Kabid Keswan, Dari Hasil Evaluasi Tekhnis, Pengiriman Ternak Sapi Ke Karsel Ditunda Sementara Waktu, 

Foto, Kabid Kesehatan Hewan Disnakkeswan Dompu, Drh. Mujahidin dan kegiatan evakuasi holding ground di Larema kelurahan Simpasai Kec Woja 

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Terkait rencana pengiriman ternak sapi sebanyak 350 ekor dengan tujuan Kalimantan Selatan (Kalsel) yang dijadwalkan tanggal 15 Januari 2026 ini,

 

Namun ditunda untuk sementara waktu, dengan mempertimbangkan beberapa faktor dan kendala teknis lainnya.

 

Kepada Media, Kepala Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Dompu, Ilham, SP melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan, drh. Mujahidin, menyampaikan bahwa penundaan itu bukan berarti membatalkan pengiriman ternak, tetapi langkah sementara berdasarkan hasil evaluasi tehnis di lapangan

 

Kami tidak membatalkan, hanya menunda sementara. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan beberapa aspek dan hasil evaluasi “, jelas Kabid saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya Disnakkeswan Dompu, Rabu  14/01/26

 

Lebih lanjut, Kabid mengutarakan alasan utama penundaan pengiriman ini adalah perlunya pengkajian lebih mendalam terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) holding ground.” Saat ini, lokasi penampungan yang digunakan dinilai belum sepenuhnya memenuhi standar yang ditetapkan,” bebernya.

 

Maka, Disnakkeswan mempertimbangkan opsi lokasi alternatif kemungkinan adalah eks pasar hewan manggelewa.“Intinya kami sedang mengkaji regulasi dan SOP terkait holding ground.” terangnya.

 

Meski demikian, Kabid memastikan penundaan tersebut bersifat sementara dan pengiriman 350 ekor sapi pedaging asal Dompu tetap akan dilakukan dalam waktu dekat.

 

Disatu sisi, Kata Mujahidin koordinasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB telah dilakukan.

 

Ini hanya sementara. Yang jelas sapi-sapi tersebut pasti akan dikirim dalam waktu dekat. tidak ada masalah karena kami sudah berkoordinasi dengan dinas provinsi “tegasnya.

 

Sehingga Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat mengumumkan rencana pengiriman 550 ekor sapi pedaging asal NTB ke Kalimantan Selatan yang dijadwalkan berangkat pada 15 Januari 2026.

 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 350 ekor berasal dari Kabupaten Dompu, masing-masing melalui CV Putri Hafidzah sebanyak 150 ekor dan CV Dikah sebanyak 200 ekor. Sementara 200 ekor lainnya berasal dari Kabupaten Bima melalui CV Ajeng Safira.

Penulis IW 




Diduga Bandar Shabu, 2 “Gadis Desa” Diamankan Petugas Di Home Stay Desa Pekat 

Foto, Barang Bukti (BB) Shabu yang berhasil di amankan petugas di Home Stay Desa Pekat, Kecematan Pekat 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Satuan Reserse Narkoba Polres Dompu kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di bumi nggahi rawi pahu.

 

Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dompu berhasil mengamankan dua orang perempuan terduga pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu di sebuah home stay yang berlokasi di Desa Pekat, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, tepatnya di depan Kantor PLN (Persero) Rayon Dompu Sub Rayon Desa Pekat.Pada Selasa, 13/01/26 sekitar pukul 20.30 Wita,

 

Penangkapan dan penggeledahan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H.,

 

Berdasarkan informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa lokasi tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkotika.

 

Adapun dua terduga pelaku yang berhasil diamankan oleh petugas, yaitu:

– E (33), perempuan, alamat Dusun Mantika, Desa Nangakara, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.

– NR (33), perempuan, alamat Dusun Suka Muli, Desa Kadindi, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.

 

Kronologis Pengungkapan : Kasus ini bermula dari laporan masyarakat pada Selasa, 13 Januari 2026, terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika di wilayah Desa Pekat.

 

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Dompu memerintahkan Tim Opsnal untuk melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).

 

Kemudian sekitar pukul 20.00 Wita, tim berhasil memastikan keberadaan target di salah satu home stay di Desa Pekat.

 

Operasi pengungkapan dipimpin oleh Kanit II Satresnarkoba Polres Dompu BRIPKA Iwan Setiawan selaku ketua tim. Dengan taktik masuk secara bertahap untuk menghindari kecurigaan, petugas berhasil mengamankan kedua terduga pelaku yang saat itu berada di dalam kamar home stay.

 

Dalam proses penggeledahan yang disaksikan oleh saksi umum dan saksi anggota, terduga pelaku mengakui menyimpan narkotika di dalam kamar. Kemudian terduga pelaku memperlihatkan dan menyerahkan langsung Barang bukti tersebut, lalu kemudian diperlihatkan dan diserahkan langsung oleh terduga kepada petugas.

 

Adapun Barang Bukti dari hasil penggeledahan yang berhasil Diamankan petugas berupa:

@. 9 (sembilan) klip gulung berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 3,55 gram

@. 1 buah tas warna coklat berisi tas kecil warna cream

@. 1 buah tas warna biru

@. 2 buah kaca

@. 4 buah pipet yang telah dimodifikasi

@. 1 buah korek gas yang dimodifikasi

@. 2 buah tutupan botol yang dimodifikasi

@. 1 buah bong

@. 1 buah gunting dan

@. 4 unit telepon genggam

 

Selanjutnya, sekitar pukul 00.30 Wita, tim kemudian membawa kedua terduga beserta seluruh barang bukti ke Mako Polres Dompu guna dilakukan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

 

Dalam keterangannya, Kasat Resnarkoba Kasat Resnarkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H. menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

 

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang kami tindaklanjuti secara cepat. Dari hasil penggeledahan, kami mengamankan narkotika jenis sabu seberat bruto 3,55 gram beserta alat-alat yang digunakan. Saat ini kedua terduga pelaku telah diamankan dan akan kami kembangkan untuk mengungkap jaringan serta sumber barang haram tersebut,” jelas IPTU Rahmadun.

 

Adapun Pasal yang Disangkakan terhadap kedua terduga pelaku, yakni, Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, juncto ketentuan penyesuaian pidana dalam UU Nomor 1 Tahun 2026, dengan ancaman pidana berat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan apresiasi atas kinerja Satresnarkoba.

 

Kapolres Dompu mengapresiasi keberhasilan Satresnarkoba dalam mengungkap kasus ini. Polres Dompu berkomitmen penuh untuk memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya dan mengajak masyarakat terus berperan aktif memberikan informasi demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,” ujar IPTU Nyoman.

 

Saat ini, penyidik Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan pendalaman, gelar perkara, pemeriksaan saksi, serta pengembangan jaringan guna mengungkap asal-usul narkotika tersebut.

Penulis IW 




Sehari Setelah Menerima Mandat, Kadisnakkeswan Dompu Langsung Turun Cek Kesiapan Ternak Yang Dikirim Ke Kalimantan Selatan.

Foto, Kadisnakkeswan Dompu, Ilham, SP didampingi Plh. Kabid Agribisnis dan Usaha Pertenakan, Titin SPt beserta staf, saat melakukan survey ternak di tempat penampungan larema kelurahan simpasai Kec. Woja 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Sehari setelah menerima mandat sebagai Kepala Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Dompu pada mutasi dilingkupi Pemda, Senin, (12/01/26), kemarin.

 

Kepala Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan yang baru, Ilham, SP langsung menjalankan tugas perdananya,

 

Dengan terjun langsung ke Holding ground atau tempat Penampungan ternak sementara di lingkungan larema kelurahan simpasai Kec Woja, Selasa, 13/01/26.

 

Untuk melakukan pengecekan terhadap kesiapan ternak yang akan dikirim ke luar Daerah.

 

Kadisnakkeswan, Ilham, SP, mengatakan setiap ternak yang dikirim keluar daerah harus melalui tahapan proses pemeriksaan di kandang penampungan.

 

Meliputi, cek kesehatan, fisik, sampai darah, ditimbang, dan intinya dicek secara keseluruhan sesuai indentitas kartu ternak yang akan dikirim,” jelas Kadis usai melakukan survey.

 

Sementara untuk penempatan petugas yang meriksa ternak adalah orang-orang yang memiliki keahlian yang dibutuhkan,” jadi tidak sembarang petugas, ada 3 petugas, mereka memiliki keahlian masing2,” terangnya.

 

Setelah melakukan sejumlah proses pemeriksaan, Kata Kadis selanjutnya ternak itu akan diberangkatkan menuju pelabuhan Bima,” ternak ini akan dikirim melalui Tol Laut.” katanya 

 

 

Ilham juga mengungkapkan bahwa jumlah ternak yang akan dikirim itu sejumlah 150 ekor dan yang sudah selesai di proses itu sekitar 75%

 

Sementara untuk jadwal keberangkatannya, Ilham menjelaskan rencananya pada tanggal 15 Januari 2026 dengan tujuan Kalimantan selatan,

 

Sedangkan perusahaan yang memberangkatkan ternak adalah CV. Hafisah dan CV. Dika,” H-3 berangkatnya, insyaallah akan dikejar proses pengecekannya,” ujar Ilham penuh optimis.

 

“Semoga pengiriman ternak ini berjalan lancar tanpa ada kendala apapun.” ujar Kadis Dori sapaan Tenarnya.

Penulis IW 




Tanggapi Beberapa Jabatan Yang Kosong, Bupati, Eselon II Terbatas, Pemda Buka Selter Eselon III.

Foto, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Beberapa waktu yang lalu, Senin, 12/01/26, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, telah melakukan perombakan atau mutasi terhadap sejumlah pejabat eselon II di lingkup Pemda Dompu.

 

Adapun sejumlah nama eselon yang dilantik, diantaranya :

1. Aris Ansyari

Jabatan lama: Kepala Dinas PUPR Dompu

Jabatan baru: Kepala Bappeda dan Litbang Dompu

2. Yani Hartono

Jabatan lama: Kepala Dinas Kominfo Dompu

Jabatan baru: Kepala Dinas Sosial Dompu

3. Arif Munandar

Jabatan lama: Kepala BKD dan PSDM Dompu

Jabatan baru: Staf Ahli Bupati Dompu

4. Abdul Syahid

Jabatan lama: Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan

Jabatan baru: Kepala Dinas Tenaga Kerja Dompu

5. Agusalim

Jabatan lama: Kepala DPMPD Dompu

Jabatan baru: Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Hukum

6. Ardiansyah

Jabatan lama: Kepala Kesbangpoldagri Dompu

Jabatan baru: Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat

7. Arif Hidayatullah

Jabatan lama: Sekretaris DPRD (Sekwan) Dompu

Jabatan baru: Kepala DPMPD Dompu

8. Hj. Daryati Kustilawati

Jabatan lama: Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dompu

Jabatan baru: Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

9.Farid Ansyari

Jabatan lama: Kepala Bappenda Dompu

Jabatan baru: Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Dompu

10. Ilham

Jabatan lama: Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dompu

Jabatan baru: Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Dompu

11. Jufri

Jabatan lama: Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dompu

Jabatan baru: Inspektur Inspektorat Kabupaten Dompu

12. Miftahul Suada

Jabatan lama: Staf Ahli Bupati Dompu

Jabatan baru: Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A)

13. Moh. Syaukani

Jabatan lama: Kepala Dinas Sosial Dompu

Jabatan baru: Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dompu

14. Muhammad Abduh

Jabatan lama: Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Dompu

Jabatan baru: Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah

15. Nursalam

Jabatan lama: Kepala Dinas Tenaga Kerja Dompu

Jabatan baru: Kepala Dinas Kominfo Dompu

 

Hal itu dilakukan sebagai langkah strategis dalam memperkuat kinerja pemerintahan serta meningkatkan pelayanan publik.

 

Namun yang menjadi pertanyaan publik! Karena masih ada beberapa jabatan strategis dan lainnya, yang kosong atau belum terisi, karena adanya dugaan kepentingan dalam mutasi tersebut

 

Adapun sejumlah jabatan yang belum terisi diantaranya, Dinas PUPR, Perkim, BPBD, Ketahanan Pangan, BKD, Bappenda, DKP3, Deprindag, Polpp, Kesbangpol dan Asisten III Setda Dompu.

 

Menanggapi hal tersebut, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, membantah keras terkait adanya dugaan kepentingan dalam mutasi ini, akan tetapi dikarenakan keterbatasan eselon II.

 

Karena ketersediaan eselonnya segitu,” kata Bupati menjawab pertanyaan sejumlah awak media di Depan Kantor Pemda Dompu, Senin, 12/01/26

 

Lanjut, Bupati menjelaskan bahwa untuk mengisi kekosongan itu, harus dibuka Seleksi Terbuka (Selter) eselon III, agar memenuhi eselon II yang kosong hari ini

 

Oleh karena itu, Pemerintah Daerah akan langsung membuka Selter untuk menduduki eselon II yang kosong tersebut

 

Jadi eselon III sekarang siap berkompetisi, dengan kemampuannya, disiplin ilmunya sesuai dengan yang kosong, silakan nanti berkopentisi, dan tidak ada satu sen pun transaksi dalam hal ini,” tegas Bupati 

Penulis IW 




Pembangunan Jaringan irigasi Tersier Swakelola BBWS NT 1 Type 1, Akan Di Tindak Lanjuti Dengan Program Cetak Sawah

Foto, Camat Syaiful Arif, MPd, Kepala BPP, Taufikurrahman, SP dan Kanit Binmas Polsek Manggelewa serta TA SDA KTB, Aryanto Yoyo Saputra, ST  bersama Poktan Lanci Tiga, saat melakukan pemantauan pekerjaan saluran irigasi di lokasi Poktan Lanci Tiga.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Secara bersamaaan, Kepala BPP dan Camat serta Kapolsek Manggelewa memantau langsung Pembangunan jaringan irigasi tersier yang berada di wilayah Kecamatan Dompu, Woja dan Manggelewa.

 

Khususnya pada kelompok tani lanci tiga yang progresnya sudah mencapai 90% dan hampir rampung.

 

Dimana pembangunan jaringan irigasi tersier ini merupakan Program Inpres no 02 tahun 2025, Swakelola type I yang di dikerjakan oleh BBWS NT 1.

 

Bertujuan untuk meningkatkan pola tanam dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan Nasional.

 

Disamping itu, hadirnya program pembangunan jaringan irigasi tersier ini, Kelompok Tani Lanci Tiga Kecematan Manggelewa sangat menginginkan adanya program cetak sawah baru, sehingga tanah yang kering bisa menjadi sawah.

 

Usai pantau pekerjaan saluran irigasi, Kepala BPP Manggelewa, Taufikurrahman, SP, menyampaikan bahwa program ini adalah hajat Bapak Presiden Prabowo untuk Swasembada Pangan

 

Dimana saluran irigasi ini dibangun, hajatnya untuk meningkatkan pendapatan petani melalui Swasembada Pangan,

 

Maka, dengan adanya jaringan irigasi ini, kami akan menindaklanjuti dengan kegiatan2, seperti program cetak sawah, agar kelompok petani yang ada di lanci tiga ini bisa menanam padi dan bisa meningkatkan IP (Indeks Pertanaman) lahan, dari panennya 1x setahun bisa menjadi 2x setahun,” terang Kepala BPP Manggelewa mengawali penyampaiannya.

 

Sehingga dengan kata lain, diawal tahun atau musim tahun pertama, petani bisa menanam padi dan dimusim kedua petani bisa menanam jagung kemudian di tahun ketiga bisa juga ditanami tanaman lain, seperti palawija, holtikultura dan tembakau.

 

Inilah tujuan program pusat lewat program swasembada pangan, tentu tidak lain hanya untuk meningkatkan pendapatan para petani supaya swasembada beras bisa tercapai di Indonesia ini khususnya sebagai penopang untuk kebutuhan beras nasional,” pungkasnya 

 

Diakhir, Taufikurrahman berharap agar lahan-lahan kering atau tadah hujan yang ada di kecamatan Manggelewa ini, sekiranya kedepannya bisa ditambah supaya areal2 yang luas ini, dari lahan kering bisa dijadikan sawah tadah hujan dan sawah irigasi.

 

Sehingga bisa mengoptimalkan lahan-lahan kering ini, kalau lahan kering kita selama ini hanya 1x, hanya bisa memanfaatkan air hujan, ketika ada BWS dan Dam Tanju termanfaatkan di musim keringpun bisa petani menanam,” tuturnya 

 

Oleh karena itu, Kepala BPP Manggelewa menegaskan bahwa ini merupakan awal dari kolaborasi yang baik,

 

Kita bisa katakan ini adalah Tim Swasembada Pangan, baik BWS, Penyuluh semua terintegrasi dalam Swasembada Pangan program ketahanan pangan nasional, BWS membangun Irigasinya, kami memanfaatkan Irigasinya,” ungkapnya penuh semangat.

Diwaktu yang sama Camat Manggelewa, Syaiful Arif, MPd menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah, ini langkah yang sangat bagus dalam penyediaan air untuk masyarakat

 

Tentunya, dengan adanya program ini, bisa meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di wilayah kecamatan manggelewa.” kata Camat Manggelewa 

 

Oleh karena itu, Camat berharap kepada pemerintah pusat melalui BWS NT 1, agar program ini tetap berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” inikan baru beberapa lokasi, kedepannya agar diupayakan lagi,” ucapnya penuh harap.

 

Camat juga meminta kepada masyarakat manggelewa untuk sama-sama menjaga pembangunan ini, karena ini aset yang berharga untuk para petani dan masyarakat pada umumnya.

 

Ditempat yang bersamaan Kapolsek Manggelewa yang diwakili Kanit Binmas, Bung Karno, mengatakan bahwa program ini luar biasa, pemerintah sudah mendukung petani

 

Nantinya bermanfaat untuk masyarakat petani, khususnya petani jagung maupun padi, areal jagung mungkin bisa dimanfaatkan juga dengan padi” ungkap Kanit Binmas.

 

Sementara dari segi keamanannya program irigasi, Kanit Binmas menegaskan bahwa Polsek Manggelewa tetap melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap program ini

 

Sejauh ini aman2 saja, tidak ada yang terjadi, karena Ini program pemerintah ketahanan pangan nasional yang digaung2kan sekarang ini dan kita juga pendamping di program ketahanan pangan, kewajiban kita memantau perkembangan maupun keamanannya berkerja sama dengan masyarakat maupun lainnya,” ungkap Bung Karno dengan tegas.

 

Sementara itu, Ketua Kelompok GP3A Lanci Jaya, Basdin mengatakan bahwa dengan hadirnya anggarann atau program ini merasakan lahan pertanian tiga kali setahun,

 

Dan Ia berharap kedepannya agar ada penambahan program saluran irigasi ini sehingga bisa mengairi lahan yang ada di lokasi ini.

 

Hasil koordinasi kami dengan BPP Manggelewa, dilokasi yang irigasi ini, nanti akan dibuatkan cetak sawah, terima kasih kepada BWs NT 1 dan Kepala BPP Manggelewa,” ujar keduanya 

 

Senada juga dengan pemuka masyarakat lanci tiga sekaligus petani, H. Subardin, HM. Saleh menyampaikan ucapan terima kasih banyak kepada pihak BWS NT 1 dan jajarannya, karena sudah mempermudah para petani

 

Terutama pelaksana yang ada di lokasi ini,” ujarnya. 

Penulis IW 




Pemda Bersama Polres dan Kodim 1614/Dompu Gerak Cepat Tangani Banjir di Kecamatan Hu’u,

Foto, Bupati Didampingi Ketua DPRD bersama Kapolres dan Kodim 1614/Dompu.

 

 

 

Dompu, NTB, ChanelNtbNews – Kepolisian Resor Dompu bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu dan Kodim 1614/Dompu bergerak cepat melakukan penanganan bencana banjir sekaligus pembersihan

 

Serta penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di Desa Rasabou dan Desa Cempijaya, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Kamis (8/1/2026) pagi.

 

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.50 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Dompu Bambang Firdaus, S.E.,didampingi Ketua DPRD Kabupaten Dompu Ir. Mutakkun beserta anggota, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K.,dan Dandim 1614/Dompu Letkol Czi Janu Hendarto, S.E. Turut hadir BPBD Kabupaten Dompu, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, personel gabungan Polres Dompu dan Kodim 1614/Dompu, serta elemen mahasiswa PMII Kabupaten Dompu.

 

Penanganan difokuskan pada pembersihan sisa lumpur dan sampah pascabanjir di Dusun Ruhu Ruma Desa Rasabou serta Dusun Dorotoi dan Dusun Konca Desa Cempijaya. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Dompu melalui BPBD juga menyalurkan bantuan berupa sembako, air bersih, dan kebutuhan dasar lainnya kepada warga terdampak.

 

Dalam keterangannya, Bupati Dompu Bambang Firdaus, S.E, menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah bersama TNI dan Polri merupakan bentuk nyata kepedulian negara terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

 

“Pemerintah Kabupaten Dompu berkomitmen hadir di tengah masyarakat dalam setiap kondisi, khususnya saat terjadi bencana. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga, dan kami juga akan terus melakukan evaluasi terhadap daerah-daerah rawan banjir agar ke depan dampaknya dapat diminimalisir,” ujar Bambang Firdaus 

 

Diwaktu yang sama, Kapolsek Hu’u IPDA Samsul Rizal menambahkan bahwa jajaran Polsek Hu’u sejak awal kejadian telah melakukan pemantauan, pengamanan, serta membantu proses evakuasi dan pembersihan.

 

Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar bantaran sungai, agar tetap waspada dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila curah hujan kembali meningkat,” ungkap IPDA Rizal.

 

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan bahwa Polres Dompu akan terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan TNI dalam penanganan bencana.

 

Polres Dompu berkomitmen untuk selalu hadir membantu masyarakat, baik dalam penanganan bencana, pembersihan lingkungan, maupun pendistribusian bantuan. Kami juga terus melakukan monitoring situasi dan kesiapsiagaan personel guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan,” jelas IPTU Nyoman.

 

Berdasarkan hasil analisa, banjir disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi di wilayah pegunungan serta kondisi bendungan di Desa Daha dan Desa Adu yang tidak berfungsi optimal. Beberapa rumah warga di Dusun Ruhu Ruma, Dusun Dorotoi, dan Dusun Konca mengalami kerusakan akibat terjangan banjir.Kegiatan penanganan bencana berakhir sekitar pukul 11.20 Wita dan berjalan aman serta lancar.

 

Polres Dompu mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, sementara Pemerintah Daerah diharapkan dapat menyiapkan posko penanganan bencana di desa-desa rawan banjir guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.

Penulis : Yoyo