Dispusipda Gelar Kegiatan Pendampingan Dan Pelayanan Teknis Penggunaan Aplikasi Srikandi Pada Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Dompu 

Foto, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE dan Wakil Bupati Dompu, Syirajudin, SH, Serta Kepala Dinas Perpustakaan dan kearsipan Daerah Kabupaten Dompu Muhammad Abduh, SE,.MSi 

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Dompu menggelar Kegiatan Pendampingan dan Pelayanan Teknis Penggunaan Aplikasi Srikandi pada Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Dompu Tahun 2026

 

Waktu pelaksanaannya mulai tanggal 31 Maret sampai dengan 2 April 2026 yang berlangsung di Gedung Layanan PerpustakaanDinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Dompu

 

Tujuan kegiatan sebagai berikut:

1. Meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknis aparatur dalam penggunaan aplikasi SRIKANDI

2. Mendorong penerapan korespondensi dan pengelolaan arsip dinamis secara elektronik

3. Mendukung percepatan implementasi SPBE di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dompu

4. Membangun komitmen Perangkat Daerah dalam penerapan korespondensi digital terintegrasi

 

Dengan Sasaran Peserta adalah Seluruh Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Dompu (42 OPD), yang terdiri dari:

1. Administrator Aplikasi SRIKANDI

2. Kepala Tata Usaha/Kasubbag Umum dan Kepegawaian

3. Arsiparis dan pengelola arsip.

Foto, Kegiatan Pendampingan dan Pelayanan Teknis Penggunaan Aplikasi Srikandi pada Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Dompu Tahun 2026.

 

Kepala Dinas Perpustakaan dan kearsipan Daerah Kabupaten Dompu, Muhammad Abduh, SE,. MSi. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilatarbelakangi Transformasi digital karena dalam tata kelola pemerintahan yang merupakan agenda prioritas nasional dalam mewujudkan birokrasi yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

 

Dalam penyelenggaraan kearsipan, arsip memiliki fungsi strategis sebagai bukti akuntabilitas kinerja pemerintahan dan memori kolektif daerah. Oleh karena itu, pengelolaan arsip dinamis harus dilaksanakan secara elektronik, tertib, dan sesuai kaidah kearsipan.” Jelas Muhammad Abduh.

 

Lebih lanjut Muhammad Abduh menjelaskan sebagai implementasi kebijakan tersebut, pemerintah menghadirkan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) sebagai platform pengelolaan korespondensi dan arsip dinamis secara digital.

 

Namun demikian, berdasarkan data per 31 Januari 2026, pemanfaatan aplikasi SRIKANDI di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dompu masih belum optimal. Dari 42 Perangkat Daerah, hanya 7 OPD yang memiliki administrator aktif,” terangnya.

 

Sementara sebagian besar masih melaksanakan persuratan secara manual. Dikarenakan kondisi ini menunjukkan bahwa sistem korespondensi digital belum terintegrasi secara menyeluruh dan berpotensi menghambat efektivitas administrasi, akuntabilitas, serta pengambilan keputusan berbasis data.

 

Hal ini juga tercermin dari capaian indeks SPBE Kabupaten Dompu tahun 2024 sebesar 2,52 dengan kategori “Cukup”.

 

Oleh karena itu, Kata Kadis, kegiatan ini dilaksanakan tidak hanya sebagai upaya peningkatan kapasitas aparatur, tetapi juga sebagai langkah strategis (sounding)” bahwa dalam waktu dekat korespondensi pemerintahan di Kabupaten Dompu akan diintegrasikan secara digital melalui aplikasi SRIKANDI.” tandanya.

 

Dengan demikian, seluruh Perangkat Daerah dituntut untuk memiliki komitmen dalam mengimplementasikan sistem ini secara konsisten dan berkelanjutan.

 

Adapun Dasar Hukum:

1. Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan

2. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan UU Kearsipan

3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah

4. Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)

5. Peraturan Bupati Dompu Nomor 19 Tahun 2024 tentang Peta Rencana SPBE

6. Peraturan Bupati Dompu Nomor 54 Tahun 2024 tentang Pedoman Tata Naskah Dinas

7. Surat Sekretariat Daerah Kabupaten Dompu Nomor: 000.5.10/044/DPKD/III/2026

Penulis IW 




Hadiri Acara Peresmian, Bupati, Pemerintah Daerah Siap Mendukung Penuh Operasional SPPG Anggrek Desa Nowa.

Foto, Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE, saat peresmian SPPG Anggrek Desa Nowa Kec Woja 

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Anggrek Desa Nowa Kecamatan Woja Kabupaten Dompu menggelar acara Opening Ceremony, yang berlangsung pada hari Senin, 30/03/26

 

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, Wakil Ketua DPRD Dompu, Kurnia Ramadhan, SE, ME, Pj. Sekda Dompu, Khaerul Insyan, SE, MM, beberapa pimpinan OPD serta Kepala Desa Nowa dan pengelola SPPG Anggrek, Arjun, SE

 

Bupati Dompu dan para tamu undangan lainnya disambut hangat dengan Tarian Daerah Wura bongi monca oleh Sanggar.”Sampela Dompu”

 

Peresmian tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Dompu dan dilanjutkan dengan pengecekan fasilitas SPPG.

 

Dalam sambutannya, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, menyampaikan bahwa Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam meminimalisir angka stunting melalui pemenuhan gizi.

 

Kami berharap ke depan dengan program ini dapat membentuk generasi yang sehat, dan tangguh sehingga dapat meningkatkan daya saing SDM menuju Visi Indonesia Emas tahun 2025”, ucapnya.

 

Untuk itu, selaku Pemerintah Daerah menyambut baik dan siap mendukung penuh operasional SPPG Anggrek ini, karena Kehadiran dapur sehat ini adalah langkah nyata dalam menjamin kualitas asupan gizi siswa-siswi, mulai dari Paud hingga SMA/SMK.

 

SPPG Anggrek ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat Desa Nowa pada khusunya yang memiliki masalah gizi, terutama anak-anak dan ibu hamil.” ujar Bupati Dompu 

 

Dengan adanya SPPG ini, Kata Bupati masyarakat dapat memperoleh pelayanan gizi yang berkualitas dan dapat meningkatkan kesehatan mereka.

 

Kegiatan grand opening SPPG ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berinteraksi dengan petugas kesehatan dan memperoleh informasi tentang gizi yang seimbang. Masyarakat juga dapat memperoleh konsultasi gizi dan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

 

 

Sebelumnya, Sekretaris Wilayah, Nurul Khotimah Spd, dalam laporannya, menyampaikan bahwa tahap operasional harus diverifikasi oleh pihak BGN pusat harus sesuai ketentuan dan standar kelayakan dapur hingga operasionalnya.

 

Saat ini ada sepuluh unit SPPG dalam tahap proses operasional sementara jumlah SPPG yang masih dalam proses pembangunan yakni ada sebanyak 40 unit SPPG ini yang di delapan kecamatan sekabupaten dompu “., jelasnya 

 

Ditambahkan Nurul, bahwa tahap dan proses operasionalnya tentu tidak mudah, karena SPPG ini harus terverifikasi dari tahap pendaftaran lokasi kemudian di ACC oleh pimpinan BGN pusat sampai tahap konstruksinya.

 

Dalam waktu dekat ada dua unit SPPG penyalur MBG masyarakat yang akan di Open Launching keduanya dari yayasan yang sama Arum Dua Woja,” ujarnya.

Penulis IW 




Bupati Dompu Lepas 107 Sapi Potong Kurban Milik Petani Ternak Desa Mbawi Dengan Tujuan Ibu Kota Jakarta.

Foto, Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE di dampingi Kadisnakeswan Dompu, Ilham SP, saat melepas perdana 107 ekor sapi qurban di Desa Mbawi.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE di dampingi Kadisnakeswan Dompu, Ilham, SP beserta Jajarannya melepas perdana 107 Ekor Sapi potong qurban milik petani ternak Desa Mbawi.

 

Ratusan ekor sapi tersebut dikirim menggunakan lima truk tronton dengan tujuan Ibu Kota Jakarta

 

Pelepasan ternak diiringi shalawat bersama dengan harapan Sapi milik petani ternak tiba ketempat tujuan dengan selamat, yang bertempat di rumah salah satu peternak Kamis (26/03/26), kemarin

 

Dalam sambutannya, Bupati Dompu mengatakan, bahwa sektor peternakan merupakan pilar penting pembangunan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat di Kabupaten Dompu.

 

Pelepasan perdana hewan ternak berupa Sapi pada hari ini, sebagai bukti bahwa masyarakat luar Dompu percaya akan kualitas hewan ternak di Daerah kita.

 

Atas kepercayaan tersebut, mari kita terus jaga kualitasnya, baik bibit dan bobotnya, begitu juga dengan kuantitasnya tiap tahunnya harus kita tingkatkan” terang Bambang Firdaus.

 

 

Lanjut, Bupati menjelaskan bahwa jumlah hewan ternak di Kabupaten Dompu tiap tahunnya populasinya terus bertambah saat ini berjumlah 189 ribu ekor,

 

Dan sudah banyak daerah lain belajar dan studi banding di daerah kita bagaimana cara pembibitan dan pengembang biakan.

 

Atas capaian yang sungguh luar biasa ini saya ucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu atas pendampingan dan bimbingan kepada para petani ternak.

 

Mudah-mudahan usaha ternak terutama sapi ini terus menjadi andalan daerah kita, salah satu alternatif mata pencaharian di Kabupaten Dompu yang dapat membawa kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakat”harap Bupati Dompu 

 

DiKesempatan yang sama Kadisnakeswan Kabupaten Dompu, Ilham SP. dalam laporannya menyampaikan adapun jumlah penduduk Desa Mbawi sebanyak 3697 jiwa dan populasi sapi 1348 ekor.

 

Pengiriman sapi perdana pada hari ini berasal dari kelompok tani ternak “Muncul Baru” dengan tujuan Jakarta dan menempuh perjalanan selama satu Minggu dan pengiriman mereka untuk tahun ini merupakan edisi kelima.

 

Sebelum pengiriman, Alhamdulillah Kabupaten Dompu sudah masuk zona hijau, bisa dipastikan ternak-ternak yang kita kirim bersih dan steril terutama penyakit mulut dan kuku.” ujar Kadis. 

Penulis IW 




Momentum Hari Raya idul Adha, Disnakeswan Dompu, Percepat Pengiriman Sapi Ke DKI Dan Kalimantan 

Foto, Kepala Bidang Agribisnis Peternakan, Muhammad Yusuf S.Pt dan gambar ilustrasi Pengiriman ternak sapi 

 

 

 

Domp, NTB, ChanelNtbNews.com – Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Dompu, Ilham SP, melalui Kepala Bidang Agribisnis Peternakan, Muhammad Yusuf S.Pt, menyampaikan bahwa pengiriman sapi keluar daerah, hingga Maret 2026, tercatat hingga, yaitu sebanyak 1.700 ekor

 

Dari kuota 13. 500 ekor yang dialokasikan oleh Pemerintah Provinsi NTB untuk Kabupaten Dompu.

 

Karena Kabupaten Dompu posisinya sebagai salah satu sentra peternakan unggulan di Nusa Tenggara Barat.

 

Dari total 1.700 ekor, sekitar 700 hingga 800 ekor telah dikirim ke DKI Jakarta, sementara sisanya didistribusikan ke Kalimantan “, jelasnya kepada media, Senin (30/3/2026).

 

Muhammad Yusuf juga menjelaskan bahwa memasuki momentum Hari Raya Idul Adha, Disnakkeswan Dompu mengambil langkah strategis dengan mempercepat jadwal pengiriman ternak dibandingkan tahun sebelumnya.

 

Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif untuk menghindari penumpukan di pelabuhan keberangkatan yang berpotensi menimbulkan kerugian.

 

Tahun ini pengiriman dilakukan lebih awal. Kami belajar dari pengalaman sebelumnya, di mana terjadi penumpukan di pelabuhan yang berdampak pada kematian ternak sebelum tiba di daerah tujuan “, terangnya.

 

Karena menurutnya, percepatan distribusi juga merupakan respons atas permintaan para pelaku usaha peternakan yang menginginkan jadwal pengiriman lebih terukur dan efisien, terutama menjelang puncak permintaan hewan kurban.

 

Meski hingga kini belum ada kepastian dari Pemerintah Provinsi NTB terkait penambahan armada pengangkut ternak yang sebelumnya telah diusulkan, Disnakkeswan memastikan proses distribusi berjalan lancar tanpa kendala berarti.

 

Secara umum, lalu lintas pengiriman masih terkendali dan tidak mengalami hambatan “, Katanya.

 

Ditambahkan Yusuf, saat ini, pemerintah daerah tengah menyiapkan pengiriman lanjutan ke wilayah Jabodetabek. karena proses administrasi sedang diselesaikan dan ditargetkan pengiriman berikutnya dapat direalisasikan dalam pekan ini.

 

Pasca pengiriman beberapa hari lalu, kami sedang memproses tahap berikutnya. Insyaallah pekan ini sudah diberangkatkan“, ujarnya.

 

Maka, dengan capaian tersebut, sektor peternakan Dompu kembali menunjukkan kontribusinya dalam menjaga pasokan kebutuhan daging nasional, sekaligus memperkuat peran daerah sebagai lumbung ternak yang kompetitif dan berkelanjutan.

Penulis IW 




Ketua AG-Non ASN NTB Beserta Seluruh Pengurus, Ucapkan Selamat Hari Raya idul Fitri 1447 H, Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir Dan Batin 

Foto, Ketua AG-Non ASN NTB, Nurul Kamal, SPd.

 

 

 

Dompu NTB, ChanelNtbNews.com – Makna Lebaran Idul Fitri adalah puncak kemenangan spiritual umat Muslim setelah sebulan penuh menahan hawa nafsu dan beribadah di bulan Ramadan, menandai kembalinya manusia kepada fitrah (kesucian) serta bersih dari dosa.

 

Momen ini menekankan syukur, refleksi diri, berlapang dada saling memaafkan, dan kepedulian sosial.

 

Maka, Lewat Momentum kemenangan ini, Ketua Asosiasi Guru Non ASN (AG-Non ASN) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Nurul Kamal, SPd, mengungkapkan Selamat Hari Raya idul Fitri 1447 H, Tahun 2026, Minal Aidzin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Bathin. 

Penulis IW




Danki 2 Yon C Por, Iptu M. Jasuli R, SH, Beserta Istri Tercinta. Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Minal Aidzin Walfaizin, Mohon Maaf Lahir Dan Batin 

Foto, Danki 2 Yon C Por, Iptu M. Jasuli R, SH, Beserta Istri Tercinta.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Hari Raya Idul Fitri adalah perayaan besar yang menjadi momen kemenangan bagi seluruh umat muslim.

 

Momen kemenangan ini dicapai setelah umat muslim menjalankan ibadah puasa dengan berjuang mengendalikan nafsu dan berbagai keburukan di bulan Ramadan. Selain itu,

 

Hari Raya Idul Fitri juga menjadi momen bagi umat muslim untuk saling bermaafan.

 

Maka, Lewat momentum kemenangan ini, Danki 2 Yon C Por, Iptu M. Jasuli R, SH, Beserta Istri, Mengucapkan Selamat Hari Raya idul Fitri 1447 H Tahun 2026

 

Minal Aidzin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir Dan Batin,” ucap Iptu Jasuli penuh tulus. 

Penulis IW