Gaffar Resmi Laporkan Oknum Sponsor TKW “YN”, Ke Polres Dompu Atas Dugaan Penipuan Dan Penggelapan.

Gambar Ilustrasi dan Surat laporan pengaduan kepada Pihak Polres Dompu atas dugaan Penipuan dan Penggelapan 

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Abdul Gafar warga Kelurahan Monta Baru Kecematan Woja Resmi melaporkan salah seorang oknum Sponsor Tenaga Kerja Indonesia (TKI) inisial YN (40), atas dugaan penipuan dan penggelapan di Polres Dompu

 

Dibuktikan dengan surat laporan pengaduan Nomor : STTP/92/I/2026/SPKT/Res.Dompu/PoldaNTB, atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang di lakukan oleh terlapor “YN”.

 

Melalui press releasenya, Jum’at, 23/01/26, Abdul Gafar mengungkapkan bahwa kronologis kejadiannya berawal ketika Oknum “YN” meminta bantuan pada dirinya untuk menghubungi salah seorang agen bos TKW yang ada di Jakarta, dengan dalil agar bisa mengirimkan uang terlebih dahulu sebagai pinjaman.

 

Kemudian pada saat berkomunikasi dengan Agen di Jakarta, YN berjanji akan mengganti atau membayar uang tersebut melalui pengiriman TKW.

 

Setelah berkomunikasi, akhirnya Sponsor dan Agen di Jakarta pun sepakat”, jelas Gafar saat dikonfirmasi media ini di halaman Kantor Polres Dompu, Rabu (21/1/2026).

 

Setelah kesepakatan tersebut, Kata Gafar, Agen TKW yang ada di Jakarta pun mengirimkan Uang melalui dirinya,

 

Lalu kemudian uang tersebut diserahkan kepada YN tepat di kediaman pribadinya pada tanggal 6 November 2025, sebesar Rp. 6 juta, dengan bukti Kwitansi yang ditanda tangan oleh YN itu sendiri.

 

Bukti penerimaan uang ada ko’, dia menerima uangnya di rumah saya sebesar Rp.6 juta”, beber Gafar. 

 

Selanjutnya pada tanggal 08 Desember 2025, terlapor menerima lagi uang sejumlah Rp.4 Juta, di kediamannya Sri Astuti yang ada di Desa Bara, Kecamatan Woja, dengan dalil untuk membiayai salah satu TKW asal Dusun Oi wau Desa Riwo.

 

Setelah terlapor menerima uang, namun tidak ada tindak lanjut seperti yang dijanjikan, semua hanya omong kosong semata dilakukan oleh oknum terlapor”, katanya dengan nada kesal 

 

Kemudian dihari selanjutnya, Ia mengecek langsung kerumah TKW yang dijanjikan oknum terlapor, namun TKW tersebut tidak jadi berangkat

 

Sesampainya di rumah TKW tersebut, ia tidak menampik memang itu KTP miliknya, tetapi saya tidak pernah melakukan medical, apalagi ingin berangkat menjadi TKW. Sebab, saat ini saya sedang hamil tua sebetar lagi saya akan melahirkam.mas”, ujarnya, mengulang penyampaian TKW pada saat itu.

 

Sehingga dari rentetan kronologis tersebut, maka kuat dugaan terjadi modus penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh oknum sponsor tersebut selama ini

 

Kami berharap kepada pihak Kepolisian agar laporkan kami segera diproses dan ditindak lanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucap Gafar penuh harap. 

 

Sementara sampai berita ini ditayangkan, oknum sponsor TKW berinisial YN, belum dapat dimintai keterangannya

Penulis IW 




Akibat Tindakan Represif APH Terhadap Massa Aksi AP3, HMI MPO Cabang Bima Desak Kapolda NTB Segera Copot Kapolres Lotim 

Foto, Ketua Umum HMI MPO Cabang Bima, Muzakir dan korban yang diduga akibat tindakan Represif APH.

 

 

 

Bima, NTB, ChanelNtbNews – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Bima secara tegas mendesak Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) segera mencopot Kapolres Lombok Timur.

 

Menyusul adanya dugaan tindakan represif Aparat Penegak Hukum (APH) terhadap massa Aksi Jilid II Aliansi Pemuda Peduli Pariwisata (APPP) di Kabupaten Lombok Timur.

 

Karena tindakan kekerasan dan intimidasi yang terjadi dalam pengamanan aksi tersebut tidak dapat dipandang sebagai kesalahan teknis di lapangan semata, melainkan sebagai kegagalan kepemimpinan dan pengendalian komando di tingkat Polres.

 

Dalam keterangannya, Ketua Umum HMI MPO Cabang Bima, Muzakir, menegaskan bahwa Kapolres Lombok Timur harus bertanggung jawab penuh atas tindakan aparat di bawah kendalinya.

 

Dalam struktur kepolisian, Kapolres adalah penanggung jawab tertinggi di wilayah. Jika aparat bertindak represif, maka itu mencerminkan kegagalan komando. Karena itu, Kapolda NTB harus mencopot Kapolres Lombok Timur,” ujar Muzakir

 

Ia menyebutkan bahwa aksi Aliansi Pemuda Peduli Pariwisata merupakan bentuk kontrol sosial terhadap tata kelola pariwisata yang dinilai bermasalah dan tidak berpihak pada masyarakat lokal.

 

Namun aspirasi tersebut justru dihadapi dengan pendekatan kekerasan yang bertentangan dengan prinsip negara hukum dan demokrasi.

 

Negara tidak boleh menggunakan aparatnya untuk melindungi kepentingan tertentu dengan mengorbankan hak sipil warga. Jika ini dibiarkan, maka aparat berubah dari pelayan publik menjadi alat represi,” katanya dengan nada lantang, saat memberikan keterangan pada awak media via washapp, Jum’at, 23/01/26

 

HMI MPO Cabang Bima juga menilai pencopotan Kapolres Lombok Timur sangat penting sebagai bentuk pertanggung jawaban institusional sekaligus langkah korektif agar praktik serupa tidak terus berulang.

 

Sebab, Evaluasi internal tanpa sanksi tegas, itu hanya akan memperkuat impunitas di tubuh kepolisian.

 

Kami menolak penyelesaian normatif. Harus ada sanksi nyata. Pencopotan Kapolres adalah langkah minimal untuk memulihkan kepercayaan publik,” tegasnya.

 

Selain itu, HMI MPO juga mendesak Kapolda NTB membentuk tim independen guna mengusut dugaan pelanggaran prosedur dan HAM dalam pengamanan aksi tersebut, serta membuka hasilnya kepada publik secara transparan.

 

“Pariwisata yang dibangun dengan membungkam pemuda dan memukul rakyat bukanlah pembangunan. Jika Kapolda NTB tidak mengambil langkah tegas, maka publik berhak menilai kepolisian sedang melindungi kekerasan,” pungkasnya.

 

Sementara sampai berita ini ditulis, Kapolres Lotim belum dapat dimintai keterangannya

Penulis IW 




Hallo Warga Dompu, Datang Dan Saksikan Keseruan Pasar Malam Bintang Andalas Di Lapangan Simpasai.

Foto, Suasana Pasar Malam Bintang Andalas Di Lapangan Simpasai.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Hallo Warga Dompu,,,Datang dan Saksikan Keseruan Pasar Malam Bintang Andalas,

 

Mulai tanggal 09 Januari Sampai dengan 09 Februari tahun 2026. yang berlangsung di Lapangan Bola Simpasai Kec Woja Kab Dompu.

 

Nikmati suasana pasar malam dengan aneka hiburan menarik untuk anak-anak maupun orang dewasa serta menyajikan produk-produk UMKM, baik lokal maupun luar Daerah.

 

Tidak lupa juga Pasar Malam Bintang Andalas Bagi-bagi Door Prize berupa Sepeda Listrik, TV, Mesin Cuci dan Kulkas serta hadiah menarik lainnya dan spesial khusus para pengunjung

 

Video, Suasana pasar malam Bintang Andalas di lapangan Simpasai.

 

Jadi tunggu apalagi, Ayo buruan, ajak, teman-teman, Keluarga dan orang terdekatmu, nikmati keseruan pasar malam Bintang Andalas

 

Harga tiket masuk yang cukup murah, hanya Rp. 5000/orang

 

Pasar Malam Ini di persembahkan oleh BINTANG ANDALAS untuk Warga Dompu dan sekitarnya.

By.Wahyu.

Penulis IW 




Dalam Rangka Tingkatkan Pelayanan, PAD Dan Kinerja Pegawai, Kadisnakkeswan Kunjungi Wilayah UPTD Manggelewa 

Foto, Kadisnakkeswan Dompu, Ilham, SP, saat kunjungan kerja di Wilayah UPTD Manggelewa 

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Dalam rangka meningkatan pelayanan dan kinerja seluruh pegawai di Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu

 

Kepala Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Ilham, SP bersama jajaran melakukan kunjungan kerja (kunker) di beberapa Wilayah UPTD Pertenakan Kecematan Manggelewa.

 

Ilham, menyampaikan bahwa jajaran Disnakkeswan Dompu hari ini melakukan kunker di Kecematan Manggelewa.

 

Sekaligus menjalin hubungan silaturahmi dengan seluruh pegawai di UPTD Peternakan dan Keswan Kec. Manggelewa.

 

Disisi lain juga, Disnakkeswan Dompu melakukan pertemuan sekaligus ramah tamah dengan BPTU-HPT Denpasar di puskeswan Manggelewa.

 

Dimana pertemuan tersebut membahas terkait pengadaan dan ketersediaan pakan, penyebaran hijaun pakan ternak di kabupaten Dompu,

 

” Tadi kami coba buka komunikasi dengan kepala balai dan mohon juga Kepada Bupati untuk bantu kami persilangan F1 untuk pejantan unggul yang kami harapkan dan nantinya kami distribusikan ke kelompok tani ternak.” jelas, Ilham pada awak media di ruang kerjanya, usai kunker di Kec. Manggelewa, Rabu, 22/01/26.

 

Setelah itu, Kata Ilham, jajaran Disnakkeswan Dompu kemudian lanjut dengan pengecekan Tempat Pemotongan Hewan (TPH) di Desa Soriutu, untuk memeriksa SOP pemotongan sapi.

 

 

Tidak henti disitu saja, rombongan Disnakkeswan kemudian memantau langsung pelayanan USG di Desa Soriutu, untuk mengindentifikasi tingkat keberhasilan IB,

 

Serta diakhir kunjungan, jajaran Disnakkeswan Dompu mengontrol pos pengawasan lalu lintas ternak di kec. manggelewa,

 

Sebagai upaya untuk meningkatkan pengawasan penyakit mulut dan kuku (PMK), baik yang masuk maupun dari luar daerah. Keluar masuk ternak (tata niaga)

 

Untuk itu, Kadisnakkeswan Dompu juga menuturkan dengan kunjungan kerja ini, diharapkan mampu meningkatkan PAD

Penulis IW 




Tolak Di PHK Massal, Ratusan Honorer Non Data Base Kembali “Serbu” Kantor Pemda 

Foto, Aksi Unjuk Rasa Aliansi Honorer Non Databese Kabupaten Dompu di depan Kantor Pemda Dompu 

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews.com – Ratusan Honorer Non Databese BKN Kabupaten Dompu, Kembali melakukan Aksi Demonstrasi yang ketiga kalinya di depan Kantor Pemda Dompu.

 

Menuntut tanggung jawab pemerintah daerah kabupaten Dompu dalam memperjuangkan nasib 2920 honorer Non Data base yang telah dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

 

Dikarenakan para pegawai honorer non data base ini merasa belum mendapatkan kepastian dan kejelasan atas statusnya yang dirumahkan.

 

Oleh karena itu, Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Honorer Non Databese ini berharap dapat bertemu dan berdialog langsung secara terbuka dengan Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE.

 

Namun, lantaran Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE, tak kunjung hadir menemui massa aksi

 

Dengan spontan massa aksi memaksa masuk dan menerobos ke dalam aula kantor Daerah kabupaten Dompu sehingga aksi saling dorong antara masa aksi dengan pihak keamanan tidak terhindarkan.

 

Dalam orasinya, massa aksi, Akbar, mengatakan bahwa Gerakan Ini Murni Atas Dasar Keluh Kesah Hati Honorer Non data base di Kabupaten Dompu,

 

Jangan Di Anggap Hal2 Lain Apa Lagi Sampai Di Tunggangi Oleh Kepentingan Para Pihak. Ini murni menyangkut masa depan para honorer,” ungkap Akbar dengan lantang di depan pintu gerbang kantor pemda Dompu, Selasa, 20/01/25

 

Lanjut, Akbar mengungkapkan bahwa Rezim sekarang hanya bisa membungkam Nilai Demokrasi, karena dengan sengaja di bentengi oleh Antek2 Kekuasaan.

 

Kita bersikap, khususnya honorer non data base, bahwa kita menolak keras di PHK Massal, Sejumlah 2. 920 (Dua Ribu Sembilan Ratus Dua Puluh Ribu) Orang,” tegas pria asal baka jaya ini.

 

Dan ingat kita akan hadir Kembali berjilid-jilid untuk menyeruakan nasib honorer non data base yang dirumahkan,” katanya dengan nada mengancam.

 

Senada juga yang disampaikan oleh kordinator umum, Tamrin yang kerap disapa bogan mengungkapkan bahwa pihaknya merasa terintimidasi dengan hadirnya premanisme yang diduga dibayar oleh bupati Dompu,

 

Ia juga menegaskan bersama sejumlah anggota masa aksi, akan segera melapor permasalahan yang dialaminya ke Mapolres Dompu NTB, karena dalam aksi tersebut dirinya hampir menjadi korban penusukan yang dilakukan oleh para preman,

 

Selain itu, ia juga mengatakan dengan tegas bahwa mereka akan melanjutkan aksi tersebut pada Rabu 21/01/2026 besok, dengan jumlah masa aksi yang jauh lebih banyak lagi.

 

Dari pantauan langsung media, terlihat sejumlah massa yang diduga kuat pendukung Bupati Dompu yang berupaya menghadang masa aksi dengan cara arogansi,

 

Sehingga membuat suasana semakin memanas dan insiden pemukulan tak terhindarian antara masa pendukung bupati dan masa aksi dari aliansi honorer Non Data base,

 

Namun beruntung, petugas, yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol-PP dengan gerak cepatnya mempu mengatasi insiden tersebut.

 

Sekitar pukul 13 :15 WITA, ditengah kerumunan masa aksi, akhirnya hadir perwakilan dari Bupati Dompu, diantaranya Penjabat Sekretaris Daerah, H. Khairul Insyan, SE., MM, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ardiansyah, SE, Asisten Pembangunan dan Perekonomian, Nukman, SH, PLT. Kaban BKD dan PSDM, Asraruddin, SH. menemui massa untuk melakukan audiensi secara terbuka.

Penulis IW 

 




Tim Jatanras Polres Dompu Berhasil Ungkap Modus Curanmor “Pelapor Sekaligus Pelaku” 

Foto, Barang Bukti motor Honda Beat Street warna hitam lis hijau,

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Tim Jatanras Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Dompu berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang disertai pemalsuan laporan,

 

Dalam pengungkapan tersebut petugas berhasil mengamankan barang bukti 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat Street warna hitam lis hijau, dengan nomor mesin JMG1E-1265504 dan nomor rangka MH1JMG118SK265906.

 

Pengungkapan ini berlangsung pada Senin, 19/01/26, sekitar pukul 16.30 WITA hingga selesai, bertempat di Ling. Swete, Kelurahan Bali Satu, Kec. Dompu, Kab. Dompu.

 

Tim Jatanras berhasil mengamankan satu orang pelaku di wilayah Kabupaten Dompu. yang berinisial S (50), agama Islam, pekerjaan sopir, alamat Kel. Kandai Dua, Kec. Woja, Kab. Dompu.

 

Kasus ini bermula dari laporan pengaduan yang disampaikan ke SPKT Polres Dompu terkait dugaan pencurian sepeda motor yang terjadi pada Sabtu, 10 Januari 2026, sekitar pukul 15.00 WITA.

 

Dimana pelapor mengaku telah kehilangan sepeda motor miliknya saat memancing di Desa Palikrawe Mbawi, Kec. Dompu, yang diparkir di pinggir jalan sekitar 100 meter dari lokasi memancing

 

Akibat kejadian tersebut, pelapor mengaku mengalami kerugian sebesar Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) dan lalu kemudian melaporkannya sebagai tindak pidana pencurian.

 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Jatanras Polres Dompu segera melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah kurang lebih dua minggu melakukan pendalaman, tim menemukan adanya kejanggalan pada keterangan pelapor, dimana sepeda motor yang diklaim hilang tersebut, ternyata masih lengkap dengan kunci kontak dan STNK.

 

Hasil penyelidikan kemudian mengarah ke Desa Bara, disana petugas menemukan adanya transaksi jual beli sepeda motor yang dicurigai merupakan kendaraan hasil tindak pidana. Setelah dilakukan pengecekan, sepeda motor tersebut dipastikan merupakan kendaraan yang dilaporkan hilang.

 

Petugas selanjutnya mengamankan terduga penadah yang membeli sepeda motor tersebut seharga Rp.8.600.000,- (delapan juta enam ratus ribu rupiah) dari seseorang yang namanya tercantum dalam STNK.

 

Dari hasil interogasi lanjutan, kemudian Tim Jatanras melakukan pengembangan yang mengarah kembali kepada pelapor, ternyata pelaku sebenarnya adalah pelapor itu sendiri

 

Tanpa menunggu waktu lama, Tim Jatanras Polres Dompu langsung bergegas mengamankan (S), karena diduga telah melakukan curanmor sekaligus membuat laporan palsu,

 

Akhirnya petugas membawa pelaku beserta barang bukti ke Mako Polres Dompu untuk proses hukum lebih lanjut.

 

Dalam keterangannya, Kasat Reskrim Polres Dompu AKP Masdidin, S.H. menyampaikan apresiasi atas kinerja anggotanya yang berhasil mengungkap kasus tersebut.

 

Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan ketelitian anggota Tim Jatanras dalam melakukan penyelidikan. Kami tidak hanya fokus pada laporan, namun juga mendalami setiap keterangan yang disampaikan sehingga fakta yang sebenarnya dapat terungkap,” ujar AKP Masdidin.

 

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, memberikan apresiasi atas pengungkapan kasus tersebut.

 

Kapolres Dompu mengapresiasi kinerja Satreskrim Polres Dompu yang berhasil mengungkap tindak pidana secara profesional dan transparan. Pengungkapan ini menjadi bukti komitmen Polri dalam menegakkan hukum serta memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” jelas IPTU Nyoman.

 

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Dompu guna menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Situasi selama penanganan perkara berlangsung aman dan kondusif.

Penulis IW