan keuangan negara.

 

Disamping itu, Ia juga menekankan kementerian terkait agar tidak lagi menggelontorkan anggaran negara miliaran hanya untuk pemeliharaan yang tidak bermanfaat ataupun bangun baru, sebelum saluran irigasi sekunder bendungan tanju berfungsi untuk kepentingan masyarakat petani.

 

Stop habiskan anggaran negara miliaran hanya untuk pemeliharaan yang tak berguna,” tegasnya 

 

Selain itu, Anhar meminta para Auditor untuk segera melakukan audit Investigasi terhadap pembangunan tersebut, karena terdapat dugaan tindak pidana Korupsi “berjemaah” oleh oknum2 yang terlibat.

 

Wajib di Audit, alih-alih mendukung program pangan nasional, malah dijadikan ladang bagi2 cuan oleh oknum2 yang terlibat dalam pembangunan tersebut,” ucapnya penuh sinis.

 

Senada juga dikeluhkan masyarakat petani Dompu, bahwa pembangunan tersebut belum dapat dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian para petani.

 

Padahal pembangunan tersebut sudah lama di bangun, tapi hanya dijadikan pemandangan saja,” ungkapnya.

 

Oleh karena itu, Masyarakat Petani Dompu meminta kepada pihak BBWS NT1, untuk segera mengungsikan saluran sekunder Bendungan Tanju tersebut, agar petani dapat memanfaatkannya.

 

“Itu yang menjadi harapan besar kami petani, ” ujarnya. 

 

Hingga berita ini ditayangkan, pihak terkait belum dapat dimintai keterangannya.

Penulis IW